Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Antara Religiusitas Dan Dukungan Sosial Terhadap Psychological Well Being Pada Santriwati Bunga Fitri Rizkiyanti Ghozali; Hazim
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6122

Abstract

Psychological well being merupakan seberapa jauh individu dapat menerima kelebihan dan kekurangan yang ia miliki, mampu membangun hubungan baik dengan individu lainnya, mempunyai kemandirian untuk menentang tuntutan sosial, dapat mengendalikan keadaan sekitar, memiliki tujuan hidup dan mampu meningkatkan kapasitas secara terus menerus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Religiusitas dan Dukungan Sosial terhadap Psychological Well Being pada santriwati. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif korelasional.  Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 70 santriwati yang berada di Pondok Pesantren X dengan menggunakan total sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat hubungan antara religiusitas dan psychological well being dengan nilai p<0,001. (2) Terdapat hubungan antara dukungan sosial dan psychological well being dengan nilai p<0,001. (3) Hasil Uji F hitung (23,058) dengan signifikansi p<0,05, maka dapat disimpulkan jika variabel religiusitas dan dukungan sosial secara simultan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap psychological well being. Kata kunci: religiusitas, dukungan sosial, psychological well being
Emotional Intelligence of Teenagers Addicted to Online Games: Kecerdasan Emosional Remaja yang Kecanduan Permainan Online Suryawan, Ana Fatimah; HAZIM
Indonesian Journal of Education Methods Development Vol. 20 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijemd.v20i1.921

Abstract

General background: Online games have become a dominant form of entertainment for adolescents in Indonesia’s digital era. Specific background: While these games offer enjoyment, excessive use can lead to addiction and negatively affect emotional intelligence, which is crucial for adolescents’ academic and social development. Knowledge gap: Previous studies have explored the psychological and social effects of gaming, but limited research has focused on how online game addiction shapes emotional intelligence among Indonesian high school students. Aim: This study investigates the emotional intelligence profile of adolescents addicted to online games at Muhammadiyah X Taman High School. Results: Using a qualitative phenomenological method with two subjects aged 15–18 years, data collected through in-depth interviews were analyzed using Miles and Huberman’s framework. Findings reveal that both subjects demonstrate low levels of emotional intelligence, reflected in difficulties with self-awareness, emotional regulation, motivation, empathy, and social skills, which in turn disrupt their academic responsibilities and social interactions. Novelty: This study provides nuanced evidence of how intensive online gaming alters emotional and behavioral patterns in adolescence. Implications: The results highlight the urgent need for targeted educational and parental interventions to strengthen adolescents’ emotional regulation and promote healthier engagement with digital media. Highlights: Teenagers addicted to online games show low emotional intelligence. Key aspects affected include self-awareness, empathy, and social skills. Intensive gaming disrupts academic tasks and social interactions. Keywords: Emotional Intelligence, Online Game Addiction, Adolescents, Behavioral Patterns, Qualitative Study