Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Margin dan Pangsa Pasar Rajungan Portunus pelagicus (Linnaeus, 1978) di Wilayah Pesisir Timur Lampung Yuwana Utami Cendrakasih; Indra Gumay Yudha; Indra Gumay Febryano; Erna Rochana; Supono Supono; Thomas Nugroho; Muhamad Karim
Journal of Tropical Marine Science Vol 6 No 1 (2023): Journal of Tropical Marine Science (on going)
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jour.trop.mar.sci.v6i1.3358

Abstract

The market and market share has an important role for business actors (fishermen and crab processors) in their economic, social, and institutional activities. This study aimed to analyze the margin and price share of crab trade at each trading agency involved. Data collection is done by interviews using questionnaires, literature studies, and data from government and private agencies. All data collected were analyzed used the description method to determine the margin and market share of the crab. The results showed that the margins of the crab trading varied between levels of trading agency, i.e fishermen (Rp34,500.00- 50,200.00), small collectors (Rp5,000.00-15,000.00), middleman (Rp35,000.00-60,000.00), miniplant (Rp27,500-125,676.00), and UPI (Rp901,511.00-971,511.00). Fisherman's share value also varied between 16.43-22.97. Overall from fishery export commodities in Lampung Province, crab ranked second seafood product (after shrimp) with a market share of 19.76% and most of it (92.67%) with volume 1.070.237 kg was exported to the United States as pasteurized crab meat. Crab trading agency involved are expected to prioritize the quality and quantity of products so that the margin and market share of the crab will increase
Indonesia Cooperative and Members Welfare : a Panel Data Analysis Lestari Agusalim; Muhamad Karim; Yaddarabullah Yaddarabullah
Economics Development Analysis Journal Vol 8 No 1 (2019): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v8i1.26830

Abstract

Indonesia Cooperative is believed as the most appropriate institution in increasing the welfare of its members and the society, and also participating to build the national economic in order to create the advanced society, fair, and prosperous society based on Pancasila and the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. In proving, the purpose of this research is to analyze the effect of Indonesia cooperative existence to the welfare of its members. The method of analysis is the data panel regression, where cross section data covers all provinces in Indonesia, and time series data during 2010-2015. The result shows that the main factors that have effect to the members’ welfare are number of members, number of managers, self-capital, and business volume. The variables that have no significant effect to the members’ welfare are numbers of cooperatives, the annual member meeting (AMM), number of employees, outside capital, and macro economy variable in regional level. Economic growth and outside capital variables have indirect effect to the members’ welfare through volume of cooperative business.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PRODUKSI OLAHAN IKAN SIDAT (Anguilla bicolor) PT. JAWA SUISAN INDAH, SUKABUMI Rismah Rismah; Muhamad Karim; Yodfiatfinda Yodfiatfinda
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: VOL. 2 NO. 1 (2019)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v2i1.482

Abstract

PT. Java Suisan Indah is an agribusiness company engaged in eel farming where the products are purposed to export market.  The company is still facing difficulties in fulfilling the quality stock of eel raw materials, due to high mortality in the cultivation stage and availability of eel seeds as well. The goals  of this study are (i) to identifies internal and external factors that influence the business development system of PT. JSI and, (ii) to formulating the alternative strategies in order to prioritize business development that can be applied at PT. JSI. The sampling method  uses a purposive sampling technique where respondents act as expert adjustments. The results of this study are concluded; (i) PT JSI must maintain prices and improve the quality of eel processed products by prioritizing distinctive flavors accompanied by diverse product variants to increase international consumer loyalty to PT JSI's products. This strategy based on QSPM analysis obtained a STAS value of 6.862 ; (ii) intensifying and promoting processed eel products through social media for the domestic market to expand sales and be widely known to the public. This strategy based on QSPM analysis obtained a STAS value of 6.514. And (iii) applied a plasma core-core partnership model between PT JSI as the core and eel farmers as plasma. This partnership process is carried out to meet and increase the need for a stock of raw materials to produce eel forceps. This strategy based on QSPM analysis obtained a STAS value of 6.426.
ANALISIS RISIKO BUDIDAYA IKAN KERAPU CANTANG (Epinephelus fuscoguttatus x Epinephelus lanceolatus) DI PERAIRAN PULAU LANCANG KEPULAUAN SERIBU, DKI JAKARTA Destiar Ramadhantie Syahputri; Muh. Karim; Yodfiatfinda Yodfiatfinda
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v4i1.744

