Claim Missing Document
Check
Articles

Etika Desainer Grafis dalam Pemanfaatan Art-Generator Anggraeni, Dinda Ayu; Ramadhan, Farhan Husyen; Pastika, Puan Bening; Hernawan, Yoga; Arini, Florentina Yuni
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol 9, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v9i1.53276

Abstract

Peralihan generasi komputer dari masa ke masa menunjukkan betapa pesatnya perkembangan komputer. Saat ini, komputer telah memasuki generasi kelima sebagai generasi yang menjadi tolak ukur dalam perkembangan teknologi yang semakin maju dan revolusioner. Berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya, komputer generasi kelima memanfaatkan Kecerdasan Buatan dalam melakukan pemrosesan data dan pengambilan keputusan. Salah satu contoh dari teknologi Kecerdasan Buatan adalah Art-Generator. Eksistensi Art-Generator sangat membantu manusia, khususnya para desainer grafis, dalam menyelesaikan pekerjaannya secara cepat dan akurat. Namun, kelebihan tersebut menimbulkan beberapa dampak negatif, yaitu timbulnya kesalahpahaman dan kesalahan suatu informasi, serta munculnya isu-isu terkait hak cipta yang merugikan pemilik asli. Oleh karena itu, sebagai desainer grafis yang hidup pada era generasi kelima komputer ini, dibutuhkan pemahaman mengenai etika dalam pemanfaatan Art-Generator sehingga tidak melanggar etika profesi dalam pemanfaatan Art-Generator dalam bidang seni. Pada penelitian ini, penulis melakukan pendekatan menggunakan metode penelitian studi literature review guna memaparkan etika desainer grafis dalam pemanfaatan Art-Generator. Dengan mengetahui etika profesi dalam pemanfaatan Art-Generator, diharapkan dapat meminimalisir kadar pemanipulasian oleh desainer grafis dalam pemanfaatan Art-Generator sehingga tidak melanggar prinsip kepemilikan yang mengakibatkan konsekuensi hukum.
Etika Web Developer dalam Pendistribusian Pop-Up Ads pada Website Ramdhani, Khusnun Najwa; Sari, Yuliana Mustika; Nafi', Raihan Muhammad; Firdaus Zahid, Ahmad Galvin; Fajariansyah, Ridwan; Arini, Florentina Yuni
Computer Science and Information Technology Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Computer Science and Information Technology (CoSciTech)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/coscitech.v5i3.8354

Abstract

Globalization and the development of the internet have brought about major changes in the way information is obtained, including the use of pop-up ads as one of the increasingly popular digital marketing strategies. Pop-up ads are designed to attract users' attention with their flashy and interactive appearance. However, many users find these ads annoying as they often appear suddenly and repeatedly. In addition, pop-up ads may pose security risks in the form of malware, phishing, or malicious content that threatens users' personal data. This article analyzes the ethics of distributing pop-up ads on websites and highlights the important role of website developers in minimizing these potential risks. Through a literature review, this article asserts that website developers have a great responsibility in creating a safe, convenient, and user-oriented digital ecosystem. This includes regulating the frequency of ad appearances, creating attractive yet non-invasive designs, implementing ad due diligence, and safeguarding user privacy. By managing pop-up ads ethically, safely, and effectively, web developers can improve user experience, build trust, and prevent cybersecurity risks that harm all parties.
Optimasi K-Means Menggunakan Algoritma Firefly Untuk Segmentasi Pelanggan pada E-commerce Warianta, Dwi Tatang; Astagina, Paramesti; Julianto, Richy; Arini, Florentina Yuni
JURNAL FASILKOM Vol. 14 No. 3 (2024): Jurnal FASILKOM (teknologi inFormASi dan ILmu KOMputer)
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jf.v14i3.8287

