Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series: Communication Management

Strategi Komunikasi Kepala Sekolah Dalam Mensosialisasikan Program Kerjanya Kepada Guru Puri Rahmi Surachman; Wiki Angga Wiksana
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 1 No. 1 (2021): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.739 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v1i1.105

Abstract

Abstrak. Kepala sekolah sebagai pemimpin tentu memiliki program kerja yang telah dirancang agar terciptanya lingkungan sekolah yang baik, dan harus mensosialisasikannya kepada guru yang berada di bawah kepemimpinannya. Dalam mensosialisasikan program kerjanya, kepala sekolah memerlukan startegi komunikasi agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima sesuai dengan harapan sehingga komunikasi dapat dikatakan efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi yang digunakan kepala sekolah SDN 022 Cicadas dalam mensosialisasikan program kerjanya kepada guru. Untuk mengetahu strategi komunikasi yang digunakan dilihat dari tahapan planning, organizing, actuating, controlling. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini bahwa tahapan planning, organizing, actuating, contolling yang di rancang oleh kepala sekolah SDN 022 Cicadas berjalan dengan baik, meskipun ada beberapa hambatan komunikasi yang dialami.namun tetap dapat membuat guru-gurunya menjalankan program yang telah disosialisasikan. Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Kepala Sekolah, Program Kerja, POAC
Representasi Pantang Menyerah Dalam Serial Anime Senopati Bagassakti; Wiki Angga Wiksana
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.288 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i1.748

Abstract

Abstract. The rapid development of technology in the era of globalization, one of the impacts is the dissemination of information which also develops by being processed in various forms to facilitate the delivery of information that is needed in today's society and the dissemination of information becomes more varied so that it is not monotonous and the public can enjoy it. One of the developments is the emergence of films which are then reprocessed into a show that also has great potential as a medium for disseminating information, namely Anime. Anime is the name of a card series produced by Japan. This study aims to determine the representation of never giving up in the Haikyuu!! which is seen from the three levels of John Fiske's semiotics, namely the level of representation, the level of reality, and the level of ideology. The method used in this study is a qualitative research method with John Fiske's semiotic analysis approach. Data collection is done by means of documentation and literature study. The results of this study are: (1) At the level of reality represented in the Haikyuu!! shows that the sentences or dialogues that come out are able to represent an unyielding attitude, coupled with the behavior that is carried out and also an environment that supports all activities can lead us to become unyielding selves, (2) At the representation level by taking several decision-making techniques pictures to clarify the unyielding representation that exists in the anime. The shooting techniques used include Close Up, Medium Close Up, Extreme Close Up, Big Close Up and the last Group Shot. From the shooting technique, it contains its own meaning and purpose to be conveyed by the anime maker. (3) At the ideological level in this anime series, namely giving a moral message about discipline in doing things, taking advantage of every opportunity to learn, understanding a process to achieve something because nothing is instant we just get and the last is of course a moral message about never give up as researched by this research Abstrak. Semakin pesatnya perkembangan teknologi di era globalisasi, salah satu dampaknya adalah penyebaran informasi yang juga ikut berkembang dengan diolah dalam berbagai bentuk guna mempermudah penyampaian informasi yang menjadi keterbutuhan dalam masyarakat saat ini dan penyebaran informasi pun menjadi lebih bervariasi supaya tidak monoton dan masyarakat pun bisa menikmatinya. Salah satu perkembangannya adalah munculnya film yang kemudian diolah kembali menjadi suatu tayangan yang juga berpotensi besar sebagai media penyebaran informasi yaitu Anime. Anime adalah sebutan dari serial kartu yang diproduksi oleh Negeri sakura Jepang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi pantang menyerah dalam serial anime Haikyuu!! yang dilihat dari tiga level semiotika John Fiske, yaitu level representasi, level realitas, dan level ideologi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adala metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika John Fiske. Pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi dan juga studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah : (1) Pada level realitas yang direpresentasikan pada serial anime Haikyuu!! memperlihatkan bahwa kalimat-kalimat atau dialog-dialog yang keluar mampu merepresentasikan sebuah sikap pantang menyerah, ditambah dengan perilaku yang dilakukan dan juga lingkungan yang mendukung segala kegiatan dapat membawa kita menjadi diri yang pantang menyerah, (2) Pada level representasi dengan mengambil beberapa teknik pengambilan gambar supaya memperjelas dari representasi pantang menyerah yang ada pada anime tersebut. teknik pengambilan gambar yang digunakan antara lain Close Up, Medium Close Up, Extreme Close Up, Big Close Up dan yang terakhir Group Shot. Dari teknik pengambilanigambar tersebut mengandungiimakna dan tujuan tersendiri yang ingin disampaikan oleh pembuat anime tersebut. (3) Pada level ideologi pada serial anime ini yaitu memberikan pesan moral mengenai disiplin dalam menjalankan sesuatu, memanfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk belajar, memahami sebuah proses untuk mencapai sesuatu karena tidak ada yang instan begitu saja kita dapatkan dan yang terakhir tentunya pesan moral mengenai pantang menyerah seperti yang diteliti oleh penelitian ini.
Penggunaan Media Sosial Tiktok sebagai Sarana Personal Branding Skill dan Videographer Aldi Prasetya Rosadi; Wiki Angga Wiksana
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.327 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i1.936

