Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PRODUKSI DAN KECERNAAN IN-VITRO RUMPUT GAJAH PADA BERBAGAI IMBANGAN PUPUK NITROGEN DAN SULFUR Sri Susanti
BUANA SAINS Vol 7, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.858 KB) | DOI: 10.33366/bs.v7i2.192

Abstract

The research was aimed to observe production and in-vitro digestibility of Elephant grass with different ratio N : S fertilizer. This research with experimental methods was executed in two phases. The first phase was Elephant grass cultivation with different ratio of N : S fertilizer. The second phase was measurement of in-vitro digestibility. Seven treatments and three blocks were arranged in a Randomized Block Design. The results showed that fertilization of S did not significantly affect production and digestibility of Elephant grass. Over application S fertilizer reduced in-vitro digestibility (dry matter / DM and organic matter / OM). The best of DM digestibility (62,59%) and OM digestibility (65,41%) were at ratio N : S fertililzer = 300 : 0
PEMANFAATAN DAUN KELOR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI TERNAK KELINCI NEW ZEALAND WHITE Eko Marhaeniyanto; Sugeng Rusmiwari; Sri Susanti
BUANA SAINS Vol 15, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.053 KB) | DOI: 10.33366/bs.v15i2.369

Abstract

Field research was conducted in the Laboratory of Animal Husbandry University Tribhuwana Tunggadewi Malang. The aim of research to find out the supplementation of Moringa oleifera Lamm leaves (MOL) on basal diets (the grass and pollard) on feed intake, average daily gain and litter size of rabbits.The method used is the method of experiment, a randomized block design (RBD) with 4 treatments and 4 replicates. The treatments tested are P0: grass Cynodon plectostachyus + Pollard; P1: grass Cynodon plectostachyus + (Pollard 90% + MOL 10%); P2: grass Cynodon plectostacius + (Pollard 80% + MOL 20%); P3: grass Cynodon plectostacius + (Pollard 70% + MOL 30%).The results showed that the dry matter feed intake ranged from 98 to 120 g/head/day (± 4-5% of body weight DM),the average daily gains (g/head/day) P0, P1, P2 and P3 each are 9,69a ± 1,77g, 13,48ab±3,05g; 18,96b±5,91gdan 19,83b±7,21and the average litter size of the P0, P1, P2 and P3 each are 6,25a + 0.95; 6,75a+0,50; 7,50ab+0,57; 8,75b+0,95.Conclusion of the study that the use of Moringa oleifera Lamm leaves as feed supplement concentrate female New Zealand White rabbits can increase feed intake, body weight gain and increase litter size. Suggestions for use of Moringa oleifera Lamm leaves powder ranging from 10 to 30% of concentrate feed rabbits
PROFIL DARAH KAMBING PERANAKAN ETAWA JANTAN MUDA YANG DISUPLEMENTASI DAUN TANAMAN DALAM KONSENTRAT Eko Marhaeniyanto; Sri Susanti; Bambang Siswanto; Ariani Trisna Murti
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2019 "Inovasi Cerdas dan Teknologi Hijau untuk Industri 4.0"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.932 KB)