Abstract

Segmentasi pelanggan menjadi komponen krusial dalam e-commerce untuk mendukung personalisasi penawaran, meningkatkan loyalitas pelanggan, dan mendukung keputusan strategis. Penelitian ini mengusulkan optimasi algoritma KMeans dengan algoritma Firefly untuk meningkatkan akurasi segmentasi pelanggan berdasarkan model Recency, Frequency, dan Monetary (RFM). Algoritma K-Means dipilih karena efisiensinya dalam memproses data berskala besar, namun sering menghadapi keterbatasan dalam menentukan solusi optimal global akibat sensitivitas terhadap inisialisasi centroid. Algoritma Firefly diimplementasikan untuk mengatasi kelemahan tersebut melalui eksplorasi ruang solusi yang lebih luas dan kemampuan menghindari jebakan solusi lokal optimal. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dataset transaksi retail daring yangmencakup lebih dari 500.000 entri. Tahapan penelitian meliputi pembersihan data, analisis eksplorasi data (EDA), klasterisasi dengan K-Means, Firefly, dan kombinasi keduanya. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa kombinasi K-Means dan Firefly menghasilkan nilai Silhouette Score yang konsisten di atas 0,9 sepanjang 50 iterasi, dengan stabilitas yang lebih baik dibandingkan algoritma individu. Segmentasi menghasilkan lima klaster yang mencerminkan karakteristik pelanggan yang unik, seperti aktivitas transaksi, frekuensi, dan kontribusi moneter. Metode hibrida ini tidak hanya memperbaiki kualitas klaster tetapi juga memberikan hasil yang lebih stabil dan terstruktur. Kesimpulannya, kombinasi K-Means dan Firefly menawarkan pendekatan efektif dalam segmentasi pelanggan e-commerce, memberikan landasan yang lebih kuat untuk pengambilan keputusan pemasaran yang terarah dan strategi peningkatan loyalitas pelanggan.
Analisis Pengaruh Usability Desain Fitur GoFood pada Aplikasi Gojek Terhadap Kepuasan Pengguna Itsna Sabila Hidayati; Januar Pancaran Nur Fajri; Muhammad Alvin Adinata; Wicaksana, Rangga; Yuni Arini, Florentina
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v9i1.919

Abstract

GoFood, sebuah fitur aplikasi Gojek untuk pemesanan makanan secara daring, telah menjadi pilihan populer di kalangan masyarakat. GoFood menggabungkan layanan ojek online dengan layanan pemesanan makanan yang memungkinkan pengguna memesan makanan dan minuman tanpa harus pergi ke tempat penyedia layanan tersebut. Dalam pengembangannya, pengimplementasian usability yang efektif, yang terdiri dari komponen learnability, efficiency, memorability, errors, dan satisfaction, menjadi fokus penting untuk meningkatkan pengalaman dan kepuasan pengguna. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi setiap komponen tersebut dan memberikan saran guna meningkatkan kepuasan pengguna. Metode yang digunakan adalah survei melalui kuesioner dengan platform Google Form kepada responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelima komponen usability GoFood berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna.
Tantangan Etika dan Tanggung Jawab Robotics Engineer Dalam Pengembangan Robot Barista Berbasis IoT Muhammad Sulthonul Izza; Intan Permata Sari Fauziah; Sekar Tri Handayani; Farrel Athaillah Putra; Fittra Marga Ardana; Florentina Yuni Arini
Jurnal Ilmiah Informatika Global Vol. 16 No. 1: April 2025
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jiig.v16i1.5012

Abstract

Over the past few decades, technology has advanced at a tremendous pace, especially related to social robotics based on the Internet of Things has significantly influenced many aspects of human life. A concrete example of its application is a robot barista designed to interact and collaborate with humans, creating a new relationship between humans and machines. However, the presence of these robots also poses ethical challenges and professional responsibilities, especially regarding data privacy, security, and social impact. This research seeks to determine and assess the primary challenges robotics engineers face in designing safe and ethical robotics systems. Through a literature study approach that includes collecting, reviewing, and analyzing various relevant scientific sources related to ethical issues in robotics and IoT technology, it was found that robotics engineers must consider aspects of security and personal data protection as well as potential social impacts such as inequality and employment reduction. This research emphasizes the importance of ethics education and the establishment of high professional standards in addition to the need for clear ethical guidelines through cross-sector collaboration. Thus, the development of IoT-based barista robots is expected to not only drive technological progress, but also bring sustainable and responsible benefits to society.
UJI USABILITY ASPEK EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PADA APLIKASI GOMART DENGAN METODE COGNITIVE WALKTHROUGH Rahima Ratna Dewanti; Ahmad Rozaq Heryansyah; Rizky Aulia Adi Saputro; Awan Saputra Romadhoni; Muhammad Lutfi Wibowo; Florentina Yuni Arini
Jurnal Ilmiah Informatika Komputer Vol 29, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/ik.2024.v29i3.13032

