Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Efektivitas Problem Based Learning pada Pembelajaran Matematika terhadap Sikap Matematis Erlinda Rahma Dewi; Lihar Raudina Izzati; Dita Purwinda Anggrella
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.7 KB) | DOI: 10.30998/sap.v6i2.10283

Abstract

The lack of mathematical attitudes of students at SMP Negeri 2 Playen which is marked by not being ready to take part in mathematics learning and not understanding the goals and benefits of studying mathematics causes learning to be ineffective. Through PBL (Problem-Based Learning) learning is expected to provide alternative solutions so that mathematical attitudes develop optimally. Quasi-experimental (quasi-experimental) is a type of research in this study, with a non-equivalent group design pretest-posttest research design. The research instrument used a mathematical attitude questionnaire containing 25 statements with a Likert scale. As for the validity of the mathematical attitude questionnaire instrument, content validity and construct validity were carried out. The average result of the PBL class student's mathematical attitude questionnaire before treatment was 68.38, while the average result of the student's mathematical attitude questionnaire after treatment was 74.31. These results indicate an increase of 5.93. The average value of PBL class students after treatment has reached the KKM, which was a minimum score of 67.2. This was supported by the results of the SPSS one sample t-test analysis which produced a t-value of 7.725 and a significance value of 0.00. A significance value of less than 0.05 indicates that the PBL approach was effective in terms of students' mathematical attitudes.
Eksplorasi Lesson Study pada Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar di Perguruan Tinggi Islam Negeri Surakarta Dita Purwinda Anggrella; Amining Rahmasiwi; Erlinda Rahma Dewi
JENIUS (Journal of Education Policy and Elementary Education Issues) Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.253 KB) | DOI: 10.22515/jenius.v2i1.3746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Lesson Study (LS) mahasiswa pada matakuliah strategi pembelajaran MIPA. LS dilaksanakan oleh mahasiswa PGMI IAIN Surakarta semester 5. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dalam bentuk LS yang dilakukan pada bulan November 2019. Teknik pengumpulan data berupa observasi untuk kegiatan LS, dan kuesioner untuk mengetahui pendapat mahasiswa terkait LS yang disebarkan melalui google form dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukannya LS, 56,7% responden cenderung menghafal berbagai model pembelajaran pada matakuliah strategi pembelajaran MIPA. Penerapan LS siklus I menunjukkan adanya kesulitan yang dialami 70% responden karena masih belum terbiasanya dalam mempersiapkan, melaksanakan, mengamati, dan menganalisis pengajaran. Setelah dilakukan LS pada siklus II, 83,3%  responden menyatakan LS sangat menyenangkan dan menarik untuk memahami karakter pembelajaran di kelas, 100% responden setuju apabila matakuliah strategi pembelajaran MIPA diterapkan dengan LS karena menurut 96,7% responden, LS dapat melatih mengembangkan pembelajaran yang inovatif, dan dapat langsung mengimplentasikan berbagai model pembelajaran, sehingga tidak hanya menghafal konsep.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY (TSTS) BERBASIS PETA KONSEP SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI MAHASISWA Erlinda Rahma Dewi; Kustiarini Kustiarini
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol 5, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v5i2.9011

