Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Sistem Informasi Geografis Jukung Pedagang Pasar Terapung Kuin Kota Banjarmasin Sari, Dewi Nur Indah; Sobatnu, Ferry; Inayah, Nurul
Jurnal ELTIKOM : Jurnal Teknik Elektro, Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/eltikom.v3i1.82

Abstract

Banjarmasin merupakan ibukota Provinsi Kalimantan Selatan yang dikenal sebagai kota seribu sungai. Kota ini bernama Banjarmasin karena kondisi geografisnya yang dikelilingi oleh sungai besar dan kecil. Salah satu aktivitas masyarakat di atas sungai adalah jual beli di Pasar Terapung. Pasar Terapung tidak memiliki organisasi seperti pada pasar didaratan, sehingga tidak tercatat berapa jumlah pedagang atau pembagian pedagang berdasarkan barang dagangannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu membuat Sistem Informasi Geografis Jukung Pedagang di Pasar Terapung Kuin. Penelitian ini menggunakan model sekuensial linier. Data dikumpulkan melalui proses wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini yaitu menampilkan data jukung pedagang melalui Peta Rute Jukung Pasar Terapung Kuin dan memvisualisasikan database dalam bentuk tampilan Visual Basic 6.0. Informasi yang ditampilkan antara lain yaitu data pedagang, data teknik jukung, data operasional jukung , data koordinat rumah dan rute perjalanan yang ditempung masing-masing jukung pedagang Pasar Terapung Kuin.
PEMBUATAN PETA PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN RT.05 RW.03 KELURAHAN LANDASAN ULIN UTARA, KECAMATAN LIANG ANGGANG Suhel, Heny Ningtyas; Sari, Dewi Nur Indah; Shodiq, Adib Muhammad; Batara, Yastin David
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Impact
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/impact.v5i1.14610

Abstract

Batas RT dapat dimanfaatkan untuk pemetaan diberbagai kepentingan, diantaranya untuk informasi penggunaan lahan, sebagai data pendukung perencanaan pembangunan. Selain itu fungsi dari batas RT adalah sebagai memetakan penggunaan lahan pertanian disekitar wilayah administrasi RT.05 RW.03 Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang yang selama ini belum memliki peta tersebut. Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat dalam rangka tridarma perguruan tinggi tahun 2022 ini, Program Studi D3 Teknik Geodesi berkeinginan untuk peta penggunaan lahan di RT.05 RW.03 Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang yang bisa dimanfaatkan oleh perangkat desa khususnya dan masyarakat desa pada umumnya untuk mengetahui kepemilikan tanah dan status tanamnya. Peta yang dihasilkan dapat memberikan infomasi tentang penggunaan lahan pada wilayah tersebut. Pengabdian masyarakat tahun 2022 menghasilkan Peta Pengguanaan Lahan Pertanian RT 05 RW 03, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang. Dari hasil survei dan inventarisasi dari kegiatan pengabdian ini yaitu meliputi inventarisasi BM, tempat ibadah, balai Gapoktan, Sungai, Lahan Kosong, Pertanian dan Permukiman. Berdasarkan hasil tersebut terdapat 9 titik BM yang tersebar pada batas administrasi RT RT.05 RW.03. Selain itu terdapat 3 (tiga) musholla yang digunakan sebagai tempat ibadah penduduk sekitar.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI GEOMATIKA DALAM SURVEI KEPENDUDUKAN RT 16 RW 02 KELURAHAN PANGERAN KOTA BANJARMASIN Sari, Dewi Nur Indah; Sobatnu, Ferry; Inayah, Nurul; Ruhaidani, Emma
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Impact
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/impact.v6i1.14446

Abstract

A survey is conducted to observe the situation in an area. These observations include data collection consisting of direction, distance and height in the area using certain methods (techniques). Mapping is an activity of depicting most or a small part of the earth's surface onto a flat plane, namely by taking measurements on the earth's surface which has an irregular shape. Based on the Village Law, one of the tasks carried out in the village is managing the population and managing the administration of correspondence in the village. In addition, villages also need population data to manage several government programs. Therefore, a population data survey is needed in a village. To solve this problem, RT 16 collaborated with Politeknik Negeri Banjarmasin to conduct a population data inventory. The results of the population data inventory of RT 16 and RW 02 contained 4 types of population information, namely residential houses, boarding houses and rentals, public facilities and shop houses. Keywords: Survey, Mapping, Population Data ABSTRAK Survei dilakukan adalah ntuk mengamati keadaan di suatu wilayah. Pengamatan tersebut meliputi pengumpulan data terdiri dari arah, jarak dan ketinggian pada wilayah tersebut dengan menggunakan metode (teknik) tertentu. Pemetaan merupakan kegiatan penggambaran dari sebagian besar atau sebagian kecil permukaan bumi ke atas bidang datar, yaitu dengan cara melakukan pengukuran-pengukuran di atas permukaan bumi yang mempunyai bentuk tidak beraturan. Berdasarkan UU Desa salah satu tugas yang dilakukan di desa adalah mengelola kependudukan serta pengelolaan administrasi surat menyurat di desa. Selain itu desa juga membutuhkan data kependudukan untuk mengelola beberapa program dari pemerintah. Sehingga diperlukan adanya survei data kependudukan pada suatu desa. Untuk menyelesaikan permasalahan ini, RT 16 bekerjasama dengan Politeknik Negeri Banjarmasin melakukan survei data kependudukan. Hasil dari inventarisasi data kependudukan RT 16 dan RW 02 terdapat 4 jenis informasi kependudukan yaitu rumah mukim, kost dan kontrakan, fasilitas umum dan ruko. Kata Kunci: Survei, Pemetaan, Data Kependudukan
PEMANFAATAN CITRA RESOLUSI TINGGI UNTUK IDENTIFIKASI PERUBAHAN OBYEK BANGUNAN (STUDI KASUS UPDATING RENCANA DETIL TATA RUANG KOTA UNIT PENGEMBANGAN RUNGKUT SURABAYA) Sari, Dewi Nur Indah; Hariyanto, Teguh; Kurniawan, Akbar
GEOID Vol. 9 No. 1 (2013)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v9i1.1392

