Articles
Edukasi Pencegahan Stunting Melalui Pemberian ASI Eksklusif Pada Masyarakat: Edukasi Pencegahan Stunting Melalui Pemberian ASI Eksklusif Pada Masyarakat
Dewina Susanti;
Rika Dewi
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (628.547 KB)
|
DOI: 10.53770/amjpm.v1i2.85
Aceh is one of the provinces with the highest prevelance of stunting above the national figure with a stunting prevelance of 37%. During the covid_19 pandemic, the community’s space to seek sustenance was hampered, thus affecting the economy to fulfill nutritional sources for children. This activity aims to increase public knowledge about the dangers of stunting and the benefits of exclusive breastfeeding which is rich in nutrition and cheap in stunting prevention. The activities carried out were in the form of educating the benefits of exclusive breastfeeding and the nutrients contained in breast milk as well as demonstrations of Oxytocin massage to facilitate breast milk production for mothers in the community in Meunasah Kulam village, Mesjid Raya district, Kabupaten Meunasah Kulam, Aceh Besar, Aceh Province. The results of this service, mothers can know the importance of exclusive breastfeeding to reduce the incidence of stunting. It is hoped that after public education, especially mothers who have babies and women of childbearing age, husband and wife can apply exclusive breastfeeding to reduce the incidence of stunting.
Pengaruh Aromateraphy Lemon (cytrus) terhadap Penurunan Nyeri Dismenore pada Santriwati di Dayah Al-Ikhlas Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Putri Kurniawati;
Dewina Susanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (247.632 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6287
Latar Belakang: Aromateraphy lemon merupakan salah satu relaksasi untuk menurunkan nyeri menstruasi. Minyak aromaterapi lemon mempunyai kandungan limeone 66-80, geranil asetat, netrol, terpine 6-14%, a pinene 1-4%, dan mrcyne. Limeone ini merupakan komponen utama dalam senyawa kimia jeruk yang dapat menghambat sistem kerja prostaglandin sehingga dapat mengurangi nyeri. Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana pengaruh Aromateraphy Lemon terhadap penurunan nyeri dismenorea pada remaja yang mengalami dismenorea di Dayah Al-Ikhlas Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah Penelitian Kuantitatif Eksperimen, Penelitian ini terdiri dari satu kelompok intervensi yang di beri Aromatherapy lemon, sebelum diberikan aromatheraphy lemon pada kelompok akan dilakukan pengukuran sebelum diberikan (Pre-test) dan sesudah diberikan aromatheraphy lemon (post-test). Penelitian ini dilakukan di Dayah Al-Ikhlas Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Populasi dalam penelitian ini adalah Santriwati kelas 6 yang mengalami dismenorea di Dayah Al-Ikhlas. Tehnik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder dan diolah kedalam analisis univariat dan bivariat. Hasil: Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh aromateraphy Lemon terhadap penurunan nyeri pada Santriwati di Dayah Al-Ikhlas dengan nilai p value (0,001) < ? (0,05) jadi Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: Ada pengaruh Aromateraphy Lemon terhadap penurunan intensitas nyeri pada Santriwati di Dayah Al-Ikhlas. Diharapkan kepada responden untuk dapat dijadikan informasi mengenai cara pencegahan rasa nyeri saat menstruasi sehingga menurunkan angka kejadian nyeri saat dismenorea.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Siswa/I Kelas X dan XI dalam Menerapkan Protokol Kesehatan pada Masa New Normal di SMA Negeri 1 Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Tahun 2021
Saudah Saudah;
Dewina Susanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (284.173 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6293
