Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

MUSIK BATONG PADA LANGKA LIPU DI DESA POSOSLALONGO, KECAMATAN BANGGAI TENGAH, KABUPATEN BANGGAI LAUT Aloysius Totuuk; Perry Rumengan; Franklin E. Dumais; R. A. Dinar Sri Hartati
KOMPETENSI Vol. 3 No. 5 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan struktur, penggunaan instrumen dan peranan musik Batong sebagai iringan Langka Lipu di desa Pososlalongo, Kecamatan Banggai Tengah, Kabupaten Banggai Laut. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, di mana data dalam penelitian berasal dari studi pustaka, observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi (pencatatan, pengambilan foto, perekaman audio dan video). Data yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan musikologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik Batong, sebagai genre dalam bentuk ansambel musik tradisional suku Banggai, terdiri dari Gong Besar, Gong Sedang, Tutuung, dan Bobolon yang berfungsi untuk mengiring Langka Lipu yang menggunakan ritme Kanjar dengan tempo yang cepat. Musik Batong sebagai musik iringan pada Langka Lipu merupakan salah satu alat musik tradisional suku Banggai yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat khususnya masyarakat yang ada di desa Pososlalongo. Musik Batong memiliki peran yang sangat penting pada Langka Lipu, karena musik Batong dapat menamba energi kepada setiap pesilat Langka Lipu. Bukan hanya sebagai penamba energi, tetapi musik Batong juga berperan sebagai sarana informasi bagi masyarakat agar mengetahuai bahwa sedang dilaksanakan pertunjukan Langka Lipu.
PEMBELAJARAN SENI MUSIK DI SMP KRISTEN KEMBES Ira Chenia Regar; Franklin Dumais; Meyny Kaunang
KOMPETENSI Vol. 3 No. 6 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan proses pembelajaran seni musik di SMP Kristen Kembes pada materi modul skala mayor. Penelitian ini juga disusun untuk menjelaskan strategi dan teknik yang digunakan guru dalam memotivasi siswa dan mengajarkan materi modul skala mayor kepada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data dan materi penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah itu, informasi dievaluasi menggunakan prosedur seperti mengkonfirmasi kebenaran informasi, mengurangi informasi, menampilkan informasi, dan memvalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni musik dengan materi modul skala mayor berjalan dengan efektif. Hal ini terlihat dari strategi yang digunakan guru untuk selalu melibatkan siswa dalam kegiatan pembelajaran sehingga siswa merasa termotivasi untuk belajar. Terlihat bahwa guru menjelaskan tujuan pembelajaran dengan baik dan menciptakan atmostif pembelejaran yang kondusif bagi siswa. Selain itu, untuk memastikan bahwa siswa terus termotivasi dalam proses pembelajaran, siswa diberikan penghargaan oleh guru ketika mampu melalukan sebuah tugas yang diberikan oleh guru. Untuk membuat pembelajaran menjadi semakin menarik guru juga menciptakan iklim kompetisi yang sehat di antara siswa sehingga menumbuhkan daya saing siswa. Hasil temuan juga menunjukkan bahwa guru menggunakan berbagai strategi dan teknik pembelajaran yang mengintegrasikan dan mengelaborasikan penggunaan media dan teknologi untuk membuat proses pembelajaran menjadi semakin kondusif. Penggunaan berbagai strategi dan teknik pembelajaran tersebut bertujuan untuk mengatasi berbagai hambatan yang ditemui dalam proses pembelajaran.
METODE PENGAJARAN BIOLA NOLDI WENAS BAGI ANAK USIA DINI (6-8 TAHUN) Ralf Sorongan; Perry Rumengan; Franklin Dumais
KOMPETENSI Vol. 3 No. 6 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode pengajaran biola Noldi Wenas bagi anak usia dini (6-8 tahun). Subjek dalam penelitian ini adalah Noldi Wenas sendiri sebagai guru biola. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi langsung kepada Noldi Wenas, dan wawancara hanya dengan Noldi Wenas sendiri, serta dokumentasi yang berupa foto-foto Noldi Wenas menunjukkan metodenya. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian metode pengajaran biola Noldi Wenas Bagi anak usia dini (6-8 Tahun) adalah mempunyai 11 tahap dalam pengajarannya, yaitu: (1) Pengenalan alat musik biola, (2) Cara memegang biola, (3) Cara memegang bow, (4) Cara menggesek di strings, (5) Memperkenalkan nada di ke 4 strings. (6) Memperkenalkan nomor jari, (7) Not balok open strings, (8) Menekan strings biola, (7) Mengenal pembagian menggesek bow (8) Mengenal letak not balok dan ketukannya, (9) Pembagian bow, (10) belajar lagu “twinkle-twinkle little star”, dan (11) materi dilanjutkan dengan buku “A Tune a day by C. Paul Herfurth”. Dalam metode pengajaran Noldi Wenas, terdapat juga pendekatan yang dilakukan dalam pengajaran untuk menunjang keberhasilan dari pengajarannya.
PERKEMBANGAN MUSIK KASIDAH DI KAMPUNG JAWA TONDANO (JATON) Debora G. P. Rotikan; Sri Sunarmi; Franklin Dumais
KOMPETENSI Vol. 3 No. 7 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v3i7.6380

