Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PEMENFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK EVALUASI KEMAMPUAN LAHAN DAN ARAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN SAMIGALUH KABUPATEN KULON PROGO Janu Eko Herwanto; Agus Sudarsono; Bambang Syaeful Hadi
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 11, No 1 (2013): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.328 KB) | DOI: 10.21831/gm.v11i1.3567

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui kelas kemampuan lahan, mengetahui agihan kelas kemampuan lahan dan menentukan arahan penggunaan lahan yang sesuai dengan kemampuan lahan di wilayah Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Evaluasi kemampuan lahan menggunakan satuan unit lahan sebagai unit analisis evaluasi lahan untuk mengetahui kelas kemampuan lahan. Analisis kemampuan lahan dilakukan dengan metode pencocokan (matching) terhadap 16 varian satuan unit lahan hasil tumpangsusun (overlay) peta bentuk lahan, jenis tanah dan kemiringan lereng. Karakteristik lahan setiap satuan unit lahan diperoleh dari survei di lapangan dan analisis tanah di laboratorium. Arahan penggunaan lahan disesuaikan dengan kelas kemampuan lahan yang terbentuk di daerah penelitian. Hasil penelitian yang diperoleh, yaitu: (1) Wilayah Kecamatan Samigaluh terdapat tujuh kelas kemampuan lahan, yaitu: Kelas II-e, III-ew, IV-ew, VI-e, VI-es, VII-e dan VII-es; (2) Agihan kelas kemampuan lahan di wilayah Kecamatan Samigaluh, yaitu: Kelas II-e di Desa Purwoharjo dengan luas 19,273 Ha atau 0,28% daerah penelitian, Kelas III-ew di Desa Purwoharjo dengan luas 10,639 Ha atau 0,16% daerah penelitian, Kelas IV-ew di seluruh desa wilayah penelitian dengan luas 541,736 Ha atau 8,01% daerah penelitian, Kelas VI-e di seluruh desa wilayah penelitian dengan luas 1.933,980 Ha atau 28,59% daerah penelitian, Kelas VI-es di Desa Purwoharjo, Desa Sidoharjo, Desa Banjarsari, Desa Ngargosari, Desa Gerbosari serta Desa Kebonharjo dengan luas lahan sebesar 576,950 Ha atau 8,53% daerah penelitian, Kelas VII-e di Desa Purwoharjo, Desa Sidoharjo, Desa Purwoharjo, Desa Ngargosari dan Desa Gerbosari dengan luas lahan 269,126 Ha atau 3,98% daerah penelitian, dan Kelas VII-es di seluruh desa wilayah penelitian dengan luas keseluruhan 3.413,599 Ha atau 50,46% daerah penelitian; dan (3) Arahan penggunaan lahan yang sesuai dengan kemampuan lahan di wilayah Kecamatan Samigaluh, yaitu Kelas II-e untuk pertanian intensif, Kelas III-ew untuk pertanian sedang, Kelas IV-ew untuk pertanian terbatas, Kelas VI-e dan VI-es untuk penggembalaan sedang, perkebunan dan hutan produksi, Kelas VI-e dan VII-es untuk penggembalaan terbatas dan hutan produksi terbatas.Kata kunci: SIG, Evaluasi Kemampuan Lahan, Arahan Penggunaan Lahan.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM PENGEMBANGAN KAWASAN AGROPOLITAN DESA BEJIHARJO KABUPATEN GUNUNG KIDUL Galuh Citraningrum; Nurhadi Nurhadi; Bambang Syaeful Hadi
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 7, No 2 (2009): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.773 KB) | DOI: 10.21831/gm.v7i2.19094

