Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL CRANKSHAFT

Rancang Bangun Alat Pengukur Kadar Glukosa Darah Non-Invasif Berbabis ESP 8266 Terintegrasi Thingspeak dan Apsensi Biometrik Pionis, Pankrasius; Nur’aidha, Amalia Cemara; Sugianto, Wahyu
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.2 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i2.12889

Abstract

Diabetes Melitus adalah penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat. Saat ini, metode invasif dan non-invasif digunakan untuk mengukur kadar glukosa dalam darah. Metode invasif melibatkan pengambilan sampel darah yang merusak jaringan kulit, sementara metode non-invasif tidak merusak jaringan kulit. Keduanya belum memiliki database pasien yang terintegrasi. Oleh karena itu, dikembangkanlah alat pengukur kadar glukosa darah non-invasif beserta database pasien, menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266, modul sensor fotodioda, LCD I2C, situs web ThingSpeak, Wemos D1 Mini, modul sensor sidik jari, OLED I2C, dan situs web absensi biometrik. Tujuannya adalah untuk memantau kadar glukosa darah serta data pasien secara efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran kadar glukosa darah dapat dipantau melalui ThingSpeak dan data pasien dapat diinput ke aplikasi absensi biometrik. Dalam perbandingan dengan alat glukometer Easy Touch GCU, alat glukometer non-invasif yang dikembangkan memiliki persentase error tertinggi sebesar 3.23% dan terendah sebesar 1.55%.
Analisis Finite Element pada Prostesis Lari: Studi Modifikasi Material dan Desain Kumarajati, Dhananjaya Yama Hudha; Nur'Aidha, Amalia Cemara; Khulayfah, Ade Fitri
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.4 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i4.13941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memodifikasi desain prostesis lari yang berasal dari paten Eropa, yang awalnya menggunakan serat karbon sebagai bahan utama. Modifikasi yang dilakukan meliputi penggantian serat karbon dengan komposit polimer fiberglass dan penambahan ketebalan prostesis sebesar 2,5 mm agar dapat menahan beban dinamis setara dengan 8 kali berat pelari, atau sekitar 5096 N, saat berlari. Evaluasi dilakukan menggunakan Analisis Elemen Hingga (Finite Element Analysis/FEA), dengan fokus pada stres, regangan, dan deformasi total di bawah kondisi beban tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa stres maksimum yang tercatat adalah 850 MPa, yang masih berada di bawah kekuatan tarik maksimum komposit polimer fiberglass, yaitu 1,2 GPa. Regangan maksimum yang tercatat adalah 0,025, dan deformasi total mencapai 51,878 mm, keduanya masih dalam batas yang dapat diterima untuk fungsi prostesis. Material ini terbukti menjadi alternatif yang lebih ekonomis dibandingkan serat karbon, dengan kinerja yang memuaskan untuk prostesis lari. Namun, disarankan untuk melakukan validasi eksperimental lebih lanjut dan uji lapangan guna memastikan daya tahan dan kenyamanan jangka panjang.
Desain Syringe Pump Terprogram Menggunakan Arduino Uno Nur Hayati, Rini Dwi; Nur'aidha, Amalia Cemara; Kumarajati, Dhananjaya YH
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Crankshaft Vol.8 No.1 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i1.14170

Abstract

Infus merupakan alat medis yang banyak digunakan dalam bidang kesehatan, jumlah pemasangan infus di RS Indonesia hampir 70%. Saat ini kebanyakan alat infus pump belum menggunakan data volume infus dalam pengoperasiannya. Syringe Pump ini dibuat untuk membantu tenaga medis memasukkan cairan obat atau nutrisi ke dalam tubuh pasien secara teratur dengan mengatur kecepatan tetesan infus menggunakan data volume infus. Metode yang digunakan penulis pada penelitian ini ialah eksperimen dan pengujian berulang. Hasil penelitian menunjukkan kinerja yang cukup baik dalam hal akurasi dan stabilitas dengan tingkat presisi 93.88%, akurat 93.52% serta presentase error hanya 5.12%. Kata kunci:  arduino uno, infus pump, mikrokontroller, syringe pump, volume obat