Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Ibm Pemberdayaan Wanita Dhuafa Melalui Pengolahan Sampah Anorganik Secara Mandiri, Produktif Dan Ramah Lingkungan Di Kampung Dayak Kelurahan Karangklesem Banyumas Kartikawati, Ratna
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 2014: Proceeding Seminar Nasional LPPM 2014, 20 Desember 2014
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dalam bentuk pendidikan dan pelatihan.  Tujuan utama ialah untuk meningkatkan keterampilan membuat kerajinan dari sampah anorganik, produk yang layak jual dan laku di pasaran dan pembentukan e-market. Pencapaian tujuan dilakukan melalui penyediaan  pengetahuan dan keterampilan dalam hal pembuatan kerajinan dari sampah anorganik, produk berharga dan permintaan di pasar dan pengadaan  e-market. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pelatihan pengelolaan dan pengolahan  sampah anorganik, mendesain model dan strategi pemasaran produk olahan dan merintis e-market agar produk dapat dikenali serta diakses oleh semua kalangan. Kegiatan dilakukan di Kampung Dayak Karangklesem, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas.  Hasil kegiatan menunjukkan kondisi yang memuaskan. Kebiasaan kelompok mitra yang selama ini menempatkan sampah tidak semestinya setelah pelatihan berubah.  Sekarang sampah tersebut diolah menjadi produk yang layak jual. Kelompok mitra mampu membuat kerajinan dari sampah anorganik. Perempuan miskin yang mengikuti pelatihan juga dapat membuat pengemasan produk yang diberi label dan model desain serta strategi pemasaran produk dimana semua hal itu telah berhasil meningkatkan pendapatan keluarga.Kata kunci : perempuan  miskin, sampah anorganik
Tanggung Jawab Koperasi Serba Usaha Nira Satria Terhadap Klaim Asuransi Kecelakaan Kerja Penderes Nira Di Kabupaten Banyumas Kartikawati, Ratna
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 2014: Proceeding Seminar Hasil Penelitian LPPM 2014, 6 September 2014
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan hak dan kewajiban masing-masing pihak dalam  perjanjian asuransi kecelakaan penderes nira., mengetahui Hambatan-hambatan apa yang dihadapi para pihak dalam perjanjian asuransi kecelakaan kerja penderes nira dan untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan oleh Koperasi Serba Usaha Nira Satria selaku pihak penanggung dalam mengantisipasi kendala-kendala yang timbul dalam pelaksanaan asuransi kecelakaan kerja penderes nira. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pustaka, studi dokumentasi dan studi kasus. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Hasil dari Penelitian ini adalah  Hak dan Kewajiban Tertanggung Asuransi Koperasi Nira Satria yaitu hak-hak tertanggung meliputi menerima polis (surat perjanjian asuransi ), mendapat ganti kerugian bila terjadi peristiwa dan hak-hak lainnya sebagai imbalan dari kewajiban penanggung. Kewajiban dari tertanggung meliputi :menjadi anggota koperasi Nira Satria, menjual hasil /gula kelapa kepada Koperasi Serba Usaha Nira Satria, memberitahukan keadaan-keadaan sebenarnya mengenai tertanggung ( pasal 251 WvK ), memakai pengaman ketika bekerja ( pasal 283 WvK ) dan kewajiban khusus yang mungkin disebut di dalam polis. hak dan Kewajiban Penanggung, hak-hak penanggung diantaranya menjadi pengepul gula kelapa dari anggota, menerima pemberitahuan keadaan sebenarnya dari tertanggung, hak-hak lainnya sebagai imbalan dari kewajiban tertanggung. Kewajiban penanggung diantaranya memberikan polis kepada tertanggung, memberikan sejumlah uang yang telah disepakati dalam asuransi, Hambatan-hambatan yang dihadapi para pihak dalam perjanjian asuransi kecelakaan kerja penderes nira adanya keterlambatan pelaporan klaim, banyak anggota/tertanggung asuransi Koperasi Nira Satria yang tidak paham prosedur pengklaiman asuransi disebabkan peserta asuransi ini kebanyakan berpendidikan rendah. Upaya-upaya yang dilakukan oleh Koperasi Serba Usaha Nira Satria selaku pihak penanggung dalam mengantisipasi kendala-kendala yang timbul dalam pelaksanaan asuransi kecelakaan kerja penderes nira yaitu pengurus koperasi memberikan penjelasan hak dan kewajiban peserta menggunakan komunikasi yang baik dan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami dengan nasabah agar tidak terjadi kesalahpahaman sehingga hal tersebut tidak merugikan peserta Asuransi/anggota koperasi.  Kata kunci : Koperasi Nira Satria, Asuransi Penderes Nira
