Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANCANGAN ANIMASI UNTUK MENGANTISIPASI SIKAP CANDU TEKNOLOGI Akbar, Sri Alam; syah, Irfan
Visual Communication Design Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Visual Communication Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.168 KB)

Abstract

AbstrakManusia tak henti-hentinya menciptakan teknologi untuk mempermudah kesehariannya. Arus perkembangan teknologi yang begitu cepat membuat manusia lupa akan jati dirinya sebagai makhluk sosial. Manusia kini tidak sadar bahwa dirinya telah berada dalam zona mabuk teknologi. Oleh karena itu, penulis berusaha merancang sebuah karya animasi yang mengangkat manusia dari zona tersebut. Animasi ini penulis wujudkan dalam bentuk animasi surealis yang bersifat satir atau sindiran kepada para penontonnya.Kata kunci: Teknologi, zona mabuk teknologi, sosial, animasi surealis, satir
HUBUNGAN MOTIVASI DAN PERSEPSI PETERNAK DENGAN KEMAUAN MENGEMBANGKAN USAHA TERNAK KAMBING DI KOMUNITAS BONOKELING (Studi Kasus Desa Pekuncen Kecamatan Jatilawang) Syah, Irfan; Muatip, Krismiwati; Wakhidati, Yusmi Nur
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 2 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2023.5.2.p159-167

Abstract

Latar belakang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi, persepsi dan kemauan peternak mengembangkan usaha ternak kambing serta menganalisis hubungan antara motivasi dan persepsi peternak dengan kemauan mengembangkan usaha ternak kambing di Komunitas Bonokeling, Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang. Materi dan metode. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei. Penetapan sampel wilayah diambil secara purposive sampling. Analisis yang digunakan pada penelitian ini, yaitu Analisis Deskriptif, dan Analisis Rank Spearman. Pemilihan responden dilakukan secara sensus kepada peternak kambing di Komunitas Bonokeling, Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang berjumlah 70 orang. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peternak kambing di Komunitas Bonokeling, Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang memiliki tingkat motivasi pada kategori sedang dan persepsi pada kategori cukup baik serta kemauan mengembangkan usaha beternak kambing pada kategori sedang. Berdasarkan hasil analisis korelasi Rank Spearman, terdapat hubungan yang lemah pada motivasi dengan kemauan mengembangkan usaha ternak kambing (0,243) dan terdapat hubungan yang sangat kuat antara persepsi dengan kemauan mengembangkanusaha ternak kambing (0,894) peternak kambing di Komunitas Bonokeling, Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang. Kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah peningkatan kemauan untuk mengembangkan usaha dapat dilakukan dengan meningkatkan persepsi peternak terhadap usaha ternak kambing.
Partisipasi Politik Gen Z Dalam Pemilihan Umum Calon Presiden Dan Wakil Presiden Di Indonesia Tahun 2024 Syah, Irfan; Destyana, Tiara; Zahra, Alfiyyah Aqilah; Ilyas Subki, Ahmad; Saefudin, Arif
EDUTECH Vol 12, No 1 (2026): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v12i1.27807

Abstract

Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024 menjadi momentum penting bagi keterlibatan politik Generasi Z sebagai kelompok pemilih terbesar di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk partisipasi, faktor yang memengaruhi, serta dinamika perilaku politik Gen Z dalam proses pemilu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi literatur, dan survei daring kepada responden berusia 17–26 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gen Z tidak hanya berpartisipasi secara elektoral melalui penggunaan hak pilih di TPS, tetapi juga aktif dalam aktivitas politik digital seperti diskusi daring, kampanye media sosial, dan penyebaran informasi politik. Faktor penggerak partisipasi mereka meliputi pengaruh keluarga dan teman sebaya, literasi politik digital, paparan media sosial, serta kesadaran diri sebagai warga negara. Namun, tingginya arus informasi di dunia digital juga menimbulkan tantangan berupa misinformasi, polarisasi, dan rendahnya kedalaman pemahaman politik. Studi ini menyimpulkan bahwa Gen Z memiliki potensi besar sebagai agen perubahan dalam demokrasi Indonesia, terutama jika didukung oleh penguatan literasi politik, ekosistem digital yang sehat, serta lingkungan pendidikan yang mendukung partisipasi politik kritis dan berkelanjutan.