Abstract

Abstract. The development of communication and information technology has brought people into a new era where they can communicate over long distances. Various kinds of digital platforms have emerged, one of which is Tiktok which is currently popular. Social media has given rise to a new phenomenon, namely personal branding. This phenomenon is becoming a trend because people are competing to become someone who is famous or competent. There are various ways people do on Tiktok, one of which is Daffa Urrofi in carrying out the personal branding process on Tiktok, this aims to find out why Tiktok is used as a means to carry out personal branding, then the uniqueness of Daffa Urrofi who in terms of age is still very young. This study uses a descriptive qualitative method which in this case is carried out to find out the process of someone's personal branding on social media. This study conducted interviews with informants and collected other documentation. The results of this study show that the use of social media as a means of personal branding is interpreted from a personal branding that has a very large impact that can be trusted by the public. The use of Tiktok, which is easy to obtain by various groups, can be used to earn income from social media, especially Tiktok, in addition to relationships and being able to cooperate with others. Abstrak. Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi telah membawa masyarakat menuju era baru yang mana dapat berkomunikasi melalui jarak jauh. Berbagai macam platform digital bermunculan, salah satunya adalah Tiktok yang sedang popular belakangan ini. Di sosial media memunculkan fenomena baru yaitu personal branding. Fenomena ini menjadi tren dikarenakan orang berlomba-lomba ingin menjadi seseorang yang terkenal atau berkompeten. Berbagai cara orang dilakukan di Tiktok salah satunya yaitu Daffa Urrofi dalam melakukan proses personal branding di Tiktok, ini bertujuan untuk mengetahui mengapa Tiktok dijadikan sarana untuk melakukan personal branding, lalu keunikan yang dimiliki oleh seorang Daffa Urrofi yang dari segi usia masih sangatlah muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang mana dalam hal ini dilakukan ingin mengetahui proses personal branding seseorang di media sosial. Penelitian ini melakukan wawancara terhadap informan serta mengumpulkan dokumentasi lainnya. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa pemanfaatan media sosial sebagai sarana personal branding dimaknai dari sebuah personal branding terdapat dampak yang sangat besar yang dapat dipercayai oleh publik. Penggunaan Tiktok yang mudah didapatkan oleh berbagai kalangan ini dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan penghasilan dari sosial media khususnya Tiktok selain itu relasi dan dapat bekerjasama dengan yang lainnya.
Event Management Bandung Sneaker Season Dadan Ramadhan; Wiki Angga Wiksana
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.831 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i1.1383