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahya keterampilan komunikasi secara verbal dan non verbal mahasiswa dalam kegiatan perkuliahan di kelas. Hal ini dapat dilihat dari kurangnya peran aktif mahasiswa dalam pembelajaran seperti menyampaikan ide/gagasan, menanggapi pertanyaan, serta penyampaian tanggapan secara jelas dengan menggunakan ekspresi dan gerakan yang sesuai. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan komunikasi mahasiswa melalui implementasi model pembelajaran two stay two stray (TSTS) berbasis peta konsep. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang berangkat dari permasalahan riil yang dihadapi oleh dosen di lapangan dalam proses pembelajaran, kemudian ditindaklanjuti dengan tindakan-tindakan nyata yang terencana dan terukur. Subjek penelitian ini ialah mahasiswa semester 5B tahun ajaran 2020/2021 sebanyak 29 mahasiswa. Prosedur penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus, dimana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Data diperoleh melalui kegiatan wawancara, observasi dan dokumentasi yang dilengkapi intrumen pedoman wawancara, penilaian unjuk kerja, penilaian sikap dan daftar dokumen yang menunjang penelitian. Teknik analisis data dengan model interaktif yang terdiri dari empat komponen yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan komunikasi mahasiswa dengan predikat sangat baik dari prasiklus ke siklus I dan siklus II secara berturut-turut ialah 10,35% dan 20,69%. Mahasiswa dengan predikat baik juga terus meningkat dengan nilai peningkatan 17,24% dan 20,69%. Sedangkan mahasiswa yang memperoleh predikat cukup berangsur-angsur turun sebesar 27,58% dan 41,38%. Dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran two stay two stray (TSTS) berbasis peta konsep sanga efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi mahasiswa PGMI UIN Raden Mas Said Surakarta.
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI TURUNAN SMA Erlinda Rahma Dewi; Lihar Raudina Izzati; Dita Purwinda Anggrella
MEGA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2 (2020): MEGA: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.47 KB) | DOI: 10.59098/mega.v1i2.255

Abstract

This study aims to produce student activity sheets with a scientific approach to high school derivative materials and to determine the quality of student activity sheets from the aspects of validity, practicality, and effectiveness. This type of research is development research. The development model used is the ADDIE development model which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The instrument used in this study was the Student Activity Sheet assessment sheet to measure the validity, the response questionnaire to the use of learning devices to measure practicality, and the learning outcome test questions to measure effectiveness. The results showed that the Student Activity Sheet developed was valid because the results of the assessment met the minimum classification "Good". Assessment of Student Activity Sheet gets an average score of 4.1 with the classification "Very Good". Based on the results of data analysis of teacher response questionnaires and student response questionnaires, the Student Activity Sheet is said to be practical because it meets the minimum classification "Good". The results of the teacher's questionnaire response to the use of the Student Activity Sheet got an average score of 3.25 with the classification "Good" and the student response questionnaire to the use of the Student Activity Sheet got an average score of 3.2 with the classification "good". Student Activity Sheets are said to be effective because the percentage of students' classical completeness reaches 84.62%.
Problem-based learning and case-based learning: which is more effective for fostering mathematical connection? Erlinda Rahma Dewi; Arifta Nurjanah
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol 9, No 2: November 2022
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpm.v9i2.53276

Abstract

Problem-Based Learning (PBL) and Case-Based Learning (CBL) are two typical learning approaches that involve problem-solving activities, likely to encourage students' mathematical connection abilities. This study aimed to describe the differences in mathematical connection ability between students studying with the PBL and those who used the CBL approach. A quasi-experiment with a pretest-post-test non-equivalent group design was conducted for the purpose. The data collection method was non-routine problems about mathematical connections. The data was analyzed using inferential statistics. Paired sample t-tests adopted were to examine the difference between pretest and post-test data in each experimental class, and independent sample t-tests were to verify the difference in the effectiveness of the two learning approaches. The results showed that the PBL and CBL approach enhanced mathematical connection ability. However, there was no significant difference in the mathematical connection ability between students who studied with the PBL and CBL approaches. The results, furthermore, suggest teachers construct appropriate learning to foster mathematical connection ability.
Kesiapan Guru PAUD dalam Menghadapi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Erlinda Rahma Dewi; Ayu Nur Hidayati; Ainun Indriani Purwoko; Cici Nurhayati; Dita Purwinda Anggrella
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.2166

