Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analisis ISO 27001: 2022 Terhadap Ketahanan Infrastruktur ICT Perguruan Tinggi Dari Serangan Ransomware (Studi Kasus ICT UIN Ar-Raniry) Mustaqillah, Safira; Aziz, Aulia Syarif
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20950

Abstract

Ketahanan infrastruktur teknologi informasi menjadi aspek krusial bagi perguruan tinggi yang bergantung pada sistem digital, termasuk UIN Ar-Raniry. Penelitian ini mengevaluasi praktik backup informasi oleh tim ICT serta kontribusinya terhadap ketahanan sistem, dengan mengacu pada kontrol A.5.34 ISO 27001:2022. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif melalui kuesioner dan analisis statistik. Fokus kajian meliputi perencanaan, perlindungan data cadangan, dan kesiapan pemulihan insiden. Hasil menunjukkan backup dilakukan rutin namun tanpa dokumentasi formal dan prosedur pemulihan terstruktur. Meskipun ISO 27001 belum diterapkan secara resmi, kontrol A.5.34 berpotensi menjadi acuan strategis. Disarankan penyusunan SOP backup, pengujian restore berkala, dan penguatan kontrol keamanan ICT.
E-Module Bahasa Pemrograman Java Berbasis Exe-Learning Rahmat Musfikar; Ichsanul Akbar; Sarini Vita Dewi; Aulia Syarif Aziz
Jurnal PROCESSOR Vol 18 No 1 (2023): Jurnal Processor
Publisher : LPPM Universitas Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33998/processor.2023.18.1.704

Abstract

Learning informatics is often considered a difficult subject by junior high school (SMP) students, especially in the introduction of algorithms and programming languages. There are many variables that cause problems that teachers often face when teaching informatics. One of them is the unavailability of learning media. Therefore, research was conducted to discuss learning media for the Java programming language using Exe-Learning. The purpose of this study is to produce learning media that contains material on the introduction of algorithms and the introduction of the Java programming language. In designing and building this learning media using the ADDIE method which consists of 5 stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. This research produced learning media in the form of Java Programming Language E-Modules. This learning media has been tested and validated by media experts and material experts with the validation results of this learning media expert with a percentage of 90% and material experts with a percentage value of 95.38%, indicating that this media is very feasible to use as a learning resource in subjects informatics, especially on material algorithms and programming languages
Security Testing of Personnel Management Information System (SIMPEG) Website Using the OWASP Web Security Testing (WSTG) Framework Khalida, Abrar; Aziz, Aulia Syarif
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v6i4.1687

Abstract

This research examines the security of the Employee Management Information System (SIMPEG) at UIN Ar-Raniry Banda Aceh using the OWASP Web Security Testing Guide (WSTG) framework. The aim of this study is to identify and address potential security vulnerabilities within the system. The research is divided into three phases: identifying the issues, performing grey-box penetration testing with a focus on client-side testing as outlined in OWASP WSTG, and reporting the findings using the WSTG Checklist. The testing results revealed that out of the thirteen tests conducted, one vulnerability related to Cross Origin Resource Sharing (CORS) was discovered. This study concludes that the SIMPEG system at UIN Ar-Raniry Banda Aceh demonstrates a good level of security, though further improvements are necessary to address the identified issues. Recommendations for enhancing the security of SIMPEG include continuous testing and updates to address emerging threats.
PERANCANGAN E-LEARNING BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN METODE GAMIFICATION DIKELAS DIGITAL MTSN 4 BANDA ACEH Ainayya, Nayya; Aziz, Aulia Syarif
CONTEN : Computer and Network Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/conten.v4i1.3785

