Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOSIALISASI PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA SMAN 1 GUNUNGSARI DAN SMKKESEHATAN AS-SYAFI’I DINUL ISLAM TERHADAP ORGANISASI DAN SISTEM PERTANDINGAN OLAHRAGA Nune Wire Panji Sakti; M Satria Mulyajaya; Adi Suriatno; Muhsan Muhsan; Nurtajudin Nurtajudin
Abdi Masyarakat Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.783 KB) | DOI: 10.36312/abdi.v1i2.904

Abstract

Manusia pada hakekatnya mempunyai kesanggupan yang terbatas, baik kemampuan fisik maupun kemampuan psikis. Karena keterbatasan itulah maka manusia sering mengalami kegagalan demi kegagalan. Manusia dalam kelangsungan hidup, saling membutuhkan satu sama lain. Manusia yang ingin mencapai tujuan tertentu, maka manusia tersebut harus bekerja sama. Sehingga dengan kata lain, manusia harus bertindak dengan berorganisasi, agar tujuan tersebut dapat dicapai dengan baik. Pada tingkat kehidupan bermasyarakat yang modern, dan dengan majunya ilmu pengetahuan, daya tangkap dan kreasi manusia semakin giat, maka dari itu masyarakat mulai bertindak secara sadar di dalam melakukan tindakan-tindakan menurut tata cara organisasi.Organisasi merupakan suatu wadah yang di dalamnya terdiri dari orang orang, sarana, biaya dan tujuan yang terorganisir dengan baik untuk mencapai suatu tujuan. Demikian halnya dengan organisasi pertandingan, khususnya di dalam pertandingan olahraga, diperlukan suatu organisasi yang dapat menghimpun orang-orang untuk dapat melaksanakan suatu pertandingan olahraga dengan baik. Sehingga tujuan organisasi yang terhimpun dalam suatu kepanitiaan olahraga dapat tercapai dengan lancar dan tepat waktu. FPOK sebagai satu-satunya fakultas dilingkungan UNDIKMA Mataram yang telah menunjukkan perkembangannya yang terus maju dan inovatif dalam bidang olahraga dari sejak awal berdiri hingga sekarang, sehingga saya selaku akademisi yang memegang mata kuliah organisasi dan sistem pertandingan tahun ajaran 2019/2020. Ingin memberikan perhatian lebih dalam mengelola sistem pertandingan di lingkungan masyarakat/ sekolah (SMA, SMK dan MA). Sehingga dalam melakukan sistem pertandingan lancar, tepat sesuai peraturan, sehingga bagan tidak tumpang tindih dan serta tepat waktu dalam menyelesaikan pertandingan
Pelatihan Rescue River Tubing Arung Jeram Water Sport Desa Sintung Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah Noor Akhmad; Fadli Zainuddin; Sri Erny Muliyani; Muhsan Muhsan; Supriadin Supriadin
Jurnal Dedikasi Madani Vol 3, No 1 (2024): July
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v3i1.12319

Abstract

River tubing is an activity along a river using a tire or float with a relatively calm to moderate current, suitable for all groups who want to experience the pleasant sensation of waterfalls and the natural surroundings. The Sintung River Tubing white water rafting tourist attraction located in Selakan Hamlet, Sintung Village, Pringgarata District, Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara (NTB) offers an exciting experience for visitors who are looking for adventure on the river. It is strategically located in an area rich in nature and rivers that offers an interesting white water rafting experience. Visitors can enjoy white water rafting (river tubing) on the Sintung River. The aim of this service activity is to prevent water accident victims from occurring and how to provide assistance to water accident victims in the rafting tourism awareness group. The method used is counseling on the process of helping water accident victims through the process of delivering material, discussions and field practice. From this service, it was proven that the majority of participants (96%) had gained a good understanding of the concept of "rescue river tubing" after participating in the training and mentoring. The material presented includes an introduction to equipment, basic rescue river tubing techniques, as well as direct practice in using equipment and carrying out rescue river tubing. This activity was carried out to improve the ability to handle accidents in the white water rafting tourist area of Sintung Village, Pringgarata District, Central Lombok Regency.
EFEKTIVITAS MODEL TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR LARI JARAK PENDEK SISWA SEKOLAH DASAR M. Hismullutfi; Muhsan Muhsan; Muhammad Salabi
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 12 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v12i1.15350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Teaching Games for Understanding (TGfU) terhadap motivasi belajar lari jarak pendek siswa kelas V SDN 01 Pringgajurang Utara Tahun 2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran PJOK, khususnya materi lari jarak pendek, yang disebabkan oleh pendekatan pembelajaran yang bersifat monoton dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Model TGfU merupakan pendekatan pembelajaran berbasis permainan taktis yang menekankan pada pemahaman konsep permainan sebelum penguasaan teknik, sehingga dinilai mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest design tanpa kelompok kontrol. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 21 orang. Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar yang terdiri dari lima indikator: keyakinan diri, strategi belajar, nilai pembelajaran PJOK, tujuan belajar, dan lingkungan belajar. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dengan bantuan SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest motivasi belajar siswa. Rata-rata skor motivasi meningkat secara nyata setelah siswa diberikan perlakuan dengan model TGfU. Temuan ini menjawab hipotesis bahwa model TGfU berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Model pembelajaran TGfU efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran lari jarak pendek dan dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran PJOK yang inovatif dan menyenangkan di sekolah dasar