Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGAWASAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DI SENTRA VAKSIN Herlinawati Herlinawati; Rokhmatul Hikhmat; Muslimin Muslimin; Sri Lestari; Uun Kurniasih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIRAH) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.262 KB)

Abstract

Tidak mematuhi protokol kesehatan akan menyebabkan meningkatnya resiko penularan Covid-19, mengakibatkan meningkatnya kembali angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan meningkatkan kapatuhan terhadap penerapan protokol kesehatan. Metode kegiatan yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengawasan penerapan protokol kesehatan ini menggunakan observasi partisipatif dan penyuluhan. Setelah dilakukan observasi dan pengawasan dalam penerapan protokol kesehatan, masyarakat telah mengerti dan mau menerapkan protokol kesehatan. Namun setelah pengawasan sedikit melonggar, warga pun mulai berkerumun dan tidak menghiraukan jaga jarak lagi. sehingga di perlukan intervensi lain untuk meningkatkan pemahaman yaitu dengan melakukan penyuluhan yang dilakukan setiap sebelum kegiatan vaksinasi dimulai. Upaya penerapan protokol kesehatan sudah cukup baik, namun masih sulit untuk mengatur ratusan orang dalam satu waktu dan satu tempat, sehingga diperlukan koordinasi dengan berbagai pihak.Kata Kunci: Pengawasan, Penerapan, Protokol Covid-19 AbstractViolation towards health protocols will increase the risk of Covid-19 transmission, which further leads to an increase in the morbidity and mortality rates due to Covid-19. The current community service aims to increase knowledge and improve compliance with the implementation of health protocols. The method applied in the monitoring activities for the implementation of health protocols was participatory observation and counseling. After observing and monitoring the implementation of health protocols, the community had understood and was willing to implement the health protocols. However, after the monitoring loosened a bit, the residents began to gather and did not care about keeping their distance anymore. Thus, there should be other interventions to improve community understanding, namely by conducting counseling before every vaccination activity. Efforts to implement health protocols had been quite good, but it was still difficult to manage hundreds of people at certain location simultaneously. Therefore, coordination with various parties.Keywords: Monitoring, the Implementation, Covid-19, Health Protocols
POLA MAKAN DAN GASTRITIS PADA REMAJA SANTRIWATI DI MADRASAH AL-HUFFADZ II Lin Herlina; Agus Sutarna; Muslimin Muslimin; Iin Kristanti; Hananah Hananah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14182

Abstract

Gastritis adalah suatu perdangan pada mukosa lambung. Munculnya gastritis disebabkan oleh pola makan yang tidak baik biasanya akan memproduksi asam lambung yang meningkat dan mengakibatkan luka pada dinding lambung yang disebabkan oleh pola makan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui adanya hubungan antara pola makan dengan gastritis pada remaja santriwati di pondok pesantren madrasah Al–Huffadz II ( MH II ) desa ender kecamatan pangenan cirebon tahun 2022. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik korelasi cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah remaja santriwati di pondok pesantren madrasah Al–Huffadz II (MH II) dengn jumlah 300 santriwati. Pengabilan sampel ini menggunakan random sampling dengan jumlah 171 responden. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner dengan angket dan data penelitian ini di uji menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian ini sebagian besar lebih dari setengahnya memiliki pola makan baik terdapat 87 (50,9%) responden dan tidak mengalami gastritis sebesar 137 (80,1%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi–square didapatkan p value = 0,046 ? 0,05 yang artinya ada hubungan antara pola makan dengan gastritis pada remaja santriwati di pondok pesantren Madrasah Al–Huffadz II (MH II). Saran untuk mengantisipasi terjadinya gastritis berulang dengan cara merubah menu makan menjadi lebih menarik dan mengatur santriwati agar tetap makan di pesantren dan tidak makan di luar pondok dan santriwati agar lebih bisa mengatur pola makan yang baik serta mengurangi makanan pedas dan makanan instan yang di konsumsi oleh santriwati di pondok pesantren Madrasah Al–Huffadz II (MH II).
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN KESELAMATAN PASIEN (PATIENT SAFETY) DI RUANG RAWAT INAP BEDAH RUMAH SAKIT Muslimin Muslimin; Yosi Yusrotul Khasanah; Rokhmatul Hikmat; Ira Faridasari
Jurnal Kesehatan Vol 14, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v14i1.334