Abstract

Abstract. Bandung Sneaker Season is the first sneakers and streetwear event to be held in Bandung, an annual event that was first created in 2018 by Maks.co Event Organizer. At the event, there were a number of interesting activities such as Raffles (shoe auctions at low prices), shoe Auctions and Giveaways, Talkshows, and there were dozens of tenants selling various collections of rare sneakers, which are currently hype. Usually this event is held and attended by visitors directly. However, the Covid-19 phenomenon requires the event to be held through a Virtual Event or online. This research is entitled Event Management Bandung Sneaker Season and the purpose of this research is to find out how event management carried out by Bandung Sneaker Season in forming an event through Virtual Events during the Covid-19 Pandemic, because Bandung Sneaker Season is the first time to carry out online events such as this and provide interest for visitors. The method used in this research is a qualitative method with a case study approach which aims to determine the Event Management strategy carried out by the Bandung Sneaker Season committee, especially in the event division. The supporting data for this research was obtained from interviews with the main informant of the Event Director Bandung Sneaker Season and the key informant of the research, namely the CEO of the Event Organizer Mask.co, then conducted direct observations by researchers, documentation and literature studies. The results of this study show that the Bandung Sneaker Season team carried out careful planning to prepare virtual events from the Bandung Sneaker Season, carried out more effective coordination through online coordination both with internal and external parties, adjusted as much as possible with changes in the implementation of events from offline. going online, also considering the advantages of virtual events as the main reason for carrying out events so that event management is carried out optimally and in accordance with the objectives. Abstrak. Bandung Sneaker Season merupakan event sneakers dan streetwear pertama yang diselenggeakan di Kota Bandung, eventtahunan yang pertama kali diciptakan pada tahun 2018 oleh Maks.co Event Organizer. Pada event tersebut terdapat beberapa rangkaian kegiatan yang menarik seperti Raffles (lelang sepatu dengan harga murah), Auction dan Giveawaysepatu, Talkshow, dan terdapat puluhan tenant yang menjual berbagai koleksi sneakers langka juga yang tengah hype pada masa kini. Biasanya event ini dilaksanakan dan dihadiri oleh pengunjung secara langsung. Namun dengan adanya fenomena Covid-19 mengharuskan acara diselenggarakan melalui Event Virtual atau secara online. Penelitian ini berjudul Event Management Bandung Sneaker Season dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana event management yang dilakukan oleh Bandung Sneaker Season dalam membentuk suatu acara melalui Event Virtual di masa Pandemic Covid-19, karena Bandung Sneaker Season baru pertama kali melaksanakan event secara online seperti ini dan memberikan ketertaikan bagi pengunjungnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bertujuan untuk mengetahui strategi Management Event yang dilakukan oleh panitia Bandung Sneaker Season khususnya pada divisi acara. Data penunjang penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara dengan informan utama Event Director Bandung Sneaker Season dan key informan penelitian yaitu CEO Event Organizer Mask.co, lalu melakukan observasi langsung oleh peneliti, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa team Bandung Sneaker Season melakukan perencanaan yang matang untuk mempersiapkan event virtual dari Bandung Sneaker Season, melakukan koordinasi yang lebih efektif melalui koordinasi online baik itu dengan pihak internal maupun eksternal, menyesuaikan diri semaksimal mungkin dengan adanya perubahan pelaksanaan eventdari offline ke online, juga mempertimbangkan kelebihan event virtual sebagai alasan utama pelasakanaan event sehingga management event yang dilakukan tetap maksimal dan sesuai dengan tujuan.
Kegiatan Komunikasi Pemasaran Toko Offline Untuk Membangun Loyalitas Pelanggan Fitria Azzahra; Wiki Angga Wiksana
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.417 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i1.1675