Abstract

Di era global saat ini, keterlibatan dengan teknologi, terutama teknologi informasi, menjadi suatu keperluan yang tidak bisa dielakkan. Teknologi memainkan peran penting dalam pendidikan, contohnya adalah metode penyampaian materi menggunakan proyektor. Namun, seiring meningkatnya kebutuhan dalam bidang pendidikan, terjadi perubahan signifikan dalam metode pembelajaran. Saat ini, teknologi informasi seperti internet sering digunakan sebagai media pembelajaran karena kecepatan dan kemudahan penyampaian informasi. Salah satu implementasi teknologi dalam pendidikan adalah melalui e-learning. Dengan menerapkan e-learning yang dipadukan dengan gamification akan berguna untuk meningkatkan rasa ketertarikan dan kepuasan belajar siswa, sehingga dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas para penggunanya dalam menyelesaikan suatu tugas. Disekolah MTsN 4 Banda Aceh rasa ketertarikan dan kepuasan belajar siswa cenderung menurun dikarenakan terjadinya pandemi yang berkepanjangan, maka dari itu diperlukan cara agar dapat meningkatkan kembali rasa ketertarikan dan kepuasan belajar siswa. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sedangkan pelaksanaan penelitian ini dijalankan dengan menerapkan proses Siklus Hidup Pengembangan Perangkat Lunak (SDLC) menggunakan model waterfall dengan pengujian menggunakan metode skala SUS dan Blackbox testing. Hasil penelitian menggunakan skala SUS mendapatkan nilai 82 yang menunjukkan bahwa website e-learning dapat meningkatkan rasa ketertarikan dan kepuasan belajar siswa sedangkan pengujian menggunakan blackbox testing secara fungsional website e-learning telah memenuhi segi fungsionality.
Analisis Keamanan Jaringan Wi-Fi Pada SMKN 1 Kota Jantho Menggunakan Metode Vulnerability Assessment Farhan. Y; Syarif Aziz, Aulia
Cyber Security dan Forensik Digital Vol. 8 No. 2 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/csecurity.2025.8.2.5476

Abstract

Keamanan jaringan nirkabel merupakan aspek penting yang harus dijaga, terutama pada lingkungan pendidikan yang memanfaatkan Wi-Fi sebagai sarana pendukung proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penilaian kerentanan pada jaringan Wi-Fi SMKN 1 Kota Jantho dengan menggunakan dua aplikasi utama, yaitu Kismet dan Airodump-ng . Kismet adalah aplikasi sumber terbuka yang mampu mendeteksi, menyatukan, dan menganalisis jaringan Wi-Fi secara pasif, menampilkan informasi seperti SSID, BSSID , jenis enkripsi, kekuatan sinyal, serta perangkat klien yang terhubung. Sementara itu, Airodump-ng merupakan bagian dari paket Aircrack-ng yang berfungsi menyatukan lalu lintas jaringan secara real-time dan menangkap data, termasuk handshake WPA/WPA2 , untuk analisis keamanan lebih lanjut. Metodologi penelitian meliputi tahap instalasi aplikasi pada sistem operasi Kali Linux , konfigurasi antarmuka nirkabel pada mode monitor ( wlan0 ), serta proses pemindaian jaringan untuk mengidentifikasi potensi kerentanan. Data yang diperoleh dari kedua aplikasi kemudian dianalisis dan diklasifikasikan berdasarkan standar CVSS ( Common Vulnerability Scoring System ) guna menentukan tingkat keparahan risiko. Selain pemindaian, dilakukan simulasi serangan ringan berupa serangan deauthentication untuk menguji respons jaringan terhadap upaya pemutusan koneksi klien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kismet memberikan informasi yang lebih terstruktur dan mudah dianalisis dibandingkan Airodump-ng , sehingga lebih disukai oleh sebagian besar responden, termasuk guru. Namun, Airodump-ng tetap unggul dalam pemantauan cepat dan penangkapan jabat tangan untuk pengujian keamanan kata sandi. Berdasarkan temuan ini, penggunaan kedua aplikasi secara kombinasi direkomendasikan untuk memperoleh gambaran keamanan jaringan yang lebih komprehensif dan mendukung strategi mitigasi yang efektif. Kata kunci: keamanan jaringan, Wi-Fi, vulnerability assessment, Kismet, Airodump-ng, CVSS -------------------------------------------------------------------------------------------------- Wi-Fi Network Security Analysis At SMKN 1 Kota Jantho Using The Vulnerability Assessment Method Wi-Fi network security in educational environments plays a crucial role in maintaining data confidentiality and integrity. This study aims to analyze the security level of the Wi-Fi network at SMKN 1 Kota Jantho using a vulnerability assessment approach based on open-source applications, namely Kismet and Airodump-ng. Kismet was employed to detect and passively monitor wireless networks, while Airodump-ng was used to capture WPA/WPA2 handshakes and observe network traffic in real-time. The collected data were evaluated using the Common Vulnerability Scoring System (CVSS) to determine risk levels, and a deauthentication attack simulation was conducted to assess the network’s resilience. The results revealed several vulnerabilities with an average CVSS score in the High category (7.58), including the use of weak encryption (WEP), insecure management services (Telnet), and the potential for rogue access points. Compared to previous studies, this research provides a practical contribution by offering a simpler, cost-effective, and applicable approach to improving Wi-Fi security in schools without requiring specialized hardware or licensed software. These findings highlight that the combination of Kismet and Airodump-ng can serve as an effective solution for mapping vulnerabilities and supporting security mitigation strategies in educational environments. Keywords: network security, Wi-Fi, vulnerability assessment, Kismet, Airodump-ng, CVSS
Optimasi Keamanan dan Penggunaan Bandwidth pada Jaringan Internet Menggunakan Proxy Server di CV. Peut Sagoe Design Kasyful Kabir; Syarif Aziz, Aulia
Cyber Security dan Forensik Digital Vol. 8 No. 2 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/csecurity.2025.8.2.5478