Abstract

Daun tanaman yang memiliki kandungan nutrisi tinggi, protein kasar > 18%, vitamin, mineral sangat dibutuhkan ternak ruminansia. Peningkatan produksi ternak ruminansia dapat dilakukan dengan suplementasi daun tanaman dalam pakan konsentrat. Penelitian untuk mengetahui profil darah kambing peranakan etawah (PE) dengan pemberian daun kelor, gamal, sengon dan randu  dalam pakan konsentrat. Materi penelitian terdiri dari 16 ekor kambing PE jantan muda umur ± 10-12 bulan (PI0-PI1)dengan bobot badan (BB) awal 19,36±2,60 kg, ditempatkan pada kandang individu. Ternak mendapatkan suplementasi konsentrat 1%BB terlebih dahulu, kemudian diberikan tebon jagung 2,5% BB yang didasarkan bahan kering (BK). Air minum diberikan ad-libitum. Variabel yang diamati adalah profil darah dan pertambahan bobot badan harian. Sampel darah diambil melalui vena jugularis. Analisis darah menggunakan ABX micros 60 Haemotology Analyzer Specification. Profil darah kambing PE menghasilkan haemoglobin darah (9,43-10,18 g/dl), leukosit (58,38-72,83/mm3), eritrosit (5,08-6,81 x 106/mm3), hematokrit  (18,33-22,78%), kadar glukosa darah (60,25-64,25mg/dl),  ureum darah (37,25-41,55 mg/dl), albumin (1,90-2,11 g/dl) dan globulin  (2,83-4,05 g/dl) dan antar perlakuan tidak berbeda nyata (P>0,05). Profil darah kambing PE jantan muda dalam kisaran normal dan sehat serta ternak tidak mengalami gangguan metabolisme, serta memberikan penampilan pertambahan bobot badan harian kambing PE jantan muda sebesar 75,9 – 117 g/ekor/hari.
SUPLEMENTASI DAUN TANAMAN POHON SEBAGAI SUMBER PROTEIN DALAM PAKAN KONSENTRAT UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KAMBING PEJANTAN MUDA Eko Marhaeniyanto; Sri Susanti; Bamang Siswanto; Ariani Trisna Murti
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2018 "Inovasi IPTEKS untuk mendukung Pembangunan Berkelanjutan"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.702 KB)

Abstract

Penelitian ini tentang suplementasi daun kelor, gamal, sengon dan randu masing-masing sebanyak 30% dalam pakan konsentrat, dan protein kasar 18%. Tujuan penelitian mencari komposisi terbaik suplementasi daun tanaman pohon sebagai bahan penyusun konsentrat untuk meningkatkan produktivitas kambing PE jantan muda. Penelitan in vivo menggunakan rancangan acak kelompok, meliputi 4 perlakuan dan diulang 4 kali. Perlakuan pakan terdiri: RK = Pakan konsentrat PK 18%, tepung daun kelor 30%; RG = Pakan konsentrat PK 18%, tepung daun gamal 30% ; RS = Pakan konsentrat PK 18%, tepung daun sengon 30% ; RR = Pakan konsentrat PK 18%, tepung daun randu 30%. Kambing PE jantan muda diberi pakan konsentrat perlakuan sebanyak 1% BB, setelah pakan konsentrat habis, baru diberikan tebon jagung 2,5% BB (dalam %BK), air minum diberikan ad-libitum. Suplementasi tepung daun kelor 30% dalam pakan konsentrat, protein kasar 18% mampu memberikan penampilan terbaik dengan tingkat konsumsi BK 71,42±7,47 g/kgBB0,75/hari, kecernaan BK 57,01±1,70%, pertambahan bobot badan 116,61±4,62 g/ekor/hari dan konversi pakan 5,86±1,04.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI MULYA DAN RUKUN DAMAI DALAM MENDUKUNG TERWUJUDNYA TAWANGARGO DESA ORGANIK Sri Susanti; Hidayati Karamina; Ariani Trisna Murti
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2018 "Inovasi IPTEKS untuk mendukung Pembangunan Berkelanjutan"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1072.051 KB)