Abstract

Pengelolaan Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pelaksanaan program pengembangan kawasan agropolitan dan mengetahui besarnya partisipasi masyarakat di Desa Bejiharjo dalam pelaksanaan program pengembangan kawasan agropolitan.Penelitian ini dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Variabel penelitian  yaitu pelaksanaan program pengembangan kawasan agropolitan dan partisipasi masyarakat. Populasi penelitian adalah seluruh kepala keluarga (KK) di Desa Bejiharjo yang berjumlah 4.229 KK. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 255 KK ditentukan dengan formula Isaac dan Michael dengan tingkat kesalahan 10%. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling (area sampling), teknik proportional sampling, teknik systematical random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan analisis skoring yang disajikan melalui tabel serta metode checklist untuk penentuan klasifikasi strata jenis agropolitan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pembangunan kawasan agropolitan di Desa Bejiharjo dalam kurun waktu tahun 2005-2009 belum seluruhnya tercapai secara optimal. Partisipasi masyarakat dalam program pengembangan kawasan agropolitan mempunyai skor 2117,88 dan berada pada tingkat partisipasi sedang. Kata Kunci: Pengelolaan kawasan, agropolitan, partisipasi masyarakat
URGENSI DIMENSI FAKTOR GEOGRAFIS DALAM PENENTUAN KEBIJAKAN KOMUNIKASI DAN INFORMASI Bambang Syaeful Hadi
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 5, No 1 (2007): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v5i1.14209

Abstract

Perkembangan dalam segala aspek kehidupan manusia mendorong pendekatan multidisipliner dan perkawinan antar cabang ilmu, diantara adalah Geografi Komunikasi sebagai hasil perpaduan Geografi dan Ilmu Komunikasi. Diantara faktor yang mempengaruhi karakteristik komunikasi, yang dikaji dalam geografi komunikasi adalah aspek-aspek geografis kaitannya dengan karakteristik komunikasi dan tingkah laku keruangan. Faktor geografis merupakan salah satu hal yang perlu dipertimbangkan dalam pembuatan kebijakan karena pembangunan fasilitas komunikasi dan upaya komunikasi bertujuan untuk pencapaian kesejahteraan akan tidak efektif. Faktor tersebut diantaranya: kedekatan dengan pusat-pusat kota, persebaran pusat-pusat kegiatan manusia, jarak dari pusat-pusat pelayanan masyarakat (kesehatan, pendidikan), aksesibilitas wilayah atau rute jalan, mobilitas penduduk, interaksi dengan wilayah lain. Kerangka kebijakan informasi perlu mempertimbangkan tiga trand, yakni : pertama, perkembangan industri informasi yang sangat pesat. Kedua, penggunaan yang lebih luas dimana informasi merupakan sumber bagi pemerintahan, dunia pendidikan maupun lembaga lainnya. Ketiga, penggunaan informasi oleh warga masyarakat untuk meningkat kehidupan atau kesejahteraan. Kata kunci : faktor geografis, kebijakan, komunikasi
APLIKASICITRARESOLUSITINGGIUNTUKPENILAIANKONDISIMANGROVEDIBEBERAPANEGARA Bambang Syaeful Hadi
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 10, No 1 (2012): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.312 KB) | DOI: 10.21831/gm.v10i1.3606

Abstract

Mangrovesebagaiekosistempentingkeberadaannyamakinterancamolehberbagaiaktivitasmanusiayangmengatasnamakanpembangunan,pemenuhankebutuhanlahandankayuyangmakintinggi,danminimnyapengelolaanmangrovekarenaterbatasnyabasisdatadanpetamangrove.Penelitian-penelitianterhadapmangroveyangdilakukanolehbeberapaahlidanpemerhatidenganmenggunakanteknikpenginderaanjauh,terutamadenganmenggunakancitrasatelitresolusitinggiQuickbirddanIkonosbertujuanuntukmemetakanmangrovedenganberbagaispesiesnya,memonitordanmenilaikondisi,danmerumuskanalternatifpengelolaanya.MetodeyangdigunakanolehbeberapapenelitiadalahinterpretasicitraQuickbirddanIkonosbaiksecaravisualmaupundigital.Padaumumnyametodepengumpulandatamenggabungkankerjalapangandenganinterpretasicitra.BeberapapenelitimenggunakanalatbantuAccuParuntukmemperolehnilaiLAIyangdigunakanuntukmengembangkanmodelstatistikregresidenganmelbatkannilaiNDVI.Hasil-hasilpenelitianmenunjukkanbahwateknikpenginderaanjauhkhususnyadengancitraresolusitinggiQuickbirddanIkonosdibeberapanegarasangatfektifuntukpengenalanspesiesmangrove,memetakannya,mengenalidanmengukurbiofisiknya,dankondisikesehatannya.Klasifikasihutanmangrovedapatdibuatsecaracepatdenganakurasiyangdapatdipertanggungjawabkan.Bantuanceklapangandananalisisstatistik(regeresi)dapatmengungkaphubunganyangeratantaraLAI,NDVIdengankarakteristikmangrovedilapangan.Katakunci:quickbird,NDVI,pemetaan,mangrove
PEMANFAATAN CITRA SATELIT QUICKBIRD UNTUK EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA DETAIL TATA RUANG KOTA YOGYAKARTA 1990 – 2010 (Kasus Bagian Wilayah Kota III) Hayu Ratnaningtyas; Bambang Syaeful Hadi
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 11, No 1 (2013): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v11i1.3564

