Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Training and Assistance in Making E-LKPD Using “LiveWorksheets” Aplication at SD Alam Cordova Probolinggo Ani Anjarwati; Ryzca Siti Qomariyah; Alvin Kurnia; Putri Fatimattus Az Zahra; Muhimma Yatun Nisa’ul Ulya
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v2i2.2037

Abstract

In the era of the industrial revolution 4.0, we are in an era of increasingly developing technology so that it requires people to be technologically literate, especially to the world of education. The industrial revolution 4.0 provides support for the learning process. The industrial era 4.0 is very helpful for educational problems that occur during the COVID-19 pandemic. During the COVID-19 pandemic, the learning process was carried out using branded learning by combining face-to-face and online learning. So that educators find it difficult to choose learning methods and media after carrying out full school online. However, educators are required to continue to provide learning materials and assignments to students because of the demands to obtain student grades on each thematic. This activity aims to introduce the LKS application directly to assist educators in making E-LKPD which can be a means of transferring students' knowledge to understand the material and get grades automatically. The training method is carried out online with the Google Meet application. The material is divided into four points and delivered in two stages, followed by the teachers of SD Alam Cordova. The results of this online “Liveworksheets” training show that teachers can apply “Liveworksheets” well.
Upaya Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila dengan Melatih karakter Kemandirian Ani Anjarwati; Putri Fatimattus Az Zahra; Mustika Kirana Putri; Tria Fatma Putri
JURNAL PENDIDIKAN Vol 32, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v32i2.4153

Abstract

Kurikulum bukan hanya digunakan sebagai alat dalam menambah pengetahuan, tetapi juga untuk mewujudkan proses pembelajaran yang sebaik-baiknya guna mencapai tujuan pendidikan nasional. Kurikulum yang saat ini diterapkan di Indonesia yaitu Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka memberikan konsep mandiri belajar. Kurikulum Merdeka terdapat penguatan Profil Pelajar Pancasila (P3) hal tersebut telah termuat dalam 6 dimensi yakni berkebhinekaan global, bergotong royong, kreatif, bernalar kritis, mandiri, dan beriman dengan berlandaskan Pancasila. Subjek penelitian peserta didik kelas 1 SDI Al Barokah beserta wali murid dan wali kelasnya. Berdasarkan hasil penelitian yang menjadi problematika adalah minimnya kemandirian peserta didik dalam hal apapun utamanya kemandirian dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Hal ini dikarenakan lingkungan yang kurang mendukung dalam segi pendidikan karakter kemandirian. Akan tetapi lembaga pendidikan terkait telah menyusun usaha dalam pelaksanaan pendidikan karakter melalui Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) mengenai pengelolaan sampah sebagai upaya PHBS dengan kolaborasi antar pendidik, wali murid dan masyarakat sekitar. Modul P5 ini dilaksanakan pada tahun ajaran baru 2023-2024. Pelaksanaan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan cara menjelaskan dinamika yang perlu dianalisis saat penelitian. Kata-kata Kunci: Karakter, Kemandirian, Modul P5, Pendidikan Karakter, Profil Pelajar Pancasila.
Pemanfaatan Metode Mind Mapping Dalam Pembelajaran Ipas Guna Meningkatkan Hasil Belajar Ryzca Siti Qomariyah; Putri Fatimattus Az Zahra; Ika Putri Fadila; Adenita Faradilla
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 1 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengajar dan belajar adalah dua sisi dari mata uang yang sama. Dalam pelaksanaan proses pembelajaran pendidik memegang kendali penuh dan berperan penting. Keberhasilan suatu pembelajaran tergantung pada kreativitas Pendidik dalam pengelolaan pembelajaran. Kinerja buruk siswa kelas lima di SD Al Amin dalam sains mengilhami penelitian ini. Hal ini disebabkan karena Pendidik hanya memanfaatkan metode pembelajaran berbasis ceramah dan tanya jawab saja. Sedangkan pembelajaran IPAS ini sangat membutuhkan keterampilan pengelolaan materi pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis serta kreatif dari peserta didiknya. Untuk itu, karena kendala tersebut maka digunakan strategi pembelajaran mind mapping. Teknik PTK (Penelitian Tindakan Kelas) digunakan untuk melakukan penelitian ini. dengan analisis datanya menggunakan metode kualitatif. Pengaplikasian metode Mind Mapping Ini berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar dan keaktifan peserta didik.
PROBLEMATIKA PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR 2022 Faridahtul Jannah; Thooriq Irtifa’ Fathuddin; Putri Fatimattus Az Zahra
Al Yazidiy Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2022): Al Yazidiy : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : LP3M KH Yazid Karimullah Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ay.v4i2.36

Abstract

Kurikulum merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang bermacam-macam agar peserta didik lebih optimal dan memiliki konsep dan menguatkan kompetensi yang dimilikinya. Pendekatan pada penelitian ini amenggunakan pendekatan kualitatif. Analisis data penelitan ini menggunakan analisis deskriptif. Pada analisis tersebut, data dimaknai secara deskriptif dan dituangkan secara naratif. Hasil penelitian terdapat beberapa problematika yang ditemukan saat mengimplementasikan kurikulum merdeka 2022 di kedua sekolah tersebut. Dalam Kurikulum merdeka ini guru dituntut lebih kreatif dalam merancang modul ajar, tujuan pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran sehingga seorang guru tidak dapat lagi sembarangan dalam pembuatan RPP guna merancang KBM dalam setiap pekan. Pekerjaan sekolah tujuannya hanya sebagai penguatan profil pelajar Pancasila. PS tetap diberikan kepada peserta didik setiap harinya akan tetapi tidak hanya pada pembelajaran di dalam kelas. Pembelajaran juga perlu dilaksanakan di luar kelas guna meningkatkan keaktifan peserta didik dan menginovasikan dirinya.
MODEL QUANTUM LEARNING BERBASIS NEAR POD UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISTEM PENCERNAAN SISWA DIGITAL NATIVE ERA SOCIETY 5.0 Ani Anjarwati; Ryzca Siti Qomariyah; Putri Fatimattus Az Zahra
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 9, No 2 (2024): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v9i2.363–374

Abstract

As an educators, it is important to apply the learning principles of motivation, attention, activity, and feedback to ensure successful learning. However, in reality there are various obstacles that prevent students from achieving high learning outcomes. This happens to class VD students at Gloria 3 Christian Elementary School, Surabaya, where they often experience learning difficulties, especially in the subject "Human Digestive System" in science class. There is a quantum learning model that aims to overcome student boredom at school. The quantum learning model emphasizes that the role of learning media in the form of songs has advantages in increasing the effectiveness of elementary school students' education. Based on the learning results obtained in Cycle I and Cycle II, the highest score for students in Cycle I was 100 points, the lowest score was 20 points, and the average was 66.8 points. In Cycle II the highest score was 100, the lowest score was 50, and the average was 82.8. Therefore, it appears that the use of singing media has a positive influence on fifth grade students achieving better learning outcomes with material related to the human digestive system. The human digestive system is received positively by students.