Abstract

Keamanan jaringan dan efisiensi penggunaan bandwidth merupakan faktor kunci bagi perusahaan yang bergantung pada internet untuk operasional harian. CV. Peut Sagoe Design, sebuah perusahaan arsitektur dan rekayasa teknik, menghadapi masalah pemborosan bandwidth akibat akses non-produktif serta risiko keamanan karena kurangnya kontrol lalu lintas data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan proxy server dalam meningkatkan keamanan jaringan dan mengoptimalkan penggunaan bandwidth. Metode penelitian terapan dengan pendekatan kuantitatif digunakan, melibatkan observasi, wawancara dengan 10 karyawan dan 2 staf IT, serta pengukuran parameter jaringan menggunakan PRTG Network Monitor dan Wireshark. Implementasi dilakukan dengan Squid Proxy pada Ubuntu Server 22.04, dikonfigurasi dengan caching, filtering, dan access control list (ACL). Data dikumpulkan sebelum dan sesudah implementasi untuk membandingkan rata-rata penggunaan bandwidth, kecepatan unduh/unggah, dan latensi. Hasil menunjukkan penurunan penggunaan bandwidth sebesar 42%, peningkatan kecepatan unduh sebesar 38,8%, penurunan latensi sebesar 47,7%, dan peningkatan stabilitas jaringan. Uji statistik paired t-test menghasilkan nilai p = 0,003 (< 0,05), menunjukkan perbedaan signifikan sebelum dan sesudah implementasi. Wawancara mengungkapkan akses cloud yang lebih cepat, waktu unggah/unduh yang lebih singkat, dan berkurangnya distraksi kerja akibat pembatasan akses. Penerapan proxy server terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi jaringan, keamanan data, dan produktivitas kerja. Keywords: proxy server, network security, bandwidth optimization, squid, computer network     -------------------------------------------------------------------------------------------------- Optimizing Security and Bandwidth Usage on Internet Networks Using a Proxy Server at CV. Peut Sagoe Design Network security and efficient bandwidth usage are crucial factors for companies that rely on the internet for daily operations. CV. Peut Sagoe Design, an architecture and engineering firm, faces bandwidth wastage due to unproductive access and security risks due to lack of data traffic control. This study aims to analyze the effectiveness of implementing a proxy server in improving network security and optimizing bandwidth usage. The study uses an applied method with a quantitative approach, involving observation, interviews with 10 employees and 2 IT staff, and network parameter measurements using PRTG Network Monitor and Wireshark. Implementation was carried out using Squid Proxy on Ubuntu Server 22.04 configured with caching, filtering, and access control lists (ACLs). Data before and after implementation were compared to assess changes in average bandwidth usage, download/upload speeds, and latency. The results show a 42% decrease in bandwidth usage, a 38.8% increase in download speed, a 47.7% decrease in latency, and an increase in network stability. A paired t-test yielded a p-value of 0.003 (<0.05), proving a significant difference before and after implementation. Interviews revealed increased cloud access speeds, shorter upload/download times, and reduced work distractions due to access restrictions. From a security perspective, before the proxy was implemented, data traffic was vulnerable to information leaks and malware attacks. After implementation, these risks were successfully mitigated through filtering, ACLs, and activity logging that supports digital forensic analysis. Thus, the proxy server implementation proved effective in optimizing bandwidth, improving network security, and supporting company productivity. Keywords: proxy server, network security, bandwidth optimization, squid, computer network
Sistem Kontrol Dan Monitoring Tanaman Hidroponik Berbasis Internet of Things (IoT) Muhammad Rivansyah; Ridwan Ridwan; Firmansyah Firmansyah; Aulia Syarif Aziz
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i1.8477

