Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Characteristics of Educational Education Rate in Children with DHF Riada Marenny Pasaribu
Science Midwifery Vol 10 No 2 (2022): April: Science Midwifery
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The erythrocyte sedimentation rate (ED) is the rate at which red blood cells settle in a special examination tube in mm/hour (read: millimeters per hour). On examination, the LED will show a high, normal, or low LED. A high erythrocyte sedimentation rate means that the rate of red blood cell deposition is faster than normal. The red blood cells in the body are evenly distributed throughout the blood plasma because the blood continues to flow. showed that from 20 patients, 8 people were diagnosed with DHF with a range of LED counts of 22-35 mm/hour.2. And 12 people who were not diagnosed with DHF with a range of 7-20 mm/hour LED count.3. It is expected to always carry out LED checks on children with DHF using the Westergreen method because the results are more accurate and do not require large funds.
Penyuluhan Kesehatan Dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Dan Ekonomi Keluarga Di Pusat Rehabilitasi Idaman Pematangsiantar Sondang Sidabutar; Eka S R Sihombing; Nur Masdalifa; Nurvita Ramawati; Jumaidah Wardati Br Saragih; Riada Marenny Pasaribu; Deswidya S Hutauruk; Peterson Yosua Silaen; Eva Sriwiyanti; Djuli Sjafei Purba; Vitrayani Tarigan; Marintan Saragih; Sri Martina; Wico J Tarigan; Resna Napitu; Dermawan Perangin - angin; Yulita S N Girsang; Risma N Munthe; Alya Hafizah Tambunan; Dara Cahya Amelia; Nabila Imtihani Harahap; Ronta Br Manurung; Zavira Shabrina Ritonga; Lasmariana Zendrato; Rizky Stevension Sagala; Dasman Jaya Zalukhu; Dasmaika Apriani Haloho
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/6hbksj31

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Pusat Rehabilitasi Idaman Pematangsiantar dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian ekonomi peserta rehabilitasi melalui penyuluhan kesehatan serta pelatihan pembuatan pupuk organik. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan tentang pola hidup bersih dan sehat, serta pelatihan praktis mengolah limbah organik menjadi pupuk bernilai guna. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kesehatan peserta, keterampilan dalam membuat pupuk organik, kesadaran menjaga lingkungan, serta tumbuhnya motivasi untuk memanfaatkan keterampilan tersebut sebagai peluang ekonomi. Program ini tidak hanya mendukung aspek fisik dan mental peserta, tetapi juga memberikan bekal kewirausahaan yang berpotensi meningkatkan kemandirian ekonomi setelah masa rehabilitasi. Kolaborasi lintas disiplin antara Fakultas Kesehatan Universitas Efarina dan Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun menciptakan pendekatan holistik yang menyinergikan kesehatan, lingkungan, dan ekonomi. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi individu maupun komunitas
Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Melalui Pelatihan Bertanam Organik Untuk Meningkatkan Ekonomi Keluarga Dan Penyuluhan Kesehatan Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Di Pusat Rehabilitasi Idaman Pematangsiantar Eva Sriwiyanti; Djuli Sjafei Purba; Vitrayani Tarigan; Marintan Saragih; Sri Martina; Wico J Tarigan; Resna Napitu; Dermawan Perangin – angin; Yulita S N Girsang; Risma N Munthe; Rizky Stevension Sagala; Dasman Jaya Zalukhu; Sondang Sidabutar; Eka S R Sihombing; Nur Masdalifa; Nurvita Ramawat; Jumaidah Wardati Br Saragih; Riada Marenny Pasaribu; Deswidya S Hutauruk; Peterson Yosua Silaen; Alya Hafizah Tambunan; Dara Cahya Amelia; Nabila Imtihani Harahap; Ronta Br Manurung; Zavira Shabrina Ritonga; Lasmariana Zendrato
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/1cqaeb73

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian ekonomi pasien di Pusat Rehabilitasi IDAMAN Pematangsiantar melalui penyuluhan kesehatan dan pelatihan pembuatan pupuk organik. Kegiatan dilaksanakan di Pusat Rehabilitasi IDAMAN, Jalan Rindung Tanjung Pinggir, Pematangsiantar. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, pelatihan pembuatan pupuk organik, praktik pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai bahan pupuk, serta penanaman bibit sayuran organik menggunakan polibag dan wadah plastik bekas. Peserta dilibatkan secara langsung dalam proses persiapan bahan, pembuatan pupuk organik, pengolahan media tanam, penanaman, dan pemeliharaan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat, pemanfaatan limbah organik, serta keterampilan membuat pupuk organik dari bahan sederhana seperti cangkang telur, serabut kelapa, dan limbah ikan. Selain itu, kegiatan ini memberikan bekal keterampilan produktif bagi pasien rehabilitasi agar dapat memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayuran organik, memenuhi kebutuhan pangan keluarga, dan berpotensi menambah pendapatan. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu proses pemulihan, meningkatkan kepercayaan diri, serta mendukung kemandirian sosial dan ekonomi pasien setelah kembali ke keluarga dan masyarakat
Hubungan Antara Penggunaan Media Sosial Dan Perilaku Kesehatan Remaja Jespin Saurlina Manalu; Riada Marenny Pasaribu; Cesarina Silaban; Yunis Veronika Purba; Eka Saudur Renaldi Sihombing
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62161

Abstract

Background: Social media is an important information and social environment for adolescents and may be associated with health-related behaviors. Objective: This study examined the association between social media use and adolescent health behaviors. Methods: A quantitative analytic cross-sectional study was conducted among 197 adolescents who completed an online questionnaire. Social media was assessed using five Likert-scale indicators covering use, exposure to health-related accounts or content, interaction with health content, perceptions of healthy lifestyles, and participation in health trends. Health behavior was assessed using five indicators covering healthy eating, regular exercise, stress management, adequate sleep, and avoidance of unhealthy behaviors. Descriptive statistics and reliability analysis were performed in SPSS. Because both composite scores were not normally distributed, Spearman’s rank correlation was used. Results: The mean social media score was 3.518 (SD 0.5209; n=197), while the mean health behavior score was 3.755 (SD 0.5095; n=195). A positive, moderate, statistically significant association was observed between social media and health behavior (ρ=0.470, p<0.001; n=195). Conclusion: Higher social media scores were associated with higher adolescent health behavior scores. The finding supports the relevance of social media in adolescent health promotion, while the cross-sectional design and relatively low internal consistency of the measures require cautious interpretation.