Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Desa Bangelan dalam Mewujudkan Kemandirian Pangan Berbasis Potensi Lokal Brihandhono, Ari; Zakaria, Fahmi Arif; Astuti, Farida Kusuma
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v10i3.7620

Abstract

Usaha peternakan kambing di desa Bangelan masih menghadapi kendala teknis dan sosio-ekonomi, seperti keterbatasan dan kegagalan inovasi pakan, minimnya wawasan peternak tentang teknologi pakan, kurang dimanfaatkannya potensi ternak dan pasar yang belum stabil. Tujuan dari pengabdian ini untuk membantu memberikan Solusi terhadap kendala tersebut melalui penyuluhan dan pelatihan tentang pembuatan silase dan UMB, produksi pupuk organik, legalitas usaha dan marketplace online. Sebagai mitra adalah kelompok ternak Karya Maju Tanaka di desa Bangelan Wonosari Kabupaten Malang dengan anggota 16 peternak. Melalui kegiatan ini, kelompok ternak memiliki pemahaman dan kemampuan praktis tentang potensi, manfaat dan tehnik pembuatan silase, UMB, pupuk organik berbahan feses kambing, pemasaran online dan legalitas usaha. Motivasi peternak dalam memanfaatkan potensi dan teknologi dalam hal pakan, limbah, dan pemasaran semakin meningkat. Hal ini diperlukan agar dengan tehnik dan bahan sederhana yang mudah didapat berdampak positif pada produktivitas, pendapatan peternak, dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
EVALUASI PENANGANAN PENYAKIT MULUT DAN KUKU (PMK) DAN LUMPY SKIN DISEASE (LSD) PADA SAPI PERAH: STUDI KASUS DI KOPERASI AGRO NIAGA JABUNG SYARIAH JAWA TIMUR Kusumah, Sintia Dewi Nilam; Nurul, Mohamad; Astuti, Farida Kusuma
BUANA SAINS Vol 26, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v26i1.8376

Abstract

Foot and Mouth Disease (FMD) and Lumpy Skin Disease (LSD) threaten dairy cattle in Indonesia, causing major economic losses. Evaluation of disease management at the cooperative level remains limited. This study evaluated the FMD and LSD management system at Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah, East Java, focusing on detection, isolation, treatment, vaccination, biosecurity, and socioeconomic impacts. A descriptive qualitative case study was conducted from September to November 2023. Data were collected from 24 key informants through interviews, observation, and document analysis. Quantitative data were analyzed descriptively. Among 245 dairy cattle, prevalence was 0.4% for FMD and 5.7% for LSD. The recovery rate was 100% with zero mortality. Vaccination coverage was high (FMD: 92.4%; LSD: 98.9%), and response time was 24 hours. However, the biosecurity score was only 32%, and 50% of farmers lacked isolation facilities. Economic losses reached IDR 6.7–9.9 million (FMD) and IDR 5.4–8.7 million (LSD) per case. Milk production dropped 40–75%. Psychological distress affected 87.5% of farmers, and 25% considered exiting the business.  Rapid detection, multi-stakeholder coordination, integrated conventional-herbal treatment, and mass vaccination led to successful outcomes. However, weak biosecurity and inadequate isolation remain critical vulnerabilities. Strengthening biosecurity, farmer education, and psychological support is urgently needed.