Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

KAJIAN EFEK SINERGISTIK ANTARA CHITO-OLIGOSAKARIDA (COS) DAN PROBIOTIK (Lactobacillus acidophilus FNCC 0051) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL SECARA in vivo Agnes Sri Harti
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 4, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.224 KB) | DOI: 10.20961/jthp.v0i0.13586

Abstract

Chitooligosakarida (COS) merupakan senyawa kompleks golongan glikoprotein yang memiliki ikatan 1,4glukosamin, hasil proses deasetilasi kitin dan sebagai oligosakarida yang berasal dari hewani dari limbah kulitkepiting yang sangat potensial dan berlimpah di Indonesia. Konsep sinergistik yaitu campuran COS sebagaiprebiotik alami hewani dengan probiotik (Bakteri Asam Laktat) diharapkan dapat digunakan sebagai sebagaisatu bahan yang berpotensi sebagai food additive, antibiotik alternatif, imunostimulan penurun kolesterol yangbersifat ekonomis, multiguna khususnya di bidang kesehatan. Tujuan penelitian adalah mengkaji efek sinergistikChitooligosakarida dan Lactobacillus acidophilus FNCC 0051 terhadap penurunan kadar kolesterol secara invivo. Analisis mutu meliputi rendemen, kelarutan, derajat deasetilasi, viskositas serta pengkajian efek sinergistiksinbiotik secara in vitro meliputi pengukuran pertumbuhan probiotik dalam media kultur. Analisis datamenggunakan analisis varian general linier models univariate. Hasil penelitian diperoleh sintesis dan analisismutu COS dari kulit kepiting meliputi rendemen 51,36%, kelarutan 58,59%, derajat deasetilasi 88,76% danviskositas 122 cp. Adanya efek sinergistik Chitooligosakarida dan Lactobacillus acidophilus FNCC 0051 COSterhadap penurunan kadar kolesterol secara signifikan.
Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Desa Gedangan, Kabupaten Sukoharjo Melalui Penerapan Prokes Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 Dan Tuberkulosis Agnes Sri Harti; Muhammad Agung Krisdianto
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 5, No 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v5i3.157

Abstract

Berdasarkan data update sebaran kasus positif karena Corona per tanggal 9 Oktober 2021 maka propinsi Jawa Tengah menduduki posisi tertinggi yaitu tercatat 145 kasus.  Pada tahun 2020, data tuberkulosis (TB) di Indonesia menunjukkan sebagian besar kasus (67%) terjadi pada usia produktif (15-54%), dan 9% usia anak 15 tahun terkena TB. Kesadaran masyarakat tentang penerapan protocol kesehatan 5 M masih minim. Ada beberapa alasan yang menyebabkan penerapan prokes antara lain merasa sesak nafas jika memakai masker karena tidak terbiasa pakai masker, enggan setiap kali harus cuci tangan dalam melakukan aktivitas, atau minimmya pemahaman dan pengetahuan tentang resiko penyakit COVID-19. Berdasarkan hal tersebut pendidikan kesehatan melalui penyuluhan pencegahan COVID-19 dan Tuberkulosis. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah pemberdayaan ibu-ibu PKK melalui pendidikan kesehatan atau penyuluhan mengenai penerapan protokol kesehatan 5 M  (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas) untuk pencegahan COVID-19 dan TB. Metode dari kegiatan pendidikan kesehatan dalam bentuk pertemuan rutin ibu-ibu PKK setiap bulan dengan penerapan Prokes 5 M secara ketat melalui pemberian leaflet bergambar, diskusi aktif dua arah secara terbuka dan langsung antara ibu-ibu PKK dengan tim pelaksana kegiatan. Monitoring dan evaluasi kegiatan dilakukan dari kuisioner umpan balik dari peserta dan antusias dalam mengikuti kegiatan pengabdian masyarakar tersebut. Penerapan protokol kesehatan 5 M melalui pemberdayaan ibu-ibu PKK dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari hari dapat dilakukan sebagai upaya untuk pencegahan COVID-19 dan Tuberkulosis. Perlunya dukungan berbagai pihak sehingga penerapan Prokes 5 M dapat membantu Pemerintah dalam program pencegahan dan pengendalian COVID-19 dan Tuberkulosis.
PEMERIKSAAN RHEUMATOID FAKTOR PADA PENDERITA TERSANGKA RHEUMATOID ARTHRITIS Agnes Sri Harti; Dyah Yuliana
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 3 No. 2, Juli 2012
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.638 KB)

