Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

SOSIALISASI KESADARAN KEAMANAN DI KOMUNITAS LANGSUNGENAK dimas febriyan priambodo; I Komang Setia Buana; Agus Reza Setiadi Nurwa
Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.753 KB)

Abstract

Masifnya perkembangan teknologi membuat semua kalangan mengenal teknologi. Tua muda tanpa memandang jenis kelamin telah mengenal teknologi khususnya berupa teknologi yang terkoneksi dengan internet. Perkembangan ini tidak seiring sejalan dengan pemahaman akan kemanan dalam berperilaku digital baik secara sadar maupun dengan ketidaksengajaan. Kebocoran informasi, penyalahgunaan akun bahkan peretasan menjadi sering terjadi belakangan ini. Sebuah sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman akan keamanan dalam menggunakan berbagai macam teknologi diperlukan untuk mengimbangi masifnya pertumbuhan teknologi.
Performance Comparison of Feature Extraction and Machine Learning Classification Algorithms for Face Recognition Raden Budiarto Hadiprakoso; I Komang Setia Buana
The IJICS (International Journal of Informatics and Computer Science) Vol 5, No 3 (2021): November 2021
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/ijics.v5i3.3333

Abstract

Face recognition is a highly active research topic in pattern recognition and computer vision, with numerous practical applications. Face recognition can provide the most natural interaction experience similar to the way humans can recognize others. This paper presents a performance comparison of various machine learning approaches and feature extraction algorithms. The feature extraction algorithm used is Principal Component Analysis (PCA), Latent Dirichlet Allocation (LDA), and a combination of PCA-LDA. The method used is to take a dataset sample and then evaluate and compare machine learning algorithms to analyze accuracy in recognizing faces. We also use feature extraction techniques on facial image capture to speed up data processing. The classification algorithms measured are k-nearest neighbor, naive Bayes, support vector machine, random forest, and gradient boosting. The results showed that the random forest classification algorithm was the most accurate face recognition method. On the other hand, the PCA-LDA combined feature extraction algorithm has lower false-negative and false-positive rates than PCA and LDA. In addition, the PCA feature extraction algorithm has the fastest performance in the process of recognizing faces
DETEKSI GERAKAN KEPALA DAN KEDIPAN MATA DENGAN HAAR CASCADE CLASSIFIER CONTOUR DAN MORFOLOGI DALAM PENGOPERASIAN KOMPUTER UNTUK KAUM DIFABLE I Komang Setia Buana
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 5, No 1 (2018): Desember 2018
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.654 KB) | DOI: 10.33330/jurteksi.v5i1.273

Abstract

Abstrack: Diffable or the word that has  defenition is “ Different Abled People” the term for disabled people. One example of disabled is people who do not have hands, so to write even have to use their feet. Along with the increasingprogress of computer technology, the role of computer technology has also increased for the benefit of humans. One of them is the field of human and computer interaction ( IMK)  or also called Human Computer Interaction ( HCI) . Although computer technology equipment is accurate and reliable, but the interaction model that is carried out is not natural as humans interact with each other, the use of such equipment to operate it requires direct contact between user and the computer. For people who dissabilities who do not have hands, it will be difficult to do so. Computer vision based interaction techniques are candidates for natural interaction techniques. The human head can also be used to replace the function of a mouse that can be used to move the cursor up and down left or right for and to click on the mouse using the blik an eye. Detection using head movements has been widely applied including in the fields of entertainment, education, and security. The camera is a tool used to make head recognition. The camera is used as a sensor to detect head movements. Head motion detection is implemented by using opency phython. Keyword: difabel, head, webcame, opencv pythonAbstrak: Difabel  atau  kata  yang  memiliki  definisi “Different  Abled People” ini adalah sebutan bagi orang cacat. Salah satu contoh kaum difabel adalah orang yang tidak mempunyai tangan, sehingga untuk menulispun harus menggunakan kaki. Seiring meningkatnya kemajuan teknologi komputer, peranan teknologi komputer juga semakin meningkat yang digunakan untuk kepentingan manusia. salah satunya adalah bidang interaksi manusia dan komputer (IMK), atau sering disebut Human Computer Interaction (HCI). Keyboard, mouse, dan joystick merupakan salah satu perangkat keras yang sering digunakan untuk interaksi antara manusia dan komputer yang bersifat mekanis. Meskipun peralatan-peralatan tersebut akurat dan handal (reliable), tetapi model interaksi yang dilakukan tidak bersifat alami sebagaimana manusia berinteraksi dengan sesamanya, penggunaan peralatan-peralatan tersebut untuk mengoperasikannya membutuhkan adanya  kontak langsung antara user dengan komputer. Untuk kaum difabel yang tidak mempunyai tangan, akan susah melakukan hal tersebut. Teknik interaksi berbasis visi komputer menjadi kandidat teknik interaksi yang bersifat alami. kepala manusia bisa juga digunakan untuk menggantikan fungsi mouse yang bisa digunakan untuk menggerakan cursor keatas kebawah kekiri maupun kekanan dan untuk melakukan klik pada mouse menggunakan kedipan mata. Pendeteksian menggunakan gerakan kepala telah diaplikasikan secara luas diantaranya pada bidang hiburan, pendidikan serta keamanan. Kamera  (webcam) merupakan alat yang digunakan untuk melakukan pengenalan kepala. Kamera ini digunakan sebagai sensor untuk mendeteksi pergerakan kepala. Pendeteksian gerakan kepala diimplementasikan dengan menggunakan opencv python.
Penerapan Gamifikasi dan Personal Extreme Programming pada Aplikasi Ensiklopedia terkait Secure Coding Berbasis Android I Komang Setia Buana; Nofrisal Dwi Syahputra; Nurul Qomariasih; Raden Budiarto Hadiprakoso
Jurnal Sistem dan Informatika (JSI) Vol 17 No 1 (2022): Jurnal Sistem dan Informatika (JSI)
Publisher : Direktorat Penelitian,Pengabdian Masyarakat dan HKI - Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/jsi.v17i1.483

