Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KEPUTUSAN PESERTA DIDIK MEMILIH PENDIDIKAN VOKASI DI LP3I NGAWI Siswanto Siswanto; Supawi Pawenang; Ida Aryati Dyah Purnomo Wulan
JURNAL EKUIVALENSI Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL EKUIVALENSI
Publisher : LPPM dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/ekuivalensi.v7i1.434

Abstract

Persaingan untuk mendapatkan pekerjaan di era modern ini semakin terbuka yang membuat pribadi dengan skill yang tidak cukup untuk bekerja akan menjadi pengangguran. Pendidikan vokasi disusun untuk mempersiapkan peserta didik dengan skill yang diperlukan untuk memenuhi tuntutan dunia kerja.Untuk menarik minat calon peserta didik, bagian pemasaran mempunyai beberapa modal seperti program keahlian (X1) yang dibutuhkan oleh industri, prospek lulusan (X2), accessibility (X3) untuk menuju lokasi, harga dan cara pembayaran (X4), dan fasilitas (X5) yang mendukung penyelenggaraan pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel – variabel tersebut pada keputusan peserta didik dalam memilih LP3I Ngawi (Y) Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subyek dari penelitian ini adalah peserta didik LP3I Ngawi yang berjumlah 138. Instrumen pengambilan data yang digunakan adalah wawancara dan questionnaire. Dan dianalisa secara regresi.Hasil penelitian menunjukan bahwa prospek lulusan berpengaruh paling signifikan pada keputusan peserta didik memilih LP3I Ngawi (Y). Diikuti oleh program keahlian yang mempunyai signifikansi berpengaruh kedua. Kemudian diikuti harga atau biaya pendidikan, fsilitas dan accessibility mempunyai pengaruh yang tidak begitu signifikan akan tetapi tetap menjadi perhatian peserta didik.
REGULATORY SYNCHRONIZATION BETWEEN INDONESIA'S PERSONAL DATA PROTECTION LAW AND THE ELECTRONIC INFORMATION AND TRANSACTIONS LAW IN THE CORETAX SYSTEM Winatrisia; Hanuring Ayu Ardhanu Putri; Ida Aryati Dyah Purnomo Wulan
Journal of International Islamic Law, Human Right and Public Policy Vol. 4 No. 3 (2026): September
Publisher : PT. Radja Intercontinental Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of information technology has encouraged the digital transformation of public administration, including the taxation sector in Indonesia. As part of tax administration reform, the Directorate General of Taxes has implemented the Coretax Administration System (Coretax), an integrated digital platform designed to enhance efficiency, transparency, and accountability in tax administration. The system processes and manages large volumes of taxpayers’ personal data, including identity information, financial records, business transactions, and tax compliance history. Consequently, ensuring the legal protection of personal data has become a critical issue. This study aims to analyze the regulatory synchronization between Law Number 27 of 2022 concerning Personal Data Protection (PDP Law) and the Electronic Information and Transactions Law (ITE Law) in the implementation of the Coretax system. The research employs a normative legal method using statutory and conceptual approaches. The findings indicate that although the PDP Law functions as a lex specialis governing personal data protection and the ITE Law serves as a lex generalis regulating electronic systems, potential regulatory disharmony remains regarding the scope of regulation, data protection mechanisms, and law enforcement procedures. Such inconsistencies may create legal uncertainty and weaken the effectiveness of taxpayers’ personal data protection within the Coretax system. Therefore, comprehensive regulatory harmonization is necessary through the alignment of legal norms, strengthening supervisory institutions, and implementing integrated data security standards. These measures are essential to ensure legal certainty and effective protection of taxpayers' personal data rights in Indonesia’s digital taxation ecosystem.
Peningkatan pemahaman masyarakat tani tentang Good Agricultural Practices (GAP), biochar, dan pangan sehat sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan Srie Juli Rachmawatie; Ariy Khaerudin; Umi Nur Solikah; Ida Aryati Dyah Purnomo Wulan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39754

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tani mengenai Good Agricultural Practices (GAP), pemanfaatan biochar, serta hubungan antara praktik budidaya sehat dan kualitas pangan. Program disusun berdasarkan kebutuhan penguatan kapasitas petani dalam menghasilkan produk pertanian yang aman dikonsumsi, bermutu, berdaya saing, dan mendukung keberlanjutan sumber daya alam. Materi pengabdian disusun mengacu pada prinsip GAP yang mencakup seluruh tahapan budidaya mulai dari pratanam hingga pascapanen, dengan penekanan pada keamanan pangan, jaminan mutu, ketertelusuran produk, pengelolaan tanah, pengelolaan air, pengendalian hama terpadu, serta panen dan penyimpanan yang benar. Metode yang digunakan berupa penyuluhan partisipatif, diskusi terarah, dan penjelasan praktis mengenai pengelolaan tanah berbasis bahan organik dan biochar. Hasil kegiatan penilaian pemahaman peserta tidak dilakukan secara formal karena kegiatan ini tidak menggunakan instrumen evaluasi, seperti pre-test dan post-test. Peserta menyatakan lebih memahami pentingnya pengurangan input bahan kimia sintetis dan biochar dapat membantu meningkatkan retensi air, memperbaiki struktur tanah, dan mendukung aktivitas mikroba tanah dalam praktik dan tanya jawab secara langsung dengan narasumber. Kegiatan ini menegaskan bahwa penguatan literasi GAP di kalangan masyarakat tani merupakan langkah strategis untuk memperbaiki kualitas hasil pertanian, keamanan pangan, dan daya saing produk lokal. Kata kunci: biochar; GAP; pangan sehat; pengabdian masyarakat; pertanian berkelanjutan AbstractThis community service program aimed to improve farmers’ understanding of Good Agricultural Practices (GAP), biochar utilization, and the relationship between healthy cultivation practices and food quality. The program was designed to strengthen farmers’ capacity to produce safe, high-quality, competitive agricultural products while preserving natural resources. The materials were prepared based on GAP principles covering all cultivation stages from pre-planting to post-harvest, with emphasis on food safety, quality assurance, product traceability, soil management, water quality, integrated pest control, and proper harvesting and storage. The method used was participatory extension, guided discussion, and practical explanation regarding soil management based on organic amendments and biochar. The results of assessment of participant understanding is not carried out formally because this activity does not use evaluation instruments, such as pre-tests and post-tests. Through hands-on practice and question and answer session directly with resources persons, participants expressed a better understanding of the importance of reducing synthetic chemical inputs and also recognized that biochar can improve water retention, enhance soil structure, and support soil microbial activity. This activity confirms that strengthening GAP literacy among farming communities is a strategic step toward improving agricultural product quality, food safety, and the competitiveness of local products. Keywords: biochar; community service; food safety; GAP; sustainable agriculture