Hakop Walangadi
Jurusan PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Permainan Tradisional Gorontalo dalam Menumbuhkan Nilai-Nilai Karakter Anak Rustam I Husain; Hakop Walangadi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.839

Abstract

Tergerusnya karakter anak di era digital, dikarenakan masuknya berbagai game online, yang bisa di akses menggunakan aplikasi smartphone berbasis android. penelitian ini bertujuan untuk melestarikan permainan tradisional Gorontalo, menggali nilai-nilai karakter yang termuat dalam permainan asal Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif menggunakan langkah-langkah penelitian Miles & Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan dari penelitian ini adalah bahwa dengan adanya permainan tradisional awuta, ponti dan kainje, permainan tradisional bukan permainan yang kuno dan tidak ada manfaatnya, melainkan dapat memberikan nilai-nilai karakter, seperti jujur, disiplin pada pelaku atau pemain seperti nilai kerjasama, disiplin, ketangkasan, keagamaan dan sosial. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dengan melestarikan kebudayaan yang ada di daerah Gorontalo, melalui permainan tradisional, mampu memberikan ruang bagi anak untuk mengenal permainan yang ada di daerahnya, tentu melibatkan berbagai aspek dan nilai-nilai yang terkandung seperti, Jujur, disiplin, ketangkasan, Keagamaan dan sosial serta kerjasama.
Meningkatkan Pemahaman Belajar Siswa Menggunakan Media Video Animasi 2D Hakop Walangadi; Wahyu Putra Pratama
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 4, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.4.3.201-208.2018

Abstract

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah dengan menggunakan media video animasi 2D pada pembelajaran IPS di kelas V SDN 2 Kabila Kec.Kabila Kab. Bone Bolango Pemahaman belajar siswa akan Meningkat”?. Adapun tujuan dari penelitian yaitu untuk meningkatkan Pemahaman belajar siswa Pada pembelelajaran IPS di kelas V SDN 2 Kabila Kec.Kabila Kab. Bone Bolango menggunakan media video animasi 2D. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas V yang berjumlah 21 orang. Penelitian ini dilaksanakan secara bersiklus dan masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pemantauan evaluasi, refleksi dan analisis. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I menunjukan bahwa siswa yang memperoleh nilai di atas KKM berjumlah 10 orang dengan persentase 48%. Hal tersebut belum mencapai indikator kinerja yang diharapkan, sehingga dilakukan tindakan lanjutan ke siklus II. Pada siklus II menunjukkan adanya peningkatan, siswa yang memperoleh nilai di atas KKM berjumlah 17 orang dengan presentase 81%. Hasil pada siklus II ini sudah mencapai indikator kinerja yang ditetapkan, sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media video animasi 2D dapat meningkatkan pemahaman belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas V SDN 2 Kabila Kec.Kabila Kab.Bone Bolango
Meningkatkan Hasil Belajar Pembelajaran IPS Menggunakan Pendekatan Problem Based Learning Pada Siswa Kelas IV SDN 7 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo Hakop Walangadi; Elmia Umar; Abdul Rahmat; Nurain Saleh
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 9, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.9.1.647-658.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pembelajaran IPS Menggunakan Pendekatan Problem Based Learning (PBL) Pada Siswa Kelas IV SDN 7 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu test uraian sedangkan observasi dan dokumentasi adalah penunjang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 7 Telaga Biru yang berjumlah 22 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I peningkatan hasil belajar siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal sebanyak 14 siswa dengan presentase 63,6%. Hasil ini belum mencapai indikator kinerja yakni 80%, sehingga dilanjutkan pada siklus selanjutnya. Siklus II hasil belajar siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal sebanyak 19 siswa dengan presentase 86,36% dan telah mencapai indikator kinerja yang telah ditentukan. Dengan demikian disimpulkan bahwa dengan menggunakan pendekatan Problem Based Learning (PBL) hasil belajar pembelajaran IPS pada siswa kelas IV SDN 7 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo meningkat.
Pemanfaatan Rumah Adat Dulohupa sebagai Sumber Belajar pada Pembelajaran IPS Di Sekolah Dasar Riswanto Pakaya; Candra Cuga; Hakop Walangadi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.3225