Abstract

Pengetahuan dan sikap merupakan hasil dari tahu melalui penginderaan terhadap suatu objek tertentu dan interaksi sosial sehingga terbentuknya tindakan seseorang. Patient safety merupakan suatu sistem dimana rumah sakit membuat asuhan pasien lebih aman. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien (Patient Safety) di Ruang   Rawat Inap Bedah. Metode penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Pemilihan sampel dengan total sampling sebanyak 29 responden yang dilakukan pada tanggal 5 Mei – 4 Juni 2022. Data yang diperoleh dianalisis dengan program komputerisasi dengan menggunakan uji chi-square (x2, pada tingkat kemaknaaan 95% (α 0,05). Hasil dari analisis statistik menunjukan hasil bahwa ada hubungan pengetahuan perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien (patient safety) di Ruang Rawat Inap Bedah, p = 0,004 (α0,05). Ada hubungan sikap perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien (Patient Safety) di Ruang Rawat Inap Bedah, p=0,038 (α<0,05).Kata Kunci:. Pengetahuan; Sikap; Pelaksanaan Keselamatan PasienAbstract Knowledge and attitudes are the result of knowing through sensing a particular object and social interaction so that a person's actions are formed. Patient safety is a system where hospitals make patient care safer. The purpose of the study was to determine the relationship between knowledge and attitudes of nurses with the implementation of patient safety in the Surgical Room. The research method is quantitative research with cross sectional design. The sample selection with a total sampling of 29 respondents. The data obtained were analyzed by a computerized program using the chi-square test (x2), at a significance level of 95% (α 0.05). The results of statistical analysis showed that there was a relationship between nurses' knowledge and the implementation of patient safety in the Surgical Inpatient Room, p = 0.004 (α<0.05). There is a relationship between the attitude of nurses and the implementation of patient safety in the Surgical Inpatient Room, p=0.038 (α<0.05).    Keywords: Knowledge; Attitude; Implementation of Patient Safety
HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DENGAN TINGKAT DISIPLIN KERJA Muslimin Muslimin
Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v9i2.89

Abstract

Kedisiplinan merupakan keinginan dan kesadaran untuk mentaati peraturan-peraturan perusahaan dan norma-norma sosial. Seseorang akan bersedia mematuhi semua peraturan serat melaksanakan tugas-tugasnya, baik secara sukarela maupun karena terpaksa. Disiplin kerja juga mempunyai kontribusi terhadap kualitas pelayanan kesehatan yang pada akhirnya berdampak pada produktivitas kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara karakteristik individu dengan tingkat disiplin kerja di Rumah Sakit PTPN VIII Subang Tahun 2018. Desain penelitian dengan metode deskripsi korelasi dengan pendekatan cross sectional, populasi dan sampel adalah seluruh karyawan non kesehatan. Sampel berjumlah 23 orang, yang diambil menggunakan teknik total samplin. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi dan penelitian di laksanakan bulan September sampai November 2018. Analisis data dengan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian Karyawan Rumah Sakit PTPN VIII Subang berumur 25 – 45 tahun, lebih dari setengahnya berjenis kelamin laki-laki, lebih dari setengahnya berpendidikan rendah, sebagian besar berstatus kawin. Lebih dari setengah Karyawan memiliki lama kerja 5 tahun. Disiplin kerja Karyawan Rumah Sakit PTPN VIII Subang lebih dari setengahnya mempunyai disiplin yang baik.Kata kunci               : Karakteristik individu, Disiplin kerja   ABSTRACT Discipline is the desire and awareness to obey company rules and social norms. Someone will be willing to comply with all regulations fiber to perform his duties , either voluntarily or by necessity. Labor discipline also contributes to the quality of care services , which in turn have an impact on work productivity. The purpose of this study was to analyze the relationship between individual characteristics with the level of labor discipline in  PTPN VIII Subang  Hospital. Description of the study design with the method of correlation with cross -sectional sample of the population and all employees . The sample was 23 people , and in this study the sample used is to use the total sampling techniques. Data collection using questionnaires and observation sheets and research carried onSeptember to November, 2018. Data analysis with chi square test.The results of the research staff of the PTPN VIII Subang  Hospital half old 25-45 years old , more than half of the male sex , more than half of low-educated , largely 's marital status . More than half of employees have a 5 year old job . Discipline PTPN VIII Subang  Hospital Employees working more than half have good discipline.Keywords : Individual characteristics, Work  discipline              
HUBUNGAN PERILAKU DAN LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN TB PARU Muslimin Muslimin
Jurnal Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v6i1.142

