Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PERANCANGAN E-LEARNING BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN METODE GAMIFICATION DIKELAS DIGITAL MTSN 4 BANDA ACEH Ainayya, Nayya; Aziz, Aulia Syarif
CONTEN : Computer and Network Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/conten.v4i1.3785

Abstract

Di era global saat ini, keterlibatan dengan teknologi, terutama teknologi informasi, menjadi suatu keperluan yang tidak bisa dielakkan. Teknologi memainkan peran penting dalam pendidikan, contohnya adalah metode penyampaian materi menggunakan proyektor. Namun, seiring meningkatnya kebutuhan dalam bidang pendidikan, terjadi perubahan signifikan dalam metode pembelajaran. Saat ini, teknologi informasi seperti internet sering digunakan sebagai media pembelajaran karena kecepatan dan kemudahan penyampaian informasi. Salah satu implementasi teknologi dalam pendidikan adalah melalui e-learning. Dengan menerapkan e-learning yang dipadukan dengan gamification akan berguna untuk meningkatkan rasa ketertarikan dan kepuasan belajar siswa, sehingga dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas para penggunanya dalam menyelesaikan suatu tugas. Disekolah MTsN 4 Banda Aceh rasa ketertarikan dan kepuasan belajar siswa cenderung menurun dikarenakan terjadinya pandemi yang berkepanjangan, maka dari itu diperlukan cara agar dapat meningkatkan kembali rasa ketertarikan dan kepuasan belajar siswa. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sedangkan pelaksanaan penelitian ini dijalankan dengan menerapkan proses Siklus Hidup Pengembangan Perangkat Lunak (SDLC) menggunakan model waterfall dengan pengujian menggunakan metode skala SUS dan Blackbox testing. Hasil penelitian menggunakan skala SUS mendapatkan nilai 82 yang menunjukkan bahwa website e-learning dapat meningkatkan rasa ketertarikan dan kepuasan belajar siswa sedangkan pengujian menggunakan blackbox testing secara fungsional website e-learning telah memenuhi segi fungsionality.
Sistem Kontrol Dan Monitoring Tanaman Hidroponik Berbasis Internet of Things (IoT) Muhammad Rivansyah; Ridwan Ridwan; Firmansyah Firmansyah; Aulia Syarif Aziz
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i1.8477

Abstract

Abstrak - Hidroponik merupakan metode pertanian yang menggunakan air sebagai media tanam pengganti tanah, serta mengandalkan larutan nutrisi untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Meskipun banyak diterapkan di daerah perkotaan dengan keterbatasan lahan, tantangan utama yang dihadapi oleh masyarakat adalah kurangnya waktu untuk memantau tanaman secara langsung. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT), yang memungkinkan pengontrolan dan pemantauan tanaman hidroponik secara otomatis melalui smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji sistem kontrol berbasis IoT untuk tanaman hidroponik, khususnya pada tanaman sawi. Sistem ini menggunakan mikrokontroller ESP32 yang terhubung dengan sensor TDS untuk mengukur kadar zat terlarut dalam air dan sensor ultrasonik untuk mendeteksi ketinggian air. Sistem ini memungkinkan pemantauan dan pengendalian secara real-time menggunakan aplikasi Blynk IoT. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor ultrasonik berfungsi dengan baik untuk mendeteksi ketinggian air, namun sensor TDS kurang akurat dalam mengukur kadar zat terlarut, yang menyebabkan pengendalian pompa dilakukan secara manual. Meskipun demikian, sistem ini berhasil mendukung pertumbuhan tanaman sawi yang sehat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi praktis bagi masyarakat perkotaan dalam bertani hidroponik secara efisien dan otomatis. Abstract - Hydroponics is an agricultural method that uses water as a growing medium instead of soil, relying on nutrient solutions to support plant growth. While widely implemented in urban areas with limited land, the main challenge faced by urban dwellers is the lack of time to monitor plants directly. One solution to address this issue is the use of Internet of Things (IoT) technology, which allows for the automatic control and monitoring of hydroponic plants via smartphones. This study aims to design and test an IoT-based control system for hydroponic plants, particularly mustard greens. The system uses an ESP32 microcontroller connected to a TDS sensor to measure dissolved solids in the water and an ultrasonic sensor to detect water levels. The system enables real-time monitoring and control via the Blynk IoT app. Testing results showed that the ultrasonic sensor worked well for detecting water levels, but the TDS sensor was inaccurate in measuring dissolved solids, leading to manual pump control. Nevertheless, the system successfully supported the healthy growth of mustard greens. This research is expected to provide a practical solution for urban dwellers to efficiently and automatically engage in hydroponic farming.Keywords: Hydroponic, Internet of Things, ESP32, Blynk IoT
Analisis Performa Jaringan pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Gedung B Menggunakan Metode Action Research Anggun Anggraini; Aulia Syarif Aziz
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i1.8495

Abstract

Abstrak - Pertumbuhan pesat teknologi informasi dan komunikasi telah memengaruhi banyak aspek masyarakat, termasuk pendidikan. Penggunaan teknologi informasi, khususnya jaringan komputer, menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas akademik dan administratif di perguruan tinggi. Di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Gedung B, performa jaringan komputer sangat berpengaruh terhadap kelancaran berbagai kegiatan seperti perkuliahan, penelitian, dan administrasi. Namun, seringkali ditemui berbagai masalah terkait performa jaringan yang dapat mengganggu aktivitas di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Gedung B. Masalah-masalah tersebut antara lain kecepatan akses yang lambat, koneksi yang tidak stabil, dan jangkauan sinyal yang terbatas. Kondisi ini menuntut adanya upaya perbaikan dan optimasi performa jaringan untuk memastikan seluruh aktivitas dapat berjalan dengan lancar dan efisien. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan suatu metode yang efektif dan sistematis. Metode Action Research dipilih sebagai pendekatan yang tepat dalam analisis performa jaringan di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Gedung B. Action Research merupakan metode penelitian yang berorientasi pada pemecahan masalah melalui siklus tindakan yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Dengan menggunakan metode ini, diharapkan dapat dilakukan perbaikan berkelanjutan terhadap performa jaringan berdasarkan temuan dan hasil evaluasi pada setiap siklusnya. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat diidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi performa jaringan, serta solusi yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada. Hasil dari penelitian ini akan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan jaringan di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Gedung B, sehingga dapat mendukung kegiatan akademik dan administratif dengan lebih optimal.Kata kunci: Teknologi, Wireshark, E-learning, Action Research. Abstract - Information and communication technology's explosive growth has affected many facets of society, including education. The use of information technology, especially computer networks, is one of the important factors in supporting academic and administrative activities in higher education. At the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Building B, computer network performance greatly affects the smooth running of various activities such as lectures, research, and administration. However, various problems related to network performance are often encountered that can disrupt activities at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Building B. These problems include slow access speeds, unstable connections, and limited signal coverage. This condition requires efforts to improve and optimize network performance to ensure that all activities can run smoothly and efficiently. To overcome these problems, an effective and systematic method is needed. The Action Research method was chosen as the right approach in analyzing network performance at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Building B. Action Research is a research method that is oriented towards solving problems through a cycle of actions involving planning, implementation, observation, and reflection. By using this method, it is hoped that continuous improvements can be made to network performance based on the findings and evaluation results in each cycle. Through this research, it is expected to identify factors that affect network performance, as well as the right solutions to overcome existing problems. The results of this study will provide a real contribution in improving the quality of network services at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Building B, so that it can support academic and administrative activities more optimally.Keywords: Technology, Wreshark, E-learning, Action Research