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong penggunaan aplikasi mobile dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam memenuhi kebutuhan belanja harian. Salah satu inovasi di bidang ini adalah GoMart pada aplikasi Gojek, yang menawarkan layanan quick commerce dengan mengandalkan kecepatan dalam pengiriman pesanan. Antarmuka pengguna dalam suatu aplikasi sangat penting dalam menciptakan dan meningkatkan pengalaman pengguna, terutama untuk platform quick commerce Gomart pada Gojek. Evaluasi kegunaan menjadi kunci dalam menilai efektivitas, efisiensi, dan kepuasan penggunanya saat menggunakan aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek usability GoMart pada aplikasi Gojek menggunakan metode Cognitive Walkthrough. Cognitive Walkthrough adalah metode pengujian kegunaan fitur-fitur pada aplikasi dengan cara pengulasan melalui tugas dari sudut pandang pengguna baru. Analisis dilakukan pada tugas-tugas utama seperti pencarian produk, pengaturan Lokasi, dan pemrosesan checkout. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun GoMart memiliki fungsionalitas yang baik, terdapat beberapa masalah pada visibilitas status sistem, kelainan, dan kurangnya kemudahan navigasi penggunaan yang mempengaruhi kepuasan pengguna. Untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan, pengembang perlu meningkatkan kegunaan dari antarmuka aplikasi Gomat pada Gojek sehingga mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu platform belanja berani terkemuka di Indonesia.
Analisis user experience Honeycomb pada Platform Lazada Naryapramono, Afrilza Daffa; Satria, Diva; Pambudi, Fawwaz Haryolukito; Fadhlullah, Muhammad Azzam; Rinandi, Tyto; Arini, Florentina Yuni
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Asia Vol 19 No 2 (2025): Volume 19 nomor 2 2025 (8)
Publisher : LP2M Institut Teknologi dan Bisnis ASIA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jitika.v19i2.1069

Abstract

This paper aims to examine the User Experience (UX) on the Lazada e-commerce platform through the UX Honeycomb model. Enhancing the shopping experience, from finding items to completing purchases, is a crucial element for e-commerce platforms. In today's competitive e-commerce landscape, improving UX quality has become a key differentiator directly impacting user retention and satisfaction, especially for Lazada. The UX Honeycomb's seven aspects—useful, usable, desirable, findable, accessible, credible, and valuable—are essential for Lazada to maintain its market position and foster lasting customer relationships. This study gathered information from a survey of 50 participants. The survey revealed that Lazada's interface is considered usable due to its user-friendly design and various digital payment options. For the useful aspect, the product recommendation feature was found to be helpful for locating items that meet specific needs. However, the desirable aspect requires improvement, as Lazada's visual appeal was not considered engaging enough. The findable aspect is well-addressed by an efficient and straightforward search function. While the accessible aspect shows progress with an intuitive design, further support for users with physical or sensory impairments is needed. The credible aspect received positive feedback, with user reviews and comprehensive product descriptions building trust. Finally, the valuable aspect is evident through discount programs, vouchers, and flash sales that offer financial advantages. Therefore, the UX Honeycomb framework offers valuable insights into Lazada's continued efforts to create a seamless and fulfilling user experience.
Pendeteksi Akun Palsu di Instagram Menggunakan Model RuleFit dan Gaussian Process Classifier Arini, Florentina Yuni; Fadhlullah, Muhammad Azzam; Satria, Diva; Naryapramono, Afrilza Daffa; Rinandi, Tyto; Haryolukito Pambudi, Fawwaz
Jurnal Sistem dan Informatika (JSI) Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Sistem dan Informatika (JSI)
Publisher : Direktorat Penelitian,Pengabdian Masyarakat dan HKI - Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/jsi.v19i1.677

