Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

DETEKSI ULKUS DIABETIK DAN PEMERIKSAAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI SURAKARTA M. Mulyaningsih; Sri Handayani
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021): NOPEMBER
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v5i2.758

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is among the top 10 patterns of disease in Surakarta. The prevalence of DM in Surakarta was 5,470 per 100,000 inhabitants in 2018. Dm sufferers can occur neuropathic disorders, structural changes, callus skin protrusions, skin and nail changes, leg wounds, infections and vascular abnormalities. 50% of DM sufferers have a disability in the legs, 24% have peripheral neuropathy and another 11% have peripheral vascular disease. 60% of all patients have a risk of leg ulcers occurring. To do this prevention, it is necessary to detect diabetic foot ulcers and blood sugar levels on a regular basis. From the examination conducted to 49 dm sufferers obtained 19 dm sufferers have high blood sugar levels. From the Ankle Brachial Index (ABI) examination there were 4 people with ischemia, and from the examination of foot sensitivity there were 5 people experiencing a decrease in foot sensitivity. Based on the results of the examination, DM sufferers know their blood sugar levels and also know the level of risk of diabetic foot ulcers, so as to take precautions so as not to occur diabetic wounds, especially in the legs.  
OLIVE OIL TOWARDS TODDLERS’ WEIGHT GAIN Rita Riyanti Kusumadewi; Sri Handayani; Lely Firrahmawati
Gaster Vol 20 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gaster.v20i2.806

Abstract

Background : Children's growth is influenced by several things, one of them  is the nutritional intake of the food they consume. When the child has received MPASI, the composition in it must be in accordance with the recommendations from IDAI. That is the proportion for carbohydrates as much as 35-55%, protein which is preferably animal protein as much as 15-20%, fat as much as 35-60%, and fruit or vegetables only as an introduction. Objective: the effect of giving olive oil on the weight gain of toddlers. Methodology: This research is a type of descriptive research. The subjects of the research were toddlers aged 6-24 months in Kemiri KebakkramatKaranganyar. The total population in this study was 109 people with 15 people as samples. This research was conducted in March-June 2021. Results: Most of the respondents gave olive oil regularly every day as much as 86.6%. Most of the people who gave olive oil on a daily basis experienced an 80% weight gain. Conclusion: Giving olive oil as fat in the composition of  MPASI according to the portion of the dose has an effect on weight gain of toddlers.
Hubungan Dukungan Suami Dengan Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Melakukan Kunjungan Antenatal Care Di Puskesmas Simo Anna Rusmawati; Sri Handayani
Jurnal Bidan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jbmc.v5i1.2313

Abstract

Dukungan suami merupakan salah satu faktor yang memengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan antenatal care (ANC). Dukungan yang baik dapat mendorong ibu menjalani pemeriksaan kehamilan sesuai standar sehingga komplikasi dapat dideteksi lebih dini. Cakupan ANC K6 nasional tahun 2024 sebesar 80,12%, sedangkan di Kabupaten Boyolali mencapai 98,5%, namun masih ditemukan 19 kasus kematian ibu dan angka kematian bayi 15,9 per 1.000 kelahiran hidup. Tujuan: Mengetahui hubungan dukungan suami dengan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Simo. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 34 ibu hamil yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Analisis data menggunakan Fisher Exact Freeman Halton Test. Hasil: Sebagian besar ibu dengan dukungan suami baik patuh melakukan kunjungan ANC (93,3%), sedangkan pada dukungan kurang mayoritas tidak patuh (66,7%). Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan suami dan kepatuhan kunjungan ANC (p=0,012). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara dukungan suami dengan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Simo Tahun 2026.
Pengaruh Terapi Akupresur Titik Ht 7, Pc 6, Gv 20 Terhadap Kualitas Tidur pada Wanita Menopause di Posyandu Lansia Senja Bahagia 2 Desa Karnosari Sukoharjo Ariqoh Fathi Muthi’ah; Sri Handayani
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.283

