Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Strategi Peningkatan Kinerja Pelayanan Publik Pada Kantor Kecamatan Bengalon Kabupaten Kutai Timur Marnawati Marnawati; Maskan Maskan; Marsuq Marsuq
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 21, No 1 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.447 KB) | DOI: 10.31293/pd.v21i1.6237

Abstract

Strategi dalam pemberian layanan kepada masyarakat berkaitan dengan sumber daya aparatur pelayanan, selain diatur dalam Undang-Undang Pelayanan Publik, penyelenggara pelayanan publik diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara. Kinerja diawali dengan perencanaan tentang bagaimana menyusun tujuan yang diharapkan di masa mendatang dan menyusun berbagai sumber daya serta kegiatan yang diperlukan dalam pencapaian tujuan. Peningkatan kinerja dapat dilihat sebagai suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas tugas yang dibebankan kepadanya yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman dan kesungguhan serta waktu. Pelayanan publik merupakan jiwa dasar dari penyelenggaraan administrasi negara. Seiring peningkatan kehidupan manusia, tuntutan akan pelayanan publik juga semakin meningkat. Masyarakat bukan hanya mengharapkan terpenuhinya kebutuhan pelayanan yang baik, tetapi lebih dari itu, masyarakat mulai mempertanyakan penjaminan ketersediaan dan kualitas pelayanan publik yang diberikan oleh pemerintah. Pelayanan administratif yaitu pelayanan yang menghasilkan berbagai bentuk dokumen resmi yang dibutuhkan oleh publik, misalnya status kewarganegaraan, sertifikat kompetensi, kepemilikan atau penguasaan terhadap suatu barang dan sebagainya. Pelayanan Pemerintahan, yaitu merupakan pelayanan masyarakat yang erat dalam tugas-tugas umum pemerintahan seperti pelayanan Kartu Keluarga, e-KTP, IMB, Surat Keterangan, izin usaha.
Tinjauan Tentang Implementasi Pelayanan Kepada Pasien Bpjs Kesehatan di Puskesmas Pembantu Desa Datah Bilang Kecamatan Long Hubung Kabupaten Mahakam Ulu Dovina Ding; Marsuq Marsuq; Ahmad Jubaidi
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 21, No 1 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.004 KB) | DOI: 10.31293/pd.v21i1.6233

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi Pelayanan Kepada Pasien BPJS Kesehatan di Puskesmas Pembantu Desa Datah Bilang. Teknik pengumpulan data meliputi: Wawancara, Observasi dan Dokumentasi, Teknik analisis data:  Miles & Huberman. Berdasarkan hasil penelitian, dan pembahasan dapat diketahui bahwa Implementasi Pelayanan Kepada Pasien BPJS Kesehatan di Puskesmas Pembantu Desa Datah Bilang baru sebagian yang dapat di katakana baik atau tepat. Mulai dari ketepatan instrumen dilihat dari obat-obat yang ada di puskesmas pembantu sudah sesuai dengan harapan dan kebutuhan pasien namun stock obat tertentu terkadang kosong fasilitas seperti ruang tunggu dan ruang inap tersedia, kapasitas implementor yaitu yang menjalankan kebijakan pelayanan di puskesmas pembantu  sudah bisa dikatakan cukup dan sesuai dengan peraturan yang ada  karena sudah terdapat tenaga kesehatan perawat, bidan dan bagian administrasi, kondisi lingkungan dapat dikatakan sudah cukup baik dan tidak mendapat kendala oleh jarak tempuh, biaya perjalanan atau pun masyarakat di daerah tersebut. Selanjutnya yang menjadi faktor-faktor penghambat Implementasi Pelayanan Kepada Pasien BPJS Kesehatan di Puskesmas Pembantu Desa datah Bilang adalah terkendala oleh keterlambatan pengiriman obat dari puskesmas induk, kendala lain yaitu tidak tersedia sarana mobil ambulan untuk merujuk pasien
Analisis Kinerja Pelayanan Publik Pada Kantor Perusahaan Umum Damri Pada Jalur Trayek Samarinda-Berau Di Kota Samarinda Anggarista Dioni Pratamasari; Marsuq Marsuq
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i1.7189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pelayanan publik yang diberikan oleh kantor Perusahaan Umum Damri kepada masyarakat Kota Samarinda. Jenis penelitian ini menunjukkan jenis penelitian kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 7 orang yang ditentukan dengan Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mengenai aspek mutu kinerja yang diberikan oleh Perusahaan Umum Damri sudah sesuai tetapi dari pihak pengguna layanan masih keterbatasan dalam pemesanan tiket. Aspek kuantitas kinerja sudah sesuai peraturan yang berlaku tetapi dari pelaksanaan kurang optimal dikarenakan armada yang dipakai kurang memadai. Aspek ketepatan waktu sudah sesuai dengan jadwal tetapi ada beberapa faktor dari penumpang pemakai layanan yang terjadi diluar kendali pegawai. Aspek efektivitas penggunaan sumber daya sudah sesuai harapan masyarakat tetapi ada beberapa fasilitas penumpang yang masih kurang optimal. Aspek berkomitmen sudah diberikan yang terbaik tetapi ada beberapa yang kurang sesuai dengan keadaan di lapangan terutama yang didapatkan oleh pegawai dari instansi tersebut.
Resolusi Konflik (Studi Kasus Pada Kantor Badan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kutai Barat) Maskan Maskan; Marsuq Marsuq; Jamiah Jamiah; Evi Intansari
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 3 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i3.7509