Abstract

Deteksi akun palsu di platform media sosial menjadi tantangan krusial dalam upaya mitigasi penyebaran informasi palsu dan penipuan daring. Penelitian ini mengusulkan pendekatan dengan menggabungkan model RuleFit dan Gaussian Process Classifier (GPC) melalui kombinasi feature engineering, di mana RuleFit digunakan untuk menghasilkan rule-based features yang kemudian dilatih dengan model GPC. Dataset penelitian terdiri dari 576 akun Instagram dengan berbagai fitur seperti karakteristik profil, pola aktivitas, dan interaksi pengguna yang kemudian diproses menggunakan One Hot Encoding dan standarisasi. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model RuleFit dan GPC mencapai performa tertinggi dengan akurasi 92,2%, precision 98%, dan recall 86%, secara signifikan mengungguli model individual RuleFit (akurasi 91,38%) dan model GPC (akurasi 90,52%). Penelitian ini memberikan kontribusi praktis berupa pengembangan sistem deteksi akun palsu yang lebih andal untuk meningkatkan keamanan platform media sosial.
Perancangan Antarmuka Pengguna Interaktif untuk Aplikasi UTBKing dengan Pengembangan Model Florentina Yuni Arini; Gerard Sean Dwayne; Aisyah Nathania Araminta; Inoru Nian Alfita; Ahmad Zidhan Ilmana; Nathania Adristina
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol. 47 No. 2 (2024): Volume 47 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/04t8sj08

Abstract

Higher education is crucial for personal development, yet its accessibility often poses a challenge, especially for economically disadvantaged students. Apps like UTBKing aim to provide easily accessible learning resources, aiding students in preparing for college entrance. The development process involves three main stages: data collection, system development, and system design. The discussion will delve into the detailed flow of the UTBKing app, its UI/UX design, and implemented interactive features. Continuous efforts are required to develop and enhance the quality of learning applications in order to provide optimal benefits for students in facing future academic challenges.
Etika Desainer Grafis dalam Pemanfaatan Art-Generator Anggraeni, Dinda Ayu; Ramadhan, Farhan Husyen; Pastika, Puan Bening; Hernawan, Yoga; Arini, Florentina Yuni
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol. 9 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v9i1.53276

