Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Modifikasi Kapal Ikan Tradisional Pukat Hela Menggunakan Variasi Dua Alat Tangkap Purse Seine Dan Gill Net Di Wilayah Perizinan Kota Tegal Prasetyo, Roni; Chrismianto, Deddy; Santosa, Ari Wibawa Budi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 4 (2017): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1216.459 KB)

Abstract

Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia No 2 / PERMEN-KP / 2015 yang melarang penggunaan alat tangkap Pukat Hela ( Trawls ) mengakibatkan banyaknya kapal ikan jenis trawl khususnya cantrang yang tidak dapat beroprasi khususnya di PPP Tegalsari, Kota Tegal. Pergantian alat tangkap merupakan solusi yang tepat untuk permasalah tersebut. Akan tetapi perlu dilakukan pengujian terhadap kapal yang akan diganti alat tangkapnya guna memaksimalkan keselamatan, keefesienan, serta kelayakan kapal. Untuk keperluan tersebut, perlu diperhitungkan analisa stabilitas dan olah gerak kapal karena adanya perubahan alat tangkap maupun adanya perubahan tata letak bagian – bagian pada geladak utama. Alat tangkap purse seine dan gill nett merupakan alat tangkap yang sesuai untuk zona tangkap dan jenis ikan. Analisa stabilitas berdasarkan standar dari IMO (International Maritime Organization) menunjukkan hasil kapal setelah dilakukan modifikasi telah memenui kriteria dari IMO. Olah gerak kapal dianalisa untuk memperlihatkan gerakan heaving, rolling dan pitching kapal pada saat diam (V = 0 knot) dan pada saat kecepatan penuh (V = 8 knots) ditinjau dari berbagai sudut masuk gelombang. Kriteria yang digunakan adalah Tello 2009. Simpangan paling besar saat heaving pada sudut 180 derajat sebesar 0.769 m, rolling pada saat sudut 90 derajat sebesar 9.44 derajat, dan saat pitching pada sudut 0 derajat sebesar 4.53 derajat. Sementara itu untuk analisa slamming dan deck wetness kapal memenuhi kriteria karena tidak ada yang melebihi dari nilai 0.1 dan 0.05.
Mengontrol Kecemasan dengan Dukungan Spiritual Prasetyo, Roni; Sulastri, Sulastri; Yuniastini, Yuniastini; Amperaningsih, Yuliati; Purwati, Purwati
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v8i2.529

Abstract

Pembedahan merupakan ancaman potensial atau aktual terhadap integritas seseorang yang dapat menimbulkan reaksi stres fisiologis dan psikologis, dan merupakan pengalaman yang sulit bagi hampir semua pasien. Kecemasan merupakan keluhan yang umum dialami oleh individu yang akan menghadapi operasi. Respon emosional yang dialami akibat rasa takut disebabkan oleh paparan fisik atau psikologis terhadap situasi yang mengancam seperti pembedahan. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh Dukungan Spiritual terhadap tingkat kecemasan pasien saat menghadapi operasi dan mendeskripsikan respon kecemasan pasien pra operasi sebelum dan sesudah diberikan terapi Dukungan Spiritual. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, desain dalam penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-post test design. Sampel dalam penelitian berjumlah 32 responden yang mengalami kecemasan saat menghadapi operasi. Variabel penelitiannya adalah kecemasan pre operasi sebelum dan sesudah diberikan dukungan spiritual. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan menggunakan kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZS-RAS) dan dianalisis secara statistik dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil rata-rata yang diperoleh adalah tingkat kecemasan sebelum diberikan terapi Dukungan Spiritual sebesar 46,03 dengan standar deviasi sebesar 4,381, sedangkan nilai rata-rata pengukuran kecemasan setelah diberikan terapi Dukungan Spiritual sebesar 40,78 dengan standar deviasi sebesar 3,850. Hasil uji statistik Wilcoxon Signed Rank diperoleh nilai p value sebesar 0,000. Pembedahan adalah situasi yang mengancam secara fisik dan psikologis. Respon yang umum dialami adalah kecemasan. Terapi yang efektif dapat dilakukan yaitu dukungan spiritual. Seseorang akan merasa tenang dengan berserah diri kepada sang pencipta.
Techno-Economic Analysis of On-Grid Solar Power Plants for Tulungagung Hydropower Operational Cost Savings Based on Production and Load Data Syaifuddin; Prasetyo, Singgih Dwi; Kusumawardana, Arya; Rizal, Royb Fatkhur; Munir, Misbahul; Sukarman, Sukarman; Prasetyo, Roni
Jurnal Teknik Mesin Mechanical Xplore Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Teknik Mesin Mechanical Xplore (JTMMX)
Publisher : Mechanical Engineering Department Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jtmmx.v6i1.10081

Abstract

The increasing energy demand and environmental challenges have accelerated the global shift toward renewable energy, with Indonesia possessing a substantial solar potential of 3,294 GW. This study investigates the techno-economic feasibility of a 40.9 kWp On-Grid Solar Power Plant  as a supplementary energy source to reduce operational costs at the Tulungagung Hydropower Plant. A techno-economic analysis was conducted using 2024 solar PV production data from the ShinePhone application and the Tulungagung Hydropower business daily report, complemented by simulations from the Hybrid Optimization Model for Multiple Energy Resources (HOMER) to identify optimal system configurations. The actual solar power plant generated 52,499.9 kWh/year, contributing 15.66% of the plant's operational load of 335,150.71 kWh and resulting in annual cost savings of IDR 58,523,260, based on a PLN tariff of IDR 1,114.74/kWh. In comparison, HOMER simulations projected a higher generation of 74,265 kWh/year, with a net present cost (NPC) of IDR 6,461,879,000 and a cost of energy (COE) of IDR 1,142.36. While the PLTS has proven technically and economically viable as a complementary energy source, its current capacity remains insufficient to fully meet the hydropower plant's operational load, indicating the need for further system optimization and potential integration of energy storage solutions.