Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Persepsi, Pengetahuan, dan Sikap tentang Obat pada Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Pariaman, Sumatera Barat Syofyan Syofyan; Habibie Deswilyaz Ghiffari; Erizal Zaini
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 4, No 1 (2017): J Sains Farm Klin 4(1), November 2017
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.17 KB) | DOI: 10.29208/jsfk.2017.4.1.202

Abstract

The irrational use of drug and drug abuse are some of the impacts of low public knowledge about medicine, including in high school students. The purpose of this study was to assess perceptions, knowledge and attitudes about medicine among senior high school students in Pariaman City, West Sumatera. The research was conducted by descriptive and analytical method with cross-sectional by using questionnaire instrument. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis. The results showed that students’ perception on medicine was categorized as high (95.5%), student attitude was positive (60.3%) but had less knowledge (74.8%). Students living in the city had higher knowledge than those living in the village. There was a significant correlation between perception and attitude (P <0.05), however, there was no correlation between knowledge and perception level (P> 0.05) and attitude (P> 0.05). Low perceptions and knowledge can encourage students to do more fatal errors such as medications or irrational drug use. Efforts such as education about medication in schools are very important steps to improve students’ knowledge about medicine.
Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Panti Asuhan Ar-Rohmah Kota Batam Habibie Deswilyaz Ghiffari; Nahrul Hasan; Delladari Mayefis; Hesti Marliza
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 3 No 4 (2023): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v3i4.513

Abstract

Bulan Ramadhan merupakan bulan suci yang penuh berkah dan menjadi kesempatan terbaik untuk beramal serta menuai pahala yang berlipat ganda. Bulan Ramadhan menjadi salah satu bulan yang ditunggu-tunggu kehadirannya, dimana pada bulan Ramadhan seluruh anggota keluarga lebih sering berkumpul untuk melakukan buka bersama maupun sahur bersama. Namun, tidak semua orang dapat merasakan hal tersebut seperti contohnya pada anak-anak yang berada di panti asuhan. Dimana beberapa dari mereka tidak dapat merasakan kehangatan itu. Oleh karena itu, dibulan yang mulia ini dilakukan kegiatan sosial berupa pengabdian masyarakat yang pelaksanaannya melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Sarjana Farmasi, Institut Kesehatan Mitra Bunda. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini termasuk salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk meningkatkan semangat generasi muda dalam memetik keutamaan bulan Ramadhan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diselenggarakan di Panti Asuhan Ar-Rohmah, Tj.Buntung, Kec.Bengkong, Kota Batam. Terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan meliputi pemberian materi terkait perilaku hidup bersih dan sehat, pembacaan asmaul husna dan sholawat, games, berbuka bersama, sholat berjamaah hingga pemberian santunan kepada Panti Asuhan Ar-Rohmah. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah metode pendekatan persuasif serta melakukan tanya jawab baik kepada pengurus panti maupun anak-anak yang ada di Panti Asuhan Ar-Rohmah. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi anak-anak yang ada di Panti Asuhan Ar-Rohmah untuk lebih mendapatkan rasa kehangatan atau kekeluargaan, dapat meningkatkan pengetahuan baik di bidang umum terkait pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan maupun di bidang keagamaan serta sekaligus dapat menerapkan maupun mengembangkan karakter yang baik bagi anak-anak yang berada di Panti Asuahan Ar-Rohmah tersebut.
Formulation and antioxidant activity test of sea kale cream (Ipomoea pescaprae) with DPPH (1.1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) method Delladari Mayefis; Habibie Deswilyaz Ghiffari; Ristama Sastra Yoseva Manurung; Desi Maniarti Gusmali
Science Midwifery Vol 11 No 4 (2023): October: Midwifery and Health Sciences
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v11i4.1314

Abstract

Sea kale (Ipomoea pescaprae) is one of the Indonesian medicinal plants used by the community to treat inflammation, diuretic disorders, and pain in gonorrhea. Sea kale can also be used as a source of natural antioxidants that can counteract free radicals. Sea kale contains secondary metabolites such as alkaloids, flavonoids, tannins and saponins. This study aims to determine the antioxidant activity of cream preparations containing sea kale leaf extract against DPPH(1.1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) and to find out what concentration of sea kale leaf extract cream has the highest activity as an antioxidant. Sea kale (Ipomoea pescaprae) was extracted by maceration method using methanol solvent and then preparations were made in cream form using various extract concentrations, namely 5%, 7.5% and 10%. Furthermore, evaluation of cream preparations was carried out, namely organoleptic test, homogeneity test, spreadability test, pH test, viscosity test and cream type test. Determination of antioxidant activity was carried out using the DPPH method and vitamin C as a comparison by calculating the IC50 value. IC50 results obtained in formula I with 5% extract of 237.63 ppm (Medium), formula II with 7.5% extract of 91.83 ppm (Strong) and formula III with 10% extract of 7.32 ppm (Very strong). Meanwhile, the positive control for vitamin C had an IC50 value of 5.33 ppm (very strong). Formula III is the best formula that has very strong antioxidant activity.
Sosialisasi Pemakaian Dan Pemberian Obat Cacing Pada Balita Di Posyandu Bougenville IV Tiban Baru Suci Fitriani Sammulia; Yunisa Friscia Yusri; Arie Vonikartika; Habibie Deswilyaz Ghiffari; Komang Natalia Fitriani; Lupina Lupina
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2021): Maret: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v1i1.3587