Abstract

Peralihan generasi komputer dari masa ke masa menunjukkan betapa pesatnya perkembangan komputer. Saat ini, komputer telah memasuki generasi kelima sebagai generasi yang menjadi tolak ukur dalam perkembangan teknologi yang semakin maju dan revolusioner. Berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya, komputer generasi kelima memanfaatkan Kecerdasan Buatan dalam melakukan pemrosesan data dan pengambilan keputusan. Salah satu contoh dari teknologi Kecerdasan Buatan adalah Art-Generator. Eksistensi Art-Generator sangat membantu manusia, khususnya para desainer grafis, dalam menyelesaikan pekerjaannya secara cepat dan akurat. Namun, kelebihan tersebut menimbulkan beberapa dampak negatif, yaitu timbulnya kesalahpahaman dan kesalahan suatu informasi, serta munculnya isu-isu terkait hak cipta yang merugikan pemilik asli. Oleh karena itu, sebagai desainer grafis yang hidup pada era generasi kelima komputer ini, dibutuhkan pemahaman mengenai etika dalam pemanfaatan Art-Generator sehingga tidak melanggar etika profesi dalam pemanfaatan Art-Generator dalam bidang seni. Pada penelitian ini, penulis melakukan pendekatan menggunakan metode penelitian studi literature review guna memaparkan etika desainer grafis dalam pemanfaatan Art-Generator. Dengan mengetahui etika profesi dalam pemanfaatan Art-Generator, diharapkan dapat meminimalisir kadar pemanipulasian oleh desainer grafis dalam pemanfaatan Art-Generator sehingga tidak melanggar prinsip kepemilikan yang mengakibatkan konsekuensi hukum.
Co-Authors Abas Setiawan Abdurrafi, Muhammad Agus Setyawan Ahmad Mustofa Hadi Ahmad Mustofa Hadi Ahmad Rozaq Heryansyah Ahmad Zidhan Ilmana Aisar, Muhammad Zidan Aisyah Nathania Araminta Aji, Yusuf Pandu Satrio Alaida, Salma Keysha Alamsyah - Aldevis, Mohammad Farrel Amin Suyitno Amrullah, Reza Zaidan Ananda Hisma Putra Kristianto Anggraeni, Dinda Ayu Anwar, Alfani Salsabilla Ardiansyah, Ikhsan Aryaputra, Daffa Pramata Asfino, Fadli Nugraha Astagina, Paramesti Athaya, Ikhsan Rakha Aufa Putra Wicaksono Awan Saputra Romadhoni Bagaskara, Josephin Nova Bhimawan, Farrel Fatih Brata, Prayoga Adi Dewanti, Rahima Ratna Duankhan, Poomin Endang Sugiharti, Endang Fadhlullah, Muhammad Azzam Fajariansyah, Ridwan Faqih, Muhammad Najmuddin Farrel Athaillah Putra Fatih Akbar Alim Putra Fatiha Misbah, Mutia Zahra Firdaus Zahid, Ahmad Galvin Fittra Marga Ardana Furqon, Muhammad Nur Gerard Sean Dwayne Habibi, Mahdi Haryolukito Pambudi, Fawwaz Hernawan, Yoga Heryansyah, Ahmad Rozaq Hexa Sakti Tunjung Hidayat Hidayaturrohmah, Nia Nur Hilmi, Muhammad Zuniar Inoru Nian Alfita Intan Permata Sari Fauziah Irfan, Mohammad Syarif Isa Akhlis Isnaeni, Siti Itsna Sabila Hidayati Januar Pancaran Nur Fajri Julianto, Richy Kaltsum, Zahra Zakiyah khairunnisa, Nadhia Adzqiya Lyon Ambrosio Djuanda Maloringan, Ariel James Mardlootillah, Hanif Ilmi Milannisya, Anya Kawakibi Much Aziz Muslim Muhammad Alvin Adinata Muhammad Lutfi Wibowo Muhammad Sulthonul Izza Mukti, Asteen Retno Muthia Nis Tiadah Muzakki, Naufal Habib Nafi', Raihan Muhammad Naryapramono, Afrilza Daffa Nathania Adristina Niratha, I Gede Ardhy Oktavian, Aloysius Pambudi, Fawwaz Haryolukito Pastika, Puan Bening Pongthanoo, Patcharanikarn Pradana, Samudra Azriel Prameswari, Della Egyta Pratama, Eric Vibriano Julia Putra, Arzaki Zunior Putra, Pramudya Kirana Mandala Putri, Farah Wahida Rizkia Putriaji Hendikawati Radhiti, Brigita Winona Elvaretta Rafi, Dhifansa Pradibtya Raharjo, Bagus Purbo Rahima Ratna Dewanti Rahman, Muhammad Rifqi Rahmat Hidayat Raihan, Muhammad Ramadhan, Farhan Husyen Ramadhan, Taufiqur Ramdhani, Khusnun Najwa Rifan, Slamet Rinandi, Tyto Riza Arifudin Rizky Aulia Adi Saputro Romadhoni, Awan Saputra Ryo Pambudi Said, Danish Adli El Salsabila, Kansa Maulina Santoso, Tony Budi Saputra, Gagah Suryanatha Athallah Saputro, Rizky Aulia Adi Sari, Yuliana Mustika Satria, Diva Sekar Tri Handayani Septiana, Dina Wachidah Sihombing, Nico Anselmus Supriyono Supriyono Syanjalih, Alul Hidja Toharo, Munajid Varindya Ditta Iswari Wahyudiantoro, Rizky Tri Warianta, Dwi Tatang Whisnu Ulinnuha Setiabudi, Whisnu Ulinnuha Wibowo, Muhammad Lutfi Wicaksana, Rangga Winata, Ardin Zaenal Abidin