Sri Yuniarti ., Sri Yuniarti
Program Studi Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Yogyakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Studi Karakteristik Campuran AC-BC Berdasarkan Limbah Kantong Plastik Sebagai Bahan Tambah Sri Yuniarti; Rais Rachman; Alpius
Paulus Civil Engineering Journal Vol 2 No 2 (2020): Volume 2 No.2, June 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil UKI Paulus-Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.475 KB) | DOI: 10.52722/pcej.v2i2.135

Abstract

This research is intended to study the characteristics of a mixture of AC-BC using plastic bag waste as added material. Mixing is done by adding pieces of plastic to the asphalt mixture using a dry method. The method in this research is to conduct a series of testing the characteristics of coarse, fine, and filler aggregates then design the AC-BC mixture composition and Marshall testing to obtain mixture characteristics and Marshall Immersion testing to obtain the residual strength index (IKS). Through the Marshall test, the level of plastic bag waste used is 0%, 0.5%, 1%, 1.5%, and 2%. The results of research conducted at the Road and Asphalt Laboratory of the Faculty of Civil Engineering, Indonesian Christian University, Paulus Makassar, showed that the use of additives in intermediate asphalt concrete mixtures can increase stability values. The stability value due to the addition of plastic to the asphalt mixture increases compared to asphalt mixture without plastic. The level of good addition of plastic to asphalt mix is 2% because in addition to the high stability value, Marshall parameters such as VIM, Flow, VMA, and VFB have also fulfilled the 2018 Directorate General of Highways Specifications.
Studi Karakteristik Campuran AC-BC Berdasarkan Limbah Kantong Plastik Sebagai Bahan Tambah Sri Yuniarti; Rachman, Rais; Alpius
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 2 No. 2 (2020): PCEJ, Vol.2, No.2, June 2020
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/7zz8m368

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk studi karakteristik campuran AC-BC berdasarkan limbah kantong plastik sebagai bahan tambah. Pencampuran dilakukan dengan menambahkan potongan plastik pada campuran aspal berdasarkan cara kering. Metode dalam penelitian ini adalah melakukan serangkaian pengujian karakteristik agregat kasar, halus, dan filler kemudian merancang komposisi campuran AC-BC serta pengujian Marshall untuk mendapatkan karakteristik campuran dan pengujian Marshall Immersion untuk memperoleh indeks kekuatan sisa (IKS). Melalui uji Marshall, kadar limbah kantong plastik yang digunakan yaitu 0%, 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2%. Hasil penelitian yang dilakukan di laboratorium Jalan dan Aspal Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar, menunjukkan bahwa penggunaan bahan tambah (Additive) pada campuran aspal beton lapis antara dapat meningkatkan nilai stabilitas. Nilai stabilitas akibat penambahan plastik pada campuran aspal meningkat dibandingkan campuran aspal tanpa plastik. Kadar penambahan plastik yang baik untuk campuran aspal yaitu 2% karena selain nilai stabilitasnya tinggi, parameter Marshall seperti VIM, Flow, VMA, dan VFB juga telah memenuhi syarat Spesifikasi Direktorat Jendral Bina Marga 2018. 
KAJIAN TUTUPAN VEGETASI TERHADAP INDEKS KENYAMANAN KEMANTREN KOTAGEDE Indera Octa Ibnu Sina; Sri Yuniarti; Sumarsono
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 24 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/jrl.v24i2.326

Abstract

Lahan yang semakin berkurang mengakibatkan kondisi vegetasi yang ada di Kemantren Kotagede minim. Bagian yang memiliki tutupan vegetasi kategori besar hanya di Kalurahan Rejowinangun yaitu sebesar 0,26 km² atau 7,52% dari wilayah kalurahan. Hal ini dapat memengaruhi suhu dan kelembaban sekitar. Tipe iklim Kota Yogyakarta suhu udara rata-rata di Kota Yogyakarta sebesar 26,11℃ dan kelembaban relatif sebesar 82,14% dengan Temperature Humidity Index (THI) di angka 25,17°C menunjukkan bahwa kondisi tersebut masuk kedalam kondisi sebgaian 50% populasi nyaman. Kondisi suhu permukaan yang dirasakan oleh manusia dapat terindikasi dengan indeks kenyamanan atau (THI). Dengan kondisi tersebut penting untuk mengetahui seberapa pengaruh vegetasi terhadap THI. Penelitian ini dilakasakan di Kemantren Kotagede dengan tujuan mengetahui jumlah luasan vegetasi dan pengaruh vegetasi terhadap THI di Kemantren Kotagede. Metode yang digunakan merupakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan melalui interpretasi dilanjutkan bantuan validasi lapangan dan perhitungan pengaruh vegetasi terhadap THI menggunakan analisis linear berganda dengan data sampel suhu dan kelembaban Penelitian ini dilaksanakan ±3 minggu yang didukung dengan pelaksanaan wawancara dan analisis data menggunakan bantuan jurnal/buku serta aplikasi ArcGIS 10.8 dan SPSS. Hasil interpretasi vegetasi menggunakan citra google earth yang dilanjutkan dengan validasi lapangan menghasilkan akurasi 99% dengan total 1289 titik benar dari 1302 titik dan luasan sebesar 400.709,4 m2 atau sebesar 13,27% dari total luas wilayah Kemantren Kotagede. Suhu rata-rata Kemantren Kotagede sebesar 33°C pada siang hari. Pengaruh vegetasi terhadap THI sebesar 28,5% dengan kondisi THI di Kemantren Kotagede rata rata berada di angka 30,3°C dan kelembaban relatif 57,2% yang masuk ke dalam kategori tidak nyaman.
Pengaruh Pemberian Formulasi Pupuk NPK + Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Komponen Hasil Jagung Hibrida Varietas BISI 2 di Lahan Rawa Lebak Sri Yuniarti; Joko Purnomo
AgroGreen Jurnal AgroGreen, Vol. 2, Nomor. 2, Juli 2026
Publisher : Jurusan Agronomi, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/agrogreen.vi.3692

Abstract

This study aims to determine the effect of NPK fertilizer + organic fertilizer formulation on the growth and yield components of hybrid corn variety BISI 2 in swampy land. To obtain the NPK fertilizer + organic fertilizer formulation that provides the best growth and yield components of hybrid corn variety BISI 2 in swampy land. This study was conducted from February to August 2025 in Banyu Hirang Village, Gambut District, Banjar Regency, South Kalimantan. The experimental design used was a single factor Randomized Block Design (RAK). The factors used were the NPK fertilizer + organic fertilizer (K) formulation with 4 treatment levels, namely k1 = 100% NPK fertilizer, k2 = 75% NPK fertilizer + organic fertilizer, k3 = 50% NPK fertilizer + organic fertilizer, k4 = 25% NPK fertilizer + organic fertilizer. The treatment was repeated 6 times to obtain 24 experimental units. Each experimental unit was filled by 14 plants so that a total of 336 plants were obtained. The results of the study showed that the NPK fertilizer formulation had a significant and very significant effect on the variables of plant height at 3, 4, 6 and 7 WAP, number of leaves at 2, 4, 5 and 6 WAP, stem diameter at 4, 5, 6 and 7 WAP, flower emergence time, cob length, number of seeds per row and the 100% NPK fertilizer formulation produced relatively better growth and yield components compared to other treatments.