Sayati Mandia
Laboratorium Struktur Perkembangan Hewan, Jurusan Biologi, FMIPA Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat 25163

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INDIKATOR HISTOPATOLOGI PENCEMARAN AIR PADA INSANG IKAN NILA (Oreochormis niloticus L) Mandia, Sayati; Susanti, Silvi; Maharani, Ade Dewi
Jurnal Bioconcetta Vol 6, No 2 (2020): Sinta 4
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/bc.2020.v6i2.4147

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efek pencemaran perairan terhadap ikan melalui observasi preparat histologis insang ikan nila (Oreochormis niloticus L). Penelitian dilakukan pada Bulan Januari 2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode observasi langsung terhadap struktur insang ikan nila. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling pada 3 lokasi di Danau Maninjau. Pembuatan preparat menggunakan metode paraffin dan pewarnaan Haematoxylin-Eosin di Laboratorium Balai Veteriner, Bukittinggi. Hasil pengamatan struktur histologi insang menunjukkan adanya perubahan struktur histologi berupa hipertropi, fusi lamella, kerusakan struktur lamella hingga hilangnya struktur lamella. Dapat disimpulkan bahwa efek pencemaran perairan dapat mengakibatkan perubahan terhadap struktur histologi insang ikan nila.
Analisis Kasus Penyebab Pending Klaim BPJS di Klinik Utama Ringan-Ringan Medical Centre (RMC) Pakandangan, Padang Pariaman Mandia, Sayati
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 7, No 2 (2023): JIK-Oktober Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v7i2.952

Abstract

Pengajuan Klaim BPJS secara prospektif menggunakan sistem INA-CBGs dan pembayaran klaim dilakukan berdasarkan kelompok penyakit yang diderita pasien. Proses pengajuan klaim sering mengalami pending yang merupakan problematika utama dalam proses verifikasi klaim BPJS. Kasus pending klaim disebabkan oleh berbagai faktor seperti ketidaklengkapan berkas rekam medis, ketidaktepatan penulisan kode diagnosis penyakit dan tindakan serta permintaan revisi terhadap eksistensi diagnosis dan kodefikasi sesuai yang ditegakkan oleh BPJS Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus penyebab pending klaim BPJS di Klinik Utama Ringan-Ringan Medical Centre (RMC) Pakandangan, Padang Pariaman. Jenis Penelitian deskriptif. Metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Desain penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan di unit casemix Klinik Utama RMC Pakandangan, Padang Pariaman. Penelitian di lakukan pada  bulan  Februari-April 2023. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua berkas rekam medis yang pending pada pasien rawat inap tahun 2022. Besaran sampel untuk kasus pending klaim rawat inap yang digunakan peneliti adalah total sampel. Sumber data yang digunakan berupa data primer observasi langsung pada dokumen rekam medis pasien dan data pending klaim BPJS. Analisis data bersifat kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan kasus pending klaim paling banyak terjadi pada bulan September sebanyak 7 kasus dari 17 kasus. Kategori kasus pending klaim terjadi pada kelompok pending pengodean sebanyak 13 kasus.
Sosialisasi Akreditasi Rumah Sakit Berdasarkan Elemen Penilaian MRMIK 9 di RSIA Mutiara Bunda Mandia, Sayati; Oktavia, Dewi; Handayani, Rafika
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.8108

Abstract

Akreditasi rumah sakit merupakan salah satu instrumen penting dalam menjamin mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan. RSIA Mutiara Bunda Padang sebagai rumah sakit ibu dan anak telah menjalani proses akreditasi namun masih membutuhkan tindak lanjut berupa evaluasi dan perbaikan. Permasalahan yang ditemukan antara lain kurangnya pemahaman petugas terhadap instrumen akreditasi, belum adanya kebijakan tertulis mengenai penggunaan kode diagnosis dan prosedur, serta tidak tersedianya panduan resmi singkatan dan simbol medis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan metode sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit, dengan tahapan penyampaian materi, diskusi interaktif terkait penerapan elemen penilaian MRMIK 9. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap standar akreditasi, khususnya dalam aspek pengodean diagnosis, prosedur, serta konsistensi penggunaan singkatan baku.
BPJS Verification Pending Claim Case Accuracy Diagnostic Codes Inpatients Mandia, Sayati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v14i2.889

Abstract

Background: The process of submitting claims for BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) under the INA-CBGs (Indonesian Case-Based Groups) program is contingent upon the utilization of the ICD-10 (International Classification of Diseases, Tenth Revision) code. The delay in BPJS claims can be attributed to problems in the ICD-10 coding process conducted by the Casemix coding team.Objective: The objective of this research is to assess the precision of coding pending claims.Methodology: The chosen research methodology is descriptive in nature, employing a quantitative approach. The research employed the Simple Random Sampling approach for the purpose of sampling. The gathering of research data was conducted through the method of direct observation of pending claim documents. The study was carried out in the Casemix Unit of RSU Aisyiyah Padang. The study encompasses the entirety of claim files from January to June 2022, constituting the research population. A sample size of 94 papers has been selected for analysis. The process of data analysis encompassed descriptive, graphical, and inferential methods in order to present a comprehensive understanding of coding errors.Result: The findings indicate that a total of 29 documents, accounting for about 30.85% of the total, had delays throughout the period of January to June 2022 as a result of inaccuracies related to ICD-10 diagnostic codes. The number of pending inpatient claims reached its peak in January, with a total of 25 cases, of which 11 were attributed to code problems. The majority of the current claim cases are concentrated in Block E, which pertains to coding for endocrine, nutritional, and metabolic illnesses.Conclusion: In conclusion, the suspension of BPJS claims at RSU is influenced by the accuracy of diagnostic coding that is based on ICD-10.