Abstract

Desa Tawangargo kecamatan Karangploso, merupakan salah satu wilayah pengembangan pertanian organik yang harus didukung dan dilaksanakan oleh seluruh masyarakat dengan memanfaatkan seluruh potensi lahan pertanian menuju terwujudnya desa organik dan tercapainya program ketahanan pangan. Kelompok tani “Tani Mulya” (Mitra 1) Dusun Leban melakukan aktifitas pengolahan pupuk organik, namun masih perlu dioptimalkan produktivitasnya karena tidak mempunyai naungan proses fermentasi. Aktifitas Kelompok Tani “Rukun Damai” (Mitra 2) Dusun Kalimalang adalah budidaya tanaman hortikultura terutama sayuran, namun terkendala belum mampu memproduksi bibit sendiri. Untuk itu tim PKM membangun naungan untuk proses fermentasi pupuk organik, naungan untuk proses pembibitan, penyuluhan dan pendampingan pembuatan pupuk organik    plus padat dan cair (POC) serta demonstrasi pembibitan khususnya tanaman cabe dan seledri. Kegiatan PKM disertai pembuatan dan peningkatan pemahaman petani tentang SOP pembuatan  pupuk organik plus, POC,  pembibitan dan penggunaan peralatan. Kegiatan yang dilakukan mampu meningkatkan pemahaman dan produktivitas kelompok tani mitra.
PEMBUATAN PAKAN KONSENTRAT DAN DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN KELINCI DI DUSUN KAGRENGAN DESA NGIJO KECAMATAN KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG Eko Marhaeniyanto; Ariani Trisna Murti; Sri Susanti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.217 KB) | DOI: 10.33366/japi.v2i1.612

Abstract

Upaya dalam meningkatkan produktivitas ternak kelinci adalah melalui ketersediaan pakan yang murah dan berkualitas. Pembuatan pakan konsentrat berbasis bahan lokal menjadi solusi yang perlu diupayakan. Ketersediaan pakan konsentrat secara mandiri mendorong peningkatan produktivitas kelinci dan akan menjamin keberlanjutan usaha karena biaya produksi semakin efisien. Upaya meningkatkan produksi dan omset penjualan perlu didukung dengan perbaikan manajemen dan sarana pendukung produksi. Kegiatan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan produksi baik kuantitas dan kualitas, meningkatkan pemahaman dan ketrampilan mitra, meningkatkan omset penjualan dari masing masing mitra, meningkatkan ketentraman/kesehatan masyarakat, menghasilkan produk pakan konsentrat dan makanan olahan berbasis produk kelinci serta dibukukan dalam Buku Praktis Peternakan “ Pembuatan Pakan Konsentrat dan Produk Olahan Berbasis Kelinci”. Kegiatan pada Mitra 1. (Asosiasi Peternak Kelinci Mandiri) difokuskan pada produksi pakan konsentrat kelinci. Peralatan yang digunakan berupa mesin chopper, penepung, oven dan dilengkapi mesin pencetak pellet dengan kapasitas produksi 75-100 kg/jam dari tim IbM. Kegiatan pada Mitra 2. (Kelompok Wanita Hemara) diprioritaskan untuk meningkatkan ketrampilan dan kapasitas produksi. Tim melakukan pelatihan dan pendampingan dalam diversifikasi produk olahan kelinci (krupuk rambak, nugget, bakso), perbaikan manajemen proses pengolahan untuk peningkatan produksi dan pemasaran produk. Dukungan peralatan dari Tim IbM berupa alat penggiling daging, panci presto, pedal sealer dan mesin penepung tulang. Melalui program IbM ini, diproduksi pakan konsentrat kelinci yang murah dan berkualitas, berbagai pangan olahan berbasis kelinci, meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksi, penyusunan SOP dan pendampingan implementasinya, serta penetapan standar hygiene dan sanitasi sesuai dengan Standard sanitation operating procedure.
Prospek Kopi Pilozz Di Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang Eko Marhaeniyanto; Sugeng Rusmiwari; Sri Susanti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.593 KB) | DOI: 10.33366/japi.v4i1.1239