Abstract

ABSTRAK Rheumatoid Faktor (RF) adalah imunoglobulin yang bereaksi dengan molekul IgG. Sebagaimana ditunjukkan namanya, RF terutama dipakai untuk mendiagnosa dan memantau Rheumatoid Arthritis (RA). Semua penderita dengan RA menunjukkan antibodi terhadap IgG yang disebut RF atau antiglobulin. RA sendiri merupakan suatu penyakit sistemik kronis yang ditandai dengan peradangan ringan jaringan penyambung. Pada orang dewasa RA adalah suatu poliartritis inflamatoris sismetris yang ditandai oleh proliferasi sinovial, perusakan tulang dan tulang rawan. Manifestasi tersering penyakit ini adalah terserangnya sendi yang umumnya menetap dan progresif. Awalnya yang terserang adalah sendi kecil tangan dan kaki dan seringkali keadaan ini mengakibatkan deformitas sendi dan gangguan fungsi disertai rasa nyeri. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah serum penderita tersangka RA yang diperiksa secara kualitatif memberikan hasil yang positif atau negatif terhadap RF. Pemeriksaan RF secara aglutinasi latex dengan metode Randox RF test. Ketika reagen dicampur dengan serum yang mengandung RF pada level yang lebih besar dari 8,0 IU/ml maka partikel akan terjadi aglutinasi. Hal ini menunjukkan sampel positif. Berdasarkan hasil pemeriksaan RF secara aglutinasi latex pada 15 sampel didapat hasil 4 sampel positif (aglutinasi) terhadap RF yaitu sampel no. 1, 2, 14 dan 15, sedangkan 11 sampel menunjukkan reaksi negatif (tidak aglutinasi) terhadap RF sehingga dapat disimpulkan bahwa pemeriksaan RF pada penderita tersangka RA dapat digunakan untuk membantu diagnosa RA. ABSTRACT Rheumatoid Factor (RF)is immunoglobulin which interacted with IgG molecule. As showed by its name, RF mainly used to diagnose and monitor Rheumatoid arthritis. All suffecter of rheumatoid arthritis showed antibody toward IgG which called rheumatoid arthritis or antiglobulin. Rheumatoid arthritis is a chronic systemic disease which is indicated with light inflammation of connecting tissue. The purpose of this research is to know if the detection of rheumatoid factor on rheumatoid arthritis susffected showed result of positive or negative toward RF qualitatively. RF examination dad done latex agglutinavely by RF test Randox method. When reagen was mixed with serum which contain RF higher level of 8,0 IU/ml, then there would be agglutinated on the particel. This thing showed positive sample. According to the result of RF examination latex agglutinavely in 15 samples there are positive sample toward RF, those are samples number 1, 2, 14, and 15 while the other samples showed negative reaction toward RF. So, it could be conclude that RF detection on rheumatoid arthritis suspected could be used to help diagnosing RA.
PEMERIKSAAN HIV 1 DAN 2 METODE IMUNOKROMATOGRAFI RAPID TEST SEBAGAI SCREENING TEST DETEKSI AIDS Agnes Sri Harti; Amalia Agustin; Siti Mardiyah; E Estuningsih; Heni Nur Kusumawati
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 5 No. 1, Januari 2014
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.949 KB)