Abstract

Dalam merancang sebuah aplikasi, masih banyak para pelajar/mahasiswa yang belum bisa membangun aplikasi yang aman. Seringkali, para pelajar/mahasiswa gagal dalam menerapkan standar-standar dalam keamanan aplikasi, sehingga membuat aplikasi rentan terhadap banyak serangan. Untuk mencegah hal tersebut, maka diperlukan suatu cara untuk meningkatkan pemahaman terkait keamanan dalam program, yaitu secure coding. Pada penelitian ini, dibangun sebuah aplikasi ensiklopedia yang menjelaskan tentang secure coding yang menerapkan gamifikasi demi meningkatkan pemahaman user terkait materi yang diberikan. Aplikasi ini diberi nama Secure-C dan dibangun dengan menerapkan Personal Extreme Programming. Berdasarkan hasil post-test yang disebar kepada responden, terdapat peningkatan pemahaman yang cukup signifikan setelah menggunakan aplikasi ini. Sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi Secure-C dapat memberikan pemahaman lebih terkait secure coding.
Garch Modeling for Volatil Data: Air Pollution Standard Index in DKI Jakarta as A Parameter in Secure Smart City Development Qomariasih, Nurul; Kabetta, Herman; Buana, I Komang Setia; Pramadi, Yogha Restu
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 4, No 4 (2021): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v4i4.3463

Abstract

The DKI Jakarta government has the Jakarta Kini Application (JAKI) which was developed by the Jakarta smart city management unit. There is a JakISPU feature that displays the air pollution standard index (ISPU) in real-time, but the ISPU forecast value is not presented to prevent the ISPU from worsening in the future. This study presents a model for the concentration value of the ISPU parameter which has high volatility. The model obtained is expected to be used for forecasting the ISPU concentration value in the next few days. The resulting model is the SO2 arch garch model, namely and arch garch. Model NO2 that is . The model formed is free from the assumption of heteroscedasticity.
Rancang Bangun Model Pengasuhan pada Sistem Informasi Akademik Universitas XYZ berbasis RESTful Web service Buana, I Komang Setia; Uliartha Simanjuntak, Mirza; Setiawan, Hermawan
SEMNASTERA (Seminar Nasional Teknologi dan Riset Terapan) Vol 6 (2024)
Publisher : SEMNASTERA (Seminar Nasional Teknologi dan Riset Terapan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem informasi akademik yang dikembangkan dirancang untuk meningkatkan efisiensi dalam mahasiswa melalui integrasi data yang lebih baik dan akses yang lebih aman. Pengembangan modul dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Go, serta implementasi API RESTful untuk mendukung pertukaran data yang efisien. Teknik obfuskasi diterapkan sebagai langkah pengamanan tambahan untuk melindungi source code dari potensi eksploitasi dan serangan siber. Pengembangan sistem ini mengikuti pedoman OWASP Go Secure Coding, sehingga memastikan standar keamanan yang tinggi diterapkan di seluruh tahap pengembangan. Pengujian fungsionalitas dan keamanan dilakukan menggunakan perangkat seperti Postman untuk menjamin sistem beroperasi sesuai dengan yang diharapkan dan memiliki ketahanan terhadap ancaman keamanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pengasuhan berhasil dikembangkan dengan 45 endpoint fungsional. API backend yang diimplementasikan memenuhi kebutuhan unit teknologi informasi melalui pendekatan web service RESTful, dengan operasi inti seperti CRUD berjalan secara optimal. Selain itu, fitur keamanan yang diimplementasikan selaras dengan panduan OWASP Go Secure Coding Practice, sementara teknik obfuskasi terbukti efektif, menjaga fungsionalitas sistem meskipun kode telah diobfusikasi.
Presentasi Diri Ni Luh Djelantik Melalui Media Instagram @niluhdjelantik Tritintya, Ni Putu Diah Eta; I Komang Setia Buana
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 4 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v4i2.439