Diawal 2020 dunia di gemparkan dengan merebaknya virus baru yaitu Coronavirus Disease-19 (covid-19). Menurut data WHO angka kejadian covid-19 pada 13 Juni 2021, terdapat 220 negara yang terkonfirmasi terjangkit covid-19 dengan total kasus covid-19 di dunia menembus 175.306.598 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 3.792.777 orang, sementara total pasien sembuh sebanyak 160.359.997 orang. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan siswa/i kelas X dan XI dalam menerapkan protokol kesehatan pada masa new normal di SMA Negeri 1 Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Tahun 2021. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini menggunakan metode Survey analitik dengan pendekatan Cros sectional yang dilakukan pada tanggal 22-23 September 2021 di SMA Negeri 1 Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Tahun 2021. Populasi pada penelitian ini adalah siswa/i kelas X dan XI yang terdiri dari 13 kelas yang berjumlah 379 siswa. Pengambilan sampel menggunakan tehnik Probability sampling secara Simple random sampling yang terdiri dari 79 orang responden, instrument dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang dibuat dalam bentuk ceklist dan pilihan ganda. Analisa data menggunakan analisa Univariat dan Bivariat dengan metode Chi-aquare test. Hasil Penelitian : Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan adanya hubungan pengetahuan dengan kepatuhan protokol kesehatan (p-value 0,000< 0,05). Adanya hubungan sikap dengan kepatuhan protokol kesehatan (p-value 0,000< 0,05). Terdapatnya hubungan motivasi dengan kepatuhan protokol kesehatan (p-value = 0,000< 0,05). Kesimpulan: Adanya hubungan pengetahuan, sikap dan motivasi dengan kepatuhan protokol kesehatan.
Peran Posyandu selama Pandemi Covid-19 untuk Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Geuceu Komplek Kota Banda Aceh Tahun 2021
Dewina Susanti;
Saudah Saudah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (230.093 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6297
Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat guna memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan untuk mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi. Untuk mengetahui peran Posyandu selama pandemi covid-19 untuk peningkatan kesehatan ibu dan anak di Desa Geuceu Komplek. Penelitian ini merupakan penelitian kualitiatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah 2 kader posyandu, 2 ibu hamil, 2 ibu balita Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi yang dibantu dengan instrumen pendukung berupa pedoman observasi dan pedoman wawancara. Teknik cuplikan yang dilakukan adalah Snowball sampling. Hasil penelitian Bahwa Peran posyandu terhadap KB, Gizi dan Imunisasi sudah bagus tetapi KIA di Desa Geuceu Komplek belum Optimal karena pada pemeriksaan kehamilan belum bisa dilakukan pemeriksaan fisik langsung, karena mengingat sekarang lagi dalam kondisi pandemi covid-19.Peran posyandu terhadap KB, Gizi dan Imunisasi sudah bagus tetapi KIA di Desa Geuceu Komplek belum Konduksif.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang Anemia dengan Resiko Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah di Puskesmas Banda Raya Tahun 2021
Dewina Susanti;
Putri Kurniawati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (314.415 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6298
penyebab kematian neonatal. Ada beberapa faktor yang menyebabkan BBLR seperti ibu hamil dengan anemia, usia kehamilan, status gizi dan juga pengetahuan ibu hamil. Menambah pengetahuan ibu hamil merupakan upaya strategis untuk mengurangi angka kematian bayi. T\ujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan resiko kejadian BBLR di Puskesmas Banda Raya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Banda Raya pada tanggal 29 Mei s/d 12 Juni 2021. Populasi sebanyak 105 orang. Sampel diambil secara Simple Random Sampling sebanyak 51 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan rekam medik. Analisis data dilakukan melalui univariat dan bivariat dengan menggunakan statistik chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ibu hamil yang beresiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah dengan pengetahuan sedang sebanyak 11 responden (44%) dan yang tidak beresiko sebanyak 14 responden (56%) sedangkan responden yang pengetahuannya tinggi terdapat 2 responden (7,7%) yang beresiko melahirkan bayi dengan BBLR dan yang tidak beresiko sebanyak 24 responden (92,3%). Hasil uji statistik chi-square (p<0,05) menunjukkan p-value sebesar 0,003. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan resiko kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR).