Abstract

Abstrak - Hidroponik merupakan metode pertanian yang menggunakan air sebagai media tanam pengganti tanah, serta mengandalkan larutan nutrisi untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Meskipun banyak diterapkan di daerah perkotaan dengan keterbatasan lahan, tantangan utama yang dihadapi oleh masyarakat adalah kurangnya waktu untuk memantau tanaman secara langsung. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT), yang memungkinkan pengontrolan dan pemantauan tanaman hidroponik secara otomatis melalui smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji sistem kontrol berbasis IoT untuk tanaman hidroponik, khususnya pada tanaman sawi. Sistem ini menggunakan mikrokontroller ESP32 yang terhubung dengan sensor TDS untuk mengukur kadar zat terlarut dalam air dan sensor ultrasonik untuk mendeteksi ketinggian air. Sistem ini memungkinkan pemantauan dan pengendalian secara real-time menggunakan aplikasi Blynk IoT. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor ultrasonik berfungsi dengan baik untuk mendeteksi ketinggian air, namun sensor TDS kurang akurat dalam mengukur kadar zat terlarut, yang menyebabkan pengendalian pompa dilakukan secara manual. Meskipun demikian, sistem ini berhasil mendukung pertumbuhan tanaman sawi yang sehat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi praktis bagi masyarakat perkotaan dalam bertani hidroponik secara efisien dan otomatis. Abstract - Hydroponics is an agricultural method that uses water as a growing medium instead of soil, relying on nutrient solutions to support plant growth. While widely implemented in urban areas with limited land, the main challenge faced by urban dwellers is the lack of time to monitor plants directly. One solution to address this issue is the use of Internet of Things (IoT) technology, which allows for the automatic control and monitoring of hydroponic plants via smartphones. This study aims to design and test an IoT-based control system for hydroponic plants, particularly mustard greens. The system uses an ESP32 microcontroller connected to a TDS sensor to measure dissolved solids in the water and an ultrasonic sensor to detect water levels. The system enables real-time monitoring and control via the Blynk IoT app. Testing results showed that the ultrasonic sensor worked well for detecting water levels, but the TDS sensor was inaccurate in measuring dissolved solids, leading to manual pump control. Nevertheless, the system successfully supported the healthy growth of mustard greens. This research is expected to provide a practical solution for urban dwellers to efficiently and automatically engage in hydroponic farming.Keywords: Hydroponic, Internet of Things, ESP32, Blynk IoT
Analisis Performa Jaringan pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Gedung B Menggunakan Metode Action Research Anggun Anggraini; Aulia Syarif Aziz
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i1.8495

Abstract

Abstrak - Pertumbuhan pesat teknologi informasi dan komunikasi telah memengaruhi banyak aspek masyarakat, termasuk pendidikan. Penggunaan teknologi informasi, khususnya jaringan komputer, menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas akademik dan administratif di perguruan tinggi. Di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Gedung B, performa jaringan komputer sangat berpengaruh terhadap kelancaran berbagai kegiatan seperti perkuliahan, penelitian, dan administrasi. Namun, seringkali ditemui berbagai masalah terkait performa jaringan yang dapat mengganggu aktivitas di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Gedung B. Masalah-masalah tersebut antara lain kecepatan akses yang lambat, koneksi yang tidak stabil, dan jangkauan sinyal yang terbatas. Kondisi ini menuntut adanya upaya perbaikan dan optimasi performa jaringan untuk memastikan seluruh aktivitas dapat berjalan dengan lancar dan efisien. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan suatu metode yang efektif dan sistematis. Metode Action Research dipilih sebagai pendekatan yang tepat dalam analisis performa jaringan di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Gedung B. Action Research merupakan metode penelitian yang berorientasi pada pemecahan masalah melalui siklus tindakan yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Dengan menggunakan metode ini, diharapkan dapat dilakukan perbaikan berkelanjutan terhadap performa jaringan berdasarkan temuan dan hasil evaluasi pada setiap siklusnya. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat diidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi performa jaringan, serta solusi yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada. Hasil dari penelitian ini akan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan jaringan di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Gedung B, sehingga dapat mendukung kegiatan akademik dan administratif dengan lebih optimal.Kata kunci: Teknologi, Wireshark, E-learning, Action Research. Abstract - Information and communication technology's explosive growth has affected many facets of society, including education. The use of information technology, especially computer networks, is one of the important factors in supporting academic and administrative activities in higher education. At the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Building B, computer network performance greatly affects the smooth running of various activities such as lectures, research, and administration. However, various problems related to network performance are often encountered that can disrupt activities at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Building B. These problems include slow access speeds, unstable connections, and limited signal coverage. This condition requires efforts to improve and optimize network performance to ensure that all activities can run smoothly and efficiently. To overcome these problems, an effective and systematic method is needed. The Action Research method was chosen as the right approach in analyzing network performance at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Building B. Action Research is a research method that is oriented towards solving problems through a cycle of actions involving planning, implementation, observation, and reflection. By using this method, it is hoped that continuous improvements can be made to network performance based on the findings and evaluation results in each cycle. Through this research, it is expected to identify factors that affect network performance, as well as the right solutions to overcome existing problems. The results of this study will provide a real contribution in improving the quality of network services at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Building B, so that it can support academic and administrative activities more optimally.Keywords: Technology, Wreshark, E-learning, Action Research
Pelatihan Manajemen Laboratorium Komputer bagi Pengelola Laboratorium Sekolah Menengah di Banda Aceh Aziz, Aulia Syarif; Islamadina, Raihan; Sulaiman, Oris Krianto; Dewi, Sarini Vita; Firmansyah, Firmansyah
Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/wahana.v4i2.1546

