Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series: Public Relations

Pemanfaatan Instagram sebagai Media Komunikasi Fertig.goods dalam Memasarkan Produknya Viesca Aulia Nur; Mohamad Subur Drajat
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.547 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.2091

Abstract

Abstract. The current condition is in a pandemic period, marketing activities that initially ran face-to-face such as holding open events, installing banners and distributing brochures were limited, so that marketers switched to marketing their services/goods by utilizing online media (social media). the other is through social media Instagram. Fertig.goods, one of the marketers in the retail sector, does marketing through Instagram social media through his account, namely @fertig.goods with 22,400 followers. The focus of this research is, the use of Instagram as a communication medium for Fertig.goods in marketing its products. The purpose of this study is to find out how the use of Instagram as a communication medium for Fertig.goods in marketing its products, the use of feeds, the use of advertisements, and the use of shops. This research uses a qualitative method with a case study approach. The theory used in this research is Integrated Marketing Communication (IMC) Theory. The data collection methods are in-depth interviews and observation. The results of this study indicate that Fertig.goods in uploading content pays attention to the criteria, time, content placement to the neatness of the content to be uploaded. The goal is that every content uploaded is in accordance with its use and purpose so that the information fertig.goods wants to convey to consumers is achieved. Abstrak. Kondisi saat ini sedang berada dalam masa pandemi, kegiatan pemasaran yang pada awalnya berjalan dengan cara tatap muka seperti mengadakan acara terbuka, pemasangan banner dan pembagian brosur menjadi terbatas, sehingga para pemasar beralih memasarkan jasa/barangnya dengan memanfaatkan media online (media sosial) dimana salah satunya melalui media sosial Instagram. Fertig.goods salah satu pemasar dibidang retail melakukan pemasaran melalui media sosial Instagram melalui akunnya yaitu @fertig.goods dengan jumlah followers 22.400 pengguna akun yang mengikuti. Fokus penelitian ini yaitu, Pemanfaatan Instagram sebagai media komunikasi Fertig.goods dalam memasarkan produknya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan Instagram sebagai media komunikasi Fertig.goods dalam memasarkan produknya, pemanfaatan feeds, pemanfaatan iklan, dan pemanfaatan shop. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Integrated Marketing Communication (IMC). Adapun metode pengumpulan data yaitu wawancara secara mendalam dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Fertig.goods dalam mengunggah konten memperhatikan kriteria, waktu, penempatan konten hingga kerapihan konten yang akan diunggah. Tujuannya agar setiap konten yang diunggah sesuai dengan kegunaan dan tujuan hingga informasi yang ingin fertig.goods sampaikan pada konsumen tercapai.
Komunikasi Intrapersonal Ustadzah dalam Menginteralisasikan Nilai-Nilai Akhlak di Pondok Pesantren Jessica Agustina; Drajat, Mohamad Subur
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.13027

Abstract

Abstract. The phenomenon of ustadzah's intrapersonal communication in internalizing moral values at Darul Arqam boarding school is generally applied in daily life at the boarding school in the field of education, which provides knowledge from one generation to the next. The function of Interpersonal communication is not just the delivery of information or messages, but has an important role in teaching and being a coach in internalizing effective moral values such as manners of speaking, manners of dressing. behave according to Islamic teachings, do not skip prayers or classes, respect each other and show polite attitudes in order to know what is meaningful or not meaningful in their lives. By developing intrapersonal communication skills, both ustadzah and santri can improve the quality of themselves, both spiritually, emotionally, personal life and academically. This not only helps in the formation of good character, but also creates a productive educational environment. By learning religious knowledge, religious values are embedded in the souls of the santri. This study aims to analyze the intrapersonal communication process of the ustadzah learning process regarding moral values. The method used is a qualitative method with a phenomenological approach, namely a research approach that identifies the experiences of ustadzah in internalizing moral values in Islamic boarding schools, therefore the research questions in this study are: How is the meaning, experience, motive and awareness of Ustadzah in internalizing moral values in Islamic boarding schools. Abstrak. Fenomena komunikasi intrapersonal ustadzah dalam menginteralisasikan nilai-nilai akhlak di pondok pesantren Darul Arqam umumnya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di pondok pesantren dalam bidang Pendidikan, yang memberikan bekal pengetahuan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Fungsi komunikasi Antarpersonal bukan sekadar penyampaian informasi atau pesan semata, tetapi memiliki peran penting dalam mengajarkan dan menjadi pembina dalam menginternalisasikan nilai akhlak yang efektif seperti adab berbicara, adab berpakaian. berprilaku sesuai ajaran islam, tidak bolos sholat maupun kelas, saling menghargai satu sama lain dan menunjukkan sikap sopan. Agar mengetahui yang bermakna atau tidak bermakna di kehidupanya. Dengan mengembangkan kemampuan komunikasi intrapersonal, baik ustadzah maupun santri dapat meningkatkan kualitas diri mereka, baik secara spiritual, emosional, kehidupan pribadi maupun akademis. Ini tidak hanya membantu dalam pembentukan karakter yang baik, tetapi juga menciptakan lingkungan pendidikan produktif. Dengan belajar ilmu agama nilai agama tertanam dalam jiwa para santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komunikasi intrapersonal ustadzah proses belajar mengenai nilai-nilai akhlak Metode yang di gunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yaitu sebuah pendekataan penelitian yang mengidentifikasikan pengalaman-pengalam ustadzah dalam menginternalisasikan nilai-nilai akhlak di pondok pesantren maka dari itu pertanyan penelitian dalam penelitian ini yaitu : Bagaimanai Makna, Pengalaman, Motif dan Kesadarn Ustadzah Dalam Menginternalisasikan Nilai-Nilai Akhlak Di Pondok Pesantren.