Abstract

Berubahnya sistem pendidikan dari daring menjadi PTM, kembali memberikan tantangan bagi guru agar dapat mencapai capaian pembelajaran peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan dari guru PAUD dalam pelaksanaan PTM terbatas dari segi internal ataupun eksternal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Subyek penelitian ini adalah guru kelas and kepala sekolah. Hasil penelitian yaitu persiapan guru dalam pelaksanaan PTM terbatas pada segi internal dengan strategi bermain sambil belajar dan menggunakan alat peraga edukatif yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, menggunakan model pembelajaran kelompok, serta teknik pembelajaran yang dilakukan sesuai dengan kurikulum masa pandemi. Sedangkan dari segi eksternalnya sekolah mempersiapkan sarana dan prasarana seperti hand sanitizier, thermogun, tissue, dan tempat cuci tangan dalam pelaksanaan PTM. Kesiapan pelaksanaan PTM di sekolah sudah berjalan dengan lancar, guru sudah siap dengan mempertimbangkan strategi yang tepat dalam mengembangkan kompetensi dan kesehatan peserta didik di masa pandemi covid-19.
ETHNOMATHEMATICAL EXPLORATION IN THE SURAKARTA HADININGRAT PALACE BUILDING Erlinda Rahma Dewi; Roid Muflih Ihsanuddin; Ayu Miftakhul Huda
MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN Vol 10, No 2 (2022): MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN: ETHNOMATEMATICS AND TEACHING PROCESS
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/mp.v10i2.3234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis eksplorasi etnomatematika di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat agar diperoleh informasi untuk mengembangkan etnomatematika. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif berjeni etnografis. Peneliti berusaha menggali informasi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Surakarta, Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di setiap bentuk bangunan maupun pada benda-benda peninggalan yang berada di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat ternyata terdapat unsur matematika yang ditemukan. Pada atap pintu masuk keraton memiliki bentuk trapesium sama kaki. Pintu masuk ndalem keraton memiliki bentuk persegi panjang. Pada ornamen hiasan pada lampu memiliki bentuk lingkaran, dan bentuk guci yang terdapat di museum berbentuk tabung. Unsur-unsur tersebut dapat digunakan oleh para pengajar sebagai bahan pembelajaran pada kegiatan belajar mengajar khususnya pada mata pelajaran matematika. Unsur etnomatematika di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran matematika, di antaranya konsep luas bangun datar, keliling bangun datar, luas permukaan bangun ruang, volume bangun ruang, dan transformasi geometri.
Pendampingan Penyusunan Instrumen Penilaian Berbasis AKM Literasi Numerasi bagi Guru MI Erlinda Rahma Dewi; Syamsul Huda Rohmadi; Kustiarini Kustiarini; Pratiwi Rahmah Hakim
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i1.6979

