Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMBUATAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) UNTUK MGMP SEJARAH SMA KABUPATEN KEDIRI Nara Setya Wiratama; Yatmin; Zainal Afandi; Heru Budiono; Sigit Widiatmoko; Agus Budianto; Gusti Garnis Sasmita; Yurisda Listanti; M. Ipung Zainul Islam Sumarwoto
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i1.1447

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan salah satu usaha yang bisa dicoba seorang guru dalam menaikkan mutu pembelajaran, khususnya guru mata pelajaran sejarah. Pendampingan penyusunan PTK dalam aktivitas pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan pemahaman guru-guru sejarah MGMP Sejarah SMA di Kabupaten Kediri mengenai PTK, serta (2) meningkatkan keahlian guru dalam penyusunan laporan PTK. Metode yang dipakai dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode pelatihan yang terdiri dari tahapan Perencanaan (pengamatan), Penerapan (ceramah, dialog, unjuk rasa), serta Evaluasi. Peserta memperoleh ketrampilan baru dalam membuat Penelitian Tindakan Kelas (PTK), mulai dari pembuatan proposal hingga pelaporannya. Ketrampilan membuat PTK merupakan suatu kompetensi wajib guru sebagai syarat sebagai guru professional selain kompetensi pedagogik, kepribadian,dan sosial. Berdasarkan hasil kegiatan pendampingan ini diketahui dari 25 peserta yang mengikuti kegiatan, 21 peserta menyatakan sangat puas atas adanya kegiatan ini, empat peserta cukup puas dikarenakan kendala pengetikan menggunakan perangkat komputer karena faktor usia, sehingga dapat disimpulkan kegiatan pendampingan ini berhasil.
PENDAMPINGAN PENULISAN HISTORIOGRAFI SITUS CANDI SUROWONO SEBAGAI PENGEMBANGAN PENGAJARAN SEJARAH LOKAL MGMP SMA/MA KOTA KEDIRI Agus Budianto; Nara Setya Wiratama; Zainal Afandi; Sigit Widiatmoko; Heru Budiono; Yatmin Yatmin; Gusti Garnis Sasmita; Ivrada Setiya Budi; Muhamad Fajrul Al Fauzi
PENA DIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 2 (2023): Pena Dimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.656 KB) | DOI: 10.33474/penadimas.v1i2.19428

Abstract

Writing history (historiography) of modern Indonesia begins with the desire of historians to implement historical methodology with new patterns in accordance with Indonesia centric. This was due to the fact that the writing style of previous Indonesian history was still heavily oriented towards the Dutch East Indies centric, so there was a need for downward socialization, especially to MGMP SMA/MA teachers in Kediri City. Historiography Writing Assistance at the Surowono Temple Site aims to: (1) improve teachers' skills in good historical writing (historiography) in accordance with the principles of History; (2) increasing teacher expertise in developing local history teaching with the study object of Surowono Temple. The implementation method in this community service activity is the training method, which has several stages starting from design, implementation (lectures, discussions, demonstrations), and evaluation. Participants acquire new skills, especially in historical writing based on the local history of Kediri, namely the Surowono Temple. Participants can read the temple reliefs with a semiotic approach, by comparing them with previous reliefs and making conclusions. Based on the mentoring activities carried out, from 22 MGMP History SMA/MA teachers in Kediri City, it was found that 18 teachers were very satisfied with this activity and were able to complete the task well. The four teachers experienced difficulties in accessing digital resources, so it can be concluded that this mentoring activity was successful.
PENDAMPINGAN PENULISAN HISTORIOGRAFI SITUS CANDI SUROWONO SEBAGAI PENGEMBANGAN PENGAJARAN SEJARAH LOKAL MGMP SMA/MA KOTA KEDIRI Agus Budianto; Nara Setya Wiratama; Zainal Afandi; Sigit Widiatmoko; Heru Budiono; Yatmin Yatmin; Gusti Garnis Sasmita; Ivrada Setiya Budi; Muhamad Fajrul Al Fauzi
PENA DIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 2 (2023): Pena Dimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/penadimas.v1i2.19428

Abstract

Writing history (historiography) of modern Indonesia begins with the desire of historians to implement historical methodology with new patterns in accordance with Indonesia centric. This was due to the fact that the writing style of previous Indonesian history was still heavily oriented towards the Dutch East Indies centric, so there was a need for downward socialization, especially to MGMP SMA/MA teachers in Kediri City. Historiography Writing Assistance at the Surowono Temple Site aims to: (1) improve teachers' skills in good historical writing (historiography) in accordance with the principles of History; (2) increasing teacher expertise in developing local history teaching with the study object of Surowono Temple. The implementation method in this community service activity is the training method, which has several stages starting from design, implementation (lectures, discussions, demonstrations), and evaluation. Participants acquire new skills, especially in historical writing based on the local history of Kediri, namely the Surowono Temple. Participants can read the temple reliefs with a semiotic approach, by comparing them with previous reliefs and making conclusions. Based on the mentoring activities carried out, from 22 MGMP History SMA/MA teachers in Kediri City, it was found that 18 teachers were very satisfied with this activity and were able to complete the task well. The four teachers experienced difficulties in accessing digital resources, so it can be concluded that this mentoring activity was successful.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) UNTUK MGMP SEJARAH SMA KABUPATEN KEDIRI Nara Setya Wiratama; Yatmin; Zainal Afandi; Heru Budiono; Sigit Widiatmoko; Agus Budianto; Gusti Garnis Sasmita; Yurisda Listanti; M. Ipung Zainul Islam Sumarwoto
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i1.1447