Abstract

Usaha Kopi Pilozz produksi UMKM di Desa Bocek Karangploso dipimpin Ibu Ir. Chresna Cutha Radtra. Keberadaan kopi Pilozz sangat diharapkan petani karena dapat menyerap pemasaran kopi dan meningkatkan produksi kopi lokal. Program kemitraan masyarakat (PKM) bertujuan untuk memberikan dukungan terhadap mitra kopi Pilozz sehingga mampu menjadi UMKM produktif. Usaha Kopi Pilozz memiliki potensi besar untuk bisa dikembangkan namun masih memiliki beberapa kendala. Sarana produksi yang masih sederhana, kemampuan produksi terbatas (2,5-3 kg/hari), serta biji kopi yang dihasilkan masih banyak pecah merupakan permasalahan mitra yang perlu dibantu penyelesaiannya. Hasil diskusi dengan mitra diputuskan beberapa program prioritas yaitu pembenahan sarana dan prasarana guna peningkatan kualitas dan kuantitas produksi. Pembuatan dome, peningkatan kapasitas mesin pemecah kulit ari (huller) dan daya mesin penggeraknya, pelatihan dan pendampingan manajemen, menyusun SOP dan SSOP produksi kopi Pilozz hingga memperoleh PIRT, merk dagang kopi Pilozz dan pemasaran secara online merupakan program yang diselesaikan. Melalui pendampingan dari tim PKM maka usaha Kopi Pilozz semakin berkembang, terdapat peningkatan produksi, perbaikan manajemen usaha dan perluasan jaringan pemasaran baik melalui pola kerjasama ataupun pemasaran secara online. Dengan kemasan yang lebih menarik dan mampu menambah masa simpan produk, maka peluang usaha Kopi Pilozz lebih produktif bisa terwujud.
PEMBERDAYAAN LAHAN PEKARANGAN UNTUK BUDIDAYA TANAMAN ORGANIK DI PRODOSUMBUL DESA KLAMPOK KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG Sri Susanti; Akhadiyah Afrila
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.666 KB) | DOI: 10.33366/japi.v1i1.456

Abstract

Limbah ternak masih mengandung bahan organik yang potensial untuk dikelola dan dimanfaatkan lebih lanjut. Pengelolaan limbah ternak perlu dilakukan, disamping untuk mengurangi bagian terbuang dari biomassa, menghindari pencemaran lingkungan juga untuk memberikan nilai tambah limbah ternak. Kegiatan pengabdian masyarakat  dilaksanakan di kelompok tani ternak dalam wilayah kerja Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Arjuna Sejahtera Desa Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, dengan melibatkan peran serta kelompok ibu-ibu petani peternak dalam memanfaatkan pekarangan rumah tinggal untuk usaha produktif. Tujuan kegiatan adalah menerapkan teknologi pembuatan pupuk organik dari kotoran ternak sehingga bisa dihasilkan produk pupuk organik yang berkualitas, mendukung pemanfaatan pekarangan rumah tinggal untuk usaha produktif diantaranya budidaya tanaman sayuran dan tanaman obat keluarga. Metode yang digunakan adalah (1) Penyuluhan dan pendampingan peternak dalam pemeliharaan ternak dan program sanitasi lingkungan, serta pembuatan pupuk organik dari kotoran kambing, (2) Memberikan peragaan tentang teknik pembuatan pupuk organik dari kotoran kambing dalam bentuk kompos dan bokashi, (3) Aplikasi pemanfaatan pupuk organik dari kotoran kambing untuk budidaya tanaman sayuran dan tanaman obat keluarga di pekarangan rumah tinggal, (4) Bantuan bibit tanaman untuk dibudidayakan dan dikembangkan, (5) Pendampingan pada kelompok ibu-ibu peternak dalam pengolahan dan diversifikasi pangan khususnya jagung dan singkong yang berasal dari hasil panen sendiri dan tanaman sekitar rumah sehingga bisa menghasilkan produk yang Berkualitas, Beragam, Bergizi dan Aman dan berpeluang untuk dipasarkan. Luaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah berupa: (1) Pemanfaatan pekarangan rumah tinggal untuk usaha produktif budidaya tanaman sayuran dan tanaman obat keluarga, (2) Pupuk organik, dan (3) Publikasi Ilmiah dalam Jurnal Terakreditasi
Pemberian Level Konsentrat berbasis daun Sengon, Lamtoro, dan Gamal terhadap Performa Kambing Peranakan Etawa Sri Susanti; Eko Marhaeniyanto; Asmah Hidayati
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 24, No 3 (2022): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.24.3.227-236.2022

Abstract