Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PLANNING OF THE FLOWER GARDEN AGROTOURISM AREA IN BATURADEN WITH THE MEDITERRANEAN CONCEPT Wita Widyandini; Karina Yess; Dwi Jati Lestariningsih
KURVATEK Vol 8 No 1 (2023): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v8i1.3734

Abstract

Baturaden di Kabupaten Banyumas merupakan salah satu kawasan wisata alam yang terletak di lereng Gunung Slamet di sebelah Selatan. Letaknya yang berada di lereng gunung menjadikan Baturaden memiliki udara yang sejuk dan memungkinkan beragam spesies tanaman khususnya bunga untuk tumbuh di sini, sehingga jenis pariwisata yang memungkinkan untuk dikembangkan di Baturaden adalah agrowisata, khususnya taman bunga. Penelitian ini membahas mengenai fenomena yang menjadi latar belakang dilakukannya Perencanaan Kawasan Agrowisata Taman Bunga di Baturaden, sehingga metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data meliputi pengamatan langsung, wawancara, dan dokumentasi. Kawasan Agrowisata Taman Bunga di Baturaden didesain dengan pendekatan konsep Mediterania serta memiliki multifungsi yaitu sebagai tempat wisata dan rekreasi juga sebagai sarana edukasi bagi pengunjung untuk memperluas pengetahuan mengenai berbagai spesies tanaman bunga. Perencanaan Kawasan Agrowisata Taman Bunga di Baturaden juga sangat mendukung kearifan lokal dimana kegiatan kepariwisataan berbasis masyarakat, wawasan budaya, dan berkelanjutan yaitu dengan melibatkan masyarakat dalam pengelolaannya, sehingga dapat memberdayakan perekonomian masyarakat di sekitarnya. Kata kunci: Agrowisata, Baturaden, Taman Bunga, Mediterania
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN SOFTWARE DI KALANGAN MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK Basuki .; Wita Widyandini; Dwi Jatilestariningsih
Jurnal Arsitektur Vol. 15 No. 1 (2023): Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2234.482 KB) | DOI: 10.59970/jas.v15i1.80

Abstract

Akhir-akhir ini, perangkat lunak (software) sebagai salah satu alat dalam teknologi pendidikan berkembang pesat terutama di era digital. Kemampuan mahasiswa dalam penggunaan software bukan tujuan akhir, tetapi efektivitas dapat dilihat manfaat dan kemudahan dalam mendukung kualitas pekerjaan seperti dalam perancangan, tugas laporan, representas ide, waktu penyelesaian pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektifitas penggunaan software di kalangan mahasiswa fakultas teknik. Penelitian dilakukan melalui survei online terhadap mahasiswa di program studi Arsitektur dan Teknik Sipil Fakultas Teknik Unwiku Universitas Wijayakusuma Purwokerto. Diskusi kelompok kecil juga dilakukan dengan akademisi terhadap peran perangkat lunak dalam mendukung kegiatan pembelajaran baik saat ini maupun dimasa-masa akan datang. Efektifitas penggunaan software diukur dari manfaat dan kemudahan penggunaan software. Analisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menemukan penggunaan software efektif ditinjau dari dari manfaat dan kemudahan. Penggunaan software tidak hanya memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas dan mempercepat waktu penyelesaian pekerjaan, namun juga memudahkan tugas atau pekerjaan untuk di revisi ulang, ditambah, dikurangi, dan dibagikan. Kemampuan adaptif dan rekayasa diperlukan mahasiswa bahkan setelah mahasiswa lulus untuk dapat memanfaatkan teknologi secara optimal tetapi tidak tergantung pada teknologi.
PENERAPAN ARSITEKTUR TROPIS PADA PERANCANGAN SPORT CENTER DI CIAMIS Reksha Reskyana; Dwi Jati Lestariningsih; Yohanes Wahyu Dwi Yudono
Teodolita: Media Komunkasi Ilmiah di Bidang Teknik Vol 24, No 1 (2023): Teodolita : Media Komunikasi Ilmiah Di Bidang Teknik
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v24i1.476