Abstract

ABSTRAKAIDS (Aquired Immuno De¿ ciency Syindrom) adalah suatu keadaan akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh secara bertahap disebabkan oleh virus yang dikenal sebagai HIV (Human Immunode¿ ciency Virus). Pemeriksaan HIV 1 dan 2 Imunokromatogra¿ Rapid Test ini merupakan cara kualitatif guna mengetahui ada tidaknya antibodi HIV tipe 1 dan HIV tipe 2 dalam sampel. Metode penelitian berdasarkan pemeriksaan laboratorium menggunakan metode Imunokromatogra¿ Rapid Test yang berdasarkan prinsip imunokromatogra¿ dengan serum atau darah sebagai sampelnya. Metode ini mempunyai kelebihan yaitu waktu pemeriksaan cepat (hanya berkisar 15 – 30 menit), mudah dilakukan, tidak menggunakan alat yang khusus dan cukup sensitif. Dari 20 sampel yang dipakai diperoleh 5 sampel positif (+) mengandung antibodi HIV tipe 1 dan 2. Metode Imunokromatogra¿ Rapid Test dapat digunakan sebagai screening test terhadap AIDS. Kata kunci: HIV, imunokromatogra¿ , screening test, AIDSABSTRACTAIDS (Aquired Immuno De¿ ciency Syndrom) is a condition caused by the decreasing of the body imunity system periodicly that caused by virus called HIV. HIV 1 and 2 imunocromatography rapid test method examination is a qualitative test to know HIV type 1 and type 2 antibody on sampel. HIV immunocromatography rapid test method laboratory examination is according to immune chromatography princip with the serum or blood as the sampel. This method bene¿ t is fast (only 15 – 30 minutes), easy doing, do not use spcial tools, and sensitive enough. The result is 5 samples are positive (+) containing HIV 1 and 2 antibody from 20 samples. Immuno chromatography Rapid Test method can be used as AIDS screening test.Key words: HIV, imunochromatography, screening test, AIDS
PEMERIKSAAN HCG (HUMAN CHORIONIC GONADOTROPIN) UNTUK DETEKSI KEHAMILAN DINI SECARA IMMUNOKROMATOGRAFI Agnes Sri Harti; E Estuningsih; Heni Nur kusumawati
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 4 No. 1, Januari 2013
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.866 KB)

Abstract

ABSTRAKHCG (Human Chorionic Gonadotropin) merupakan suatu hormone yang diproduksi oleh jaringan placenta pada awal kehamilan, hormone ini akan dikeluarkan melalui urine dan juga dihasilkan bila terdapat proliferasi yang abnormal pada jaringan epitel korion seperti molahidatidosa (hamil anggur) atau choriocarsinoma. Adanya HCG dalam urine dapat digunakan untuk deteksi kehamilan dini. Metode penelitian berdasarkan data hasil pemeriksaan dari salah satu Rumah Sakit Umum DaerahSragen. Pemeriksaan HCG yang dilakukan berdasarkan prinsip immunokromatograÞ yaitu adanya HCG berupa timbulnya dua tanda merah satu pada bagian test line (T) dan satu tanda merah pada control line (C). Dari 20 sampel yang diperiksa di dapatkan hasil 6 sampel yang positif mengandung HCG dan 14 sampel negatif yang tidak mengandung HCG.Kata kunci: HCG, kehamilan, immunokromatograÞABSTRACTHCG (Human Chorionic Gonadotropin) is a hormone produced by placenta tissue in early pregnancy. This hormone will be released through the urine and also produced when there is an abnormal proliferation of chorion epithelial tissue such as hydatidiform mole (pregnant wine) or choriocarsinoma. Presence of HCG in urine is used to help early pregnancy detection. This paper is based on data research from one of Sragen District General Hospital and supported by the published literature. The HCG test is conducted on immunochromatograÞ methode,where is indicated of two red line on the positive result and one red line on the negative result. The results of the 20 sample in show 6 sample are positive resultand 14 sample are negative result.Keywords: HCG, Pregnancy, ImmunochromatograÞ .
PEMANFAATAN BAKTERI ASAM LAKTAT DALAM PROSES PEMBUATAN TAHU DAN TEMPE UNTUK PENINGKATAN KADAR ISOFLAVON, ASAM LINOLEAT DAN ASAM LINOLENAT Ika Murni W; Eka Reftiana Z; Aldila Puji N; Agnes Sri Harti; E Estuningsih; Heni Nur Kusumawati
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 4 No. 2, Juli 2013
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.325 KB)

