Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Assessing Inclusivity of Faculties and School at Sebelas Maret University Utilizing UNS Inclusion Metric Standards Yusuf, Munawir; Yuwono, Joko; Mustaqimah, Ummul; Supratiwi, Mahardika; Cahyani, Leni Ambar
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 14, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Assessing Inclusivity of Faculties and School at Sebelas Maret University Utilizing UNS Inclusion Metric Standards. Objectives: There are many problems in implementing inclusive education in higher education. Therefore, it was needed to conduct a research that discusses the level of inclusivity comprehensively starting from attitudes, policies, to implementation in higher education. Methods: This research aimed to determine the level of inclusivity of 15 faculties at UNS through a survey of lecturers, education staff and students. The instrument used was the UNS Inclusion Metric which consists of an attitude assessment and a self-evaluation report form (LED). Data analysis was carried out by calculating the total score, average and standard deviation (SD). Findings: The research results showed that FKIP, FMIPA, and FISIP exhibit high inclusivity scores, indicating a strong commitment to inclusivity. FEB, FH, FIB, FSRD, FIK, FK, FPsi, and FPet were in the moderate inclusivity category. Meanwhile, FATISDA, FT, and FP showed low inclusivity scores, indicating significant challenges in achieving full inclusivity. Conclusion: These findings highlight the importance of inclusive training for lecturers and staff and the need to overcome physical barriers to achieve an inclusive educational environment. Keywords: inclusivity, UNS inclusion metric, higher education.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v14.i2.202480
Penguatan Kampung Iklim Baluwarti melalui Pemanfaatan Energi Surya untuk Penerangan Kawasan Heritage Pramesti, Leny; Daryanto, Tri Joko; Marlina, Avi; Cahyono, Untung Joko; Mustaqimah, Ummul
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 3 (2025): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i3.1153

Abstract

Kawasan heritage Baluwarti di Surakarta memiliki potensi wisata budaya yang tinggi, namun belum didukung oleh sistem pencahayaan malam hari yang mampu menampilkan karakter arsitektur tradisional sebagai daya tarik visual. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas visual malam hari melalui penerapan sistem pencahayaan arsitektural bertenaga surya yang efisien, kontekstual, dan berkelanjutan. Sistem ini dirancang menyala otomatis dari senja hingga fajar tanpa bergantung pada jaringan listrik PLN, dengan memanfaatkan panel surya monokristalin dan lampu LED hemat energi. Pelaksanaan dilakukan secara partisipatif bersama warga dan pemerintah kelurahan, dimulai dari survei, diskusi kelompok, hingga instalasi di titik-titik strategis. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam visibilitas, rasa aman, dan nilai estetika kawasan di malam hari. Inisiatif ini mendukung pencapaian SDGs-7 (Energi Bersih dan Terjangkau) serta SDGs-11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), dan dapat direplikasi sebagai model integratif antara teknologi ramah lingkungan dan pelestarian kawasan cagar budaya.
Evaluasi Aksesibilitas Sarana dan Prasarana Kampus bagi Mahasiswa Penyandang Disabilitas di Universitas Sebelas Maret Kurniawan, Sandra Bayu; Umar, Fadilah; Mustaqimah, Ummul; Cahyani, Leni Ambar; Yusuf, Munawir
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p423-427

Abstract

Pendidikan inklusi tidak hanya dilaksanakan pada tingkat pendidikan dasar dan menengah, namun juga pada jenjang pendidikan tinggi. Di perguruan tinggi, pendidikan inklusif menjadi isu penting dalam menciptakan ruang belajar yang setara bagi seluruh mahasiswa, termasuk mereka yang memiliki disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sarana dan prasarana di UNS yang digunakan oleh mahasiswa penyandang disabilitas, serta melihat sejauh mana fasilitas tersebut sudah aksesibel. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif jenis studi kasus dengan subjek penelitian 20 mahasiswa disabilitas yang terdiri dari mahasiswa dengan hambatan penglihatan, pendengaran, dan hambatan fisik motorik. Data dikumpulkan melalui Focus Group Discussion (FGD) dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kendala dalam aksesibilitas baik digital maupun fisik. Rekomendasi perbaikan mencakup peningkatan sistem digital yang ramah disabilitas serta perbaikan fasilitas fisik yang lebih inklusif.
Mewujudkan Kampus Ramah Disabilitas: Tantangan dan Kebutuhan Sarana Prasarana di Universitas Sebelas Maret Mustaqimah, Ummul; Yusuf, Munawir; Umar, Fadilah; Kurniawan, Sandra Bayu; Cahyani, Leni Ambar
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p180-190

Abstract

Pendidikan tinggi inklusif tidak hanya menuntut ketersediaan pembelajaran yang adil, tetapi juga sarana dan prasarana yang ramah bagi penyandang disabilitas. Artikel ini membahas kondisi aktual, tantangan, serta roadmap pengembangan fasilitas aksesibel di Universitas Sebelas Maret (UNS) hingga tahun 2028. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian memetakan enam kategori sarana prasarana aksesibel: parkir difabel, guiding block, ramp, toilet difabel, lift, dan labelisasi braille pada ruang strategis, berdasarkan inventarisasi fasilitas di tingkat fakultas. Hasil analisis menunjukkan adanya kesenjangan signifikan, di mana sebagian besar fakultas masih belum memenuhi standar teknis Permen PUPR No. 14 Tahun 2017. Temuan ini menegaskan bahwa penyediaan fasilitas aksesibel merupakan fondasi utama bagi keterlibatan mahasiswa difabel, sementara integrasi teknologi kampus cerdas menjadi fase lanjutan untuk memperkuat inklusivitas berkelanjutan. Roadmap pengembangan yang disusun menegaskan pentingnya tahapan strategis mulai dari penyediaan infrastruktur dasar (2025), konstruksi permanen dan digitalisasi awal (2026), integrasi antar-fakultas (2027), hingga implementasi smart facilities (2028). Implikasi praktisnya, UNS perlu menata prioritas pembangunan secara bertahap, melibatkan partisipasi mahasiswa penyandang disabilitas, serta memperkuat komitmen kelembagaan. Secara akademis, penelitian ini memperkaya literatur tentang manajemen kampus inklusif di Indonesia dan dapat menjadi model bagi perguruan tinggi lain dalam mewujudkan lingkungan pendidikan tinggi yang adil, setara, dan berkelanjutan
Strategi Keberlanjutan Obyek Wisata Melalui Tata Lansekap Studi Kasus Desa Karangmalang Sragen Wardhani, Aminaturosyida Rahma; Musyawaroh, Musyawaroh; Daryanto, Tri Joko; Sumaryoto, Sumaryoto; Mustaqimah, Ummul; Suastika, Made
Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 20, No 2 (2022): Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/arst.v20i2.56030

Abstract

This research focused on landscape design plan  to improve the sustainability of a tourist object. The method used is a programmed design which includes determining the problem, collecting relevant data and information, analyzing design decisions and ending with the determination of a landscape design plan. The data and information obtained consist of factual data, namely tourism activity programs, village tourism potential, landscape constraints for tourism sustainability, as well as normative data, namely spatial planning of tourist objects, sustainability principles, and landscape governance principles. The results of the analysis consist of determining the landscape theme, determining the type of vegetation design, and determining the variation of plant placement by criteria of tourism attributes and sustainability aspects.