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui seberapa besar penyimpangan penggunaan lahan dan jaringan jalan aktual terhadap Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK) Yogyakarta 1990-2010, dan (2) untuk mengetahui tingkat kesesuaian penggunaan lahan dan jaringan jalan tahun 2010 terhadap RDTRK Yogyakarta 1990-2010 berdasarkan hasil interpretasi citra satelit Quickbird. Daerah penelitian meliputi Bagian Wilayah Kota (BWK) III Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian terapan teknik penginderaan jauh dengan memanfaatkan citra Quickbird dan Sistem Informasi Geografi. Variabel fisik yang disadap dari citra yaitu bentuk penggunaan lahan dan jaringan jalan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode proporsional purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, interpretasi dan observasi. Analisis data dilakukan dengan cara tumpangsusun antara peta aktual 2010 dengan peta acuan RDTRK 1990-2010. Proses tumpangsusun dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak ArcGIS 9.3 dan menghasilkan tingkat kesesuaian penggunaan lahan dan jaringan jalan dengan kriteria sesuai, tidak sesuai, dan rencana yang tidak terealisasi. Penentuan tingkat kesesuaian dinyatakan dengan persentase yang diperoleh dari perhitungan dan pengolahan tabulasi pada SIG. Hasil evaluasi pada Bagian Wilayah Kota III RDTRK Yogyakarta 2010 menghasilkan: (1) Persentase kesesuaian rencana penggunaan lahan 66,29% dan ketidaksesuaian 33,71%: (2) Persentase kesesuaian rencana jaringan jalan 85,5%, ketidaksesuaian 12,2% dan tidak terealisasi 2,3%. Hasil ini menunjukkan kesesuaian RDTRK mencapai tingkat yang relatif tinggi untuk masing-masing materi rencana.Kata kunci: citra Quickbird, RDTRK, kesesuaianTHE UTILIZATION OF QUICKBIRD SATELLITE IMAGE
Utilization of Twitter Data in Deforestation Countermeasures in Pujon District, Malang Regency Kurniawati, Risa Amalia Kurniawati; Nursida Arif; Bambang Syaeful Hadi; Hastuti; Dyah Respati Suryo Sumunar
International Journal of Geography, Social, and Multicultural Education Vol. 2 No. 2 (2024): 1 October 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ijgsme.v2n2.p47-55

Abstract

Big data such as Twitter data has been widely used in social science studies, but its use in deforestation studies is still rare in Indonesia. Therefore, the purpose of this research is to find out what information can be identified through Twitter social media data. The data used in this research is quantitative Twitter data. The geotagged Twitter data was also visualized in the form of maps to help the description analysis process, which is the main analysis in this study. The results of this study show that Twitter deforestation in Pujon Sub-district, Malang Regency has an impact on the surrounding vegetation and hydrological conditions. In the implementation of deforestation countermeasures, we argue that Twitter data can be used in all phases. Twitter data in deforestation countermeasures especially its influence on vegetation and hydrology conditions. Another weakness is that the information from the Twitter data is not certain whether it represents the same demographic characteristics as the conditions in the field and the level of validity of the information that cannot be accounted for yet.
Peran Strategis Indonesia di Samudra Hindia dalam Dinamika Geopolitik Regional Khumar Shubham; Risa Amalia Kurniawati; Sri Ratna Sari; Rizky Arfiyanto; Bambang Syaeful Hadi; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 3 No. 7 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v3i6.2059