Abstract

Abstract. This study seeks to identify and examine communication strategies through service promotions carried out by the Dany Aquarium store as an offline store in building and increasing customer loyalty. The approach in this study is qualitative with a case study method and uses interview techniques, field observations, and documentation. The object of this research is the service communication strategy at the Dany Aquarium offline store as a promotional communication medium to build a sense of loyalty to customers. Meanwhile, the subject of this study is the Dany Aquarium offline store located in the Astana Anyar area, Bandung City. Key informants and informants consist of shop owners, employees and a customer of Dany Aquarium The research objectives to be achieved are to find out how marketing communication used by Dany Aquarium in building a sanse of loyality to customers and to analyze how the message desaign is carried out by Dany Aquairum in building costomer loyality .The results of this study indicate that marketing communication activities carried out by the Dany Aquarium store can build a sense of loyalty to customers and attract new customers. It can increase the store's sales profit Abstrak. Penelitian ini berusaha untuk mengetahui dan mengkaji strategi komunikasi melalui promosi pelayanan yang dilakukan toko Dany Aquarium sebagai toko offline dalam membangun serta meningkatkan loyalitas pelanggan. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus dan menggunakan teknik wawancara, observasi di lapangan, serta dokumentasi. Objek dari penelitian ini adalah strategi komunikasi pelayanan pada toko offline Dany Aquarium sebagai media komunikasi promosi untuk membangun rasa loyal pada pelanggan. Sementara itu, subjek dari penelitian ini yaitu toko offline Dany Aquarium yang berlokasi di wilayah Astana Anyar, Kota Bandung. Key informan dan informan terdiri pemilik toko, karyawan serta salah seorang pelanggan dari Dany Aquarium. Tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah untuk mengetahui bagaimana kegiatan komunikasi pemasaran yang digunakan Dany Aquarium dalam membangun rasa loyal pada pelanggan dan menganalisis bagaimana rancangan pesan yang dilakukan Dany Aquarium dalam membangun loyalitas pelanggan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kegiatan komunikasi pemasaran dilakukan oleh toko Dany Aquarium dapat membangun rasa loyal pada pelanggan dan menarik pelanggan baru. Hal ini dapat meningkatkan laba penjualan toko.
Representasi Komunikasi Persuasif Pelatih Sepak Bola Muhammad Andra Davelda Bakhas; Wiki Angga Wiksana
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.682 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i1.1903

Abstract

Abstract. Communication is carried out by every human being in everyday life with various types of messages, purposes, and the media used. The forms of communication also vary and one of them is persuasive communication which has the aim of persuading someone to motivate the target person to achieve his goals. One of the terms in persuasive communication is persuasive rhetoric, which uses rhetorical speaking styles to convey messages to the intended audience. Persuasive rhetoric is not only done during speeches but can also be done on any occasion where someone who has a goal wants to motivate people who will help him achieve that goal, such as a soccer coach to his players on a daily basis throughout the competition. The purpose of this research is to find out the meaning of denotation, connotation, and myth from the form of persuasive rhetoric of the football coach in the web series “All or Nothing: Tottenham Hotspurs”. The method used in this study is a qualitative method with Roland Barthes’ semiotic analysis approach. The results of this study are concluded as follows: 1. The football coach uses persuasive rhetoric covering aspects of logos, ethos, pathos verbally and non-verbally. 2. The denotation meaning that often appears in this study is that there are gray-haired men and the scene. 3. The connotative meaning that often appears in this study is a football coach which is the connotative meaning of a gray-haired man who often wears purple clothes or black jackets. 4. Myths that often appear in this study are scenes that represent persuasion rhetoric because someone who stands and speaks in front of a crowd represents a person who is doing rhetoric. 5. The reason football coaches use persuasive rhetoric is for the players to do what the coach asks them to do. Abstrak. Komunikasi dilakukan oleh setiap insan manusia dalam sehari – hari dengan berbagai jenis pesan, tujuan, dan media yang digunakan. Bentuk – bentuk komunikasinya pun beragam dan salah satunya adalah komunikasi persuasif yang memiliki tujuan untuk mempersuasi seseorang untuk memotivasi orang yang dituju dalam mencapai tujuannya. Salah satu istilah yang ada dalam komunikasi persuasif yaitu retorika persuasif dimana menggunakan gaya berbicara retorika untuk menyampaikan pesan kepada khalayak yang dituju. Retorika persuasif tidak hanya dilakukan pada saat pidato namun dapat dilakukan juga pada setiap kesempatan dimana seseorang yang memiliki tujuan ingin memotivasi orang yang akan membantunya mencapai tujuannya tersebut, seperti seorang pelatih sepak bola kepada pemain – pemainnya dalam sehari – hari sepanjang berjalannya kompetisi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana makna denotasi, konotasi, dan mitos dari bentuk retorika persuasif pelatih sepak bola yang terdapat pada web series “All Or Nothing: Tottenham Hotspurs”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika roland barthes. Hasil penelitian ini disimpulkan dengan sebagai berikut: 1. Pelatih sepak bola melakukan retorika persuasi mencakup aspek logos, ethos, pathos secara verbal dan non – verbal. 2. Makna denotasi yang sering muncul dalam penelitian ini yaitu terdapat pria berambut abu-abu dan tempat adegan. 3. Makna konotasi yang sering muncul dalam penelitian ini yaitu seorang pelatih sepak bola yang merupakan makna konotasi dari pria berambut abu-abu yang seringkali menggunakan baju berwarna ungu atau jaket hitam. 4. Mitos yang sering muncul dalam penelitian ini yaitu terdapat adegan yang merepresentasikan retorika persuasi karena seseorang yang berdiri dan berbicara di depan orang banyak merepresentasikan orang yang sedang melakukan retorika. 5. Alasan pelatih sepak bola melakukan retorika persuasi adalah agar para pemain melakukan apa yang diminta oleh pelatihnya.
Hubungan Konten “Pilah & Olah” @demibumi.id dengan Perilaku Ramah Lingkungan Followers Aldisha Putri Nurmawan; Wiki Angga Wiksana
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.605 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.2908

