Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Program Edukasi Pendidikan untuk Menumbuhkan Kesadaran Moral dan Pencegahn Bullying di Kalangan Siswa Sekolah Dasar Negeri Sukamulya Nabila, Dinda Niswa; Zulfa Nadia; Abdul Mutolib
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Inovatif Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Inovatif
Publisher : Research and Social Study Institute (RESSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70110/jppmi.v3i2.52

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu hal yang sangat penting di kehidupan manusia. Pendidikan perlu ditanamkan pada peserta didik di era perkembangan teknologi yang begitu pesat yaitu dengan memberikan penguatan mengenai kesadaran moral dan pencegahan Bullying. Kurangnya kesadaran moral dan perilaku Bullying saat ini sedang marak terjadi di lingkungan sekolah, khususnya sekolah dasar. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya kesadaran moral serta pencegahan Bullying kepada siswa SDN 1,2,3 Sukamulya. Sasaran kegiatan ini adalah siswa sekolah dasar kelas 3 dan 4. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu brain storming, ceramah, diskusi serta pembelajaran yang dapat meningkatkan motorik siswa dengan melakukan penugasan serta pendampingan saat berlangsungnya program ini. Dengan demikian edukasi pendidikan melalui penguatan sosialisasi dan pemberian materi, serta Tindakan nyata yang akan diingat oleh peserta didik dalam kesadaran moral dan pencegahan Bullying. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif sebagai upaya edukasi pada peserta didik di SDN 1,2,3 Sukamulya Desa Cihaurbeti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PEMENUHAN GIZI SELAMA KEHAMILAN DALAM RANGKA PENCEGAHAN KASUS STUNTING Fildza Alya Iqlima; Ika Sumiyarsi Sukamto; Emalia Rizqi Anggita; Zulfa Nadia; Desy Vidi Kurniasari; Nailah Khairunnisa
SEMAR : Jurnal Sosial dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Semar : Jurnal Sosial dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/semar.v3i2.1857

Abstract

Stunting remains a chronic nutritional issue and a major public health concern, including in Klaten Regency, Central Java. Klaten Tengah District has a high stunting prevalence, partly due to limited nutritional knowledge among pregnant women. This community engagement aimed to enhance their understanding of pregnancy nutrition through multimedia-based education. A descriptive quantitative method with a pretest-posttest design was applied to 20 pregnant women at Klaten Tengah Public Health Center. The intervention involved an educational video and discussion session. Wilcoxon Signed-Rank Test showed a significant increase in knowledge scores from 78 to 98 (p = 0.0002). The results indicate that multimedia education effectively improves pregnant women’s knowledge of nutritional needs, supporting its use as a community-level strategy to prevent stunting.
Kajian Historis Bimbingan dan Konseling di SMK Negeri 2 Tasikmalaya Ibnu Hiban; Feida Noorlaila Isti’adah; Refriza Aqila; Zulfa Nadia; Gusti Mujiba Ahsana; Alya Oktaviani; An Nisaa Febrianti; Yuli Amelia
RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): Januari: RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/risoma.v3i1.585

Abstract

The historical foundation of guidance and counselling (BK) in Indonesia plays an important role in shaping the practice of BK services in various educational institutions, including at SMK Negeri 2 Tasikmalaya. This study uses a descriptive qualitative approach using interview, observation, and documentation methods aimed at examining the historical foundation and implementation of guidance and counselling (BK) services at SMK Negeri 2 Tasikmalaya, with resource person Mr Abdurrahman, one of the BK teachers. Currently, there are seven counselling teachers handling ±2,600 students with a ratio of 1:150. Each counselling teacher is responsible for one area, including mechanical, automotive, building, electrical, electrical, computer and broadcasting engineering. Observations showed that the school's counselling services include basic, responsive and specialisation services. The main challenges include the lack of counselling teachers, low understanding of the duties of counselling teachers by others, and complex student problems such as smoking. The counselling approach emphasises gradual reduction of negative behaviours and increasing students' trust in the counselling teacher through the principle of credit. The findings indicate the importance of increasing the number of counselling teachers to optimally meet students‘ needs and the need to educate school authorities about the duties and functions of counselling and provide a comprehensive overview of the strategic role of counselling in supporting students’ readiness to face academic and non-academic challenges.