Abstract

Penelitian ini disusun untuk menjelaskan dan mendeskripsikan perkembangan musik Kasidah di Kampung Jawa Tondano (Jaton). Secara spesifik, perkembangan yang dimaksuda adalah perubahan-perubahan yang terjadi pada musik Kasidah dan faktor-faktor yang menyebabkan perubahan itu.  Penelitian ini disusun dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif di mana data-data penelitian dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara pada sumber-sumber terkait, dan dokumentasi dalam bentuk pengambilan gambar dan video. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan pemeriksaan data, klasifikasi, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik Kasidah adalah musik yang diturunkan dari generasi ke generasi hingga saat ini. Dengan demikian, musik Kasidah telah menjadi bentuk kesenian yang juga bagian dari kebudayaan masyarakat di Kampung Jawa Tondano. Sejak kemunculannya hingga saat ini, musik Kasidah telah mengalami berbagai perubahan. Perubahan tersebut dapat dilihat dari berbagai aspek, seperti pemain musik, instrumen yang digunakan, irama, lirik lagu, tema dan pesan (amanat). Perubahan-perubahan tersebut muncul karena faktor internal dan eskternal. Faktor internal meliputi ide dan kreativitas dari para pelatih musik Kasidah, sedangankan faktor eksternal meliputi perubahan selera masyarakat terhadap musik. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa musik Kasidah digunakan sebgai media da’wah dan sebagai musik yang menyemarakkan hari-hari raya keagamaan Islam.
BILLY SHEEHAN’S BASS PLAYING TECHNIQUE IN THE SONG OBLIVION Ravi Arjuna Sundari; Perry Rumengan; Franklin Dumais
SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues Vol. 2 No. 6 (2022): SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues
Publisher : Faculty of Language and Arts (Fakultas Bahasa dan Seni) Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/soculijrccsscli.v2i6.7313

Abstract

The bass player played a significant role in something of a band's team, though in a rock band more than a guitar player or vocalist. Billy Sheehan is a different figure in regard to methods, presentation, and progressive acumen in his bass game. Together with The Winery Dongs, they drafted a drill song called Oblivion that combined progressive techniques in their game. The research takes a qualitative approach that reflects the condition of the research object the Oblivion of the bass play method and Billy Sheehan’s key analyzed source information, which the research described in a descriptive way to respond to the research case. Gathering information in the research employs method of documentary study. Based on the findings of this research, Billy Sheehan in a Oblivion song uses a mixture of plucking techniques and tapping techniques combined with the method of lead guitar play. As a result of this study, the authors found that Billy created new styles that made his bass game a unique performance, and looking back on it was a rich bass-game technique.
OPTIMALISASI PENGGUNAAAN METODE DRILL PADA PEMBELAJARAN GITAR PEMULA Alfa Alafino Zefanya Singkay; Meyny Kaunang; Franklin Dumais
KOMPETENSI Vol. 3 No. 10 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v3i10.6537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi dan dampak metode drill terhadap pengembangan keterampilan siswa SMA Negeri 3 Tondano dalam memahami materi teori dasar dan praktek bermain gitar pemula. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian tindakan kelas (PTK). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. 30 orang siswa kelas X SMA Negeri 3 Tondano dipilih menjadi sampel dalam penelitian melalui teknik probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pencapaian kompetensi belajar mengalami peningkatan yang signifikan, dengan hanya tiga siswa (10%) mencapai tingkat kelulusan pada siklus I, meningkat menjadi dua puluh siswa (61,5%) pada siklus II, dan akhirnya mencapai proporsi kelulusan sebanyak 90% pada siklus III. Selain itu, dalam hal kemampuan membawakan lagu, hanya lima siswa (16,7%) yang mampu melakukannya pada siklus I, namun angka ini meningkat menjadi dua puluh satu siswa (70%) pada siklus II, mencapai persentase penyelesaian pembelajaran sebanyak 86,3% pada pelaksanaan siklus III. Dengan demikian, penerapan metode drill pada pembelajaran gitar pemula di SMA Negeri 1 Tondano memiliki dampak yang positif bagi siswa.
AN ANALYSIS OF THE GUITAR MUSIC LEARNING OF BEGINNER USING PROBLEM-BASED LEARNING Abraham G. A. Onibala; Meyny Kaunang; Franklin Dumais
SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues Vol. 3 No. 2 (2023): SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues
Publisher : Faculty of Language and Arts (Fakultas Bahasa dan Seni) Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/soculijrccsscli.v3i2.7990