Abstract

Abstract. Waste is the residue generated from human activities and is considered as one of the complex problems faced by various countries. Indonesia is the 2nd largest waste- producing country in the world. The amount of waste produced is not balanced with the good waste management carried out. Demi Bumi is one of the efforts in the form of an active social community promoted by housewives to provide an understanding of an online-based zero-waste lifestyle using the Instagram account @demibumi.id, and one of the movements is the “Sort & Cultivate” content. “Sort & Cultivate” content as a means to convey an understanding of waste and its management independently starting at home. Therefore, the purpose of this study is to find out whether there is a relationship between “Sort & Cultivate” content and environmentally friendly behavior of followers by using quantitative methods and correlational approaches. The theory used is the stimulus respons theory. The data collection technique was carried out with primary data through questionnaires and secondary data obtained through literature study, documentation and observation. The population in this study are followers of the Instagram account @demibumi.id, using a simple random sampling technique that produces a sample of 100 people obtained using the slovin formula. The data analysis technique used is descriptive and inferential analysis using IBM SPSS Statistics for Windows version 25. The results of this study indicate that there is a significant positive relationship with a low but definite relationship between “Sort & Cultivate” content and environmentally friendly behavior of followers with the Spearman Rank correlation test result of 0.385. Abstrak. Sampah merupakan sisa yang dihasilkan dari aktivitas manusia dan dinilai sebagai salah satu permasalahan kompleks yang dihadapi oleh berbagai negara. Indonesia merupakan negara peringkat ke-2 penghasil sampah terbanyak di dunia. Bannyaknya sampah yang dihasilkan tidak seimbang dengan baiknya pengelolaan sampah yang dilakukan. Demi Bumi merupakan salah satu upaya berbentuk komunitas sosial aktif yang diusung oleh ibu rumah tangga untuk memberikan pemahaman mengenai gaya hidup nol sampah berbasis online menggunakan akun Instagram @demibumi.id, dan salah satu gerakannya yaitu konten “Pilah & Olah”. Konten “Pilah & Olah” sebagai sarana untuk menyampaikan pemahaman mengenai sampah dan pengelolaannya secara mandiri yang dimulai dari rumah. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara konten “Pilah & Olah” dengan perilaku ramah lingkungan followers dengan menggunakan metode kuantitatif dan pendekatan korelasional. Teori yang digunakan adalah teori stimulus respons. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan data primer melalui kuesioner dan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan, dokumentasi serta observasi. Populasi dalam penelitian ini merupakan followers akun Instagram @demibumi.id, dengan menggunakan teknik sampling simple random sampling yang menghasilkan sampel sebanyak 100 orang diperoleh menggunakan rumus slovin. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan inferensial menggunakan IBM SPSS Statistic untuk Windows versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan bernilai positif dengan tingkat hubungan rendah tetapi pasti antara konten “Pilah & Olah” dengan perilaku ramah lingkungan followers dengan hasil uji korelasi Rank Spearman 0,385.
Promotion Mix Studio Foto Dalam Meningkatkan Penjualan Jasa Foto Rifki Ilham Widiawan; Wiki Angga Wiksana
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.549 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.3600