Abstract

ABSTRAK Tahu dan tempe sebagai makanan olahan kedelai yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat sebagai sumber prote PEMANFAATAN BAKTERI ASAM LAKTAT DALAM PROSES PEMBUATAN TAHU DAN TEMPE UNTUK PENINGKATAN KADAR ISOFLAVON, ASAM LINOLEAT DAN ASAM LINOLENAT in nabati. Selain protein, kedelai memiliki isofl avon dan potensi asam lemak tak jenuh lainnya. Keistimewaan isofl avon yang dikenal sampai saat ini adalah sebagai antioksidan dan kemampuan antikanker. Sedangkan asam linoleat dan asam linolenat dalam kedelai sebagai asam lemak tak jenuh bahwa tubuh tidak dapat disintesis dan bermanfaat dalam pencegahan penyakit jantung koroner. Indonesia memiliki potensi megabiodiversiti Bakteri Asam Laktat (BAL) yang sangat tinggi seperti Lactobacillus plantarum, L. casei. BAL dapat diisolasi dan digunakan untuk fermentasi asam laktat dalam makanan, seperti tahu, tempe, tauco, kecap, dan acar. Produk olahan kedelai seperti tahu dan tempe adalah makanan fermentasi. Dalam proses pembuatan tahu tanpa melalui proses fermentasi dan masih menggunakan cara konvensional dengan penambahan cuka sebagai agen koagulan. Sedangkan pembuatan tempe difermentasi menggunakan ragi Rhyzopus sp sehingga bentuk kompak dihasilkan. Pemanfaatan LAB (Bakteri Asam Laktat) dalam proses fermentasi asam laktat untuk membuat tahu dan tempe, diharapkan akan diperoleh dan produk tahu serta linoleat isofl avon tinggi dan asam linolenat yang dapat berfungsi sebagai makanan fungsional. Kata Kunci: Asam Laktat, Tahu, Tempe, Isofl avon, Asam Linoleat, Asam Linolenat ABSTRACT Tofu and tempeh as processed soy foods are widely consumed by the public as a source of vegetable protein. In addition to protein, soy has isofl avones and the potential of other unsaturated fatty acids. Privileged isofl avones known to date is as an antioxidant and anticancer abilities. Whereas linoleic acid and linolenic acid in soybeans as unsaturated fatty acids that the body can not be synthesized and benefi cial in the prevention of coronary heart disease. Indonesia has the potential megabiodiversity Lactic Acid Bacteria (LAB) are very high such as Lactobacillus plantarum, L. casei. BAL can be isolated and used for fermentation lactic acid in foods, such as tofu, tempeh, tauco, ketchup, and pickles. Processed soy products such as tofu and tempeh is a fermented food. In the process of making out without going through the process of fermentation and still use the conventional way with the addition of vinegar as a coagulant agent. While the manufacture of tempe fermented using yeast Rhyzopus sp so that the resulting compact form. Utilization LAB (Lactic Acid Bacteria) in lactic acid fermentation process for making tofu and tempeh, are expected to be obtained and tofu products as well as the high isofl avone linoleic and linolenic acids that can serve as a functional food. Keyword : Lactic Acid, Tofu, Tempeh, Isofl avones, Linoleic Acid, Linolenic Acid
Kegunaan Daun Sirsak (Annona muricata l) Untuk Membunuh Sel Kanker dan Pengganti Kemoterapi Utari K; Eka Nursafitri; Intan Sari A; Rafika Sari; Winda A. K.; Agnes Sri Harti
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 4 No. 2, Juli 2013
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.718 KB)

