Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program BSB Desa Sungai Ular Kabupaten Tanjung Jabung Timur Seniati; Muhammad Mashduqi; Pini Susanti; Haeren
Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/swakarya.v2i1.298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiproses pembagian bantuan, jumlah beras, dan ketepatan waktu pembagian bantuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara observasi,lalu mewawancarai yang bersangkutan dan dokumtasi. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh KPM-PKH penerima BSB di desa Sungai Ular Kabupaten tanjung jabung timur, dan sampel penelitian sebanyak 67 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis jalur dengan hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah proses pembagian bantuan signifikan terhadap kepuasan KPM-PKH, jumlah beras berpengaruh signifikan terhadap kepuasan KPM-PKH, ketepatan waktu berpengaruh signifikan terhadap kepuasan KPM-PKH, dan mutu beras, jumlah beras, dengan ketepatan waktu secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan KPM-PKH. Bantuan sosial beras (BSB) adalah program bantuan sosial yang diberikan oleh Kementrian Sosial bersama Perum BULOG untuk memberikan bantuan berupa beras untuk 10 juta Keluarga Penerima Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) di seluruh Indonesia, termasuk keluarga pertani yang terkena dampak buruknya pergantian cuaca, Dengan demikian pemerintah terus melakukan program-program bantuan sosial beras di masyarakat. Penentuan penerima bantuan sosial beras merupakan salah satu masalah yang menjadi perhatian serius di Desa Sungai Ular Kabupaten Tanjung Jabung Timur, karena banyaknya data pengusulan bantuan yang masuk sangat merepotkan bagi aparatur desa dalam menentukan penerima yang berhak serta layak mendapatkan bantuan agar bantuan tersebut tidak salah sasaran
A Socio-Economic Overview of Majeng Ikan Partnership: A Profit-Sharing Analysis within the Framework of Sharia Economic Law Seniati; Nilfatri; Wandi; Pitri, Alisyah; Okva Marwendi, Reza
Journal of Economics and Social Sciences (JESS) Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Economics and Social Sciences (JESS)
Publisher : CV. Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/jess.v4i2.917

Abstract

The study purpose was to examine the implementation of profit-sharing systems in the traditional majeng ikan practice in Lambur Luar Village, Tanjung Jabung Timur, from the perspective of Islamic economic law. The research aimed to analyze how local profit-sharing mechanisms align with Sharia principles such as mudharabah, musyarakah, and ijarah, despite the absence of formal contracts. It also sought to identify challenges faced in contract clarity, transparency, and fairness within community-based economic cooperation. Ultimately, the study intends to propose Sharia-compliant solutions that strengthen the sustainability of traditional fishing economies through improved legal awareness and ethical practice. Results. The research found that majeng ikan profit-sharing reflects the core values of Islamic economics—justice, trust, and mutual consent—even though it relies on unwritten agreements. Profit-sharing typically follows a 50:50 ratio between net owners and fishermen, aligning with the mudharabah contract model. However, issues such as verbal-only agreements and limited understanding of Sharia contracts create vulnerabilities to disputes and exploitation. The study also observed adaptive features such as non-cash distribution and spontaneous mutual aid, which strengthen household resilience but require clearer ethical and legal safeguards.