Abstract

Abstract. This research was conducted with the aim of explaining and understanding the object specifically as a phenomenon of the newness of the data regarding the ZOOM Photography Promotion Mix which keeps this photo studio busy with visitors who want to capture its precious moments even in the midst of the current pandemic. With the Promotion Mix indicators studied, among others: advertising activities undertaken, personal selling activities undertaken, word of mouth promotion activities, promotional activities that have a major impact on increasing sales of photo services at the ZOOM Photography photo studio. The results of this study prove that the promotional mix activities that have been carried out by ZOOM Photography are able to increase sales of photo services. The results also show that promotional activities that have a major impact on increasing sales of ZOOM Photography photo services are advertising promotion activities supported by word of mouth promotion activities in the form of stories of satisfying experiences from ZOOM Photography consumers. Abstrak. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menjelaskan dan memahami objek secara khusus sebagai suatu fenomena perihal kebaharuan data mengenai Promotion Mix ZOOM Photography yang membuat studio foto ini tetap ramai didatangi pengunjung yang ingin mengabadikan momen berharganya meski di tengah pandemi sekarang ini. Dengan indikator Promotion Mix yang diteliti, antara lain: kegiatan periklanan yang dilakukan, kegiatan personal selling yang dilakukan, kegiatan promosi word of mouth, kegiatan promosi yang memiliki dampak besar terhadap peningkatan penjualan jasa foto pada studio foto ZOOM Photography. Hasil penelitian ini membuktikan kegiatan promotion mix yang sudah dilakukan oleh ZOOM Photography mampu meningkatkan penjualan jasa fotonya. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kegiatan promosi yang memiliki dampak besar terhadap peningkatan penjualan jasa foto ZOOM Photography yaitu kegiatan promosi periklanan yang didukung dengan kegiatan promosi word of mouth berupa cerita pengalaman yang memuaskan dari para konsumen ZOOM Photography.
Representasi Makna Komunikasi Keluarga pada Film Sejuta Sayang Untuknya Ira Humaira Nur Afifah wulandari; Wiki Angga Wiksana
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.35 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.3649

Abstract

Abstract. This research is entitled "Representation of the Meaning of Family Communication in the Film A Million Sayang Untuknya". This film also has meanings and signs that can be interpreted as a form of understanding life. Semiotic analysis of Roland Barthes in Herwin Novianto's Film A Million Sayang Untuknya. The purpose of this study was to determine the meaning of denotation, connotation and myths contained in the film Sejuta Sayang Untuknya. As well as how a film conveys a moral message that can be applied to everyday life and also has important values ​​in the hope of being able to motivate and refer to social realities in society. The research method used in this study is a qualitative research method. Researchers use qualitative research methods because the research problem has not clearly understood an apparent meaning. Meanwhile, Roland Barthes' semiotic theory is used to analyze the meanings contained in each scene in the film Sejuta Sayang Untuknya. Based on the results of the study, the researchers concluded that the film Sejuta Sayang Untuknya has denotative, connotative and mythical meanings in certain scenes. The researcher wants to convey and recommend as input for filmmakers and film academics to make films with a quality that can be calculated, and for film lovers to be wise viewers and choose films that are able to provide and build motivation and apply it in everyday life. Abstrak. Penelitian ini berjudul “Representasi Makna Komunikasi Keluarga pada Film Sejuta Sayang Untuknya”. Film ini juga mempunyai makna serta tanda-tanda yang dapat dimaknai sebagai wujud dalam memahami kehidupan. Analisis semiotika Roland Barthes pada Film Sejuta Sayang Untuknya karya Herwin Novianto. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna denotasi, makna konotasi dan mitos yang terdapat pada film Sejuta Sayang Untuknya. Serta bagaimana sebuah film menyampaikan pesan moral yang bisa diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari dan juga memiliki nilai-nilai penting dengan harapan bisa memotivasi dan mengacu pada realitas sosial di dalam masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif karena masalah penelitian belum jelas memahami suatu makna yang tampak. Sementara teori semiotika Roland Barthes digunakan untuk menganalisis makna-makna yang terdapat dalam setiap adegan dalam film Sejuta Sayang Untuknya. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa pada film Sejuta Sayang Untuknya memiliki makna denotatif, konotatif dan juga mitos pada adegan-adegan tertentu. Peneliti ingin menyampaikan dan rekomendasikan sebagai masukan untuk para pembuat film dan akademisi film agar membuat film dengan kualitas yang dapat diperhitungkan, dan untuk penikmat film agar menjadi penonton yang bijaksana dan pilihlah film yang mampu memberikan dan membangun motivasi dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Representasi Alpha Female dalam Drama Korea Raisadina Maharani; Wiki Angga Wiksana
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.368 KB) | DOI: 10.29313/bcscm.v2i2.4089

