Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN METODE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DAN METODE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS SMA PANGUDI LUHUR ST. VINCENTIUS GIRIWOYO WONOGIRI purwaningsih, Ika
ISSN.2252-8407
Publisher : SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan penggunaan metode Teams Games Tournament (TGT) dengan metode Group Investigation (GI) terhadap hasil belajar siswa (2) pengaruh penggunaan metode Teams Games Tournament (TGT) dengan metode Group Investigation (GI) terhadap hasil belajar siswa (3) berapa besar pengaruh penggunaan metode Teams Games Tournament (TGT) dengan metode Group Investigation (GI) terhadap hasil belajar siswa. Adapun penelitian ini dilakukan pada kelas XI IPS di SMA Pangudi Luhur St. Vincentius Giriwoyo Wonogiri.Penelitian ini bersifat eksperimental- semu (Quasy- Experimental Research).Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Pangudi Luhur St. Vincentius Giriwoyo Wonogiri Tahun Pelajaran 2014/ 2015. Sampel penelitian sebanyak dua kelas diambil dengan teknik multistage cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, angket dan tes.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada perbedaan penggunaan metode TGT dengan metode GI terhadap hasil belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS SMA Pangudi Luhur St. Vincentius Giriwoyo Wonogiri. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan rata- rata metode TGT sebesar 84,00 dan rata- rata metode GI sebesar 71,33 dengan ?= 0,000 (sangat signifikan). (2) Ada pengaruh penggunaan metode TGT dengan metode GI terhadap hasil belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS SMA Pangudi Luhur St. Vincentius Giriwoyo Wonogiri. Hal ini dapat dilihat dari dari hasil analisis data yang menunjukkan harga t= 8,382; ?= 0,000 (sangat signifikan). (3) Besar pengaruh penggunaan metode TGT dengan metode GI terhadap hasil belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS SMA Pangudi Luhur St. Vincentius Giriwoyo Wonogiri sebesar 27%.Kesimpulan penelitian adalah ada perbedaan penggunaan metode TGT dengan metode GI terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPS SMA Pangudi Luhur St. Vincentius Giriwoyo Wonogiri. Nilai rata- rata kelas TGT lebih tinggi daripada nilai rata- rata pada kelas GI. Metode belajar memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa yaitu sebesar 27% sedangkan 73% dipengaruhi oleh faktor lain.Kata Kunci : Hasil Belajar Sosiologi, metode Teams Games Tournament (TGT),metode Group Investigation (GI)
ANALISIS SENYAWA BENZOAT PADA SAUS SAMBAL DI RUMAH MAKAN AYAM GORENG CEPAT SAJI DI MANADO Purwaningsih, Ika
PHARMACON Vol 5, No 3 (2016): Pharmacon
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.5.2016.12937

Abstract

ANALISIS SENYAWA BENZOAT PADA SAUS SAMBAL DI RUMAH MAKAN AYAM GORENG CEPAT SAJI  DI MANADO Ika Purwaningsih1), Sri Sudewi1), Jemmy Abidjulu1) 1)Program Studi Farmasi FMIPA UNSRAT Manado, 95115   ABSTRACT Benzoate is a preservative of food allowed by the Government of Indonesia, but should not exceed the concentration limits its in use. The aims of this research is to analyze and to determine the benzoate compounds content in chili sauce from fried chicken fast food restaurants in Manado. The identification of benzoate compounds was done using FeCl3 which was characterized with the form of red brown sediment. Analysis of benzoate content using UV-Vis spectrophotometry method with wavelength of 274 nm. The results showed that four samples of chili sauce A, B, C and D were using preservative sodium benzoate in amount of 0,411, 0,454, 0,336 and 0,344 g/kg respectively. The amount of benzoate preservative in samples of chili sauce does not exceed the threshold set out by The Head of National Drug and Food Control Agency of the Republic of Indonesia in 2013 No.36 which is 1 g/kg. Keywords: Benzoate, chili sauce, UV-Vis spectrophotometry, Manado. ABSTRAK Benzoat adalah pengawet makanan yang diizinkan oleh Pemerintah Indonesia, namun tidak boleh melebihi konsentrasi batas penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan senyawa benzoat dan menentukan kadar senyawa benzoat dalam saus sambal di rumah makan ayam goreng cepat saji di Manado. Identifikasi senyawa benzoat dilakukan dengan menggunakan FeCl3 yang ditandai dengan terbentuknya endapan berwarna merah kecoklatan dan penentuan kadar senyawa benzoat dilakukan dengan metode spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 274 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat sampel saus sambal A, B, C dan D menggunakan pengawet benzoat secara berurutan sebesar 0,411, 0,454, 0,336, dan 0,344 g/kg. Penggunaan pengawet benzoat pada sampel saus sambal tidak melebihi ambang batas yang telah ditetapkan dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2013 yaitu 1 g/kg. Kata kunci : Benzoat, saus sambal, spektrofotometri UV-Vis, Manado.  
Faktor yang Berpengaruh dalam Pelaksanaan Serah Terima menggunakan Teknik SBAR: Determinant Factors in the implementation of Handover using the SBAR Technique Purwaningsih, Ika; Ratnasari; Yanto, Arief
Jurnal Keperawatan Sumba (JKS) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Keperawatan Sumba (JKS)
Publisher : Program Studi Keperawatan Waikabubak, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jks.v3i2.1886

