Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)

PENERAPAN PROGRAM LINEAR BERKENDALA FUZZY UNTUK OPTIMISASI PRODUKSI GERABAH Eko Hari Parmadi
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2010): Computatinal
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah program linear adalah masalah menentukan nilai maksimum atau nilai minimum dari sebuah fungsi linear yang disebut fungsi objektif dengan syarat-syarat atau kendala yang dinyatakan dalam bentuk persamaan atau pertidaksamaan linear. Namum dalam beberapa situasi dijumpai kendala yang tidak tegas atau fuzzy. Penyelesaian dengan Metode Simpleks maupun Metode Grafik hanya berlaku untuk kendala atau fungsi objektif yang tegas, demikian pula halnya dengan berbagai program aplikasi yang ada seperti QM for Windows TORA atau WinQSB. Masalah optimisasi gerabah adalah masalah menentukan keuntungan maksimum dari beberapa jenis gerabah yang diproduksi oleh suatu mesin. Masalah ini dapat dinyatakan dalam sebuah model program linear berkendala fuzzy. Kendala fuzzy yang dimaksud adalah kebutuhan tanah liat dan pasir serta ketersediaannya untuk setiap model gerabah. Dengan asumsi bahwa hubungan antara variabel tanah liat dan pasir adalah linear maka penerapan bilangan fuzzy segitiga dalam masalah program linear berkendala fuzzy akan diubah menjadi model masalah program linear tegas untuk kemudian hasilnya dapat disimulasikan menggunakan QM for Windows atau WinQSB
MODEL PENGAMBILAN KEPUTUSAN KABUR UNTUK PEMILIHAN PRESIDAN-WAKIL PRESIDEN Eko Hari Parmadi
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pengambilan keputusan untuk pemilihan presiden-wakil presiden merupakan model keputusan banyak kriteria dimana setiap kriteria yang digunakan kabur atau tidak tegas. Hasil keputusan sangat bergantung dari persepsi individu tentang kriteria tersebut. Masukan dari sistem ini berupa derajat keanggotaan kriteria dan matriks resiprok sedangkan hasil akhir dari sistem ini adalah kelayakan calon yang dipilih beserta derajat keputusannya. Melalui model ini, pemilih dibantu dalam melihat kelayakan dari calon presiden-wakil presiden pilihannya sesuai dengan kriteria yang ada maupun persepsi dari setiap pemilih itu sendiri.