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana strategi presentasi diri Ni Luh Djelantik melalui media sosial intagram. Obyek dalam penelitian ini adalah akun instagram Ni Luh Djelantik yaitu @niluhdjelantik. Fokus analisis terletak pada postingan Ni Luh djelantik . Penelitian ini menggunakan validasi data dengan teknik tringulasi sebagai alat analisisnya. Hasil dari penelitian ini adalah Ni Luh Djelantik melalui media sosial instagramnya menggunakan strategi impression management seperti ingratiation atau teknik pencitraan diri agar disenangi. Ni Luh juga menggunakan strategi intimidation, self promotion dan exemplification. Keempat strategi tersebut digunakan secara tepat sehingga Ni Luh Djelantik berhasil melenggang ke senayan pada pemilu 2024 sebagai perwakilan Bali.
Deteksi Serangan Spoofing Wajah Menggunakan Convolutional Neural Network Raden Budiarto Hadiprakoso; I Komang Setia Buana
Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 7 No 3 (2021): JuTISI
Publisher : Maranatha University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jutisi.v7i3.4001

Abstract

Facial recognition-based biometric authentication is increasingly frequently employed. However, a facial recognition system should not only recognize an individual's face, but it should also be capable of detecting spoofing attempts using printed faces or digital photographs. There are now various methods for detecting spoofing, including blinking, lip movement, and head tilt detection. However, this approach has limitations when dealing with dynamic video spoofing assaults. On the other hand, these types of motion detection systems can diminish user comfort. As a result, this article presents a method for identifying facial spoofing attacks through Convolutional Neural Networks. The anti-spoofing technique is intended to be used in conjunction with deep learning models without using extra tools or equipment. Our CNN classification dataset can be derived from the NUAA photo imposter and CASIA v2. The collection contains numerous examples of facial spoofing, including those created with posters, masks, and smartphones. In the pre-processing stage, image augmentation is carried out with brightness adjustments and other filters so that the model to adapt to various environmental conditions. We evaluate the number of epochs, optimizer types, and the learning rate during the testing process. The test results show that the proposed model achieves an accuracy value of 91.23% and an F1 score of 92.01%.
Modernisasi Sistem Informasi Akademik: Transisi Arsitektur Monolitik ke Microservices dengan Integrasi Vue.js, Golang, dan Keycloak Manurung, Bahteramon Bintang Sanjaya; Buana, I Komang Setia; Freddy Matius Herdian Hutasoit
Info Kripto Vol 19 No 3 (2025)
Publisher : Politeknik Siber dan Sandi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56706/ik.v19i3.152

Abstract

Penelitian ini membahas pengembangan sistem informasi akademik modern berbasis microservices sebagai solusi atas keterbatasan sistem monolitik di Politeknik Siber dan Sandi Negara yang terkendala fleksibilitas, integrasi data, dan keamanan. Tujuan utamanya adalah merancang sebuah sistem yang modular dan aman dengan mengimplementasikan arsitektur microservices yang mengintegrasikan RESTful API, Vue.js sebagai framework frontend, Golang untuk backend, serta Keycloak sebagai sistem autentikasi Single Sign-On (SSO). Metode pengembangan yang digunakan adalah prototype, yang mencakup perancangan, implementasi bertahap, hingga evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsitektur yang diusulkan berhasil mengatasi keterbatasan sistem lama. Sistem baru ini berhasil melewati pengujian keamanan berdasarkan standar OWASP Top 10:2021 dan mendapatkan persepsi pengguna yang sangat positif melalui User Acceptance Testing (UAT), di mana sistem dinilai lebih responsif dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik. Penelitian ini berkontribusi pada upaya transformasi digital di lingkungan pendidikan tinggi dengan menyajikan solusi pengelolaan data akademik yang terintegrasi, aman, dan efisien.