Abstract

Laboratorium komputer di tingkat sekolah menengah memiliki peran vital dalam menunjang pembelajaran berbasis teknologi dan asesmen nasional. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa pengelolaan laboratorium di sekolah-sekolah Kota Banda Aceh masih menghadapi kendala, terutama terkait rendahnya kompetensi manajerial SDM, penataan fisik yang kurang ergonomis, serta minimnya penerapan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru serta teknisi sekolah dalam mengelola fasilitas laboratorium secara efektif. Metode pelaksanaan kegiatan berupa pelatihan daring (webinar) yang diselenggarakan pada 19 Agustus 2025, dengan melibatkan peserta dari unsur pengelola laboratorium sekolah menengah di Banda Aceh. Materi pelatihan mencakup lima pilar utama manajemen, yaitu: perencanaan strategis, penataan fisik dan manajemen kabel, administrasi inventaris, implementasi K3, serta penyusunan Prosedur Operasional Standar (SOP). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai urgensi tata kelola laboratorium yang terstandarisasi. Melalui sesi diskusi, teridentifikasi bahwa penyusunan SOP dan manajemen inventaris menjadi kebutuhan mendesak untuk segera diimplementasikan di sekolah mitra. Disimpulkan bahwa pelatihan ini efektif dalam mengubah pola pikir pengelola laboratorium dari sekadar penjaga fasilitas menjadi manajer sistem, yang perlu ditindaklanjuti dengan pendampingan teknis secara luring di masa mendatang.
Penerapan dan Evaluasi Sistem Aplikasi Monitoring Pembibitan Tanaman Berbasis Internet Of Things Ridwan, Ridwan; Aziz, Aulia Syarif; Ichsan, Muhammad
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 13 No 1: Februari 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2026131

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi sistem aplikasi monitoring pembibitan tanaman berbasis Internet of Things (IoT) sebagai bagian dari upaya mendukung inisiatif Smart Village. Metode penelitian mengkombinasikan pendekatan Research and Development (R&D) untuk pengembangan prototipe dengan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 30 petani di Desa Cot Baroh, Pidie, Aceh, selama proses implementasi, pelatihan, dan pendampingan. Sistem yang dikembangkan mampu memantau berbagai parameter lingkungan penting pada pembibitan secara real-time dan diakses melalui aplikasi Blynk serta LCD offline. Evaluasi pengalaman pengguna dilakukan menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe sistem IoT berhasil dibangun dan mendapatkan impresi pengguna yang sangat positif pada keenam aspek UEQ (daya tarik, kejelasan, efisiensi, ketetapan, stimulasi, dan kebaruan), dengan tingkat reliabilitas yang tinggi untuk setiap aspeknya. Disimpulkan bahwa sistem ini efektif, diterima dengan baik oleh pengguna, dan berpotensi signifikan dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan pembibitan tanaman, sekaligus mendukung penguatan literasi digital dan konsep Smart Village di tingkat komunitas.   Abstract This research aims to design, implement, and evaluate an Internet of Things (IoT)-based plant nursery monitoring application system as part of an effort to support Smart Village initiatives. The research method combines a Research and Development (R&D) approach for prototype development with Participatory Action Research (PAR) involving 30 farmers in Cot Baroh Village, Pidie, Aceh, during the implementation, training, and assistance process. The developed system is capable of monitoring various critical environmental parameters in the nursery in real-time, accessible via the Blynk application and an offline LCD. User experience evaluation was conducted using the User Experience Questionnaire (UEQ). The research results indicate that the IoT system prototype was successfully built and received a very positive user impression across all six UEQ aspects (attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, stimulation, and novelty), with a high level of reliability for each aspect. It is concluded that this system is effective, well-received by users, and has significant potential to enhance the efficiency of plant nursery management, while also supporting the strengthening of digital literacy and the Smart Village concept at the community level.