Abstract

Perkembangan teknologi penginderaan jauh terutama citra WorldView-2 memudahkan dalam mengkaji perencanaan tata ruang kota dan monitoring penggunaan lahan, contohnya perubahan obyek bangunan. Kota Surabaya yang terletak antara 07°12’-07°21’ Lintang Selatan dan 112°36’-112°54’ Bujur Timur yang aktivitas kotanya sangat bervariasi dengan jumlah penduduk lebih dari tiga milyar (Hasyim, Hariyanto, dkk. 2011). Kegiatan pembangunan fisik dan prasarana perkotaan di Surabaya tentunya menimbulkan konsekuensi terhadap perubahan obyek bangunan. Untuk mengatasi permasalahan ini salah satu langkah yang diambil oleh pemerintah dijelaskan dalam tema pengembangan UP Rungkut yaitu sinergitas pengembangan kawasan permukiman perbatasan kota sebagai penyangga kegiatan industri dan pendidikan dengan pendekatan sustainable development. Dalam penelitian ini, identifikasi perubahan obyek bangunan pada tahun 2002 sampai dengan 2012 dilakukan dengan memanfaatkan data peta garis digital tahun 2002 dan citra WorldView-2 dengan menggunakan metode klasifikasi terselia berdasarkan maximum likelihood (kemiripan maksimum) untuk mengidentifikasi perubahan obyek bangunan pada UP Rungkut pada Tahun 2002 sampai dengan 2012. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa luas perubahan obyek bangunan di UP Rungkut pada tahun 2002-2012 seluas 220.333 Ha. Untuk hasil kesesuaian perubahan obyek bangunan dengan RDTRK UP Rungkut tahun 2010 yaitu bangunan yang sesuai 209.025 Ha, tidak sesuai 11.308 Ha dan yang belum dimanfaatkan seluas 1096.171 Ha. Hal ini menandakan perlu adanya langkah-langkah dari semua pihak terkait untuk mengaplikasikan rencana tata ruang agar pembangunan kota bisa berjalan secara serasi dan terpadu antara masing-masing komponennya dalam mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan dalam pola dasar pembangunan daerah.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN GPS NAVIGASI UNTUK PEMETAAN LINGKUNGAN SEKOLAH (STUDI KASUS: SMK N 5 BANJARMASIN) Wibawanto, Arif Eko; Sari, Dewi Nur Indah; Suhel, Henyningtyas
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Impact
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/impact.v8i1.15267

Abstract

Keterampilan dalam membaca, memahami, dan membuat peta adalah kemampuan dasar yang sangat penting di bidang geospasial, terutama untuk siswa SMK dengan program studi seperti Teknik Geomatika. Meski begitu, seringkali ada tantangan, seperti terbatasnya alat, kurangnya kesempatan untuk praktik langsung, dan pengetahuan yang minim di kalangan siswa dan guru mengenai teknologi pemetaan terkini. Untuk mengatasi masalah ini, kegiatan pengabdian ini dirancang untuk memberikan pelatihan praktis kepada siswa dan guru. Pelatihan ini secara khusus mengajarkan cara menggunakan perangkat GPS navigasi dan prosedur dasar untuk membuat peta garis, yang merupakan salah satu fondasi utama dalam analisis spasial. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi siswa SMK N 5 Banjarmasin dalam pemanfaatan GPS navigasi dan perangkat lunak pemetaan garis lingkungan. Kegiatan pelatihan meliputi sesi teori dan praktik lapangan menggunakan alat GPS dan software GIS. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman prinsip GPS serta keterampilan pengolahan data spasial sehingga memperkuat kesiapan siswa menghadapi industri geomatika.
Normalized Difference Vegetation Index Serves as a Vegetation Indicator for Hydrometeorological Disaster Risk Mitigation in Post-Mining Reclamation Land Sari, Dewi Nur Indah; Suhel, Henyningtyas; Wibawanto, Arif Eko
Andalasian International Journal of Applied Science, Engineering and Technology Vol. 6 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/aijaset.v6i1.291

Abstract

Mining activities in South Kalimantan have had a significant impact on the environment, particularly related to the risk of hydrometeorological disasters such as floods and landslides. Post-mining land reclamation is a crucial effort in mitigating these risks. Sustainable reclamation is key to risk mitigation and can be monitored through the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) as an indicator of vegetation density and health. High NDVI values indicate successful reclamation. The primary objective of this research is to evaluate the effectiveness of post-mining reclamation as a hydrometeorological disaster mitigation strategy by assessing vegetation density and health. The study utilizes Sentinel-2 Level-2A satellite imagery processed on the Google Earth Engine (GEE) platform to calculate the NDVI. To ensure data reliability, the results were validated through field measurements using the purposive sampling method and canopy cover estimation to achieve a high level of accuracy. The results show an accuracy rate of 90%, with dense vegetation dominating and an index value of 0.6–0.9, indicating that reclamation has successfully increased vegetation cover and plays a significant role in mitigating floods and landslides.