Abstract

One form of communication between nurses is the handover, often conducted using the SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation) method. Several factors, such as nurse knowledge, leadership, and colleague support, can influence the effectiveness of patient handovers. This study aims to identify the factors that influence the implementation of patient handovers using SBAR communication at SMC Telogorejo Hospital. The research design is associative-analytic, with a cross-sectional approach. The sample size was 119 respondents, selected using purposive sampling. The results showed that most respondents had good knowledge (52.1%), demonstrated good leadership (51.3%), received good peer support (52.1%), and conducted good handovers (59.7%). The study found that knowledge had no significant influence on the implementation of patient handovers using SBAR communication. However, leadership and peer support were significantly associated with the effectiveness of patient handovers using SBAR at SMC Telogorejo Hospital. The most influential factor was leadership, with a p-value of 0.000 (p < 0.05). Future research should incorporate additional factors related to the implementation of patient handovers using SBAR technique.
PENDIDIKAN SEBAGAI SUATU SISTEM Purwaningsih, Ika; Oktariani, Oktariani; Hernawati, Linda; Wardarita, Ratu; Utami, Puspa Indah
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v10i1.5113

Abstract

Abstract: This article is entitled Education as a System, with the type of qualitative research using a library approach, a library approach, namely a study that uses data analysis based on written materials. Library materials in the form of published notes, books, magazines, newspapers, manuscripts, journals or articles. From the results of the study that education as a system is a unified whole in an education consisting of components that are interconnected with each other in order to achieve the desired goals. The components are basic education, educational goals, educational content, educational methods, tools, educated, educators and goals.Keywords: education, a systemAbstrak: Artikel ini berjudul Pendidikan Sebagai Suatu Sistem, dengan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatannya adalah pendekatan kepustakaan, pendekatan kepustakaan yakni kajian yang menggunakan analisis data berdasarkan bahan tertulis. Bahan kepustakaan berupa catatan yang terpublikasikan, buku, majalah, surat kabar, naskah, jurnal ataupun artikel. Dari hasil penelitian bahwa bahwa pendidikan sebagai suatu sistem merupakan suatu kesatuan yang utuh dalam suatu pendidikan yang terdiri dari komponen-komponen yang saling berhubungan satu sama lainnya dalam rangka mencapai tujuan yang diinginkan. Adapun komponen-komponen tersebut yakni dasar pendidikan, tujuan pendidikan, isi pendidikan, metode pendidikan, alat, terdidik, pendidik dan tujuan.Kata Kunci: pendidikan, Suatu Sistem
ANALISIS MANFAAT PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI SISWA Purwaningsih, Ika; Marliansyah, Idham Syafri; Rukiyah, Siti
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v10i2.6156

Abstract

Abstract: In this study, analyzing the process of providing education in Indonesia is currently mostly done online or TMT (Limited Face-to-face). The various means of communication needed in learning can finally be used optimally to continue to provide a meaningful learning experience for students. This causes an increase in the intensity of the use of social media among students. This is used as an opportunity to take advantage of social media as a medium for learning Indonesian during the current pandemic. Therefore, this study aims to describe the utilization plan, how to use it, and the challenges of using social media as a learning medium. The plan to use social media as a learning medium is carried out in stages (a) determining learning objectives, (b) preparing learning materials, and (c) planning assessment instruments. How to use social media as a medium for learning Indonesian can be done by giving structured assignments through activities (a) producing videos, images, or infographics. Utilizing social media as a learning medium, educators must prepare themselves to be technology literate and must continue to improve their abilities and skills creatively and innovatively in accordance with technological and communication developments in order to present learning that is in accordance with the characteristics of millennial students and in supporting student achievement.Keywords: Learning Media, Social Media, Student AchievementAbstrak: Pada penelitian ini menganalisis proses penyelenggaraan pendidikan di Indonesia saat ini banyak dilakukan secara daringatau TMT (Tatap Muka Terbatas). Berbagai sarana komunikasi yang diperlukan dalam pembelajaran akhirnya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk tetap memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi Siswa.Hal tersebut menyebabkan meningkatnya intensitas penggunaan media sosial di kalangan Siswa.Hal ini dijadikan sebagai peluang untuk memanfaatkan media sosial sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia di masa pandemi saat ini. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk memaparkan rencana pemanfaatan, cara pemanfaatan, serta tantangan pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran. Rencana pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran dilakukan dengan tahap (a) menentukan tujuan pembelajaran, (b) menyiapkan materi pembelajaran, serta (c) merencanakan instrumen penilaian. Cara pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia dapat dilakukan dengan pemberian tugas terstruktur melalui kegiatan (a) berkarya menghasilkan video, gambar, atau infografik.Pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran, pendidik harus menyiapkan diri untuk mau ‘melek’ teknologi serta harus terus meningkatkan kemampuan dan keterampilannya secara kreatif dan inovatif sesuai dengan perkembangan teknologi dan komunikasi agar dapat menyajikan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa milenial dan dalam mendukung prestasi siswa.Kata Kunci :Media Pembelajaran, Media Sosial, Prestasi Siswa