DRAFT AKTA TRANSAKSI SIMPAN PINJAM ANTARA PEDAGANG SAYUR DENGAN BANK PLECIT DI PASAR WAGE PURWOKERTO Kartikawati, Ratna; Wardani, Susilo
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pelaksanaan transaksi simpan pinjam antara pedagang sayur dengan bank plecit di Pasar Wage Purwokerto, mengidentifikasi peran  bank plecit dalam transaksi simpan pinjam di Pasar Wage Purwokerto., mengkaji draft akta transaksi simpan pinjam antara pedagang sayur dengan bank plecit di Pasar Wage Purwokerto yang dapat memberikan perlindungan hukum. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan desain penelitian studi kasus dengan Pendekatan Sosiologis Yuridis . Sasaran penelitian ini adalah norma hukum dan pola perilakunya. Subyek penelitian ini adalah pedagang Pasar Wage di Kabupaten Banyumas. Informan/cuplikan dengan teknik purposive sampling. Analisis data dalam penelitian menggunakan dengan model interaktif melalui tahapan reduksi data, sajian data dan verifikasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan transaksi simpan pinjam antara pedagang sayur dengan bank plecit di Pasar Wage Purwokerto adalah para pelaku bank plecit (pelepas modal in-formal/illegal) ini memiliki semangat yang tinggi dalam melakukan usahanya meminjamkan uang, dengan cicilan yang ringan (per hari), namun bila dihitung besaran bunganya terlihat cukup tinggi, melebihi bunga kreditur yang legal. Di sisi lain para nasabah bank plecit yang nota-bene adalah para pedagang kecil, sudah menganggap keberadaan bank plecit ini amat dibutuhkan, demi kelangsungan usaha mereka. Ketergantungan mereka terhadap bank plecit dikarenakan adanya kemudahan prosedur, kecepatan realisasi pinjaman, tanpa agunan dan tidak ada sanksi, peran bank plecit dalam transaksi simpan pinjam di Pasar Wage Purwokerto adalah sangat dibutuhkan pedagang karena persyaratan-persyaratan yang berasal dari lembaga keuangan formal ini jelas dan tersusun dalam peraturan dari pemerintah sendiri, perkredituran lebih selektif dalam memberikan kreditnya. Hal ini berbeda dengan lembaga keuangan informal yaitu bank plecit, disaat lembaga keuangan formal disulitkan dengan seleksi pemberian kreditnya, lembaga ini bisa memberi solusi dengan tunjangan kreditnya yang mudah meskipun dengan bunga yang jauh lebih tinggi dibanding perkredituran. Draft akta  transaksi simpan pinjam anatara pedagang sayur dengan bank plecit di Pasar Wage Purwokerto dapat memberikan perlindungan hukum karena dengan adanya perjanjian dapat diketahui batasan-batasan hak dan kewajiban diantara kreditur dan debitur, jika salah satu pihak melanggar perjanjian maka dapat dikatakan wanprestasi, dan perjanjian ini bisa dijadikan sebagai alat bukti. Kata Kunci: Akta, Simpan Pinjam, Pedagang Sayur, Bank Plecit
PERAN BERITA TENTANG KRIMINALITAS DALAM KORAN UNTUK PEMBINAAN KESADARAN HUKUM SISWA SMA NEGERI 1 PURWOKERTO Sadeli, Elly Hasan; Kartikawati, Ratna
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di antara pemberitaan yang muncul setiap hari di surat kabar adalah pemberitaan kriminalitas. Dalam surat kabar, rata-rata setiap harinya memuat lima berita kasus kriminalitas, baik itu mengenai pencurian, penculikan, penipuan, penganiayaan, bahkan sampai dengan pembunuhan. Berita-berita tersebut tidak hanya semata-mata memberikan informasi mengenai kasus-kasus kejahatan yang terjadi di tanah air, tetapi dari segi pengetahuannya juga dapat memberikan gambaran mengenai proses hukum yang harus ditempuh dalam menyelesaikan suatu kasus. Pemberitaan kriminalitas tersebut dapat dijadikan salah satu alat untuk membina kesadaran hukum khususnya bagi siswa yang masih dalam tahap belajar dan masih awam terhadap hukum. Oleh karena itu, setiap guru PKn diharapkan dapat menjadikan berita-berita kejahatan dalam surat kabar sebagai media pembelajaran bagi siswa untuk mengembangkan pemahaman dan kesadaran hukum siswa.Kata kunci: Pemberitaan Kriminalitas dan Kesadaran Hukum