Abstract

Faktor perilaku, lingkungan manusia dan pengetahuan menjadikan sumber utama penularan sebuah penyakit. Penularan mudah terjadi apabila keadaan fisik rumah dan sanitasi kurang baik, pertukaran udara bersih dan pencahayaan kurang. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara faktor perilaku dan lingkungan fisik rumah dengan kejadian TB Paru pada pasien rawat jalan UPTD Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan menggunakan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 33 responden dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan perilaku, sebagian besar responden dengan perilaku aktif sebanyak 22 responden (66,7%), berdasarkan lingkungan, sebagian responden dengan lingkungan sehat sebanyak 21 responden (63,6%), sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik sebanyak 23 responden (69,7%) sedangkan faktor yang paling dominan yang berhubungan dengan kejadian TB Paru pada pasien rawat jalan di UPTD Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon  berdasarkan analisis regresi liner berganda menunjukkan faktor pengetahuan (p = 0,001). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan menunjukkan adanya hubungan antara faktor perilaku lingkungan fisik rumah dengan kejadian TB Paru pada pasien rawat jalan di UPTD Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon.Kata Kunci    : Pengetahuan, Perilaku, Lingkungan, TB ParuABSTRACTBehavioral factors, the human environment and the knowledge to make the main source of transmission of a disease. Transmission easily occur if the physical state of the house and poor sanitation, clean air exchange and less lighting. The purpose of the study is to examine the relationship between behavioral factors and the physical environment with the incidence of TB in hospital Kedawung Distritc Cirebon. This study is a correlational study using cross sectional approach. The number of samples in this study were 33 respondents with sampling technique total sampling. The results showed that based on behavior, most of the respondents with active behavior by 22 respondents (66,7%), based on the environment , the majority of respondents to a healthy environment as much as 21 respondents (63,6%), the majority of respondents have a good level of knowledge as much as 23 respondents (69,7%) while the most dominant factors associated with the incidence of TB in hospital UPTD Kedawung Distritc Cirebon by multiple linear regression analysis demonstrated knowledge factor (p = 0.001). The conclusion of this research that there is a relationship suggests a link between the physical environment behavioral factors with the incidence of pulmonary tuberculosis in UPTD Kedawung Distritc Cirebon.Keywords      : Knowledge , Behavior , Environment , pulmonary TB
PENATALAKSANAAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT PADA BALITA DENGAN PENDEKATAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT (MTBS) Muslimin Muslimin
Jurnal Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v5i1.161

Abstract

Tingginya angka kesakitan penyakit ISPA di Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon dan  mengalami kenaikan yaitu 32% pada tahun 2008 dan 36,5% pada tahun 2009, rendahnya cakupan penemuan kasus pneumonia dan terdapatnya 3 kematian balita akibat infeksi sistem pernafasan padahal Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon sudah menerapkan pendekatan  MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakit) sejak  tahun  2002. Penelitian ini bertujuan  mendapatkan gambaran tentang penatalaksanaan penyakit ISPA pada balita dengan pendekatan MTBS di Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon tahun 2013. Metode penelitian deskripsi dengan menggunakan  instrumen penelitian lembar pengamatan  daftar tilik. Jumlah sampel adalah 65 kegiatan penatalaksanaan penyakit ISPA pada balita yang dilakukan oleh 5 orang petugas yang bertugas di ruang MTBS Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon. Teknik pengambilan sampel dengan  accidental sampling. Hasil penelitian  ini didapatkan bahwa penatalaksanaan  penyakit ISPA pada balita dengan pendekatan MTBS di Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon  tahun 2014 kurang baik. Dimana masing-masing sub variabel didapatkan hasil sebagai berikut : menilai penyakit ISPA pada balita 69,2% baik dan 30,8% kurang baik; mengklasifikasikan penyakit ISPA pada balita 46,2% baik dan 53,8%  kurang baik; menentukan  tindakan 98,5% baik dan 1,5% kurang baik;memberikan pengobatan  56,9% baik dan 43,1% kurang baik; konseling  terhadap  ibu  96,7% baik dan 3,3% kurang baik; sedangkan untuk tindak lanjut kasus hanya 5 kasus dari 15 kasus yang seharusnya datang dengan hasil 40% baik dan 60% kurang baik.Kata Kunci : Menilai, Mengklasifikasi, Tindakan, Mengobati, KonselingABSTRACTThe high rates of respiratory disease in hospital morbidity and Bradford is increased 32 % in 2008 and 36.5 % in 2009, the low coverage of the discovery of three cases of pneumonia and the presence of infant mortality due to respiratory system infections when Bradford hospitals already implementing IMCI approach ( Integrated Management Childhood Illness ) since 2002 . This study aims to gain an overview of the management of respiratory disease in young children with IMCI approach in Kedawung Hospital District Cirebon  in 2013.This research method is the description by using research instruments observation checklist sheet . The number of samples is 65 ARI disease management activities undertaken by toddlers 5 officers who served in the Bradford Hospital IMCI .Sampling techniques with accidental sampling.The results of this study found that the management of respiratory disease in young children with IMCI approach in 2013 Kedawung  Hospital District Cirebon unfavorable . Wherein each subvariabel obtained the following results: assessing respiratory disease in young children both 69.2% and 30.8 % unfavorable ; classify respiratory disease in infants 46.2% good and 53.8% unfavorable ; decisive action 98 , both 5% and 1.5% unfavorable ; provide better treatment 56.9% and 43.1% unfavorable ; counseling for both mothers and 96.7%,  3.3% unfavorable, while to follow up the case only 5 cases of the 15 cases that were supposed to come with 40% good results and 60% poor.Keywords    : Assess , Classify , Action, Treat , Counseling
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI TERHADAP EFEKTIVITAS MANAJEMEN ORGANISASI Muslimin Muslimin
Jurnal Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2014)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v5i2.173