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Imunisasi Lanjutan pada Usia 18 Bulan di Aceh Besar
Dewina Susanti;
Desria Mauliati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (280.841 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6299
Imunisasi lanjutan adalah imunisasi ulangan untuk mempertahan kan tingkat kekebalan atau untuk memperpanjang masa perlindungan.Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui Cakupan Imunisasi Lanjutan dan Faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian imunisasi. Metode Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional dilakukan pada 10 April 2021 sampai 10 Juni 2021, kuesioner diberikan pada 96 responden di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Aceh Besar. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan rumus lameshow. Hasil penelitian Cakupan imunisasi lanjutan pada usia 18 bulan adalah 26%. Faktor– faktor yang mempengaruhi seperti takut akan efek samping imunisasi adalah 41%, anak sering sakit 45% dan beranggapan imunisasi haram 63,5%. Sementara yang menjawab tidak setuju akan takut akan efek samping imunisasi adalah 59%, anak sering sakit 55% dan beranggapan imunisasi haram 36,5%. Hubungan antara imunisasi lanjutan dengan takut akan efek samping imunisasi dan menyetujui imunisasi haram berdasarkan penelitian menunjukkan hasil yang tidak bermakna yaitu P = 1,00, artinya tidak ada hubungan antara imunisasi lanjutan dengan takut akan efek samping imunisasi dan menyetujui imunisasi haram. Sementara Hubungan antara imunisasi lanjutan dengan anak sering sakit hasilnya P = 0,28, artinya tidak ada hubungan antara imunisasi lanjutan dengan anak sering sakit.Kesimpulan:Tidak ada hubungan yang bermakna antara imunisasi lanjutan padausia 18 bulan dengan faktor takut akan efek samping imunisasi (p = 1,00), faktoranak sering sakit (p = 0,28) dan faktori munisasi haram (p = 1,00)
NUTRITION IN PREGNANCY
Fitria;
Risna Fazlaini;
Dewina Susanti;
Nizam Mauyah
International Conference on Education, Science, Technology and Health (ICONESTH) 2023: ICONESTH
Publisher : International Conference on Education, Science, Technology and Health (ICONESTH)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46244/iconesth.vi.235
Based on the mid upper arm circumference, 23.9% of the pregnant women were found to be undernourished (MUAC < 23.0 cm). The Ministry of Health announced the results of the Indonesia Nutrition Status Survey (INSS) at the National Family Planning Coordinating Board (BKKBN) National Working Meeting, where the prevalence of stunting in Indonesia decreased from 24.4% in 2021 to 21.6% in 2022. Researchers conducted a systematic search using a computer and explored the electronic databases PubMed in November 2023. Using PRISMA procedures, a systematic review was conducted by searching in biomedical databases clinical trials and interventions for pregnant women. The PubMed Central search strategy yielded a total amount of 386 articles. Based on the analysis, optimizing weight gain during pregnancy according to IOM recommendations includes maintaining a normal BMI at the beginning of pregnancy. First, clinicians should assess the mother's pre-pregnancy weight, recommend weight gain during pregnancy, and create a weight gain plan during pregnancy by developing a curve or graph. Second, individual assistance and counseling are provided before and during pregnancy to help mothers choose a diet and physical activity that play a role in controlling weight gain. Third, assisting mothers in returning to normal BMI postpartum. Fourth, the increase in daily calorie requirements is only about 340 Kcal/day in the second trimester and 450 Kcal/day in the third trimester. For multiple pregnancies, the increase in calories is calculated based on per fetus, requiring an additional 300 Kcal/day.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PERAWATAN TALI PUSAT DI PMB NOVI KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2025
Dewina Susanti;
Kaifar Nuha;
Cut Aprisca;
Nur Afifah;
Sanita Sanita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5417
Perawatan pencegahan dan pengendalian infeksi pada bayi baru lahir bergantung pada kesadaran dan pengetahuan yang dimiliki oleh ibu. Rendahnya pengetahuan ibu mengenai perawatan tali pusat dapat menyebabkan terjadinya infeksi, karena tali pusat merupakan jalan utama masuknya infeksi pada bayi baru lahir. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu tentang perawatan tali pusat di PMB Novi Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar pada tahun 2025. Metode Penelitian: Bersifat analitik dengan pendekatan cross-sectional dan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 33 orang. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 12 hingga 16 Agustus 2025 dengan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa hasil uji statistik ada hubungan tingkat pendidikan dengan pengetahuan ibu tentang perawatan tali pusat dengan p value 0,000, ada hubungan pendidikan kesehatan saat antenatal care dengan pengetahuan ibu tentang perawatan tali pusat dengan p value 0,024, ada hubungan budaya dengan pengetahuan ibu tentang perawatan tali pusat dengan p value 0,000.
