Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : PREDIKSI

PENERAPAN VISUAL SCHEDULE UNTUK MENGURANGI GEJALA KECEMASAN ANAK ATTENTION DEFISIT HIPERACTIVITY DISORDER (ADHD) MENJALANI PEMERIKSAAN MEDIS KE DOKTER GIGI Nugrahesti, Maria Oktavina; Widyorini, Endang; Roswita, M. Yang
PREDIKSI Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan visual schedule dapat menurunkan gejala kecemasan anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) menjalani pemeriksaan medis ke dokter gigi. Hipotesis dalam penelitian ini bahwa ada penurunan gejala kecemasan anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) menjalani pemeriksaan medis ke dokter gigi setelah dilakukan penerapan visual schedule . Subjek dalam penelitian ini berjumlah tiga orang dengan kriteria anak yang sudah didiagnosa mengalami ADHD dengan perilaku kecemasan menjalani pemeriksaan medis ke dokter gigi. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan one group pretest and posttest. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah Behavior Checklist. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Analisis kuantitatif dalam penelitian ini berupa analisis individual dengan menggunakan deskripsi grafik, sedangkan analisis kualitatif berupa hasil deskripsi observasi dan wawancara selama penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan hipotesis diterima karena ada penurunan gejala kecemasan anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) menjalani pemeriksaan medis ke dokter gigiKata kunci: ADHD, gejala kecemasan, visual scheduleSave to Mendeley
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH AUTHORITARIAN DAN KECERDASAN EMOSI DENGAN SIBLING RIVALRY PADA REMAJA AWAL Sopiah, Cucu; Utami, M. Sih Setija; Roswita, M. Yang
PREDIKSI Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh autoritarian dan kecerdasan emosi dengan sibling rivalry remaja awal. Penelitian ini dilakukan di SMP Teuku Umar Semarang dengan sampel 139 siswa/ siswi kelas 7 secara accidental / Incidental sampling. Data dikumpulkan melalui skala yang dijawab oleh siswa dan siswi dan selanjutnya dianalisis secara statistik dengan teknik analisis regresi dua prediktor menggunakan program SPSS v.16.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa : 1). Tidak ada hubungan yang signifikan antara pola asuh autoritarian dan kecerdasan emosi terhadap sibling rivalry remaja awal, dengan Rx1x2y sebesar 0,180 dan F sebesar 2,277 dengan p>0,05. 2) Tidak ada hubungan positif antara pola asuh autoritarian dengan sibling rivalry remaja awal dengan rx1y sebesar - 0,162 dengan p< 0,05. 3). Tidak ada hubungan negatif antara pola asuh autoritarian dan kecerdasan emosi dengan sibling rivalry remaja awal dengan rx2y sebesar 0,070 dengan p>0,05. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa besarnya pengaruh pola asuh autoritarian dan kecerdasan emosi dengan sibling rivalry remaja awal pada subjek penelitian ini adalah 1,8 % yang berarti 98,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain selain pola asuh autoritarian dan kecerdasan emosi.Kata kunci : Pola asuh authoritarian, Kecerdasan emosi, Sibling rivalry remaja AwalSave to Mendeley