Abstract

This present study aims at exploring the implementation of Beginner Guitar Music Learning through the application of the Problem Based Learning (PBL) model. The research focuses on understanding how the Problem Based Learning model is employed in the context of learning beginner guitar music. The qualitative method with a pedagogical approach was employed for data collection, utilizing observation, interviews, and documentation. The findings reveal that, in the preparatory phase for implementing music learning activities at SMA Negeri 1 Tondano, comprehensive planning is essential. This involves developing semester programs, syllabuses, lesson plans, learning media, and teaching materials. Moreover, the cultural arts (music) teachers conduct a thorough assessment of each student's abilities, considering their interests, needs, and profiles. This information aids in tailoring the learning process to accommodate different learning styles. The study contributes valuable insights into the practical application of the Problem Based Learning model in the domain of beginner guitar music education.
THE STRATEGY OF CLASICAL GUITAR TRAINING SHOWN BY JEKSON PONTOMUDIS FOR THE EVENT OF FLS2N Geryanto F. Sasela; Perry Rumengan; Franklin Dumais
SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues Vol. 3 No. 3 (2023): SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues
Publisher : Faculty of Language and Arts (Fakultas Bahasa dan Seni) Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/soculijrccsscli.v3i3.8071

Abstract

This research aims to explore the classical guitar learning strategies applied by Jekson Pontomudis as part of his preparation for the National Student Art Competition Festival (FLS2N). The main focus of this research is to identify the challenges faced in the implementation of Jekson Pontomudis' classical guitar learning strategy in the context of FLS2N preparation. The research method used is qualitative with a musicology approach. Data were collected through observation, interview, and documentation. The results show that this learning strategy faces obstacles, such as the lack of teachers and trainers with classical guitar expertise, as well as limited learning facilities and infrastructure. In addition, the lack of curriculum compatibility with FLS2N demands and inadequate school conditions are problems. To overcome this, it is necessary to improve the qualifications of teaching staff, improve facilities and infrastructure, and evaluate and adjust the curriculum. This research provides insights into the constraints of classical guitar learning strategies in preparation for national competitions, such as FLS2N, and provides a basis for improving the effectiveness of similar learning in other schools.
A DESCRIPTIVE ANALYSIS ON THE ROLES AND FUNCTIONS OF THE MUSIC TEAM IN A WORSHIP Miracle Christian Pratowo; Meyny Kaunang; Franklin Dumais
SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues Vol. 3 No. 4 (2023): SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues
Publisher : Faculty of Language and Arts (Fakultas Bahasa dan Seni) Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/soculijrccsscli.v3i4.8286

Abstract

The present study is conducted to explore the roles and functions of the worship music team as shown at the curch of GPdI Karmel Tataaran II. This qualitative study uses primary and secondary data. The primary data are obtained through interview from the members of the church and the members of the music team of the church. The primary data are also collected through direct observation. On the other hand, the secondary data comes from the documentation of the previous relevant research and the digital sources from the internet. The obtained data are then analyzed using interactive data analysis which consists of the steps of data reduction, data display, and conclusion or verification. The findings show that the worship music team at the church of GPdI Karmel Tataaran II has a very important role in the worship experiences of the church members. The worship music team help the church members to have praying experiences full of happiness, to have a close relationship with the God, and to create a harmonic and happy atmosphere during the worship. The findings have important implications for the development of church worship and the enhancement of the music team's role in supporting worship objectives. Theoretically and practically, this research contributes to further understanding of the dynamics of music teams in Pentecostal churches.
AN ANALYSIS ON THE ROLE AND FUNCTION OF SINGERS IN WORSHIP: A CASE STUDY AT THE NEW JERUSALEM BETHEL CHURCH INDONESIA Ariandi Richard Mabuka; R. A. Dinar Sri Hartati; Franklin Dumais
SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues Vol. 3 No. 5 (2023): SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues
Publisher : Faculty of Language and Arts (Fakultas Bahasa dan Seni) Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/soculijrccsscli.v3i5.8307

Abstract

This research aims to examine the roles and functions of the worship singers at the New Jerusalem Bether Church Indonesia in Kampung Lebo. To achieve this goal, data collection tools such as observation, interviews, literature review, and documentation were employed. The research method used is a qualitative descriptive method, with the objective of identifying the outcomes obtained in the field. In this study, the researcher utilized theories that support the research, serving as the foundation for investigating the roles and functions of singers in worship at the Indonesian Bethel Church in Kampung Lebo. The research has elucidated the roles and functions of singers in the worship of the New Jerusamlem Bether Church Indonesia in Kampung Lebo. The researcher discovered several aspects regarding the roles and functions of singers, including the significant role of backing vocalists in the progression of worship, their ability to assist the song leader in leading worship, the importance of singers being pitch-perfect, their capacity to provide harmony and vocal energy in every song, the ability to transform the worship atmosphere to avoid monotony, guiding the congregation in singing, providing enthusiasm, and making the congregation feel engaged during worship. The data were obtained through interviews with singers and the pastor.