Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH DUKUNGAN SUAMI DAN KARAKTERISTIK IBU POSTPARTUM DENGAN KEJADIAN BABY BLUES DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH TAHUN 2024 Dewi, Rika; Nuha, Kaifar; Kurniawati, Putri; Safitri, Ayu; Yasmita, Heni; Ani, Fitri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4348

Abstract

Latar belakang: Baby blues dapat berkembang menjadi gejala depresi mayor, lebih dari 20% ibu yang mengalami baby blues akan berkembang menjadi gejala depresi mayor dalam satu tahun setelah melahirkan. Apabila baby blues tidak ditangani dengan serius, maka akan berkembang menjadi depresi postpartum dan kondisi yang paling berat bisa sampai postpartum psychosis. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh dukungan suami dan karakteristik ibu postpartum dengan kejadian baby blues di Wilayah Kerja Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh Tahun 2024. Metode penelitian: bersifat analitik dengan pendekatan Cross Sectional dengan tehnik pengambilan sampel secara Random Sampling dengan jumlah sampel 55 orang. Waktu penelitian ini dilakukan pada tanggal 8 Agustus 2024 dengan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi square.Hasil penelitian: menunjukkan bahwa dari 55 responden sebagian besar tidak mengalami baby blues sebanyak 42 responden (76,4%), mendapat dukungan suami sebanyak 40 responden (72,7%), berusia 20-35 tahun sebanyak 41 responden (74,5%), berpendidikan menengah sebanyak 30 responden (54,5%), multipara sebanyak 38 responden (69,1%), memiliki pendapatan diatas UMP sebanyak 40 responden (72,7%), jenis persalinan normal sebanyak 45 responden (81,8%), dukungan suami dengan p value 0,003, usia dengan p value 0,003, pendidikan dengan p value 0,005, paritas dengan p value 0,003, pendapatan p value 0,003 dan jenis persalinan dengan p value 0,007. Kesimpulan dan saran: ada pengaruh dukungan suami, usia, pendidikan, paritas, pendapatan dan jenis persalinan dengan kejadian baby blues. Diharapkan kepada responden untuk meningkatkan pengetahuan dan motivasi dengan menggali informasi tentang baby blues dari berbagai sumber seperti dari petugas kesehatan dan buku.Kata Kunci: Dukungan Suami, Karakteristik Ibu Postpartum, Baby BluesBackground: Baby blues can develop into major depressive symptoms, more than 20% of mothers who experience baby blues will develop into major depressive symptoms within one year after giving birth. If baby blues is not treated seriously, it will develop into postpartum depression and the most severe condition can be postpartum psychosis.Research Objective: to determine the effect of husband's support and characteristics of postpartum mothers on the incidence of baby blues in the Baiturrahman Health Center Work Area, Banda Aceh City in 2024. Research method: analytical with a Cross Sectional approach with a Random Sampling sampling technique with a sample size of 55 people. The time of this research was conducted on August 8, 2024 with univariate and bivariate analysis with the Chi square test.The results of the study: showed that out of 55 respondents, most did not experience baby blues as many as 42 respondents (76.4%), received support from their husbands as many as 40 respondents (72.7%), aged 20-35 years as many as 41 respondents (74.5%), had secondary education as many as 30 respondents (54.5%), were multiparous as many as 38 respondents (69.1%), had income above the UMP as many as 40 respondents (72.7%), type of normal delivery as many as 45 respondents (81.8%), husband's support with p value 0.003, age with p value 0.003, education with p value 0.005, parity with p value 0.003, income p value 0.003 and type of delivery with p value 0.007. Conclusion and suggestions: there is an influence of husband's support, age, education, parity, income and type of delivery on the occurrence of baby blues. Respondents are expected to increase their knowledge and motivation by exploring information about baby blues from various sources such as from health workers and books.Keywords: Husband support, Characteristics of Postpartum Mothers, baby blues
Study of Risk Factors for Stunting Incidents in Children Under Five in The Highlands and Lowlands of Pidie Regency Rika Dewi; Putri Ilham Sari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 11 (2025): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i11.13287

Abstract

Stunting has been a prevalent health issue in Indonesia, and Aceh Province is not exempt from this challenge. This situation has placed a substantial responsibility on all stakeholders to collaboratively work towards reducing stunting cases in Aceh. This study aimed to investigate the risk factors associated with stunting in both the highland and lowland areas of Pidie Regency. This study employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. The instrument used was a questionnaire, a total sampling technique was applied to survey 30 mothers with children under 2 years old in Tangse Sub-district and other 30 mothers in Mutiara Sub-district. In the highlands, specifically Tangse Sub-district, four predictors were identified as significant contributors to stunting, namely socio-economics (p value: 0.013), parents’ educational background (p value: 0.036), pregnancy checks (p value: 0.005), and nutritional intake (p value: 0.011). On the other hand, in a lowland area, in Mutiara Sub-district, additionally, parenting patterns (p value: 0.002) and exclusive breastfeeding (p value: 0.001) were identified as two other significant predictors of stunting in this region.The analysis leads to the conclusion that stunting prevalence was higher in the highlands of Tangse Sub-district (60%) compared to in the lowlands of Mutiara Sub-district(20%).
Asesmen  Kejadian Baby Blues pada Ibu Postpartum di Desa Lagang, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar Rika Dewi Dewi; Putri Ilham Sari
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v1i4.134

Abstract

Postpartum (puerperium) merupakan masa yang dimulai setelah plasenta keluar dan berakhirketika alat-alat kandungan kembali pulit seperti semula. Masa nifas ini terjadi dalam mingguminggupertam setelah kelahiran (antara 4 sampai 6 Minggu. Tujuan pengabdian ini untukmengetahui berapa banyak ibu yang mengalami gejala baby blues dan faktor penyebab baby bluespada ibu. Jenis kegiatan ini dalam bentuk kualitatif dengan metode pengumpulan data melaluiwawancara dan dianalisis secara mendalam terhadap 6 orang responden di Desa Lagang AcehBesar pada bulan Mei 2024 . Dari Ke enam ibu yang menjadi responden diketahui bahwa belumsemuanya memahami tentang gejala baby blues. Hasil pengukurang didapatkan 50% ibumengalami baby blues berat dan 50% baby blues ringan. Faktor penyebab baby blues berat terjadipada ibu yang usianya di atas 25 tahun, memiliki jumlah lebih dari 2 dengan jarak anak yangterlalu dekat. Mengatur jarak kelahiran anak dengan menggunakan kontrasepsi yang sosokdengan ibu dan membatasi jumlah anak agar tidak terjadi baby blues lagi ke depannya.