Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemodelan 2D Data Magnetik Menggunakan Transformasi RTP untuk Pendugaan Sesar di Daerah Kasihan, Pacitan, Jawa Timur Muhammad Fikar; La Hamimu; Abdul Manan
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol 1, No 02 (2019): Edisi Agustus JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia)
Publisher : Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reduction to Pole atau RTP adalah salah satu proses dalam pengolahan data magnetik untuk menghilangkan pengaruh sudut inklinasi magnetik dengan mengubah arah medan magnetik yang awalnya dipol menjadi monopol guna memperjelas anomali medan magnetik. Pada penelitian ini, pemodelan data magnetik menggunakan transformasi RTP bertujuan untuk menentukan anomali medan magnetik dan menduga keberadaan sesar di Daerah Kasihan, Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai anomali medan magnetik berkisar antara -27.9 nT sampai dengan 153.5 nT. Berdasarkan hasil pemodelan 2D data magnetik dengan transformasi RTP diperoleh bahwa sesar berada dari permukaan sampai kedalaman 4000 meter. Disamping itu, daerah penelitian diketahui tersusun atas batuan dasit dan andesit serta diselingi oleh batugamping dan breksi. Sesar tersebut memotong breksi, dasit serta batugamping sampai kedalaman sekitar 4000 m. Selanjutnya dapat diduga bahwa sesar pada daerah penelitian merupakan jenis sesar geser.
Telaah Kecepatan Gelombang Shear (S) Batuan Dasar Menggunakan Metode Hvsr Di Kawasan Gunung Gajah, Bayat Puji Ananda; La Hamimu; Abdul Manan
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol 1, No 01 (2019): Edisi April JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia)
Publisher : Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang telaah kecepatan gelombang shear batuan dasar di kawasan Gunung Gajah, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Tujuan utama dari penelitian ini adalah menentukan sebaran frekuensi dominan, faktor amplifikasi, dan kecepatan gelombang shear batuan dasar. Pengukuran mikrotremor dilakukan pada 20 titik pengukuran berbeda dengan jarak antar titik 100-300 meter. Data mikrotremor diolah menggunakan metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) dengan bantuan software Geopsy 2.0.5. Kurva H/V yang diperoleh dianalisis untuk menentukan nilai frekuensi dominan dan faktor amplifikasi. Nilai faktor amplifikasi (A0) dan kecepatan gelombang shear lapisan permukaan yang diperoleh dari website www.usgs.gov selanjutnya digunakan untuk menentukan nilai kecepatan gelombang shear batuan dasar (Vb). Hasil-hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa nilai frekuensi dominan (f0) berkisar antara 0.46-8.81 Hz, faktor amplifikasi (A0) berkisar antara 1.75-7.95, dan kecepatan gelombang shear batuan dasar (Vb) berkisar antara 502.6658-2384.9205 m/s. Secara umum berdasarkan nilai-nilai tersebut tampak bahwa nilai kecepatan gelombang shear batuan dasar cukup tinggi, dan dapat diduga bahwa batuan dasar pada daerah penelitian terdiri atas batuan granit keras dan lunak
INVERSI DATA GRAVITASI MENGGUNAKAN SIMULATED ANNEALING Asrin Asrin; La Hamimu; Al Rubaiyn
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol 4, No 03 (2022): Edisi Desember JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia)
Publisher : Jurusan Teknik Geofisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/jrgi.v4i03.28711

Abstract

Inversi data gravitasi penting untuk dilakukan untuk mengetahui model bawah permukaan bumi berdasarkan data anomali medan gravitasi. Inversi data gravitasi dapat dilakukan dengan pendekatan global, Salah satu metode inversi dengan pendekatan global adalah metode simulated annealing (SA). Metode SA ini didasarkan pada analogi proses termodinamika pembentukan kristal suatu substansi. Perkembangannya terinspirasi oleh proses pendinginan logam, dimana struktur kristal energi minimum yang teratur berkembang di dalam logam saat didinginkan secara perlahan dari keadaan panas. Data yang digunakan merupakan data sintetik hasil dari forward modeling untuk menguji keakurasian metode SA. Hasil inversi SA dapat diterapkan dalam menyelesaikan masalah inversi gravitasi dan menunjukkan hasil model inversi yang sesuai dengan model sintetik. Hasil uji coba dengan 2 jenis model sintetik yaitu model persegi dan model patahan menunjukkan nilai misfit estimasi anomali medan gravitasi 2,8 x10-4 mGal untuk model persegi dan 1,7 x 10-4 mGal untuk model patahan. Solusi inversi SA dipengaruhi oleh dua hal, yaitu pembatasan ruang pencarian dan penentuan model tebakan awal.
Penyediaan Database Spasial di Desa Sumber Sari Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan Fitriani Fitriani; La Hamimu; Bahdad Bahdad; Laode Ihksan Juarzan; Alfirman Alfirman; Indrawati Indrawati
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v7i2.5334

Abstract

Data spasial dalam perencanaan dan pengembangan pedesaan sangat penting untuk proses kemajuan desa. Penyediaan database spasial di desa dapat memberikan informasi kepada masyarakat mengenai batas desa; masyarakat dan perangkat desa dapat melihat kondisi desa dengan tersedianya database spasial yang telah dihasilkan. Tujuan dari program KKN Tematik ini yaitu tersedianya database spasial di Desa Sumber Sari Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. Metode yang digunakan yaitu peng­olahan data dengan menggunakan aplikasi sistem informasi geografis. Hasil dari program ini yaitu tersedianya data spasial berupa peta administrasi, peta sarana dan prasarana, peta jaringan jalan, peta topografi, peta kemiringan lereng, peta jenis tanah dan peta kepadatan penduduk. Data spasial berupa peta telah diberikan kepada pemerintah Desa Sumber Sari dengan harapan dapat bermanfaat untuk pengembangan desa dengan melihat kondisi desa, melalui informasi database spasial, seperti pengembangan penggunaan lahan.
Characterization of Substandard Limestone Aggregates Using XRF, XRD, and SEM: Implications for Cement Paste Reinforcement in Concrete Applications Edward Ngii; La Hamimu; Abdul Kadir; La Ode Hasan Jamilu; Adi Kumala; Slamet Slamet
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 9 No. 4 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/medkons.v9i4.79

Abstract

This study investigates the properties of substandard limestone aggregates sourced from a quarry in Meleura Village, Muna Regency, Southeast Sulawesi, Indonesia, and explores their potential use in concrete applications. The aggregates were characterized using X-ray fluorescence (XRF), X-ray diffraction (XRD), and scanning electron microscopy (SEM) to assess their chemical composition, crystalline phases, and microstructural features. The XRF analysis revealed significant silica content, while XRD identified calcite, quartz, and dolomite as the primary phases. SEM analysis showed notable porosity and microcracks, indicating potential weaknesses. Despite these challenges, the study suggests that with appropriate treatments, such as the use of supplementary cementitious materials, these aggregates could be effectively utilized in concrete, contributing to sustainable construction practices. The findings underscore the importance of targeted reinforcement strategies to enhance aggregate performance and recommend further research on long-term durability and environmental impacts.