DEMONSTRASI TEKNIK PERAWATAN PERINEAL DALAM PENCEGAHAN DIAPER RASH PADA BAYI DI DESA WEURAYA KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2024
Cut Efriana;
Dewina Susanti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4868
Pengetahuan dan kemampuan ibu dalam merawat bagian perineal bayi sangat diperlukan. Kemampuan ibu dalam perawatan perineal sama halnya dengan merawat kulit bayi, di Desa Weuraya Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar Januari-Oktober 2024, Jumlah bayi laki-laki dan bayi perempuan yaitu berjumlah 298 bayi, dan terdapat 4 ibu yang masih salah dalam perawatan perineal pada bayi dan 6 orang ibu yang sudah bisa melakukan perawatan perineal pada bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui teknik perawatan perineal dalam pencegahan diaper rash pada bayi di Desa Weuraya Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan studi kasus dengan jumlah sampel 2 subjek/informan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 17 s/d 21 November 2024 di Desa Weuraya Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada kedua responden yaitu responden I dan responden II dengan teknik perawatan perineal dalam pencegahan diaper rash pada bayi, yaitu dengan cara responden I mampu melakukan teknik perawatan perineal menggunakan tisu basah dengan cara mengusap dari depan ke belakang untuk membersihkan kotoran. Dan pada responden II mampu melakukan teknik perawatan perineal dengan mengeringkan area genetalia bayi menggunakan handuk atau kain yang lembut dengan cara menepuk-nepuknya, maka peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa teknik perawatan perineal ini efektif dilakukan.
DEMONSTRASI TEKNIK PERAWATAN PERINEAL DALAM PENCEGAHAN DIAPER RASH PADA BAYI DI DESA WEURAYA KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2024
Cut Efriana;
Dewina Susanti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4868
Pengetahuan dan kemampuan ibu dalam merawat bagian perineal bayi sangat diperlukan. Kemampuan ibu dalam perawatan perineal sama halnya dengan merawat kulit bayi, di Desa Weuraya Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar Januari-Oktober 2024, Jumlah bayi laki-laki dan bayi perempuan yaitu berjumlah 298 bayi, dan terdapat 4 ibu yang masih salah dalam perawatan perineal pada bayi dan 6 orang ibu yang sudah bisa melakukan perawatan perineal pada bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui teknik perawatan perineal dalam pencegahan diaper rash pada bayi di Desa Weuraya Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan studi kasus dengan jumlah sampel 2 subjek/informan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 17 s/d 21 November 2024 di Desa Weuraya Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada kedua responden yaitu responden I dan responden II dengan teknik perawatan perineal dalam pencegahan diaper rash pada bayi, yaitu dengan cara responden I mampu melakukan teknik perawatan perineal menggunakan tisu basah dengan cara mengusap dari depan ke belakang untuk membersihkan kotoran. Dan pada responden II mampu melakukan teknik perawatan perineal dengan mengeringkan area genetalia bayi menggunakan handuk atau kain yang lembut dengan cara menepuk-nepuknya, maka peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa teknik perawatan perineal ini efektif dilakukan.