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan salah satu usaha yang bisa dicoba seorang guru dalam menaikkan mutu pembelajaran, khususnya guru mata pelajaran sejarah. Pendampingan penyusunan PTK dalam aktivitas pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan pemahaman guru-guru sejarah MGMP Sejarah SMA di Kabupaten Kediri mengenai PTK, serta (2) meningkatkan keahlian guru dalam penyusunan laporan PTK. Metode yang dipakai dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode pelatihan yang terdiri dari tahapan Perencanaan (pengamatan), Penerapan (ceramah, dialog, unjuk rasa), serta Evaluasi. Peserta memperoleh ketrampilan baru dalam membuat Penelitian Tindakan Kelas (PTK), mulai dari pembuatan proposal hingga pelaporannya. Ketrampilan membuat PTK merupakan suatu kompetensi wajib guru sebagai syarat sebagai guru professional selain kompetensi pedagogik, kepribadian,dan sosial. Berdasarkan hasil kegiatan pendampingan ini diketahui dari 25 peserta yang mengikuti kegiatan, 21 peserta menyatakan sangat puas atas adanya kegiatan ini, empat peserta cukup puas dikarenakan kendala pengetikan menggunakan perangkat komputer karena faktor usia, sehingga dapat disimpulkan kegiatan pendampingan ini berhasil.
Pelestarian Identitas Budaya Melalui Kajian Semiotika Artefak Pekinangan dalam Kerangka Sustainable Cities and Communities Sigit Widiatmoko; Gusti Garnis Sasmita; Nara Setya Wiratama; Ahmad Farkhan Rozaq; Yatmin Yatmin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pekinangan dalam perspektif sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Jawa. Melalui interpretasi semiotika, diharapkan mampu memberikan wawasan kepada masyarakat luas, kediri khususnya guna mendukung upaya pelestarian warisan budaya dalam kerangka Sustainable Cities and Communities. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif historis – semiotika. melalui inventarisasi koleksi, analisis morfologis artefak, wawancara dengan kurator, dan pembacaan semiotik. Hasil menunjukkan bahwa pekinangan selain sebagai objek material, juga menyimpan makna identitas kolektif suati masyarakat, status sosial, ruang sosial dan interaksi, serta jejak silang budaya. Berdasarkan hasil kajian, adapun rekomendasi penelitian adalah membuka narasi ruang terbuka budaya sebagai dasar edukasi publik dan program museum.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR DALAM MATERI KONEKTIVITAS ANTARRUANG KELAS VII SMP PAWYATAN DAHA 1 KEDIRI Ganang Alkeneza; Sigit Widiatmoko; Heru Budiono
PADMA Vol 6 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v6i1.2980

Abstract

This study was motivated by the low learning interest of Grade VII students in Social Studies, particularly on the topic of Spatial Connectivity, due to the dominant use of lecture methods and limited instructional media. The study aimed to identify learning problems, develop mind mapping-based learning media, and examine their effectiveness in improving students’ learning interest. This research employed a Research and Development (R&D) approach using the Borg and Gall model, simplified into seven stages. The research involved 11 students in a limited trial and 25 students in a broader field trial. Expert validation indicated that the developed media were feasible for use. The broader field trial showed an increase in the average learning outcome score from 84 (pre-test) to 88.56 (post-test), with a gain of 4.56 points. These findings indicate that the mind mapping-based learning media are feasible and effective in enhancing students’ learning interest and learning outcomes.
Internalisasi Nilai Cerita Bubuksah–Gagangaking melalui Lawatan Sejarah Goa Selomangleng untuk  MGMP Sejarah MA Kabupaten Nganjuk Zainal Afandi; Nara Setya Wiratama; Sigit Widiatmoko; Gusti Garnis Sasmita; Sesylia Rahma
Community Service: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): December
Publisher : GRM Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67710/communityservice.v1i1.7

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menginternalisasikan nilai-nilai cerita Bubuksah–Gagangaking melalui kegiatan lawatan sejarah di Goa Selomangleng sebagai upaya penguatan kompetensi guru MGMP Sejarah Madrasah Aliyah Kabupaten Nganjuk. Pembelajaran sejarah di tingkat madrasah umumnya masih berorientasi pada hafalan fakta tanpa mengaitkan nilai-nilai budaya lokal yang bermakna, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran kontekstual berbasis pengalaman langsung (experiential learning). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan kolaborasi antara akademisi, guru, dan pengelola situs budaya. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi kegiatan, serta refleksi bersama peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan experiential learning berbasis nilai-nilai budaya lokal mampu meningkatkan pemahaman historis, keterampilan reflektif, serta kompetensi pedagogik guru dalam mengembangkan pembelajaran kontekstual. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat apresiasi terhadap nilai-nilai spiritual, toleransi, dan keikhlasan yang terkandung dalam cerita Bubuksah–Gagangaking, serta mengoptimalkan fungsi Goa Selomangleng sebagai sumber belajar sejarah yang edukatif dan inspiratif. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan model pembelajaran sejarah berbasis kearifan lokal dan praktis bagi peningkatan profesionalisme guru melalui pendekatan partisipatif, kolaboratif, dan berorientasi budaya.