Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kegagalan Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu : Tinjauan Literatur Kontekstual di Provinsi Riau Neneng Fitria Ningsih; Devi Eka Safitri; Devina Yuristin
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.55625

Abstract

Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu intervensi penting dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi. Namun, angka keberhasilan ASI eksklusif masih belum optimal, termasuk di Provinsi Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif faktor-faktor yang memengaruhi kegagalan pemberian ASI eksklusif pada ibu melalui pendekatan tinjauan literatur kontekstual. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan desain tinjauan literatur, yang menganalisis berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan dan dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir. Proses seleksi literatur dilakukan secara sistematis berdasarkan kesesuaian topik, konteks wilayah, dan kualitas sumber.Hasil kajian menunjukkan bahwa kegagalan pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kondisi fisik ibu, kelelahan, masalah laktasi, serta faktor psikologis seperti stres dan rendahnya kepercayaan diri. Faktor eksternal mencakup kurangnya pengetahuan ibu, rendahnya dukungan keluarga, tuntutan pekerjaan, serta keterbatasan peran pelayanan kesehatan dalam memberikan edukasi dan pendampingan menyusui. Dalam konteks Provinsi Riau, faktor sosial budaya dan akses terhadap layanan kesehatan juga berkontribusi terhadap rendahnya keberhasilan ASI eksklusif.Kesimpulan dari tinjauan ini menunjukkan bahwa kegagalan pemberian ASI eksklusif merupakan permasalahan multifaktorial yang memerlukan pendekatan holistik. Upaya peningkatan keberhasilan ASI eksklusif perlu difokuskan pada penguatan edukasi ibu, peningkatan dukungan keluarga, serta optimalisasi peran tenaga kesehatan melalui pendampingan menyusui yang berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perumusan kebijakan dan intervensi kesehatan ibu dan anak, khususnya di Provinsi Riau.
Asuhan Keperawatan pada Ny. A dengan Post Op Sectio Caesarea di RSUD Bangkinang Tahun 2024 Resa Viona; Neneng Fitria Ningsih
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.170

Abstract

Persalinan secara Sectio Caesarea masih menjadi angka persalinan dengan jumlah yang lebih banyak dibandingkan dengan persalinan secara normal. Pada klien dengan Post Op SC banyak permasalahan yang muncul terutama gangguan rasanyaman nyeri. Alasan nyeri terjadi karena adanya luka pada proses pembedahan dengan panjang 13cm dan lebar 0,3 cm. Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada klien Post Op SC di Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang. Metode yang digunakan meliputi data umum, data subjektif, data objektif dan format asuhan keperawatan medikal bedah. Peneliti mendapatkan 3 masalah keperawatan yaitu: nyeri akut berhubungan dengan agen pencidera fisiologis, intoleransi aktivitas berhubungan dengan nyeri luka Post Op SC, gangguan pola tidur berhubungan dengan nyeri luka Post Op SC. Berdasarkan tindakan keperawatan yang telah dilakukan maka didapatkan hasil yang cukup baik sehingga diharapkan pasien dan keluarga mampu menerapkan implementasi yang sudah diajarkan.
Breast Care Education for Breastfeeding Mothers to Increase Breast Milk Flow Neneng Fitria Ningsih; Devi Eka Safitri
Journal of Community Service and Empowerment Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Global Sustainability Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63453/jcse.v2i2.67

Abstract

Breast care is an important preventive and promotive effort to support the smooth production of breast milk and prevent various breastfeeding problems such as sore nipples, engorgement, mastitis, and breast engorgement. Lack of knowledge and skills among breastfeeding mothers regarding proper breast care techniques is often a factor inhibiting the success of exclusive breastfeeding. This condition can reduce maternal motivation and increase the risk of early cessation of breastfeeding. Therefore, systematic and applicable education is needed to increase the capacity of mothers to perform breast care independently. This community service activity aims to improve the knowledge and skills of breastfeeding mothers in implementing proper breast care techniques. The method used is a participatory educational approach through interactive counseling, demonstrations, hands-on practice with assistance, discussions, and evaluation using pre- and post-tests. The results of the activity showed a significant increase in the knowledge, skills, and confidence of participants in practicing breast care. This activity effectively supports the success of exclusive breastfeeding and contributes to the sustainable improvement of maternal and infant health.