Abstract

Latar Belakang: Fase menopause ditandai dengan penurunan hormon estrogen yang berdampak pada penurunan kadar serotonin, sehingga memicu gangguan kualitas tidur pada wanita menopause. Terapi akupresur pada titik HT 7 (Shenmen), PC 6 (Neiguan), dan GV 20 (Baihui) menjadi alternatif non-farmakologis yang aman untuk merangsang hormon relaksasi dan memperbaiki kualitas tidur. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi akupresur titik HT 7, PC 6, GV 20 terhadap kualitas tidur pada wanita menopause di Posyandu Lansia Senja Bahagia 2 Desa Karnosari Sukoharjo. Metode: Penelitian Pre-Experimental dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 24 responden wanita menopause yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Intervensi berupa terapi akupresur dilakukan sebanyak 3 kali seminggu selama 2 minggu dengan durasi 15 menit per sesi. Kualitas tidur diukur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil: Sebelum diberikan terapi akupresur, seluruh responden berjumlah 24 (100%) memiliki kualitas tidur kategori buruk (nilai median 14.00). Setelah diberikan intervensi, mayoritas responden sebanyak 21 wanita menopause (87,5%) mengalami peningkatan kualitas tidur menjadi kategori baik (nilai median 4.00). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,001 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian terapi akupresur titik HT 7, PC 6, GV 20 terhadap peningkatan kualitas tidur wanita menopause di Posyandu Lansia Senja Bahagia 2 Desa Karnosari Sukoharjo
Pengaruh Pemberian Madu Murni Terhadap Peningkatan Produksi ASI Ibu Menyusui Usia 0-6 Bulan di Wilayah Kecamatan Sambi Antin Setiana; Sri Handayani
SMASH: Journal of Social Management Sains and Health Vol. 3 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/smash.v3i2.9020

Abstract

Latar Belakang: Rendahnya produksi Air Susu Ibu (ASI) dapat menyebabkan kegagalan ASI eksklusif pada bayi usia 0–6 bulan. Salah satu upaya untuk meningkatkannya adalah konsumsi madu murni yang mengandung nutrisi pendukung laktasi. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian madu murni terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui bayi usia 0–6 bulan di wilayah Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest- posttest. Sampel berjumlah 20 responden yang dipilih secara consecutive sampling. Intervensi berupa konsumsi madu murni 2 sendok makan selama 7 hari. Produksi ASI diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum intervensi, produksi ASI berada pada kategori cukup dan kurang. Setelah intervensi, meningkat menjadi kategori baik dan cukup. Terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,000; Z = -4,000). Kesimpulan: Pemberian madu murni berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi ASI.
Pengaruh Pemberian Massage Effleurage Abdomen Terhadap Penurunan Disminore Primer pada Remaja Putri SMK Negeri 3 Surakarta Maharani Dian Novita; Sri Handayani
Journal of Health Education Law Information and Humanities Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/helium.v3i2.9019

Abstract

Latar Belakang: Dismenore primer merupakan nyeri menstruasi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, proses belajar, serta kualitas hidup. Berdasarkan studi pendahuluan di SMK Negeri 3 Surakarta, sebanyak 75% siswi mengalami dismenore primer. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri menstruasi adalah massage effleurage abdomen. Tujuan: mengetahui pengaruh pemberian massage effleurage abdomen terhadap penurunan dismenore primer pada remaja putri di SMK Negeri 3 Surakarta. Metode penelitian: Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 24 remaja putri yang mengalami dismenore primer dan dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengukuran tingkat nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: penelitian menunjukkan rata-rata tingkat dismenore primer sebelum diberikan massage effleurage abdomen sebesar 4,13 dan setelah diberikan intervensi menurun menjadi 1,79. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai Z = -4,301 dan p-value = 0,000 (p<0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan pemberian massage effleurage abdomen terhadap penurunan dismenore primer pada remaja putri di SMK Negeri 3 Surakarta. Kesimpulan: Massage effleurage abdomen efektif dalam menurunkan tingkat nyeri dismenore primer remaja putri.