Abstract

Pulau Lancang merupakan salah satu pulau yang terletak di perairan Kepulauan Seribu DKI Jakarta, yang terdapat beberapa kelompok pembudidaya ikan kerapu Cantang. Dalam kegiatan pelaksanaan dan proses  pembudidayaan ikan berpotensi menimbulkan risiko besar maupun kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber risiko yang ada dan menganalisis risiko tersebut serta merumuskan strategi yang dapat diterapkan untuk mengendalikan risiko yang terjadi dan akan timbul. Metode penelitian yang digunakan adalah pengamatan secara langsung ke lapangan, wawancara dan diskusi dengan pembudidaya ikan kerapu Cantang. Data kualitatif disajikan secara deskriptif yang membahas tahapan – tahapan dalam proses budidaya. Tahapan-tahapan tersebut dimulai dari pemilihan lokasi, sampai pemanenan. Setiap dianalisis risiko yang potensial terjadi lalu dipetakan risiko potensialnya dengan menggunakan diagram fishbone. Data kuantitatif diolah dengan menggunakan metode analisis Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode ini dalam melakukan penilaian tiap  risiko yang terjadi. Hasil penilaian fuzzy FMEA ditemukan bahwa risiko terbesar dalam budidaya ikan kerapu Cantang adalah mudahnya ikan ataupun bibit terserang penyakit dengan Fuzzy Risk Priority Number (FRPN) sebesar 700 yang terjadi pada tahap mudahnya ikan terserang penyakit. Strategi yang diterapkan para pembudidaya ikan untuk mengendalikan risiko tersebut adalah memperhatikan pola hidup ikan dan merawat kebersihan keramba jaring apung (KJA) serta menjamin kualitas pakan yang diberikan.Kata kunci: ikan kerapu, ikan kerapu cantang, analisis risiko, fuzzy, FMEA
STRATEGI PEMASARAN IKAN PINDANG TONGKOL DAN LAYANG DI MASA PANDEMI COVID-19 (STUDI KASUS : UMKM LIMA PUTRA SEJAHTERA, JAKARTA SELATAN) Nadya Nadya; Muhamad Karim; P. Setia Lenggono
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v4i2.1013

Abstract

Penelitian ini membahas tentang strategi pemasaran ikan pindang di Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lima Putra Sejahtera yaitu salah satu UMKM yang mengolah dan memasarkan ikan pindang yang diminati masyarakat karena nilai jual olahannya terjangkau masyarakat. Namun, UMKM Lima Putra Sejahtera memiliki kendala terkait pemasaran antara lain: (i) promosi belum optimal karena masih bersifat konvensional, (ii) belum memiliki toko digital resmi, (iii) kurangnya kemampuan UMKM dalam mengumpulkan informasi pasar, dan (iv) adanya pandemi Covid-19 yang membuat pemasarannya semakin sulit. Tujuan penelitian ini adalah (i) menganalisis faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran ikan pindang di UMKM Lima Putra Sejahtera, (ii) mengidentifikasi strategi pemasaran ikan pindang yang telah dijalankan oleh UMKM Lima Putra Sejahtera, dan (iii) memformulasikan strategi alternatif yang tepat dalam memasarkan produk UMKM Lima Putra Sejahtera secara maksimal. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa faktor internal yang paling berpengaruh ialah kualitas ikan pindang yang baik. Faktor eksternal yang berpengaruh yaitu nilai jual terjangkau semua lapisan masyarakat. Hasil analisis QSPM disimpulkan bahwa prioritas strategi alternatif yang dapat diterapkan terhadap UMKM Lima Putra Sejahtera adalah memperluas jaringan pemasaran ikan pindang. Kata kunci : Strategi pemasaran, Ikan pindang, Alternatif strategi
STRATEGI PEMASARAN PRODUK OLAHAN IKAN "MEREK CEDEA" DI PT. CITRADIMENSI ARTHALI MUARA BARU JAKARTA UTARA Ristak Faidatun Nisak; M. Karim; Arman Arman
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v4i1.745

