Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal Industrial Servicess

Usulan Penjadwalan Produksi Dengan Metode Campbell Dudek Smith Dan Heuristic Pour Melalui Pendekatan Line Balancing Febianti, Evi; Irman Saeful Mutaqin, Ade; Rahman Pambudi, Aji
Journal Industrial Servicess Vol 2, No 1 (2016): Oktober 2016
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.123 KB) | DOI: 10.36055/jiss.v2i1.1508

Abstract

Penjadwalan (scheduling) diperlukan dalam mengalokasikan tenaga operator, mesin dan peralatan produksi, urutan proses, jenis produk, pembelian material dan lain sebagainya. Penjadwalan yang baik harus mampu meningkatkan utilitas sumber  daya  melalui minimum  flow  time, waktu pengiriman  barang sebelum due date yang telah ditetapkan serta minimum work in process (WIP), meminimisasi jumlah pekerjaan yang idle (menganggur), memperkecil jumlah work in process pada lintasan produksi. Akan tetapi lintasan produksi yang tidak seimbang dapat mempengaruhi proses penjadwalan dan menghambat proses produksi yang akan menjadi jauh lebih lama atau makespan yang dihasilkan semakin besar. IKM Sendal Hotel Permata adalah sebuah industri yang memproduksi sandal hotel yang dipesan oleh berbagi hotel yang ada didaerah Merak, Cilegon, Serang dan daerah lainnya. Proses produksi pada IKM Sendal Hotel Permata belum memperhatikan keseimbangan lintasan dalam alur produksinya. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk melakukan penyeimbangan lintasan menggunakan metode Region Approach (Kilbrige–Weston) dan penjadwalan dengan menggunakan metode Campbell Dudek Smith (CDS) serta metode Heuristic Pour. Hasil penelitian ini didapat jumlah stasiun terbaik yaitu sebanyak 6 dari yang sebelumnya adalah 9 stasiun. Sedangkan untuk penjadwalan didapatkan urutan terbaik pada metode Campbell Dudek Smith dan Heuristic Pour yaitu 1-3-4-2-5 dengan nilai makespan 207,96 jam.
Usulan Waktu Preventive Maintenance Untuk Menurunkan Downtime dan Biaya Perawatan Mesin Three Roll Bending Dengan Reliability Block Diagram Di PT. ABC Febianti, Evi; kurniawan, bobby; bakri, khoirul
Journal Industrial Servicess Vol 2, No 2 (2017): Maret 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.123 KB) | DOI: 10.36055/jiss.v2i2.1529

Abstract

PT. ABC merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur dengan hasil produksi, yaitu drum dan vessel. Salah satu mesin yang digunakan adalah Mesin Three Roll Bending yang memiliki waktu downtime terbesar. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi kerusakan dalam Six Big Losses, reliability komponen, dan sistem, downtime saat preventive maintenance, waktu preventive maintenance guna meningkatan kehandalan 85%, dan biaya perawatan. Data yang diperoleh menggunakan Metode RBD (Reliability Block Diagram), lalu disimulasikan untuk mendapatkan biaya perawatan terendah.Dalam identifikasi Six Big Losses semua komponen mesin dalam kategori Downtime Losses. Hasil penelitian ini menunjukan komponen  paling tinggi sebesar 29% dari total downtime, yaitu komponen Coupling. Reliability Panel Control 42%, Gear Box 43%, Hidraulic 34%, Grase Holder 44%, Fan Belt 46%, Motor 41%, Coupling 45%, Pneumatic 30% dan Lock 37%. Nilai RBD sistem awal sebesar 61%.Nilai downtime saat preventive maintenance sebesar 6445 menit. Diusulkan jadwal preventive maintenance untuk meningkatkan reliability 85% sehingga komponen Panel Control setiap 33 hari, Gear Box selama 30 hari, Hidraulic sebesar selama 40 hari, Grase Holder selama 40 hari, Fan Belt selama 35 hari, Motor selama 40 hari, Coupling selama 20 hari, Pneumatic selama 38 hari dan Lock selama 35 hari. Biaya perawatan pada corrective maintenance sebesar Rp 14.102.000 dan biaya pada preventive maintenance sebesar Rp 12.988.917.
Response Surface Method for optimizing the injection moulding process in bracket production Yusraini Muharni; Evi Febianti; Muhammad Galih Permana; Hartono Hartono
Journal Industrial Servicess Vol 8, No 2 (2022): October 2022
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v8i2.17063

Abstract

Citra Karya Metal is a mould maker and injection service for industries that produce plastic products such as brackets for washing machines. Defective products in the bracket's production are serious problems since the number is large. The existence of this defective product is quite challenging for the company in terms of time and cost. Products that do not comply with the standards will be reworked by flushing them from excessive plastic or destroying them to become plastic pellets for rework. This research aims to provide recommendations for the optimum injection moulding machine settings to reduce defects in bracket production. The Response Surface Method is used to optimize three independent variables: injection speed, pressure, and screw backstop position. The research finds that the most influential factors were injection speed and pressure. The optimum factor level values for injection speed and pressure were 47.5 per cent and 61.5 bar, respectively.