Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI APLIKASI ENKRIPSI SHORT MESSAGE SERVICE (SMS) BERBASIS ANDROID Aries Gumilar Pratama; Anton .; Firmansyah .
JURNAL TEKNIK KOMPUTER AMIK BSI Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Teknik Komputer AMIK BSI
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.978 KB) | DOI: 10.31294/jtk.v1i1.229

Abstract

ne"> Abstract—Android smartphones are very popular today becauseit is rich in features, ranging from multimedia, gaming applicationsalso practically very varied, but behind a myriad of featuresandroid smartphone still has some of the same functionality as aregular phone, and it arguably can not be separated because it isbasic functions of a mobile phone, one of which is a feature of theShort Message Service (SMS) which serves to send and receiveshort messages. function default SMS application is still frequentlyused, in this thesis the author makes SMS encryption application, itis intended that the contents of confidential messages can bedelivered safely without having to worry about the content of themessage is known by others. Methods for securing the contents ofthe message that is using encryption methods. Encryption is aprocess of converting an original message (plaintext) into a specialcode that can not be read and unintelligible (ciphertext), themessage is the one that will be sent by SMS to the sender using thekey, and to be able to read or restore contents of the messages thathave been encrypted need a decryption process, the process iscarried out by the SMS recipient by entering the same key with akey that is used by the sender. This method is also called SymmetricAlgorithms, the algorithm uses the same key for both encryptionand decryption process.Intisari— Smartphone Android dewasa ini sangat populer karenakaya akan fitur, mulai dari multimedia, game juga aplikasi yang bisadibilang sangat bervariatif, namun dibalik segudang fitur smartphoneandroid masih memiliki beberapa fungsi yang sama dengan ponselbiasa, dan hal ini bisa dibilang tidak bisa terlepas karena merupakanfungsi dasar dari sebuah ponsel, salah satunya adalah fitur ShortMessage Service (SMS) yang berfungsi untuk mengirim danmenerima pesan singkat. fungsi aplikasi SMS bawaan ini masihsering digunakan, pada tugas akhir ini penulis membuat aplikasiSMS enkripsi, hal ini dimaksudkan agar isi pesan yang bersifatrahasia dapat dikirim dengan aman tanpa harus khawatir isi pesantersebut diketahui oleh orang lain. Metode untuk mengamankan isipesan tersebut yaitu menggunakan metode enkripsi. Enkripsimerupakan suatu proses mengubah suatu pesan asli (plaintext)menjadi sebuah kode-kode khusus yang tidak bisa terbaca dan tidakdapat dimengerti (ciphertext), pesan ini lah yang nantinya akandikirim oleh si pengirim SMS dengan menggunakan kunci, dan untukdapat membaca atau mengembalikan isi pesan yang telah dienkripsitersebut diperlukan suatu proses dekripsi, proses ini dilakukan oleh sipenerima SMS dengan cara memasukan kunci yang sama dengankunci yang digunakan oleh si pengirim. Metode ini disebut jugaSymmetric Algorithms, yaitu algoritma menggunakan kunci yangsama baik untuk proses enkripsi maupun untuk proses dekripsi.Kata Kunci: Android, Enkripsi, Dekripsi, SMS
PEMAHAMAN HUKUM MASYARAKAT TERHADAP PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NO 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DI KECAMATAN PITUMPANUA KABUPATEN WAJO FIRMANSYAH .; HERI TAHIR
Jurnal Tomalebbi Volume 1, Nomor 1, Maret 2014
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.528 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengkaji pengetahuan hukum berlalu lintas masyarakat di Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo, Untuk mengetahui faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan UU no 22 Tahun 2009 bagi masyarakat di Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo, dan Untuk mengetahui langkah-langkah yang ditempuh aparat kepolisian dalam pelaksanaan UU no 22 Tahun 2009 di Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jumlah populasi sebanyak 16.846 orang dan sampelnya mengunakan Random Sampling  (sampel acak) jadi jumlahnya disesuaikan dengan keperluan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pemahaman hukum masyarakat di Kecamatan Pitumpaua Kabupaten Wajo tentang Undang-Undang No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan masih sangat kurang. Hal ini disebabkan karna kurangnya sosialisasi dan perhatian masyarakat dalam mematuhi peraturan-peraturan yang terkandung di dalam Undang-Undang tersebut. Jika di lihat di lapangan masyarakat lebih cenderung  tidak memperdulikan peraturan yang ada jika dihadapkan dengan kepentingan pribadinya maupun kepentingan umum. Pada hal di dalam  Undang-Undang No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan telah banyak mengatur tentang keselamatan berkendara di jalan raya. 2) Faktor pendukung terlaksananya Undang-Undang No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan di Kecamatan Pitumpanua dan Kabupaten Wajo, terdapat 3 (Tiga) Faktor yaitu: Manusia, Penegak Hukum dalam hal ini Polisi Lalulintas dan Sarana dan Prasarana. 3) Faktor penghambat terlaksananya Undang-Undang No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan di Kecamatan Pitumpanua dan Kabupaten Wajo menurut masyarakat ada 3 (Tiga) Faktor yaitu: Manusia, Penegak Hukum dalam hal ini Polisi Lalulintas dan Sarana dan Prasarana, 4)Upaya-upaya yang dilakukan oleh aparat Polisi lalulintas yakni selain melakukan sosialisasi kepada masyrakat dan anak-anak sekolah, juga memeriksa surat-surat dan kelengkapan kendaraan bermotor roda dua yang ada di jalan sekaligus melakukan pemeriksaan secara besar-besaran tiap minggu guna memberikan masyarakat efek jerah bagi tiap pelanggaran yang mereka lakukan. KATA KUNCI: Pemahaman Hukum Masyarakat, UU No. 22 Tahun 2009
PERKEMBANGAN EKONOMI KABUPATEN/KOTA DAN KINERJA KEUANGAN DAERAH DI JAWA TENGAH PADA ERA OTONOMI Firmansyah .
Jurnal Bisnis dan Ekonomi Vol 21 No 1 (2014): vol. 21 no. 1 EDISI MARET 2014
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.866 KB)

Abstract

The broad distribution of authority from central to local local government, which is known as autonomy, in impelentation of the development and budget management, is aim to accelerate the achievement of public welfare through serviceimprovement, empower and enhance the participation of community, and in addition to increase regional competitiveness. Overall, the performance of Central Java economy is good, which can be seen in the development of some indicators suchas economic growth, the increase of per capita income, a decrease in the number of the poor as well as an increase in the Human Development Index. However, the indicators of regions is exist and and the income inequality of household arewidened in autonomy era. As the district/city level in Indonesia in general, the financial independence of the districts/cities in Central Java province are below 30 per cent with the capital expenditure below 25 per cent. Although most of thedistricts/cities have the ability to cover the expenditure with revenue, but the budget surplus policy is not necessarily appropriate by the reason of excessive austerity, lead to lack of attention of the government especially in infrastructureinvestment spending.Keywords: Economic growth, inequality, local budget performance