Abstract

Abstract. Everyone grows up with different characters in their life. It is undeniable that character is one of the things that we pay attention to when we meet and communicate with other people. In a drama series, of course the characters in it have different characters. Among the many Korean dramas that exist, Hometown Cha Cha Cha comes with a story about the life of a woman with alpha characters where they are people with strong and dominating characters. But behind it all, of course an alpha female still has shortcomings. Currently, in conveying messages, there are many media that can be used, one of which is drama. The theory used in this study is the theory of Roland Barthes. Then the method used is qualitative with a semiotic analysis approach of Roland Barthes. The researcher uses a semiotic analysis approach of Roland Barthes with the aim of knowing the alpha female codes that appear in the Korean drama Hometown Cha Cha Cha as well as what representations are shown by the characters in this drama. The purpose of this study is what alpha female is seen as connotative, denotative, and mythical in the Korean drama Hometown Cha Cha Cha with data collection techniques through documentation and literature study. This research will show according to the representation of alpha female shown in the Korean drama Hometown Cha Cha Cha by using Roland Barthes' semiotic analysis approach seen in connotative, denotative, and mythical terms. In this study, researchers will process data and obtain it based on what is shown in the Korean drama. Abstrak. Setiap orang tumbuh dengan karakter yang berbeda-beda dalam hidupnya. Tidak dapat dipungkiri bahwa karakter menjadi salah satu hal yang diperhatikan ketika kita bertemu dan berkomunikasi dengan orang lain. Dalam suatu serial drama, tentu tokoh-tokoh yang ada di dalamnya memiliki karakter yang berbeda pula. Diantara banyaknya drama Korea yang ada, Hometown Cha Cha Cha hadir dengan membawa cerita mengenai kehidupan seorang perempuan dengan karakter alpha dimana mereka adalah orang-orang dengan karakter kuat dan mendominasi. Namun dibalik itu semua, tentu saja seorang alpha female tetap memiliki kekurangan. Saat ini dalam menyampaikan pesan, sudah banyak media yang dapat digunakan salah satunya drama. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Roland Barthes. Kemudian metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika Roland Barthes.Peneliti menggunakan pendekatan analisis semiotika Roland Barthes dengan tujuan untuk mengetahui kode-kode alpha female yang muncul di dalam drama Korea Hometown Cha Cha Cha serta representasi seperti apa yang ditunjukan tokoh dalam drama ini. Tujuan dari penelitian ini adalah seperti apa alpha female dilihat secara konotatif, denotatif, dan mitos pada drama Korea Hometown Cha Cha Cha dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan studi pustaka. Penelitian ini akan menunjukkan sesuai dengan representasi alpha female yang ditunjukkan dalam drama Korea Hometown Cha Cha Cha dengan menggunakan pendekatan analisis semiotika Roland Barthes dilihat secara konotatif, denotatif, dan mitos. Pada penelitian ini, peneliti akan mengolah data dan memperolehnya berdasarkan apa yang ditunjukkan dalam drama Korea tersebut.