Abstract

Abstrak Ciamis sebagai salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Barat, letaknya di sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan, sebelah Barat dengan Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya, sebelah Timur dengan Kota Banjar dan Propinsi Jawa Tengah, dan sebelah Selatan dengan Samudera Indonesia. Dengan seiringnya perkembangan olahraga di Kota Ciamis, Kota Ciamis terpilih sebagai Tuan rumah PORPROV pada tahun 2022 ini yang diselenggarakan pada bulan November, Beberapa Venue Cabor sudah tersedia akan tetapi lokasi antar venue berjauhan sehingga kurang efektif baik awktu maupun biaya.. Solusi yang tepat agar masalah tersebut bisa teratasi adalah dengan membuat kawasan pusat olahraga yang terpadu berupa sport center. Diharapkan Kawasan ini mampu menjadi tempat pertandingan yang efektif dan kompetitif. Sport center dirancang dengan menerapkan pendekatan arsitektur tropis, yaitu dengan memanfaatkan siirkulasi udara dan penerangan siang hari (sinar matahari) secara optimal. Kata kunci: Sport Center, Arsitektur Tropis. Kota Ciamis
PERENCANAAN HOTEL RESORT DI KAWASAN WISATA PANTAI DI KABUPATEN PANGANDARAN DENGAN KONSEP GREEN ARCHITECTURE Fatima Oktaviana Handayani; Yohana Nursruwening; Dwi Jati Lestariningsih
Teodolita: Media Komunkasi Ilmiah di Bidang Teknik Vol 24, No 1 (2023): Teodolita : Media Komunikasi Ilmiah Di Bidang Teknik
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v24i1.473

Abstract

Abstrak Pangandaran merupakan salah satu tempat wisata yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia, khususnya wisata pantai. Ada banyak objek wisata yang populer baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Tidak sedikit wisatawan mancanegara yang berkunjung ke wisata pantai di Kabupaten Pangandaran, namun, fasilitas hotel masih kurang. Keaslian lingkungan pada wisata pantai di Kabupaten Pangandaran masih sangat terjaga, sehingga perlu dirancang dengan konsep ramah lingkungan. Dengan konsep Green Architecture diharapkan dapat menjaga kualitas lingkungan pesisir di Kabupaten Pangandaran. Metode pembahasan yang digunakan yaitu metode kualitatif dimana metode ini bertujuan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kawasan wisata pantai di Kabupaten Pangandaran. dan secara deskriptif menguraikan data yang ada untuk memperjelas arti dan maksud dari data tersebut. Cara pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil perencanaan berupa gambar kerja bangunan Hotel Resort di kawasan wisata pantai di Kabupaten Pangandaran meliputi desain bentuk bangunan, penampilan bangunan, struktur, serta utilitas yang mengaplikasikan prinsip-prinsip green arsitektur Kata kunci: Hotel, Resort, Green Architecture
Emphasis on Social Functions in Cilacap City Park Planning Lestariningsih, Dwi Jati
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan penduduk di Kota Cilacap semakin meningkat sejalan dengan perkembangan kota Cilacap sebagai kota industry di Jawa Tengah. Perkembangan pada sektor industri dan usaha di kota Cilacap membawa dampak positif dalam meningkatkan PAD, penyerapan tenaga kerja dan peningkatan perekonomian masyarakat. Dampak negative dari sektor industry antara lain terjadinya polusi udara, berkurangnya interaksi antar warga karena kesibukan dalam bekerja. Kurangnya interaksi masyarakat akan membuat masyarakat cenderung individulais sehingga mudah terjadi perselisihan. Ruang public (taman kota) bisa menjadi solusi untuk mengatasi polusi udara, sebagai wadah kegiatan masyarakat, juga memenuhi RTH kota Cilacap agar mencapai 30%. Perencanaan taman kota di Kota Cilacap ini menekanankan pada pendekatan fungsi social. Desain site plan taman kota terinspirasi dari bentuk bunga wijayakusuma sebagai lambang Kota Cilacap. dilengkapi fasilitas rekreasi olah raga, dan ruang terbuka untuk interaksi warga dalam semua usia.
MENGENALKAN FUNGSI DAN PRODUKTIVITAS BULLDOZER DI DESA KEBOCORAN KECAMATAN KEDUNGBANTENG KABUPATEN BANYUMAS Lestariningsih, Dwi Jati; Sismiani, Ary; Yudono, Yohanes Wahyu Dwi
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v4i1.330