Abstract

The Indian Ocean plays a strategic role in regional geopolitics, particularly as a global trade route and a rich source of natural resources. Indonesia, with its strategic geographical position, plays a vital role in maintaining regional stability. This article examines Indonesia's role in maritime security, regional cooperation through forums such as the Indian Ocean Rim Association (IORA), and the challenges faced, including transnational threats such as piracy, human trafficking, and environmental degradation. Through maritime diplomacy and strengthening national capacity, Indonesia seeks to enhance its influence as a maritime nation. This study employs a descriptive qualitative method by analyzing policy literature related to geopolitics and maritime security. The findings highlight the importance of regional collaboration in addressing challenges in the Indian Ocean and Indonesia's strategic position in the region's geopolitical dynamics.
Exploring the legend and the myth in ocean and maritime life: A systematic literature review Olivia, Raisya Arzety; Ashari, Arif; Ervin, Muhamad; Hadi, Bambang Syaeful; Brotowiranti, Rayung Wulan; Reswari, Az-Zahra Ardhana; Yuangwidi, Kinanthi Purbaning; Salma, Greace Nanda Putri; Fitriana, Kamlia Nur; Abdullah, Nurul Hakimah Che; Zekeri, Fatihin Nabiha Mohd; Razali, Muhammad Syafiq
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 22 No. 2 (2024): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v22i2.78772

Abstract

Oceans cover about two-thirds of the Earth's surface and hold no less than 97% of the Earth's water. With this significant position, many mysteries still have yet to be revealed by various explorations and studies on the oceans. Here, we explore the oceans' and maritime world's legends and myths worldwide. This paper is a systematic literature review (SLR) organized using the PRISMA approach. Search keywords were determined using the PCC method. The documents reviewed were obtained from the Scopus database. A total of 436 documents were obtained, and 70 met the criteria based on selection in the extraction process and continued in the review stage. The findings of this study show that ocean and maritime myths are not always related to metaphysical myths. Some myths are philosophies of community life and semiotics. Myths related to metaphysics usually form local wisdom in the community. In summary, this study offers new insights into myths in the oceans, a topic that is still relatively rare in previous literature.
Spatial Analysis of Disaster Vulnerability in Wonolelo, Magelang Regency Arif, Nursida; Martiana, Aris; Hadi, Bambang Syaeful; Surjati, Endang; Widodo, Edi; Zanyc, Yuinta Diaz Aprilia; Akhmad, Afandi; Fathoni, Muhammad Rizal
JOURNAL OF TROPICAL SOILS Vol 30, No 1: January 2025
Publisher : UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5400/jts.2025.v30i1.37-43

Abstract

This research aims to assess the level of disaster vulnerability in the Wonolelo tourist village area using spatial analysis with an overlay method of several factors causing disaster vulnerability. The location of Wonolelo Village on the slopes of Mount Merapi with a rather steep to steep topography makes Wonolelo Village very vulnerable to landslides and the eruption of Mount Merapi. The research results show that Wonolelo Village has a high vulnerability to volcanic disasters (63.71%) and medium vulnerability to landslides (99.12%). The findings of this research can be used to inform disaster mitigation policies and strategies in Wonolelo Village and other vulnerable areas. 
Spatial Analysis of Disaster Vulnerability in Wonolelo, Magelang Regency Arif, Nursida; Martiana, Aris; Hadi, Bambang Syaeful; Surjati, Endang; Widodo, Edi; Zanyc, Yuinta Diaz Aprilia; Akhmad, Afandi; Fathoni, Muhammad Rizal
JOURNAL OF TROPICAL SOILS Vol. 30 No. 1: January 2025
Publisher : UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5400/jts.2025.v30i1.37-43

Abstract

This research aims to assess the level of disaster vulnerability in the Wonolelo tourist village area using spatial analysis with an overlay method of several factors causing disaster vulnerability. The location of Wonolelo Village on the slopes of Mount Merapi with a rather steep to steep topography makes Wonolelo Village very vulnerable to landslides and the eruption of Mount Merapi. The research results show that Wonolelo Village has a high vulnerability to volcanic disasters (63.71%) and medium vulnerability to landslides (99.12%). The findings of this research can be used to inform disaster mitigation policies and strategies in Wonolelo Village and other vulnerable areas.Â