Abstract

Soil Transmissible Helminthiasis (STH) is still a public health problem in countries with tropical and sub-tropical climates, including Indonesia. The prevalence of worms in Indonesia currently ranges from 20-86 percent with an average of 30 percent. This frequently occurring disease really disrupts children's growth and development. Worm control efforts are directed at breaking the chain of transmission of worms, namely the toddler and school age groups, with 1 ) administer medicationmass prevention of worms in vulnerable groups to stop the spread of worm eggs from sufferers to the surrounding environment, 2) improving sanitation hygiene, and 3) cultivating clean and healthy living behavior through health promotion. Through this community service activity, socialization activities on the use and administration of worm medicine have been implemented. In Toddlers at Posyandu Bougenville IV, Tiban Baru. This activity is useful for children under five so that they always receive worm medicine and socialize and increase mothers' understanding about how important it is to give worm medicine to toddlers. Activities to socialize the use and administration of worm medicine to toddlers can increase public knowledge. There are still some people, especially mothers with toddlers, who rarely give them worm medicine.
FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIKA & KIMIA SEDIAAN LIP CREAM DENGAN KOMBINASI EKSTRAK KULIT BUAH TERONG BELANDA (Solanum betaceum) DAN EKSTRAK UMBI BIT (Beta vulgaris L) SEBAGAI PEWARNA ALAMI Ghiffari, Habibie Deswilyaz; Utami, Rury Trisa; Budiasih, Sri; Julianto, Tommy; Putri, Reggy Melati
Jurnal Farmasi Higea Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v16i2.640

Abstract

Kegemaran wanita dalam berhias menyebabkan banyaknya inovasi baru dalam bentuk sediaan kosmetik guna menutupi kekurangan yang ada pada wajah sehingga menghasilkan penampilan yang lebih menarik serta menimbulkan efek psikologis yang baik seperti percaya diri (self confidence), salah satu inovasi yang dibuat adalah lip cream. Kulit terong belanda (Solanum betaceum) mengandung senyawa antosianin dan umbi bit (Beta vulgaris L.) mengandung pigmen betasianin yang menghasilkan zat warna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi ekstrak kulit terong belanda (Solanum betaceum) dan umbi bit (Beta vulgaris L.) yang dapat digunakan sebagai pewarna alami pada sediaan lip cream dan mengetahui stabilitas fisika dan kimia sediaan lip cream. Sediaan lip cream diformulasikan dengan konsentrasi F1 (3%:3%), F2 (5%:5%) dan F3 (7%:7%). Parameter uji stabilitas fisika dan kimia meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji stabilitas, uji daya oles, uji daya sebar, uji daya lekat, uji pH, uji iritasi dan uji kesukaan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa ekstrak kulit buah terong belanda (Solanum betaceum) dan ekstrak umbi bit (Beta vulgaris L.) dapat dikombinasikan sebagai pewarna alami pada sediaan lip cream. Stabilitas fisika dan kimia ketiga sediaan lip cream untuk pengujian organoleptis, uji homogenitas, uji stabilitas, uji daya oles, uji daya sebar, uji daya lekat, uji pH dan uji iritasi sudah memenuhi persyaratan formulasi lip cream yang baik. Pada uji kesukaan, F3 lebih di sukai oleh responden. Perbedaan konsentrasi sediaan lip cream mempengaruhi nilai pH dan lamanya waktu daya lekat.
Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Sekupang Kota Batam Habibie Deswilyaz Ghiffari; Delladari Mayefis; Reni Novianti
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): Oktober 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v1i4.954

Abstract

Puskesmas is a health service facility that organizes public health efforts and individual health efforts at the first level. In an effort to improve pharmacy services at the puskesmas, evaluation needs to be done by assessing patient satisfaction. The purpose of this study is to assess the satisfaction of National Health Insurance patients with pharmacy services at the puskesmas. This research was conducted for National Health Insurance patients who make up for drugs at Sekupang city of Batam. This type of research is descriptive research using a questionnaire research instrument. Data were processed using a Likert scale and the results of the study showed that the highest level of patient satisfaction with Pharmaceutical Services at Sekupang Health Center in Batam City was found in the  empathy variable (hospitality). In this study in general the results obtained from outpatient satisfaction of participants in the national health guarantee were very satisfying for respondents (85.86%).
Penyuluhan Metode Kontrasepsi Sederhana Pada Wanita Usia Produktif di Pulau Tanjung Pengapit Utami, Rury Trisa; Mayefis, Delladari; Marliza, Hesti; Ghiffari, Habibie Deswilyaz
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 3 (2024): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i3.838