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini mengenai strategi pemasaran produk olahan ikan di PT. Citradimensi Arthali Muara Baru Jakarta Utara yaitu sebuah perusahaan swasta yang memproduksi produk olahan ikan (frozen food). PT. Citradimensi Arthali memiliki kendala dalam pemasarannya yaitu produk olahan ikan merek Cedea merupakan produk frozen food, belum memiliki toko digital yang resmi, kurang memperkuat branding, produksi relatif minim dan belum melakukan promosi yang maksimal. Tujuan penelitian ini adalah (i) menganalisis Faktor lingkungan internal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran produk olahan ikan “Merek Cedea” di PT. Citradimensi Arthali (ii) menganalisis strategi pemasaran produk olahan ikan “Merek Cedea” yang sudah diterapkan oleh PT. Citradimensi Arthali saat ini (iii) menformulasikan strategi alternatif yang tepat dalam pemasaran produk olahan ikan “Merek Cedea” di PT. Citradimensi Arthali secara maksimal. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yang memosisikan responden sebagai expert adjustment. Hasil perhitungan IFE dan EFE, faktor internal yang paling berpengaruh yaitu (i) struktur organisasi perusahaan sudah terbentuk (ii) rasa olahan ikan yang lebih enak (iii) produk mengikuti trend (iv) pengolahan sudah menggunakan teknologi canggih. Sementara itu faktor eksternal yang berpengaruh yaitu pangsa pasar yang luas. Hasil analisis QSPM disimpulkan bahwa prioritas strategi alternatif yang dapat diterapkan PT. Citradimensi Arthali yaitu mengembangkan pasar dengan cara memperluas pasar dan memberikan informasi serta memperkenalkan produk ke wilayah baru.Kata kunci: Kata kunci: alternatif strategi, produk olahan ikan, prioritas strategi.ABSTRACT This research to study marketing strategy of fish processed products “Cedea Brand” at PT. Citradimensi Arthali Muara Baru Jakarta Utara. The company privantaly owned that produces processed fish products (frozen food). PT. Citradimensi Arthali has several obstacles on their marketing system that is processed fish of Cedea brand is frozen food, no have official digital store, branding less, production was relatively limited, not yet doing promotion maximal. The purpose of this research including (i) To analyze internal and external environmental factors that impact the marketing of PT. Citradimensi Arthali (ii) To analyze marketing strategy that have been implemented by the company (iii) Developing alternative strategy for marketing processed fish products at PT. Citradimensi Arthali. The sampling method in this study uses a “purposive sampling” where the respondent an “expert adjustment”. The results of valculations using the IFE and EFE matrix, internal factor affecting that is (i) corporate organization has been formed (ii) a tastier flavor of processed fish (iii) product trendy (iv) processing already using advanced technology. Meanwhile external factor affecting that is wide of market share. The results of calculations QSPM analysis concluded priorities of alternative strategy that can be applied by PT. Citradimensi Arthali is developing markets by expanding markets and providing information and introducing products to new area.Keywords: alternative strategy, processed fish product, strategy priorities
STRATEGI PEMASARAN DOMBA GARUT (OVIES ARIES) DI SBA FARM KABUPATEN GARUT Arbi Robiansyah; Muh. Karim; . Arman
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: VOL. 3 NO. 1 (2020)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v3i1.747

