Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

METODE EKSTRAKSI DNA PADA PLASMA NUTFAH JEWAWUT SULAWESI BARAT INDONESIA MENGGUNAKAN BUFFER CTAB (Cethyl Trimethyl Ammonium Bromide) Ramlah Ramlah; Harli A. Karim; Sari Rahayu Rahman; Amir M; Marcia Bunga Pabendon
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 7, No 2 (2022): AGROVITAL VOLUME 7, NOMOR 2, NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v7i2.3718

Abstract

Jewawut merupakan serealia pangan lokal non-beras yang telah lama didomestikasi di seluruh dunia termasuk di Sulawesi Barat, Indonesia sebagai pangan alternatif pengganti beras. Ekstraksi DNA merupakan tahap awal yang penting dalam analisis berbasis molekuler. Metode ekstraksi berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitasnya DNA yang dihasilkan dalam program pemuliaan tanaman jewawut. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan metode ekstraksi DNA yang efisien pada plasma nutfah jewawut Sulawesi Barat menggunakan buffer ekstraksi CTAB. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa DNA yang diekstraksi mempunyai kualitas, kuantitas yang baik, dapat diamplifikasi PCR menggunakan primer SSR p16 menghasilkan pita DNA yang jelas dan bersih. Terdeteksi sebanyak tiga alel 200bp-249bp. Ketepatan dan efisiensi metode ekstraksi perlu disesuaikan dengan bentuk sampel, jenis tamanan, asal sampel, kondisi sampel, dan karakter sampel. Karakteristik metode ekstraksi DNA penting untuk mendukung program pemuliaan tanaman jewawut di masa mendatang.
PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU POLEWALI MANDAR MELALUI PELATIHAN TINDAKAN KELAS (PTK) Nur Amaliah; Syamsiara Nur; Firman Firman; Sari Rahayu Rahman; Sainab Sainab
Jurnal Interaktif: Warta Pengabdian Pendidikan Vol 3 No 1 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/interaktif.v3i1.65

Abstract

The improvement of the quality of education is important to the advancement of a nation and is the responsibility of all parties, including goverment, the private sector, individuals and others. In learning activities, a teacher will certainly be confronted with various problems, both students, subject matter and learning methods. One of the ways that professional educators can make to enhance the quality of learning is action research in the classroom. Presently KGP Polewali Mandar has never organised any training events for other teachers, so this community needs partners who can be brought together to train teachers in Polewali Mandar in order to enhance the professionalism of teachers in district. The PKM team worked with the KGP to provide on teacher training and mentorship. It took place from April to June 2022. This event was attended by 103 teachers in Polewali Mandar vi online. The title of the workshop activity on "Enhancing the Professionalism of Polewali Mandar Teachers through classroom action training. Based on the results of the evaluation, it is recognized that the material presented is important and in line with the current nedds of teachers
Edukasi Penggunaan Pakan Alternatif dalam Menunjang Keberhasilan Budidaya Ulat Sutera Phika Ainnadya Hasan; Sari Rahayu Rahman; Muhammad Rizaldi Trias Jaya Putra Nurdin; Isdaryanti Isdaryanti; Nurmiati Nurmiati; Firman Firman
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 6 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v6i4.3229

Abstract

Desa Renggeang telah dikenal sebagai penghasil benang sutera di Provinsi Sulawesi Barat. Namun usaha budidaya terhambat oleh pakan daun murbei (Morus sp.) yang tidak selalu tersedia. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat desa Renggeang beberapa jenis pakan yang dapat menjadi alternatif dalam usaha budidaya ulat sutera. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode sosialisasi dan pendampingan. Sosialisasi dilakukan di kantor desa Renggeang, sedangkan pendampingan dilakukan di kebun budidaya ulat sutera. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa terdapat 6 peserta yang belum memiliki pengalaman dalam budidaya ulat sutera, sedangkan yang telah memiliki pengalaman adalah 30 peserta. Namun bagi semua peserta informasi pakan alternatif merupakan hal baru untuk mereka. Pendampingan yang dilakukan di kebun budidaya ulat sutera selama 3 bulan telah memberikan dampak pada kemampuan masyarakat dalam membuat dan menggunakan pakan alternatif tersebut untuk budidaya ulat sutera.