Abstract

Kegiatan penyuluhan dilakukan di pulau Tanjung Pengapit , kota Batam yang bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan terkait metode kontrasepsi. Penyuluhan dilakukan selama 1 bulan Penyuluhan kami lakukan dengan metode ceramah, diskusi dan melakukan pre tes dan post tes untuk mengetahui sejauh mana pemahaman warga terkait macam-macam kontrasepsi. Pengetahuan responden di lihat dari pre Tes yang dilakukan. Berdasarkan hasil  nya 33% responden yang paham macam-macam kontrasepsi dan 66% yang tidak tau macam-macam kontrasepsi. Pasca penyuluhan  di dapatkan hasil 100% mengerti macam-macam kontrasepsi.
Pembuatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Ghiffari, Habibie Deswilyaz; Julianto, Tommy; Budiasih, Sri; Ayu Amelia; Gusmali, Desy Maniarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1780

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada hakekatnya adalah tanaman berkhasiat yang ditanam di lahan pekarangan yang dikelola oleh keluarga. Ditanam dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan tradisional yang dapat dibuat sendiri. Pembuatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Pulau Panjang oleh kelompok wanita tani (KWT) dengan tujuan meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan tanaman obat. Masalah yang dihadapi adalah akses terbatas terhadap layanan kesehatan di daerah pedesaan, yang mendorong masyarakat untuk beralih ke pengobatan tradisional. Metode yang digunakan meliputi pemilihan tanaman obat yang sesuai, persiapan lahan, penanaman, dan pemeliharaan tanaman, dengan fokus pada tanaman rimpang seperti jahe, kunyit, dan kencur yang dikenal memiliki khasiat dalam mengatasi masalah kesehatan, termasuk hipertensi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan tanaman obat serta pemanfaatan lahan kosong untuk tujuan kesehatan melalui tanaman obat keluarga ini.
Formulasi Sediaan Blush On dari Ekstrak Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis) Mayefis, Delladari; Febriana, Anisa; Ghiffari, Habibie Deswilyaz; Utami, Rury Trisa
FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains Vol. 2 No. 2 (2024): Bulan November 2024 Faskes : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains
Publisher : Program Studi Farmasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/faskes.v2i2.3467

Abstract

Latar Belakang: Antosianin merupakan salah satu kandungan senyawa kimia yang terdapat didalam bunga kembang sepatu dan berperan penting dalam memberikan warna. Serbuk bunga kembang sepatu ini dapat digunakan sebagai pewarna alami dalam sediaan blush on cream perona pipi. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui  formulasi serbuk bunga kembang sepatu bisa menjadi sedian blush on cream.  yang digunakan pada formulasi sediaan blush on cream perona pipi. Metode : Metode penelitian yang dilakukan secara eksperimental yang meliputi pembuatan serbuk, formulasi sediaan menggunakan serbuk bunga kembang sepatu dengan konsentrasi 5%, 10% dan 20%. Pemeriksaan mutu fisik sediaan seperti uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji Viskositas, uji daya sebar, uji daya lekat, uji iritasi, terhadap sediaan. Hasil:  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan blush on cream perona pipi dengan konsentrasi 5% dan 10% berwarna pink muda dan konsentrasi 20% berwarna merah tua. Semakin bertambah konsentrasi serbuk bunga kembang sepatu yang digunakan dalam formula maka semakin bertambah pekat warna sediaan blush on cream perona pipi yang dihasilkan. Sediaan blush on cream perona pipi yang paling disukai adalah konsentrasi 10% dan 20%. Kesimpulan:  serbuk bunga kembang sepatu merah dapat diformulasikan dalam bentuk sedian blush on cream.
Pembuatan Jamu Sebagai Obat Tradisional Bersama Warga Pulau Panjang Kota Batam Ghiffari, Habibie Deswilyaz; Budiasih, Sri; Julianto, Tommy; Hainil, Sri; Gusmali, Desy Maniarti; Amelia, Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2674

Abstract

Indonesia memiliki sekitar 7.000 spesies tumbuhan obat, namun pemanfaatannya belum optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga Pulau Panjang, khususnya para ibu, mengenai obat tradisional dan cara pembuatan jamu kunyit asam sebagai alternatif pengobatan kolesterol. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Agustus 2024 di SD Negeri 005 Galang dengan metode ceramah, demonstrasi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Sebelum kegiatan, dilakukan survei awal untuk mengetahui tingkat pemahaman masyarakat. Hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat masih memiliki pemahaman yang rendah terhadap obat tradisional. Sebanyak 25 peserta hadir dan menunjukkan antusiasme tinggi, terlihat dari keaktifan dalam sesi diskusi dan keinginan untuk mencoba membuat jamu sendiri. Demonstrasi dilakukan langsung oleh mahasiswa dari Institut Kesehatan Mitra Bunda Batam dengan dukungan kader setempat. Setelah kegiatan, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap manfaat obat tradisional, khususnya kunyit sebagai penurun kolesterol. Produk jamu yang telah dibuat dibagikan kepada peserta, serta diberikan doorprize sebagai bentuk apresiasi. Kesimpulannya, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan efektif dalam memberikan edukasi serta meningkatkan minat masyarakat terhadap penggunaan obat tradisional.