Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGEMBANGAN KURIKULUM TEKNIK ELEKTRO BERBASIS KSKI-MBKM Faqih Rofii; Diky Siswanto
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengekplorasi model pengembangan kurikulum Teknik Elektro Universitas Widyagama Malang berbasis Kerja Sama Kurikulum Dan Implementasi Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (KSKI-MBKM). Pengembangan kurikulum perguruan tinggi wajib mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN DIKTI). Di era Revolusi Industri 4.0, tantangan yang dihadapi oleh perguruan tinggi dalam pengembangan kurikulum adalah menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan literasi data, teknologi, dan literasi manusia yg berakhlak mulia. Pengembangan kurikulum sebagaimana merujuk Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi Di Era Industri 4.0 terdiri dari penetapan profil lulusan dan perumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL); penetapan bahan kajian dan pembentukan mata kuliah; penyusunan matriks organisasi mata kuliah dan peta kurikulum; Penetapan mata kuliah rekognisi hasil dari kegiatan MBKM; pembuatan perangkat pembelajaran; dan pembuatan panduan pelakksanaan MBKM.
PROGRAM MBKM: PERTUKARAN PELAJAR TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS WIDYAGAMA MALANG DENGAN FACULTY OF ELECTRICAL ENGINEERING, UTHM MALAYSIA Gigih Priyandoko; Diky Siswanto
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertukaran pelajar merupakan salah satu kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Pendidikan tinggi menuntut Perguruan tinggi untuk dapat menambah cara bepikir (mindset), sikap dan perilaku (attitude and behaviour), serta menyikapi dalam menyelesaikan sesuatu (way of doing things) para civitas akademika. Sehingga perguruan tinggi dapat menghasilkan lulusan yang adaptif dan tangguh menghadapi perubahan dan masa depan. Berdasarkan hasil survei tracer study Program Studi (Prodi) Teknik Elektro tahun 2017-2019 bahwa kemampuan berkomunikasi, berbahasa asing dan penguasaan teknologi belum tinggi. Salah satu aktifitas yang ditawarkan adalah kegiatan pertukaran pelajar Prodi Teknik Elektro dengan mengirimkan beberapa mahasiswa ke Fakulty of Electrical Engineering, UTHM Malaysia sebagai mitra telah dimulai pada tahun 2018. Tujuan kegiatan pertukaran pelajar untuk memberikan pengalaman belajar di luar institusi dengan menjunjung tinggi kesetaraan dalam pembelajaran. Metode pembelajaran yang digunakan sangat beragam, kuliah di kelas, diskusi kelompok hingga pembelajaran berbasis masalah berupa skripsi atau tugas akhir. Hasil dari pertukaran pelajar tersebut adalah menghasilkan karya ilmiah yang telah dipublikasikan di jurnal ilmiah, konferensi nasional/internasional, dan menambah wawasan mahasiswa belajar di luar institusi bahkan di luar negeri.
IMPLEMENTASI PROYEK INDEPENDEN MELALUI RANCANG BANGUN PESAWAT TERBANG TAK BERAWAK TIPE FIXED WING Ahmad Rusli Wahyu Setiawan; Purbo Suwandono; Diky Siswanto
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesawat terbang tak berawak (Unmanned Aerial Vehicle - UAV) merupakan istilah yang digunakan untuk mereprentasikan benda terbang dengan suplai daya sendiri yang bisa dikendalikan dari jarak jauh menggunakan remote control dari luar pesawat atau dapat bergerak secara otomatis berdasarkan program yang sudah ditanamkan pada sistem komputernya. Sistem ini menggunakan kontrol manual dan autonomous, Pada mode manual pengguna secara manual mengendalikan pergerakan pesawat melalui radio kontroler. UAV dibuat dengan menggunakan Styrofoam sebagai bahan utama dalam pembuatannya, dan proses pembentukan bagian- bagian pesawat dilakukan menggunakan metode Hot Wire Cutting. Pesawat juga diberikan rangka penguat menggunakan fiber carbon tube yang memiliki diameter 12 mm. dalam artikel ini akan dibahas bagaimana cara membuat UAV serta metode yang digunakan pada proses pembuatannya.