Abstract

SBA Farm merupakan perusahaan yang begerak di bidang agribisnis peternakan khususnya dalam bidang penggemukan domba Garut. Salah satu kegiatannya adalah melakukan pemasaran dengan menawarkan produk domba hidup dan siap potong. Perusahaan menghadapi permasalahan seperti adanya perusahaan sejenis yang juga sudah lama beroperasi, sehingga terjadi persaingan. Kemudian kurangnya mempromosikan produk domba sehingga menyebabkan distribusinya terbatas. Tujuan penelitian ini: (i) mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal pada kegiatan perusahaan SBA Farm dan, (ii) merencanakan alternatif strategi pemasaran yang bersifat prioritas. Kesimpulan penelitian ini: (i) hasil analisis IFE diperoleh bahwa sumber kekuataan yang berpengaruh terhadap perusahaan yaitu pelanggan tetap untuk pasar qurban sedangkan sumber kelemahannya yaitu siklus produksi yang berlangsung enam bulan sekali.  Sementara hasil analisis EFE peroleh bahwa sumber peluang perusahaan yaitu adanya kewajiban mayoritas umat Islam untuk qurban, aqiqah dan hajatan sedangkan ancamannya adalah adanya pesaing yang memiliki usaha sejenis dengan kapasitas yang lebih besar. (ii) Hasil total skor matriks IFE dan EFE menempatkan perusahaan dalam sel II dengan skor masing masing 2.486 dan 3.051. Hasil ini mengandung arti bahwa perusahaan sedang tumbuh dan membangun usahanya. Hasil analisis QSPM diperoleh strategi pemasaran prioritas yaitu menambah tenaga kerja dari lulusan perguruan tinggi peternakan yang berpengalaman, berkompeten dalam penggemukan domba Garut dan dokter hewan sebagai tenaga kesehatan hewan yang memiliki total nilai daya tarik (TAS) sebesar 6.348.Kata kunci: Analisis EFE, Analisis IFE, Analisis SWOT, Analisis QSPM, Domba Garut
ANALISIS STRATEGI BISNIS UKM MAJU JAYA DALAM MENGHADAPI NEW NORMAL DI KOTA TEGAL Dinda Amalia Sakinah; Muhamad Karim; Maulidian Maulidian
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v4i2.1081

Abstract

ABSTRAKUsaha Kecil Menengah (UKM) Maju Jaya adalah UKM yang bergerak dalam pengolahan hasil perikanan, dengan tujuan pemasarannya adalah daerah Kota Tegal dan luar kota. Produk olahan ikan yang dijual terdiri dari: keong mas, lumpia ikan, bakso ikan, empuk-empuk, otak-otak, kaki naga, nugget ikan,  tekwan serta dimsum ikan. Perusahaan ini terus melakukan inovasi baik dalam proses produksi maupun produksinya. Sistem pemasaran yang masih tradisional menjadi kendala dalam peningkatan jumlah produksi mengingat kondisi pandemi saat ini mengakibatkan jumlah produksinya menurun hingga mencapai 50% - 70%. Penulis melakukan analisis strategi bisnis yang diterapkan di UKM Maju Jaya. Metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling yakni  responden berperan sebagai exspert adjusment. Tujuan penelitian ini: 1). Mengidentifikasi faktor internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan dan faktor eksternal yang menjadi peluang dan ancaman dalam pengembangan usaha UKM Maju Jaya. 2). Merumuskan strategi alternatif dan urutan strategi prioritas yang dapat diterapkan di UKM Maju Jaya agar usaha dapat berkembang. Hasil analisis matriks IFE 2.94 dan EFE diperoleh nilai sebesar 3.18. Nilai ini menghasilkan matriks IE pada posisi sel II yang mengandung arti bahwa sifat strategi adalah tumbuh dan membangun.  Hasil analisis IFE dan matriks EFE menghasikan enam alternatif strategi prioritas. Hasil analisis matriks QSPM menghasilkan strategi prioritas ialah meningkatkan promosi di berbagai situs media sosial dan pasar nasional agar penjualan serta jangkauan pemasaran produk UKM Maju Jaya mengalami peningkatan dan penyebarannya secara luas. Kata kunci: EFE, IFE, IE, QSPM, Strategi Pengembangan