Abstract

Tujuan pengabdian pendampingan penyusunan instrumen berbasis AKM literasi numerasi adalah (1) Memberi fasilitas kepada guru MI dalam menyusun instrumen penilaian berbasis AKM literasi numerasi, dan (2) Memberi bantuan konsultasi kepada guru MI dalam hal penyusunan instrumen penilaian berbasis AKM literasi numerasi. Metode yang digunakan yaitu metode Community Based Participatory Research (CBPR). Langkah CBPR yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. Subjek pengabdian ini yaitu sebanyak 82 guru MI dari 82 MI se-Kabupaten Sukoharjo. Pelaksanaan pendampingan dilaksanakan selama lima bulan, yaitu pada bulan April hingga September tahun 2022. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mengusung tema pendampingan penyusunan instrumen AKM literasi numerasi bagi guru MI dalam rangka menunjang implementasi asesmen nasional telah berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil analitis data yang dilakukan secara kuantitatif deskriptif dapat diketahui bahwa sebanyak 58,54% peserta telah mampu menyusun instrumen AKM literasi numerasi dengan sangat baik. Sebanyak 26,83% peserta dapat menyusun instrumen literasi numerasi dengan baik, selebihnya terdapat 14,63% peserta memiliki kemampuan cukup dalam menyusun instrument AKM literasi numerasi. Adanya pendampingan penyusunan instrumen literasi numerasi bagi guru MI di Kabupaten Sukoharjo sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan guru MI dalam penyusunan instrumen AKM literasi numerasi.The assistance service's objectives for preparing AKM-based reading literacy instruments are (1) To provide facilities for MI teachers in preparing AKM-based reading literacy assessment instruments and (2) To provide consultation assistance to MI teachers in the preparation of AKM-based reading literacy assessment instruments. The Community Based Participatory Research (CBPR) method is used in this community service. CBPR steps are planning, implementation, and reporting. The subject of this service is as many as 82 MI teachers from all MI in Sukoharjo Regency. The assistance was carried out for five months, from April to September 2022. The implementation of community service activities with the theme of assisting in the preparation of numeracy literacy AKM instruments for MI teachers to support the implementation of the national assessment has gone well. Based on the results of the data analysis, as many as 58.54% of the participants were able to construct the numeracy literacy AKM instrument very well. As many as 26.83% of participants could construct numeracy literacy instruments well, and the remaining 14.63% had sufficient ability to develop numeracy literacy AKM instruments. The assistance in preparing numeracy literacy instruments for MI teachers in Sukoharjo Regency was very effective in improving the ability of MI teachers to compile AKM arithmetic instruments. 
The Correlation of Education Service Quality and Alumni Satisfaction: A Case Study in Islamic Higher Education Fauzi Muharom; Lihar Raudina Izzati; Dwi Purbowati; Erlinda Rahma Dewi
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 5 No 1 (2023): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v5i1.751

Abstract

Universities must be able to provide good quality education and explore all aspects of excellent service in order to improve the image of tertiary institutions to face competitive competition. In this study, the stakeholders in question are external stakeholders, namely alumni. Some of the educational services that will be discussed in this study are leadership at the faculty and study program level, learning processes carried out by lecturers, educational services carried out by employees or staff or educational staff, facilities and infrastructure or facilities obtained by students, as well as alumni institutions accommodate alumni. This study aims to determine whether there is an influence from the quality of educational services in one of the Islamic tertiary institutions on alumni satisfaction and how much the influence is. The population in this study were alumni of the State Islamic Institute (IAIN) Surakarta. The research sample was 300 people. The results of this study are that there is a relationship between leadership in faculties and study programs, learning processes, administrative services, facilities and infrastructure, and alumni organizations as a whole with the level of alumni satisfaction simultaneously or jointly having a positive and strong relationship to the level of alumni satisfaction of 57.7%, while 42.3% is determined by other factors.
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI TURUNAN SMA Erlinda Rahma Dewi; Lihar Raudina Izzati; Dita Purwinda Anggrella
MEGA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2023): MEGA: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59098/mega.v4i1.254

Abstract

This study aims to produce student activity sheets with a scientific approach to high school derivative materials and to determine the quality of student activity sheets from the aspects of validity, practicality, and effectiveness. This type of research is development research. The development model used is the ADDIE development model which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The instrument used in this study was the Student Activity Sheet assessment sheet to measure the validity, the response questionnaire to the use of learning devices to measure practicality, and the learning outcome test questions to measure effectiveness. The results showed that the Student Activity Sheet developed was valid because the results of the assessment met the minimum classification "Good". Assessment of Student Activity Sheet gets an average score of 4.1 with the classification "Very Good". Based on the results of data analysis of teacher response questionnaires and student response questionnaires, the Student Activity Sheet is said to be practical because it meets the minimum classification "Good". The results of the teacher's questionnaire response to the use of the Student Activity Sheet got an average score of 3.25 with the classification "Good" and the student response questionnaire to the use of the Student Activity Sheet got an average score of 3.2 with the classification "good". Student Activity Sheets are said to be effective because the percentage of students' classical completeness reaches 84.62%.