BERMOTIVASI MELALUI PELATIHAN MICROCREDENTIAL CERTIFICATION UNTUK DATA SCIENTIST Roby Efendi; Sabar Setiawidayat; Diky Siswanto; Muhamad Mukhsim
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka menghadapi era globalisasi dan revolusi  industri 4.0 maka kemampuan mahasiswa perlu disesuaikan agar dapat bersaing, baik dalam dunia kerja maupun usaha mandiri. Beberapa usaha yang telah dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), diantaranya adalah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Salah satu kegiatan dalam program MBKM yaitu mahasiswa memiliki tiga semester untuk dapat belajar diluar program studinya, seperti mengikuti kuliah di prodi lain dalam satu kampus, mengikuti kuliah pada prodi yang sama namun berbeda perguruan tinggi, study exchange, magang di BUMN,dan sebagainya. Microdential certification (MC) merupakan kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek, dalam hal ini Direkur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti). MC bertujuan untuk menyiapkan mahasiswa menjadi data scientist yang berguna untuk dapat mengembangkan Artificial Inteligent. Dalam pelatihan ini, peserta yang diterima, dibagi dalam tiap grup yang dipimpin oleh 1 instruktur untuk menangani 25 peserta. Proyek final dilakukan setelah peserta mengikuti pertemuan daring selama 18 kali, dilanjutkan ujian mockup untuk dapat mengikuti ujian sertifikasi di LSP. 
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PILIHAN BAKSO BERMEREK DI MALANG, “ONLINE MARKETPLACE” DAN FAKTOR YANG MENDASARI Siswanto, Diky; Setiawidayat, Sabar; An-Nisa, Dinda; Muzzaki, Muhammad Iqbal; Mukhsim, Mohammad; Riman, Riman; Tjahjono, Ngudi
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakso berasal dari budaya masyarakat Tionghoa yang menjadi salah satu makanan favorit di Indonesia, khususnya di Malang. Selain bisa menikmati bakso di warung tersebut, pelanggan juga bisa menikmati bakso di tempat lain dengan memesannya melalui online marketplace. Terdapat sejumlah online marketplace yang marak dikunjungi pelanggan serta digunakan untuk kanal penjualan bagi pengusaha kuliner. Tujuan dari artikel ini adalah membahas faktor-faktor yang mendorong ataupun mengurangi minat pelanggan membeli bakso serta aplikasi yang banyak digunakan untuk melakukan pesanan secara online. Metode yang digunakan adalah melakukan survei online terhadap sejumlah responden yang berlokasi di Malang raya. Survei online telah dilakukan dengan melibatkan 50 responden. Hasil survei menunjukkan mayoritas (90%) pelanggan bakso berusia 16 – 30 tahun, yang merupakan Generasi Milenial dan Z yang familiar dengan teknologi digital. Mayoritas pengguna memilih GrabFood (44%) yang menekankan penerapan protokol kesehatan, relevan dengan berlangsungnya pandemi COVID-19 saat dilaksanakan survei. Responden memilih bakso karena faktor kedekatan jarak ke lokasi warung, varian produk, rasa enak, harga terjangkau, higienis dan halal. Adanya aplikasi seperti GrabFood, GoFood dan ShopeeFood bisa merepresentasikan preferensi pelanggan terhadap lokasi warung yang terjangkau. Dipilihnya bakso merek ternama karena varian produk, rasa konsisten, higienis dan halal, meski dinilai harganya mahal, antrian lama serta ada kandungan bahan yang dihindari.
PENGEMBANGAN ALAT PENGUKUR TINGGI BADAN DIGITAL BERBASIS SENSOR ULTRASONIK HY-SRF05 DAN ARDUINO UNO Ibrahim, Hanif Farras; Putra, Robi Hidayat; Darusalam, Pitoyo Winarko; Siswanto, Diky
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) Vol. 7 No. 1 (2024): CIASTECH 2024 Potensi dan Dampak Artificial Intelligence (AI) di Era Society 5.
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ciastech.v7i1.6952