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS melalui pemanfaatan Rumah Adat Dulohupa sebagai sumber belajar di Kelas IV SDN 4 Batudaa Kabupaten Gorontalo. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Pemanfaatan Rumah Adat Dulohupa Sebagai Sumber Belajar di Kelas IV SDN 4 Batudaa Kabupaten Gorontalo dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS. Pada siklus I siswa yang mencapai nilai  ≥ 70 berjumlah 11 orang dari 15 siswa dengan persentase 73% . Kemudian mengalami peningkatan kembali pada Siklus II siswa yang mencapai nilai  ≥ 70 sebanyak 13 orang dengan persentase 87%. Dapat disimpulkan bahwa Pemanfaatan Rumah Adat Dulohupa Sebagai Sumber Belajar dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS. Sesuatu yang dipelajari melalui Rumah Adat Dulohupa sebagai sumber belajar Pada Pembelajaran IPS Menjadi lebih nyata, lebih faktual dan keberadaannya dapat dipertanggungjawabkan. Dengan Pemanfaatan Rumah Adat Dulohupa Sebagai Sumber Belajar Siswa dapat memahami dan Menginternalisasikan nilai-nilai kebudayaan Setempat
Pembentukan Karakter Kepemimpinan Siswa Melalui Latihan Dasar Kepemimpinan (Pengabdian Pada Masyarakat Di Jurusan PGSD FIP UNG) Hakop Walangadi; Elmia Umar; Nur Alim Hidayat Patilima
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 2 (2023): June
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.2.413-420.2023

Abstract

Membentuk karakter sebagai penerus dan pemimpin bangsa, mahasiswa perlu diberi peluang dan tantangan yang sistematis guna membentuk karakternya, kreativitas, mental dan perilakunya sebagai seorang pemimpin. Pemimpin pada hakikatnya adalah seorang yang mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi perilaku orang lain di dalam kerjanya dengan menggunakan kekuasaan. Untuk memastikan seorang mahasiswa memenuhi jiwa kepemimpinan selalu dipenuhi dengan karakter sebagai seorang pemimpin, ada juga kebiasaan-kebiasaan penting yang perlu dilakukan secara rutin. Kreativitas sejatinya adalah kemampuan berpikir yang penting untuk dimiliki oleh siapa saja terlepas dari jenis profesi yang dikerjakan. Mahasiswa merupkan aset masa depan bangsa yang memiliki potensi kepemimpinan yang besar untuk diasah dan dibentuk karakternya sebagai calon penerus dan pemimpin bangsa yang handal. Dengan terbentuknya karakter yang baik dapat menghadirkan solusi-solusi tepat untuk setiap tantangan dan kendala dalam studi, pekerjaan, atau kehidupan sehari-hari. Pembentukan karakter kepemimpinan mahasiswa melalui latihan dasar kepeimpinan tidak terpisahkan dari proses pembelajaran untuk mecapai suatu tujuan.
INTERAKSI SOSIAL SISWA DI SEKOLAH DASAR Harun Unggati; Hakop Walangadi; Samsi Pomalingo Pomalingo
JAMBURA Elementary Education Journal Vol 3 No 1 (2022): VOLUME 3 NOMOR 1 TAHUN 2022
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk-bentuk interaksi sosial siswa di kelas tinggi SD Laboratorium UNG? Penelitian ini untuk mendeskripsikan interaksi sosial siswa di kelas tinggi SD Laboratorium UNG. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif studi kasus yang dilakukan pada kelas tinggi. Berdasarkan hasi penelitian diperoleh bahwa bentuk interaksi sosial siswa di kelas tinggi SD Laboratorium UNG terjadi didalam kelas dan diluar kelas, baik secara spontan maupun terencana. Bentuk interaksi sosial siswa beragam yang terdiri dari kerja sama, persaingan, konflik, dan akomodasi. Interaksi sosial siswa terbentuk karena adanya proses imitasi, identifikasi, sugesti, dan simpati serta proses komunikasi. Kurangnya interaksi sosial siswa dalam pembelajaran dapat mempengaruhi hasil belajar dan tumbuh kembang masa depannya.
Pembelajaran IPS Pada Masa Pandemi Di Kelas V SDn 8 Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Regita Nur; Hakop Walangadi; Samsi Pomalingo
Student Journal of Elementary Education Volume 1 Nomor 1 April (2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini “Bagaimana Pembelajaran IPS pada Masa Pandemi di Kelas V SDN 8 Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango”. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan Pembelajaran IPS pada Masa Pandemi di Kelas V SDN 8 Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango, sedangkan metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan tekhnik pengumpulan data adalah obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Pembelajaran IPS pada Masa Pandemi di Kelas V SDN 8 Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango kurang maksimal, karena dalam pembelajaran tidak terlaksana dengan baik sesuai dengan tujuan dan indikator yang belum tercapai karena waktu yang diberikan pada kegiatan pembelajaran hanya singkat. Guru memberikan evaluasi berupa pemberian tugas kemudian dikerjakan dirumah masing-masing dan diperiksa pada pertemuan berikutnya dan hasil belajar siswa mengalami penurunan.