Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Kampung Iklim Baluwarti melalui Pemanfaatan Energi Surya untuk Penerangan Kawasan Heritage Pramesti, Leny; Daryanto, Tri Joko; Marlina, Avi; Cahyono, Untung Joko; Mustaqimah, Ummul
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 3 (2025): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i3.1153

Abstract

Kawasan heritage Baluwarti di Surakarta memiliki potensi wisata budaya yang tinggi, namun belum didukung oleh sistem pencahayaan malam hari yang mampu menampilkan karakter arsitektur tradisional sebagai daya tarik visual. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas visual malam hari melalui penerapan sistem pencahayaan arsitektural bertenaga surya yang efisien, kontekstual, dan berkelanjutan. Sistem ini dirancang menyala otomatis dari senja hingga fajar tanpa bergantung pada jaringan listrik PLN, dengan memanfaatkan panel surya monokristalin dan lampu LED hemat energi. Pelaksanaan dilakukan secara partisipatif bersama warga dan pemerintah kelurahan, dimulai dari survei, diskusi kelompok, hingga instalasi di titik-titik strategis. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam visibilitas, rasa aman, dan nilai estetika kawasan di malam hari. Inisiatif ini mendukung pencapaian SDGs-7 (Energi Bersih dan Terjangkau) serta SDGs-11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), dan dapat direplikasi sebagai model integratif antara teknologi ramah lingkungan dan pelestarian kawasan cagar budaya.
Pengelolaan Ruang Publik Di Sekitar Persimpangan Jalan Cahyono, Untung Joko
RUAS Vol. 10 No. 2 (2012)
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2012.010.02.5

Abstract

Persimpangan jalan adalah tempat strategis yang sering memiliki conflict of interests yang sangat tinggi. Masyarakat, pemerintah/penguasa dan pengusaha dengan berbagai cara berusaha memanfaatkan tempat tersebut sesuai dengan keinginan dan persepsinya. Tulisan ini bertujuan menyoroti pemanfaatan ruang publik di sekitar persimpangan, dengan mengambil kasus beberapa persimpangan di Surakarta dan sekitarnya. Keruwetan dan kekacauan lalulintas sering terjadi, sehingga kenyamanan dan keamanan berlalu lintas sangat terganggu, terutama bagi pejalan kaki. Begitu juga secara visual, kota juga menjadi tidak indah dan tidak menyenangkan. Di persimpangan jalan selain terdapat jalur kendaraan, jalur pejalan kaki, penunjuk arah dan alat pengatur lalulintas, sering juga terdapat gardu jaga polisi/ormas, pkl, tempat istirahat, pangkalan becak/taksi, parkir, patung, monument, tugu, gapura, dan iklan outdoor. Perlu adanya penanganan yang serius mengenai ruang publik di sekitar persimpangan jalan dengan melibatkan masyarakat agar lebih memahami dan mengutamakan kenyamanan pejalan kaki dan kelancaran lalulintas serta keindahan kota. Aspek perilaku secara societal perlu diperhatikan dan di terapkan dalam pengelolaan ruang kota yang sangat penting ini.Kata Kunci: persimpangan jalan, aksesibilitas, keindahan kota
Identifikasi Distinctiveness sebagai Faktor Pembentuk Place Identity di Kampung Kauman Surakarta Wardhani, Aminaturosyida Rahma; Marlina, Avi; Cahyono, Untung Joko
Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 23, No 2 (2025): Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/arst.v23i2.109103

Abstract

Identification of Distinctiveness as a Factor in Shaping Place Identity at Kampong Kauman SurakartaRegardless of its scale, each place has an identity shaped by defining attributes, including its distinctiveness. Kauman Surakarta is a historic area that is increasingly pressured by modernization and shifting community lifestyles, potentially diminishing its distinct character. Therefore, identifying the distinctive elements that continue to shape the identity of Kauman Surakarta is essential. This study employs a quantitative approach through the distribution of questionnaires to visitors. The findings show that the Grand Mosque ranks as the primary landmark of Kauman Surakarta, and visitors demonstrate a relatively strong awareness of its unique features. The narrow alleys, heritage walks, and traditional hand-drawn batik products emerge as the most appealing characteristics. Visitors reported positive impressions that encourage their intention to return. These results are expected to support stakeholders in ensuring the sustainability and preservation of Kauman Surakarta’s identity.