Abstract

ABSTRAKTanaman sirsak (Annona muricata L) merupakan salah satu tanaman berkhasiat yang dapat digunakan sebagai obat  kanker  dan  pengganti  kemoterapi.  Kanker  adalah  penyakit  berbahaya  yang menyerang DNA manusia. Annonaceous acetogenis atau yang lebih sering disebut dengan acetogenin yang terkandung dalam  daun  sirsak  dapat  membunuh  sel-sel  kanker  dengan  cara  menghambat  ATP  yang  menjadi sumber energi bagi pertumbuhan kanker. Senyawa fi tokimia yang menjadi anggota acetogenin seperti muricereacin  dan murihexocin C memiliki  kekuatan  yang melebihi  kefektifan dari adreamycin  (obat kemoterapi). Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  senyawa  acetogenin  berperan  untuk  membunuh sel  kanker  dan derivat  senyawa acetoginin dapat  digunakan  sebagai pengganti  kemoterapi. Adanya acetoginin mempunyai aktivitas untuk membunuh sel kanker. Kata kunci: daun sirsak, sel kanker, acetogenin, kemoterapiABSTRACTPlants soursop (Annona muricata L) is one plant that can be used as a substitute for chemotherapy and cancer drugs. Cancer is an insidious disease that attacks the human DNA. Annonaceous acetogenis or more often called acetogenin contained in soursop  leaves can kill cancer cells by  inhibiting ATP  the energy source  for  the growth of cancer. Phytochemical compounds  that are members acetogenin like muricereacin and murihexocin C has a power that exceeds the effectiveness of adreamycin (chemotherapy drugs). The result of research of soursop leaf to kill cancer cells and replacement of chemotherapy. That compounds may contribute acetogenin to kill cancer cells and derivate of acetoginin compounds can be used as a substitute for chemotherapy and have activity to kill cancer cells.Keywords: acetogenin, cancer, soursop leaves, chemotherapy
EFEKTIFITAS BIBLIOTERAPI TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN DENGAN DIABETES MELLITUS PADA KELOMPOK PROLANIS KARTASURA Martini Listrikawati; Agnes Sri Harti
Journal of Advanced Nursing and Health Sciences Vol. 2 No. 2, Agustus 2021
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a carbohydrate, protein, and fat metabolism disorder marked with hyperglycemia or blood glucose increase due to an abnormality of insulin secretion or decreased work performance of insulin. One of the handlers of Diabetes Mellitus is exercise. Low impact aerobic gymnastics is a gymnastics with low to moderate intensities, easy-to-do movements, injury-free movements, rhythmic movements, non-jerking movements, and rare sudden movement. Breathing relaxation is a breathing exercise which consists of abdomen breathing and purse lip breathing to reduce stress. The objective of this research is to investigate the effect of low impact aerobic gymnastics and deep breathing relaxation on blood sugar level of the diabetes mellitus elderly at Anggrek Integrated Health Post of Kartasura. This research uses quantitative method with a quasi-experimental research design with a pre-test and post-test approach without control group design. The result of the Wilcoxon’s Test shows that the p-value was 0.000 which was less than 0.05, meaning that the administration of low impact aerobic gymnastics and deep breathing relaxation could reduce the blood sugar level of the diabetes mellitus elderly. Thus, the low impact aerobic gymnastics and deep breathing relaxation had an effect on the blood sugar level of the diabetes mellitus elderly at Anggrek Integrated Health Post of Kartasura.
Pelatihan TOEFL untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Bambang Abdul Syukur; Agnes Sri Harti; Dian Mudita
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 6 No 1 (2024): SULUH: Jurnal Abdimas Agustus
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v6i1.6638

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan; (1) memperkuat keterampilan dasar berbahasa Inggris pada siswa kejuruan, (2) mengenalkan format TOEFL kepada peserta, dan (3) mempersiapkan siswa menghadapi test TOEFL. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka dan tatap maya dengan 5 kali pertemuan. Peserta kegiatan adalah 23 siswa XI Elektronika Industri di SMK Warga Surakarta. Materi pelatihan adalah Listening, Structure & Written Expression, dan Reading yang diujkan pada TOEFL. Posttest dilakukan pada pertemuan terakhir dalam bentuk TOEFL Prediction. Luaran kegiatan belum menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Kesimpulan tersebut dapat diketahui berdasarkan nilai rata-rata siswa yang masih di bawah 450. Beberapa faktor penyebabnya adalah dominasi keterampilan peserta di level rendah (A2), terbatasnya durasi waktu pelatihan, dan belum optimalnya jumlah kehadiran. Evaluasi menjadi dasar bagi tim pengabdi untuk merancang pelatihan TOEFL yang lebih komprehensif, desain materi lebih menarik, dan menyesuaikan karakter peserta vokasi. Selain itu, hasil evaluasi juga menjadi pedoman bagi tim untuk mengenbangkan model motivasi peserta guna meningkatkan semangat belajar, berlatih, dan bersaing mencapai target yang diharapkan. Kata Kunci: Pelatihan, TOEFL-Like, Structure and Written Expression