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja pegawai terhadap efektivitas organisasi pada Akper Dharma Bhakti Subang Propinsi Jawa Barat baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama.  Penelitian ini dilaksanakan pada Akper Dharma Bhakti Subang Propinsi Jawa Barat yang berlangsung 2 (dua) bulan dari bulan Desember 2012 sampai dengan Januari 2013.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei.  Responden penelitian adalah pegawai pada Akper Dharma Bhakti Subang Propinsi Jawa Barat sebanyak 30 orang pegawai yang dipilih berdasarkan teknik sensus.  Instrumen yang dipergunakan adalah angket untuk menghimpun data variabel disiplin kerja, motivasi kerja pegawai dan efektivitas organisasi. Analisis data menggunakan teknik korelasi sederhana, dan korelasi ganda, serta teknik regresi yang terdiri dari regresi linier sederhana dan ganda.  Sebelumnya terlebih dahulu dilakukan pengujian persyaratan analisis data yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: pertama, terdapat pengaruh positif disiplin kerja pegawai terhadap efektivitas organisasi pada Akper Dharma Bhakti Subang Propinsi Jawa Barat.  Ini berarti bahwa makin tinggi disiplin kerja seorang pegawai akan makin tinggi pula efektivitas organisasi tersebut.  Kedua, terdapat pengaruh positif motivasi kerja pegawai terhadap efektivitas organisasi pada Akper Dharma Bhakti Subang Propinsi Jawa Barat.  Artinya makin tinggi motivasi kerja pegawai seorang pegawai, makin tinggi pula efektivitas organisasi tersebut.  Ketiga, terdapat pengaruh positif disiplin kerja dan motivasi kerja pegawai secara bersama-sama terhadap efektivitas organisasi pada Akper Dharma Bhakti Subang Propinsi Jawa Barat.  Dengan demikian berarti bahwa makin tinggi disiplin kerja seorang pegawai dan makin tinggi motivasi kerja pegawainya, akan makin tinggi pula efektivitas organisasi tersebut. Kata Kunci     : Disiplin,Motivasi,Efektifitas,Manajemen OrganisasiABSTRACTThis study aimed to describe the influence of labor discipline and motivation of employees to organizational effectiveness in Nursing Dharma Bhakti Subang West Java either individually or jointly. The research was conducted in Nursing Dharma Bhakti Subang West Java which lasts 2 (two) months from December 2012 to January 2013. The method used is a survey method. The respondents were employees in Nursing Dharma Bhakti Subang West Java 30 employees were selected based on census techniques. The instrument used was a questionnaire to collect data variable labor discipline, employee motivation and organizational effectiveness. Analysis of the data using a simple correlation techniques, and multiple correlation and regression technique that consists of simple and multiple linear regression. First previous testing data analysis requirements that normality test and homogeneity test. The results of this study found that: first, there is a positive influence on the effectiveness of employee discipline in Nursing organization Dharma Bhakti Subang West Java. This means that the higher labor discipline an employee will be the higher the effectiveness of the organization. Secondly, there is a positive influence on the effectiveness of employee motivation in the organization of Nursing Dharma Bhakti Subang West Java. This means that the higher an employee employee motivation, the higher the effectiveness of the organization. Third, there is a positive effect of labor discipline and motivation of employees working together on the effectiveness of the organization in Nursing Dharma Bhakti Subang West Java. Thus meaning that the higher labor discipline and the higher an employee work motivation of employees, will be the higher the effectiveness of the organization.Keywords:Discipline,Motivation,Effectiveness,Organizational Management
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN KESELAMATAN PASIEN (PATIENT SAFETY) DI RUANG RAWAT INAP BEDAH RUMAH SAKIT Muslimin Muslimin; Yosi Yusrotul Khasanah; Rokhmatul Hikmat; Ira Faridasari
Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v14i1.334

