Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding Semnastek

Pengaruh Abu Batu Terhadap Kuat Tekan Beton Pasca Pembakaran Tanjung Rahayu Raswitaningrum; Randy Fajar Aris Setiawan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton adalah material pembentuk struktur bangunan yang umum digunakan. Beton memiliki banyak kelebihan seperti memiliki kuat tekan yang tinggi, mudah memperoleh bahan penyusunnya dan pembentukannya, serta lebih tahan terhadap korosi dan temperatur tinggi jika dibandingkan dengan baja. Meskipun demikian, tidak berarti beton akan memiliki kuat tekan yang sama jika menerima temperatur yang tinggi seperti kebakaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahuipengaruh temperatur tinggi terhadap kuat tekan beton dengan membandingkan kuat tekan beton normal dengan kuat tekan beton campuran yang menggunakan abu batu sebagai bahan tambah. Mutu beton rencana pada penelitian ini memiliki kuat tekan f’c 20,75 MPa dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Variasi temperatur yang diberikan adalah 300oC, 600oC, dan 900oC. Metode pembakaran yang digunakan adalah menggunakan tungku selama 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan beton akan menurun seiring naiknya temperatur pembakaran. Kuat tekan beton normal dengan variasi pembakaran 300oC, 600oC, dan 900oC berturut-turut adalah 19,19 MPa, 12,58 MPa, dan 9,26 MPa.Penggunaan abu batu sebagai bahan tambah pada beton akan meningkatkan kuat tekan beton jika dibandingkan dengan kuat tekan beton yang tidak menggunakan abu batu. Kuat tekan beton campuran dengan variasi pembakaran 300oC, 600oC, dan 900oC berturut-turut adalah 19,06 MPa, 15,04 MPa, dan 10,88 MPa.
PENGARUH WATERPROOFING INTEGRAL CRYSTALLINE (PENETRON ADMIX) TERHADAP KUAT TEKAN BETON Khamal Firmansyah Agustiana; Haryo Koco Buwono; Tanjung Rahayu Raswitaningrum
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan bahan yang sangat penting dan paling umum digunakan pada struktur bangunan. Beton kedap air (waterproof) semakin sering digunakan di dunia konstruksi khususnya di area ruang bawah tanah (basement) dan area-area penampungan air. Beton yang dicampur admixture waterproofing perlu dilakukan uji permeabilitas. Namun sangat jarang beton yang sudah tercampur admixture waterproofing dilakukan pengujian kuat tekan. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan pendekatan penelitian eksperimen di laboratorium, yaitu mencari nilai kuat tekan dari masing-masing sampel beton dan kuat tekan beton tertinggi dengan menggunakan campuran Penetron Admix dengan persentase dari berat semen setiap variasi. Persentase campuran beton yang digunakan adalah beton normal dan campuran Penetron Admix 0,8 %, 0,9 % dan 1 % pada masing-masing variasi. Nilai kuat tekan beton normal yaitu 16,14 Mpa. Penambahan Penetron Admix 0,8 % menghasilkan kuat tekan beton sebesar 13,59 Mpa. Penambahan Penetron Admix 0,9 % menghasilkan kuat tekan beton sebesar 15,76 Mpa. Penambahan Penetron Admix 1 % menghasilkan kuat tekan beton sebesar 16,61 Mpa. Kuat tekan beton dengan campuran Penetron Admix 0,8 % dan 0,9 % mengalami penurunan, namun penambahan Penetron  Admix sebesar 1 % meningkatkan kuat tekan beton. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan persentase Penetron Admix akan meningkatkan kuat tekan beton. Nilai kuat tekan tertinggi didapat pada penambahan Penetron Admix sebesar 1 %.