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui bentuk, Penyebab dan Resolusi Konflik Organisasi pada Kantor Badan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kutai Barat. Penelitian ini menggunakan jenis penelititian diskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah Pimpinan dan Pegawai kantor Badan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kutai Barat. Teknik Pengumpulan Data yang digunakan adalah wawancara mendalam, pengamatan terlibat dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan: (1) Bentuk-bentuk konflik di kantor Badan Satuan polisi  Pamong Praja Kabupaten Kutai Barat adalah: (a) konflik pribadi, (b)  konflik antar pribadi, dan (c) konflik antar kelompok.  (2) Sumber atau penyebab konflik di kantor Badan Satuan polisi Pamong Praja Kabupaten Kutai Barat adalah (a) Adanya hubungan  saling  ketergantungan yang tinggi; (b) Adanya distribusi pekerjaan yang tidak merata; (c) Pendelegasian pekerjaan yang tidak sesuai; (d) Keanekaragaman karakter pegawai; (e) Kurangnya komunikasi dan koordinasi tidak berjalannya komunikasi dan koordinasi yang baik; (f) Adanya perbedaan pemberian insentif; (g) Kurangnya ketegasan pimpinan; dan Perjalanan dinas yang didominasi oleh pihak tertentu. (3) Resolusi Konflik yang dilakukan pimpinan dalam mengendalikan konflik pada Badan Satuan Polisi Pamong Praja menggunakan teknik dominasi agar masalah dapat  diselesaikan dengan cepat, bahkan dengan memberlakukan sanksi-sanksi yang sah sesuai peraturan yang berlaku agar pegawai mentaati dan patuh terhadap peraturan-peraturan yang ada sehingga semua dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Pengorganisasian Kelompok Tani Panca Karya di Desa Bangun Rejo Kabupaten Kutai Kartanegara Suhardiman Suhardiman; Marsuq Marsuq; Jamiah Jamiah; Muhammad Said; Aisha Maulia Rahmawati; Ruhana Atapukan
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1jh30v34

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kapasitas pengetahuan, keterampilan dan sikap anggota kelompok tani dalam menerapkan mekanisme pertanian modern; (2) meningkatkan akses sumber daya dan teknologi; dan (3) meningkatkan kemampuan membuat perencanaan bisnis Usaha Kelompok Tani. Metode yang digunakan dalam Pengabdian kepada Masyarakat ini melalui 5 tahapan dengan 8 kegiatan: 1) persiapan; 2) sosialisasi dan focus group discussion; 3) pelatihan pertanian modern; 4) penyaluran dan bimbingan teknis perakitan, penggunaan dan perawatan alat dan mesin pertanian modern; 5) pelatihan penyusunan perencanaan bisnis (business plan) usaha kelompok tani; 6) pendampingan dan fasilitiasi pengorganisasian kelompok tani; dan 7) Monitoring dan Evaluasi; dan 8) Keberlanjutan Program. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatnya kapasitas pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam menerapkan mekanisme pertanian modern, penggunaan pupuk dan pestisida secara efisien, pengendalian hama dan penyakit, meningkatnya pengetahuan petani dalam merakit, menggunakan dan merawat alat-alat dan mesin pertanian yang diberikan, meningkatnya kemampuan dan keterampilan pengorganisasian kelompok tani untuk bekerjasasama, bermitra dan bernegosiasi dengan pemerintah dan pasar (swasta), meningkatknya akses sumber daya dan teknologi serta tersusunnya dokumen bussiness plan di tingkat Kelompok Tani Panca Karya.