Abstract

Pengetahuan dan sikap merupakan hasil dari tahu melalui penginderaan terhadap suatu objek tertentu dan interaksi sosial sehingga terbentuknya tindakan seseorang. Patient safety merupakan suatu sistem dimana rumah sakit membuat asuhan pasien lebih aman. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien (Patient Safety) di Ruang   Rawat Inap Bedah. Metode penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Pemilihan sampel dengan total sampling sebanyak 29 responden yang dilakukan pada tanggal 5 Mei – 4 Juni 2022. Data yang diperoleh dianalisis dengan program komputerisasi dengan menggunakan uji chi-square (x2, pada tingkat kemaknaaan 95% (α 0,05). Hasil dari analisis statistik menunjukan hasil bahwa ada hubungan pengetahuan perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien (patient safety) di Ruang Rawat Inap Bedah, p = 0,004 (α0,05). Ada hubungan sikap perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien (Patient Safety) di Ruang Rawat Inap Bedah, p=0,038 (α<0,05).Kata Kunci:. Pengetahuan; Sikap; Pelaksanaan Keselamatan PasienAbstract Knowledge and attitudes are the result of knowing through sensing a particular object and social interaction so that a person's actions are formed. Patient safety is a system where hospitals make patient care safer. The purpose of the study was to determine the relationship between knowledge and attitudes of nurses with the implementation of patient safety in the Surgical Room. The research method is quantitative research with cross sectional design. The sample selection with a total sampling of 29 respondents. The data obtained were analyzed by a computerized program using the chi-square test (x2), at a significance level of 95% (α 0.05). The results of statistical analysis showed that there was a relationship between nurses' knowledge and the implementation of patient safety in the Surgical Inpatient Room, p = 0.004 (α<0.05). There is a relationship between the attitude of nurses and the implementation of patient safety in the Surgical Inpatient Room, p=0.038 (α<0.05).    Keywords: Knowledge; Attitude; Implementation of Patient Safety
HUBUNGAN STRATEGI KOPING DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI KEPERAWATAN SELAMA PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DIMASA PANDEMI COVID-19 Asiah Asiah; Fitri Puji Melani; Heni Fa'riatul Aeni; Rokhmatul Hikhmat; Muslimin Muslimin
Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v14i2.391

Abstract

Di masa COVID-19 penyakit mematikan yang menginfeksi sistem pernafasan dan dapat menular dengan cepat, ditetapkannya pembelajaran blended learning (pembelajaran campuran) di perguruan tinggi saat ini. Stres merupakan reaksi tubuh terhadap tuntutan kehidupan karena pengaruh lingkungan. Maka dari itu dilakukannya strategi koping untuk mengetahui tingkat Stres dan dapat menurunkan tingkat stres pada mahasiswa. Strategi koping merupakan proses yang dilalui individu saat berusaha untuk mengelola tuntutan yang mendatangkan tekanan. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi strategi koping terhadap Stres, untuk mengetahui tingkat Stres dan mencari hubungan strategi koping dengan tingkat Stres pada mahasiswa program studi S1 Keperawatan. Desain penelitian analitis deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh mahasiswa program studi S1 Keperawatan 251 mahasiswa dengan teknik proporsional random sampling sebanyak 70 mahasiswa dengan menggunakan Rumus Taro Yamane. Instrumen berupa lembar angket, untuk mengukur strategi koping (ACOPE) dan tingkat Stres (DASS-21). Analitis secara statistik menggunakan uji chis-square test. Hasil penelitian dengan hasil uji statistik chis-square diperoleh P value (0,000) < = 0,05 (lebih kecil dari pada 0.05). hal itu menunjukan bahwa H0 (Hipotesis Nol) ditolak dan Ha (Hipotesis Alternatif) diterima.Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka disimpulkan adanya hubungan antara strategi koping dengan tingkat Stres pada mahasiswa program studi S1 Keperawatan STIKES Cirebon selama pembelajaran blended learning di masa pandemik COVID-19 tahun 2022.Kata Kunci: Strategi Koping; Tingkat Stres; COVID-19