Abstract

Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa beserta peraturan-peraturan pendukungnya memberikan kewengangan yang besar kepada desa dalam tata kelola desa, antara lain dalam proyek pembangunan sarana dan prasarana desa. Desa Kebocoran Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas merupakan salah satu desa yang menerima amanat Undang-undang tersebut. Dalam melaksanakan kegiatan pembangunan banyak pihak yang terlibat, dimana desa sebagai stake holder, diwakili oleh perangkat desa beserta lembaga-lembaga desa yang ada. Pembangunan fisik yang berkesinambungan saat ini di desa Kebocoran adalah perbaikan/pelebaran jalan serta perbaikan sarana lainnya. Dalam melaksanakan pembangunan tersebut diperlukan alat berat antara lain bulldozer. Masalah terjadi ketika kurang tepat dalam memilih bulldozer, karena dapat menurunkan produktivitas sehingga target yang ditentukan tidak terpenuhi. Oleh sebab itu diperlukan suatu pengetahuan tentang cara kerja dan fungsi bulldozer agar produktivitas dapat optimal dan kerja efisien. Dengan pengetahuan tentang jenis dan fungsi bulldozer diharapkan dapat menambah wawasan, untuk diterapkan di lapangan. sehingga produktivitas bulldozer dapat sesuai rencana dan tidak mengalami keterlambatan. Law Number 6 of 2014 concerning villages and its supporting regulations provide great authority to villages in village governance, including in village infrastructure and facilities development projects. Kebocoran Village, Kedungbanteng District, Banyumas Regency is one of the villages that received the mandate of the Law. In carrying out development activities, many parties are involved, where the village as a stakeholder, is represented by the village apparatus and existing village institutions. The current ongoing physical development in Kebocoran Village is road repair/widening and repair of other facilities. In carrying out this development, heavy equipment is needed, including bulldozers. Problems occur when choosing a bulldozer is not right, because it can reduce productivity so that the specified target is not met. Therefore, knowledge is needed about how the bulldozer works and its function so that productivity can be optimal and work efficiently. With knowledge of the types and functions of bulldozers, it is hoped that it can increase insight, to be applied in the field. so that bulldozer productivity can be according to plan and not be delayed.
Implementasi Space Frame pada Perancangan Bangunan Rental Office di Purwokerto Nursruwening, Yohana -; Lestariningsih, Dwi Jati; Selalatu, Dadi Triawan
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2024
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan bangunan Rental Office (Kantor Sewa) membutuhkan program ruang yang luas dan bentuk bangunan vertikal dengan jumlah lantai lebih dari satu. Sistem struktur yang dipilih adalah Space Frame (Rangka Ruang).  Kajian ini bertujuan untuk merancang bangunan Rental Office dengan melakukan penerapan sistem struktur space frame yang sesuai dengan fungsi bangunan dan penerapannya dilakukan pada bagian atap bangunan. Dalam suatu rancangan pada pemilihan bentuk sistem struktur Space Frame pada Rental Office dapat menggunakan kriteria seperti kenyamanan, kebutuhan ruang, estetika, respon lingkungan dan kekokohan (Schodek 1999). Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan memvisualisasikan kajian obyek berdasarkan studi literatur secara sistematik, rasional serta analitik dan kuantitatif dengan menganalisa, menggambarkan bentuk space frame dari segi kenyamanan dan bentuk yang paling tepat  menggunakan studi komparatif dengan membandingkan bentuk-bentuk space frame kemudian menggunakan metoda programatik dengan dibantu Softwear SAP 2000 versi 25 didapatkan bahwa lendutan yang terjadi pada bentuk 1 sebesar 58,667 mm dan bentuk 2 sebesar 43,98 mm ini menunjukkan bahwa bentuk pelengkung lebih stabil dibandingkan bentuk 1. Dari penelitian ini terlihat bahwa tipe Barrel Vault sangat sesuai digunakan pada rancangan  bangunan Rental Office di Purwokerto.