Abstract

Tinggi badan merupakan parameter penting dalam evaluasi status kesehatan dan ergonomi. Metode konvensional pengukuran tinggi badan memiliki kelemahan seperti ketergantungan pada operator manusia dan potensi kesalahan baca. Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat pengukur tinggi badan digital berbasis sensor ultrasonik HY-SRF05 dan Arduino Uno untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi pengukuran. Metodologi yang digunakan adalah “Engineering Design Process” yang meliputi identifikasi kebutuhan, pengembangan prototipe, serta pengujian alat. Sistem dirancang untuk mengukur tinggi badan dalam rentang 50–200 cm dengan toleransi kesalahan ±1 cm. Komponen utama meliputi sensor HY-SRF05 untuk pengukuran jarak, Arduino Uno sebagai pengolah data, dan layar LCD sebagai antarmuka pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat mampu menghasilkan pengukuran dengan tingkat akurasi rata-rata ±1 cm. Sistem berhasil mengurangi ketergantungan pada operator manusia melalui proses otomatisasi yang konsisten. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa alat ini merupakan solusi praktis, efisien, dan akurat untuk pengukuran tinggi badan, cocok untuk aplikasi di rumah, sekolah, atau fasilitas kesehatan. Penelitian ini merupakan luaran wajib dari mata kuliah “Capstone Design” yang bertujuan mengintegrasikan teori dan praktik dalam pengembangan teknologi terapan.
PROTOTIPE PENGAWAS SISTEM PROTEKSI ARUS LEBIH ELEKTRONIK SECARA NIRKABEL Anwar, Arif Rahmadi; Siswanto, Diky
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 11, No 1 (2020): JURNAL SIMETRIS VOLUME 11 NO 1 TAHUN 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1163.815 KB) | DOI: 10.24176/simet.v11i1.3650

Abstract

Relay arus lebih adalah peralatan yang sangat penting dalam sistem kelistrikan. Alat ini digunakan sebagai proteksi dari anomali atau gangguan yang dapat menimbulkan lonjakan arus dalam waktu singkat seperti ketika terjadi hubung singkat. Besarnya arus dapat merusak peralatan karena melebihi kemampuan hantar arus dari peralatan tersebut. Oleh sebab itu sistem proteksi menjadi peralatan yang wajib digunakan dalam sistem kelistrikan. Sistem proteksi ini terdiri dari beberapa peralatan  seperti relay arus lebih, catu daya, baterai dan circuit breaker. Peralatan tersebut dirangkai menjadi satu sistem dengan menggunakan kabel yang rawan kendur, terlepas dan lain sebagainya yang masih belum terpantau kesiapannya setiap saat sehingga dapat berpotensi menyebabkan kegagalan sistem proteksi. Arduino uno merupakan perangkat mikrokontroler yang memiliki desain open source sehingga dapat diaplikasikan di semua peralatan elektronik. Alat ini dapat diterapkan dalam sistem proteksi untuk memantau tegangan catu daya dan baterai dengan menggunakan port analog input serta mengawasi rangkaian kabel trip coil dengan komponen optocoupler PC017 sebagai sensor input digital pada Arduino. Data yang diterima oleh Arduino uno akan dikirimkan ke online database dengan menggunakan wifi shield ESP8266, kemudian data tersebut akan ditampilkan pada aplikasi dalam ponsel Android. Dengan demikian, jika terdapat kerusakan pada salah satu peralatan tersebut maka petugas dapat segera melakukan perbaikan sebelum terjadi kegagalan sistem proteksi.
Implementasi Arsitektur Publish/Subscribe pada Sistem Hidroponik menggunakan NodeMCU V3 Siswanto, Diky; Olga Tahitya, Candrasa; Priyandoko, Gigih
Jurnal FORTECH Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v6i1.6108

