Dodik Pramono
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH PENDEKATAN BLENDED LEARNING TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA SMA NEGERI 9 SEMARANG TENTANG INFEKSI MENULAR SEKSUAL Ike Mega Puspita; Asih Budiastuti; Dodik Pramono
Jurnal Kedokteran Diponegoro (Diponegoro Medical Journal) Vol 6, No 1 (2017): JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.17 KB) | DOI: 10.14710/dmj.v6i1.16242

Abstract

terkena infeksi  menular seksual, dilaporkan lebih dari 3 juta kasus  per  tahun. Masa remaja membutuhkan perhatian khusus dalam mencegah terjadinya infeksi menular seksual dan perlu adanya kesadaran tentang pencegahan dan penanganan untuk mengatasi kejadian infeksi menular seksual terutama pada remaja dengan cara memberikan pendidikan kesehatan Oleh karena itu, dengan berkembangnya teknologi, dikembangkan metode yang lebih efektif yaitu metode blended learning.Tujuan Membuktikan pengaruh pendekatan blended learning terhadap pengetahuan dan sikap siswa SMA Negeri 9 Semarang tentang infeksi menular seksualMetode Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi-expeimental dengan rancangan pretest-posttest control group design.Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 9 Semarang dengan mengambil 6 kelas yang berjumlah 210 subjek. Masing-masing kelompok perlakuan terdiri dari 2 kelasHasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap yang bermakna pada kelompok blended learning dan ceramah sebelum dan sesudah masing-masing diberikan penyuluhan dengan pendekatan blended learning dan ceramah (p=0,000) dan tidak terdapat perbedaan bermakna pada kelompok kontrol untuk pengetahuan (p=0,152) dan sikap (p=0,315). Penelitian ini juga menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dan ceramah untuk selisih pengetahuan (p=0,000) dan selisih sikap (p=0,001), terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dan blended learning untuk selisih pengetahuan (p=0,000) dan selisih sikap (p=0,000), dan tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok ceramah dan blended learning untuk selisih pengetahuan (p=0,170). dan selisih sikap (p=0,527 ).Kesimpulan Terdapat pengaruh pendekatan blended learning terhadap pengetahuan dan sikap siswa SMA Negeri 9 Semarang tentang infeksi menular seksual.
PENGARUH PENDEKATAN BLENDED LEARNING TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA SMA KESATRIAN 1 SEMARANG TENTANG AKNE VULGARIS Weni Kartika Nugroho; Asih Budiastuti; Dodik Pramono
Jurnal Kedokteran Diponegoro (Diponegoro Medical Journal) Vol 5, No 4 (2016): JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.025 KB) | DOI: 10.14710/dmj.v5i4.15981

Abstract

Latar Belakang Akne vulgaris diderita oleh sebagian besar remaja. Oleh karena itu, perlu adanya kesadaran terhadap pencegahan dan penanganan untuk mengatasinya dengan cara memberikan pendidikan kesehatan. Metode ceramah sering menjadi pilihan tetapi metode ini memiliki banyak kelemahan. Oleh sebab itu, terdapat pengembangan metode yang lebih efektif yaitu blended learning.Tujuan Mengetahui pengaruh pendekatan blended learning terhadap pengetahuan dan sikap siswa SMA Kesatrian 1 Semarang tentang akne vulgaris.Metode Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi-expeimental dengan rancangan pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Kesatrian 1 Semarang. Kelompok perlakuan dibagi menjadi kelompok blended learning, kelompok ceramah, dan kelompok kontrol yang masing-masing terdiri dari 2 kelas dengan jumlah total 208 subjek. Data diperoleh dari kuesioner yang diisi oleh setiap subjek dan kemudian dianalisis menggunakan SPSS.Hasil Penelitian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan sikap yang bermakna pada kelompok blended learning dan ceramah sebelum dan sesudah masing-masing diberikan penyuluhan dengan pendekatan blended learning dan ceramah (p=0,000) dan tidak terdapat perbedaan bermakna pada kelompok kontrol untuk pengetahuan (p=0,456) dan sikap (p=0,057). Penelitian ini juga menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dan ceramah untuk selisih pengetahuan (p=0,000) dan selisih sikap (p=0,001), terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dan blended learning untuk selisih pengetahuan (p=0,000) dan selisih sikap (p=0,000), dan tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok ceramah dan blended learning untuk selisih pengetahuan (p=0,894) dan selisih sikap (p=0,294).Kesimpulan Terdapat pengaruh pendekatan blended learning terhadap pengetahuan dan sikap siswa SMA Kesatrian 1 Semarang tentang akne vulgaris.