Bahran Taib
Dosen PG-PAUD FKIP Unkhair

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Melestarikan Budaya Lokal Moloku Kie Raha pada Pendidikan Anak Usia Dini Taib, Bahran; Winda Oktaviani; Budi Rahardjo
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6891

Abstract

Globalisasi mengancam pelestarian budaya lokal, sehingga penting untuk mengintegrasikan nilai-nilai budaya dalam pendidikan anak usia dini. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan dan memahami proses pengimplementasian Kurikulum Merdeka melalui projek penguatan pelajar Pancasila (P5) di PAUD dalam upaya melestarikan budaya lokal Moloku Kie Raha. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan wali kelas untuk menggambarkan praktik pengajaran budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK Pembina 7 berhasil mengintegrasikan berbagai aspek budaya lokal Moloku Kie Raha, seperti, bahasa daerah tenate, tarian lalyon, makanan kebong, dan sejarah kesultanan Ternate ke dalam pembelajran Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka dapat menjadi strategi efektif untuk melestarikan budaya lokal dan meningkatkan efektivitas pembelajaran. Dengan integrasi kearifan lokal, Kurikulum Merdeka dapat membantu melestarikan dan memperkuat identitas budaya lokal, serta meningkatkan kesadaran dan rasa bangga akan warisan budaya Masyarakat. Kata Kunci: kurikulum merdeka, budaya lokal, moloku kie raha