Sri Utami Asmarani
Program Studi D3 Kebidanan, STIKes Muhammadiyah Ciamis

Published : 27 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : indogenius

Genetic Counseling pada Keluarga Diabetes Mellitus: Studi Kasus Tiya Rizki Novianti; Ayu Endang Purwati; Sri Utami Asmarani
INDOGENIUS Vol 2 No 2 (2023): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v2i2.254

Abstract

Tujuan: Kualitas hidup merupakan salah satu masalah psikologis yang dapat ditemukan pada pasien penderita DM maupun keluarganya. Intervensi Genetic Counseling adalah upaya untuk mengatasi masalah tersebut. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan case study. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi keperawatan berupa Genetic Counseling pada keluarga penderita Diabetes Mellitus. Subjek dalam penelitian ini yaitu seluruh keluarga penderita diabetes yang mengalami masalah dengan kualitas hidupnya di Desa Sukamaju, 06/08, Mangunjaya, Pangandaran, Jawa Barat. Untuk membuat kesimpulan tentang masalah tertentu, konsep, teori, dan prinsip yang relevan diperlukan dalam analisis data yang dikumpulkan. Instrumen dalam penelitian ini yaitu berupa Kuesioner WHOQOL-BREF. Hasil: Hasil dalam Studi Kasus ini didukung oleh hasil Kuesioner WHOQOL-BREF. Hasil Kesioner yang di dapat adalah interpretasi kualitas hidup baik dengan skor rata-rata 90-100. Kesimpulan: Intervensi Genetic Counselingdiyakini efektif dalam menurunkan kecemasan pada klien dengan kualitas hidup yang buruk, dibuktikan dengan identifikasi subyektif klien. Sebagai salah satu efek intervensi, terjadi pengurangan kecemasan yang disebut dengan munculnya kedamaian, harapan dan kualitas hidup yang baik, hilangnya kecemasan dan keputusasaan, sehingga menghilangkan kecemasan secara langsung. Selain itu, peneliti tidak menemukan perbedaan yang signifikan antara teori dan fakta yang mempengaruhi hasil penelitian, sehingga penelitian ini tidak bertentangan dengan penelitian sebelumnya.
Overview of Pregnant Women's Knowledge of Antepartum Care at the Taraju Community Health Center in Tasikmalaya Siti Rosita; Aulia Ridla Fauzi; Ima Sukmawati; Sri Utami Asmarani; Rosidah Solihah; Yanti Srinayanti; Sri Wulan Ratna Dewi; Metty Nurherliyany; Ayu Endang Purwati; Sandriani Sandriani
INDOGENIUS Vol 4 No 3 (2025): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v4i3.1016

Abstract

Background: Pregnancy begins with the meeting of the ovum and sperm cells will last around 9 months from the first day of the last menstruation, one of the important treatmens during pregnancy is a pregnancy check-up, which is a service provided by nurses to women during pregnancy, which monitors their physical dan psychological health, fetal growth, and preparation for childbrith. Apart from that, good knowledge about personal and fetal health care during pregnancy can improved the health of pregnant women. This research aims to assess the level of knowledge of pregnant women about antenatal care at the Taraju Tasikmalaya Community Health Center. Methods: this research method used was descriptive quantitative, with 30 respondents selected by accidental sampling, with data accumulation carried out using a questionnaire. Results: the result of the study showed that the majority of pragnant women at the Taraju Tasikmalaya Community Health Center had good knowledge about antenatal care at 66.7% (20 respondents), sufficiendt knowledge at 30% (9 respondents) or less at 3.3% (1 respondets). Conclusion: the majority of pregnant women’s knowledgeable about antenatal care at the Taraju Tasikmalaya Health Center for the period May to June 2024 mostly good.