Abstract

The agricultural sector plays a vital role in national food security; however, land scarcity due to rapid urbanization has encouraged the adoption of alternative methods such as hydroponics. This method enables plant cultivation in controlled environments, yet manual monitoring of key parameters—such as water temperature, pH, and water level—is often inefficient and error-prone. This study presents the development of an automated monitoring and control system based on the Internet of Things (IoT), utilizing a publish/subscribe architecture. The system is built using NodeMCU V3 and Arduino Uno, equipped with temperature, pH, and ultrasonic sensors, and implemented in a Deep Water Culture (DWC) setup. Testing results indicate that the system can accurately read environmental parameters and transmit data in real-time to Firebase, achieving a throughput of 7753 Bps, 0% packet loss, and an average delay of 0.197 seconds from NodeMCU to Firebase, and 2.226 seconds in the reverse direction. The heater, chiller, and water pump operate automatically based on predefined thresholds (±3°C for temperature and +2 cm for water level). All parameters can be remotely monitored and controlled via an Android application. The system has proven to be effective and efficient in supporting precision agriculture and offers a sustainable solution for optimizing hydroponic cultivation in limited land areas.
PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA SMK MELALUI PELATIHAN SIMULASI KONFIGURASI JARINGAN KOMPUTER MENGGUNAKAN BOSON NETSIM Siswanto, Diky; Farid, Akhmad
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis siswa SMK Muhammadiyah 8 Pakis dalam bidang jaringan komputer melalui simulasi konfigurasi menggunakan aplikasi Boson NetSim. Ruang lingkup kegiatan mencakup pengenalan konsep dasar jaringan, pengalamatan IP, dan teknik subnetting, serta praktik konfigurasi jaringan berbasis simulasi. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, dan praktik langsung menggunakan komputer. Peserta pelatihan terdiri dari siswa kelas XI dan XII program keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi. Data dikumpulkan melalui kuisioner tertutup dan terbuka yang diberikan setelah pelatihan untuk mengukur tingkat pemahaman, efektivitas metode, dan kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pemahaman konseptual dan kemampuan praktis peserta dalam konfigurasi jaringan. Pelatihan ini juga menunjukkan bahwa penggunaan media simulasi efektif untuk menjembatani keterbatasan fasilitas laboratorium fisik. Model pelatihan ini berpotensi diterapkan secara lebih luas di sekolah kejuruan lain sebagai solusi alternatif pembelajaran berbasis praktik. Selain itu, kegiatan ini membuka peluang untuk pengembangan kurikulum pelatihan berbasis learning by doing yang terintegrasi dengan teknologi simulasi jaringan.
Smart Hidroponik Sistem Rakit Apung Mengontrol pH (Potential Hydrogen) Tanaman Pakcoy Secara Otomatis Prawira, Firman Agung; Priyandoko, Gigih; Siswanto, Diky
Jurnal Teknologi Elektro Vol 14, No 3 (2023)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2023.v14i3.007

Abstract

Sistem rakit apung adalah salah satu sistem hidroponik yang paling mudah di buat, sistem rakit apung memiliki masalah yang cukup kompleks dikarenakan air yang tenang dan tidak mengalami sirkulasi air yang membuat kandungan pH menjadi turun. Pada penelitian ini, rancangan kontrol pH otomatis pada sistem hidroponik rakit apung bertujuan untuk membantu meminimalisir penurunan pH. Dengan metode close loop alat dapat bekerja secara otomatis terus menerus ,dan bantuan IoT petani hidroponik dapat mengontrol pH dari jarak jauh. Hasil pembacaan dari sensor pH telah berhasil di tampilkan dalam smartphone dan dapat dikontrol dari jarak jauh menggunakan Blynk IoT dengan ke akurasian error ±1,65%. Pengujian kontrol otomatis lebih efisien dan cepat dengan penstabilan pH dalam kurun waktu ±1 menit untuk menuju setpoint yang diinginkan tanaman pakcoy. Dari hasil simulasi dapat disimpulkan bahwa tanaman tidak boleh berada di pH yang rendah, dan pengendalian pH otomatis ini sangat efektif untuk membuat pH menjadi stabil